APKDock Logo
Sampul Novel TRAUMA  YANG BERUJUNG PADA KEHANCURAN KU

TRAUMA YANG BERUJUNG PADA KEHANCURAN KU

9.6 / 10.0
Maretsya kini dihadapkan pada pergolakan batin yang hebat saat kemarahan serta dendam masa lalunya meluap tanpa kendali. Walau sempat berniat menjauhi dendam, batas kesabarannya runtuh akibat ulah provokatif seseorang. Roger pun berjuang keras menahan aksi nekat Maretsya agar ia tidak melangkah terlalu jauh menjadi pembunuh dan menghancurkan masa depannya di sekolah. Sayangnya, hasrat gelap untuk menghabisi nyawa musuh kini telah menguasai akal sehat Maretsya.

TRAUMA YANG BERUJUNG PADA KEHANCURAN KU Bab 1

Flesback

“Ampun , Tante.” Maretsya sambil menangis saat dia dicambuk dengan rotan.

“Diam! dasar anak gak tau diri kalian udah orang tua gak kasih biaya masih ajah mau sekolahkan kalian semua didepan gw dan mama gw.” Bentak Tantenya

Maretsya adalah anak dari keluarga Janson ia disekolahkan didepan neneknya karena takut anaknya telat masuk sekolah.

“Ma, Maretsya dipukuli, kepala maretsya dibenturkan diseret dan dipukuli.” Tangis Maretsya pecah

Tidak sampai disitu adik nya juga kena sasaran atas penyiksaan itu dia juga disiksa dan dipukuli namun mereka tak berani melapor karena mereka diancam oleh tante nya.

“Dasar anak gatau diri kalo elo mau sekolah disini elo harus cari duit buat hidupin gue sama nyokap gue paham elo!.”bentak tante Maretsya.

“I-ya Tante , Maretsya bakal cari duit tante , tapi jangan siksa Maretsya sama April tante.”Mohon Maretsya sambil bersujud dikaki Tantenya.

“Awas elo gak usah sentuh kaki gue!.”Bentak Tantenya sambil menendang Maretsya.

Maretsya mulai dari sekolah dasar sudah mencari duit untuk keluarga itu untuk makan dan juga sekolah dia dan juga tantenya bahkan maretya sering bangun subuh dikarenakan dia harus mencuci baju mereka semua memasak dan juga membersihkan rumah begitu la hingga 3 tahun lamanya.

Penyiksaan selama 3 tahun itu meninggalkan bekas teramat besar buat maretsya ya dimana fisik yang sudah berbiru karena bekas cambukan pukulan tamparan bahkan tendangan itu membuat emosionalnya sangat buruk namun maretsya tidak pernah mau melampiaskannya dengan 2 adiknya terkecuali emosi nya sudah membara tak kala adiknya pasti kena pukulan namun pukulan ringan

Dan masa lalu itu selalu datang dipikiran maretsya hingga membuatnya depresi dan harus ke psikologi dan itu juga menjadi penyelesan yang teramat besar untuk kedua orang tuanya

Tak kala maretsya sudah berkali kali ingin mengakhiri hidupnya yang begitu suram namun selalu selamat karena orang tuanya selalu menemukannya dan bahkan menguatkan dia tak luput juga maretsya harus chek ke dokter psikologi dan juga keluar masuk rumah sakit karena luka yang dia buat

Maretsya yang terbiasa mengurungkan diri seharian dengan lampu padam dan juga sunyi membuat orang tua nya panik nya hingga suatu Ketika…..

“Maretsya?.”Panggil Ibu nya Maretsya.

Namun tidak ada sautan dari anaknya ditambah ibu itu sudah gedor gedor pintu namun tidak kujung dibuka oleh anaknya

“Nak kamu gak papa kan?.” Tanyak Ibu Maretsya dengan nada khawatir tapi tidak kunjung dijawab oleh anaknya

“Pakkk!.” Panggil Ibunya Maretsya ke Suaminya

“Kenapa sih bu?.” Jawab Papa Maretsya

“Maretsya gak nyaut Ibu khawatir.” jawab Ibu Maretsya dengan khawatir.

“Palingan juga tidur ibu.” jawab Papa Maretsya.

“Gak dobrak pak buruan ibu khawatir perasaan ibu gak enak pak!.” Perintah Ibu Maretsya.

Dan alangkah terkejutnya mereka melihat anak mereka sudah pingsan dengan tangan penuh luka dan juga kepala yang sudah berdarah

Yah maretsya melakukan shalfarm karena kenangan itu menghantui nya.

“Dok gimana keadaan putri saya?.” Tanyak Ibu Maretsya dengan sedih.

“Begini ibu sakit mental anak ibu ini sudah tahap melukai diri jadi saya harap Ibu lebih perhatikan benda – benda sekelilingnya ditambah anak Ibu ada riwayat penyakit asam lambung yang parah dan juga darah rendah jangan sampai stress ya Ibu anaknya.” Tutur penjelasan dokter.

“Baik dok kami akan lebih ketat dalam pengawasan kami kepada Maretsya.” Tutur Ibu Maretsya.

“Oh ya ibu sepertinya obat maretsya tidak dikonsumsi dengan baik ya?.” Tanyak dokter

“Saya tidak tau Dokter setahu saya obat dimakan dengan benar karena saya selalu memantau.” Tutur Ibu Maretsya.

“Tidak Ibu obat Maretsya tidak dimakan.” Jawab Dokter dengan lembut.

Setelah beberapa hari maretsya dirawat dirumah sakit iapun diperbolehkan pulang.

“Maretsya dimakan ya obatnya jangan sampai tidak ok.” Pinta dokter

“Baik dokter terimakasih dokter sudah merawat saya.” Jawab Maretsya.

Maretsya beserta Ibu dan Ayahnya sudah sampai rumah dan Maretsyapun istirahat.

“Nak ayah tau kamu pasti menderita ayah ada lagu kamu mau gak dengar.” Ucap Ayah Maretsya.

“Boleh kok yah.” Jawab Maretsya.

“Kamu cari lah di Youtube judulnya saat kau telah mengerti.” Ucap Ayah Maretsya sambil mengelus surai rambut maretsya dengan lembut.

“Lagu ap aitu ya kenapa bokap gue pengen gue denger.” Ujar Maretsya

Maretsyapun mendengar lagu itu dan ia menangis sambil ikut bernyaanyi

Nak, bila suatu saat kau dengarkan lagu ini

Dan aku sudah tak ada lagi di sampingmu

Kau akan mengerti

Mengapa begitu menyebalkannya ku di matamu

Nak, jika saat nanti kau telah hidup sendiri

Dan dunia ternyata tak seperti harapanmu

Ku ada di sini

Menjadi rumah yang s'lalu menanti kepulanganmu

Kelak kau 'kan jadi orang tua seperti aku

Yang ingin anakmu bahagia dengan hidupnya

Bila bentakan kecilku patahkan hatimu

Lebih keras dari itu, dunia 'kan menghakimimu

Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini

Kau harus kuat, kau harus hebat

Permata hatiku

Nak, 'kan tiba waktu kau harus tentukan jalanmu

Yang mungkin tak searah dan indah di mataku

'Pabila terjadi

Berjanjilah kau akan s'lalu menjadi dirimu sendiri

Kelak kau 'kan jadi orang tua seperti aku

Yang ingin anakmu berkuasa atas hidupnya

Bila bentakan kecilku patahkan hatimu

Lebih keras dari itu, dunia 'kan menghakimimu

Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini

Kau harus kuat, kau harus hebat

Permata hatiku

Bila bentakan kecilku patahkan hatimu

Lebih keras dari itu, dunia 'kan menghakimimu

Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini

Kau harus kuat, kau harus hebat

Aku adalah jemari dan ibumu penanya

Dan kaulah puisi terindah yang pernah tercipta

Semoga belaian kasihku lembutkan hatimu

Kau harus megah, kau harus indah

Kau harus kuat, kau harus hebat

Permata hatiku

Maretsya terus menangis dikala mendengar lagu itu ia tau ayah nya sangat menayayangi nya, itu lah sebabnya Maretsya begitu tenang

Setelah beberapa bulan berlalu Maretsya sekarang tidak terlalu mengingat masa lalunya ia sudah bisa menerima pelan – pelan semua karena dia tau tidak baik dia menyulitkan kedua orang tua nya terus.

“Ibu Ayah!.” Teriak Maretsya dari kamar

Kedua orang tua Maretsyapun khawatir Maretsya melakukan hal seperti dulu, mereka langsung kekamar maretsya dan melihat anaknya ternyata berada diatas kursi

“Kenapa nak ada apa.” Ucap Ibu Maretsya dengan khawatir karena melihat putrinya begitu pucat

“Ada tikus Ibu, Maretsya takut.” Ucap Matretsya sambil menangis

“Astaga ayah kira ada apa nak, dimana tikusnya.” Jawab Ayahnya sambil menahan senyum.

Ibu Maretsyapun menyuruh Maretsya turun karena jujur Ibunya tersebut takut ia Jatuh

“Diawah Kasur ayah.” Sahut Maretsya sambil menangis dipelukan Ibunya

“Nih udah ayah tangkap ya, Ibu putri kita takut tikus tapi berani bermain dengan pisau.” Ejek Ayahnya

“Ih ayah bodo ah Maretsya ngambek.” Gerutu Maretsya

Melihat tingkah putrinya tersebut membuat Kedua orang tua Maretsya hanya tertawa.

Setelah beberapa hari maretsya dirawat dirumah sakit iapun diperbolehkan pulang.

“Maretsya dimakan ya obatnya jangan sampai tidak ok.” Pinta dokter

“Baik dokter terimakasih dokter sudah merawat saya.” Jawab Maretsya.

Maretsya beserta Ibu dan Ayahnya sudah sampai rumah dan Maretsyapun istirahat.

“Nak ayah tau kamu pasti menderita ayah ada lagu kamu mau gak dengar.” Ucap Ayah Maretsya.

“Boleh kok yah.” Jawab Maretsya.

“Kamu cari lah di Youtube judulnya saat kau telah mengerti.” Ucap Ayah Maretsya sambil mengelus surai rambut maretsya dengan lembut.

“Lagu ap aitu ya kenapa bokap gue pengen gue denger.” Ujar Maretsya

Maretsyapun mendengar lagu itu dan ia menangis sambil ikut bernyaanyi

Nak, bila suatu saat kau dengarkan lagu ini

Dan aku sudah tak ada lagi di sampingmu

Kau akan mengerti

Mengapa begitu menyebalkannya ku di matamu

Nak, jika saat nanti kau telah hidup sendiri

Dan dunia ternyata tak seperti harapanmu

Ku ada di sini

Menjadi rumah yang s'lalu menanti kepulanganmu

Kelak kau 'kan jadi orang tua seperti aku

Yang ingin anakmu bahagia dengan hidupnya

Bila bentakan kecilku patahkan hatimu

Lebih keras dari itu, dunia 'kan menghakimimu

Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini

Kau harus kuat, kau harus hebat

Permata hatiku

Nak, 'kan tiba waktu kau harus tentukan jalanmu

Yang mungkin tak searah dan indah di mataku

'Pabila terjadi

Berjanjilah kau akan s'lalu menjadi dirimu sendiri

Kelak kau 'kan jadi orang tua seperti aku

Yang ingin anakmu berkuasa atas hidupnya

Bila bentakan kecilku patahkan hatimu

Lebih keras dari itu, dunia 'kan menghakimimu

Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini

Kau harus kuat, kau harus hebat

Permata hatiku

Bila bentakan kecilku patahkan hatimu

Lebih keras dari itu, dunia 'kan menghakimimu

Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini

Kau harus kuat, kau harus hebat

Aku adalah jemari dan ibumu penanya

Dan kaulah puisi terindah yang pernah tercipta

Semoga belaian kasihku lembutkan hatimu

Kau harus megah, kau harus indah

Kau harus kuat, kau harus hebat

Permata hatiku

Maretsya terus menangis dikala mendengar lagu itu ia tau ayah nya sangat menayayangi nya, itu lah sebabnya Maretsya begitu tenang

Setelah beberapa bulan berlalu Maretsya sekarang tidak terlalu mengingat masa lalunya ia sudah bisa menerima pelan – pelan semua karena dia tau tidak baik dia menyulitkan kedua orang tua nya terus.

“Ibu Ayah!.” Teriak Maretsya dari kamar

Kedua orang tua Maretsyapun khawatir Maretsya melakukan hal seperti dulu, mereka langsung kekamar maretsya dan melihat anaknya ternyata berada diatas kursi

“Kenapa nak ada apa.” Ucap Ibu Maretsya dengan khawatir karena melihat putrinya begitu pucat

“Ada tikus Ibu, Maretsya takut.” Ucap Matretsya sambil menangis

“Astaga ayah kira ada apa nak, dimana tikusnya.” Jawab Ayahnya sambil menahan senyum.

Ibu Maretsyapun menyuruh Maretsya turun karena jujur Ibunya tersebut takut ia Jatuh

“Diawah Kasur ayah.” Sahut Maretsya sambil menangis dipelukan Ibunya

“Nih udah ayah tangkap ya, Ibu putri kita takut tikus tapi berani bermain dengan pisau.” Ejek Ayahnya

“Ih ayah bodo ah Maretsya ngambek.” Gerutu Maretsya

Melihat tingkah putrinya tersebut membuat Kedua orang tua Maretsya hanya tertawa.

Lanjut Membaca

Daftar Isi TRAUMA YANG BERUJUNG PADA KEHANCURAN KU

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Arabella
8.3
Akibat luka masa lalu, Bella memilih menutup diri dan bertekad tidak akan pernah jatuh cinta lagi selama masa SMA-nya. Namun, keyakinan kokoh gadis ini mulai goyah sejak kehadiran seorang pemuda tangguh yang nekat mendekatinya. Walau Bella berulang kali menolak dengan tegas, perjuangan cowok tersebut sama sekali tidak surut. Akankah kegigihan dan ketulusan luar biasa dari sang pemuda berhasil meluluhkan kembali hati Bella yang membeku?
Sampul Novel Bosku Kenikmatanku
9.4
Dino berambisi memikat Ci Jeny lewat rayuan yang begitu membara. Di atas sofa, ketegangan memuncak kala sentuhan Dino pada tubuh bagian atas bosnya memicu desah kepasrahan. Sempat ragu dan malu, Ci Jeny akhirnya hanyut dalam gelora asmara, bahkan menantang Dino merealisasikan khayalan mereka. Keduanya pun melepas busana, mengungkap hasrat liar yang saling berbalas. Terpana oleh keindahan fisik sang atasan, Dino langsung bergerak intim demi menuntaskan gairah tersembunyi mereka.
Sampul Novel Cinta Lima Belas Tahun
8.3
Lima belas tahun menjalani hubungan penuh kebahagiaan bersama Bagas Saputra tidak menjamin akhir yang indah. Kehadiran sosok wanita lain mengubah sikap Bagas menjadi asing, hingga ia tega mendesak sang istri untuk bercerai. Meski batinnya terluka sangat dalam, sang istri sempat memilih bertahan dengan harapan suaminya akan kembali seperti dulu. Namun, kenyataan pahit akhirnya menyadarkannya bahwa perjuangan itu sia-sia dan kisah cinta mereka memang telah mencapai titik akhir.
Sampul Novel Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter
9.4
Winda menemukan bukti mengejutkan yang memicu kecurigaan bahwa suaminya menjalin hubungan gelap dengan ibu kandungnya sendiri. Namun, saat ia mencoba membongkar skandal tersebut, sebuah pengakuan tak terduga dari sang suami justru mematahkan semua dugaannya. Teka-teki mengenai sosok selingkuhan yang sebenarnya pun mulai terkuak. Sanggupkah Winda menghadapi kenyataan pahit ini? Akankah ia memaafkan pengkhianatan itu atau justru memilih melabuhkan hatinya pada sosok lain?
Sampul Novel Kontrak Cinta: Rahasia dan Janji
9.7
Clara Martins terancam kehilangan toko roti peninggalan neneknya di São Paulo akibat lilitan utang dan pengkhianatan. Di tengah keputusasaan, Enzo Albuquerque hadir menawarkan solusi. Mantan kekasihnya yang kini menjadi pengusaha dingin itu mengajukan pernikahan kontrak setahun demi melindungi posisinya dari intrik keluarga. Namun, hidup bersama justru membangkitkan kembali rasa yang dulu ada. Kini, Clara harus menyembunyikan kehamilannya, sementara Enzo menyimpan rahasia besar yang dapat menghancurkan hubungan mereka.
Sampul Novel MENGEJAR CINTA ANAK KYAI
9.8
Andre, putra konglomerat yang putus asa akibat paksaan nikah orang tuanya, batal mengakhiri hidup setelah diselamatkan oleh Amira, seorang anak kyai. Peristiwa itu mendorong Andre untuk hijrah dan memperdalam agama demi memikat hati Amira. Sayangnya, impiannya runtuh seketika saat melihat Amira bertunangan dengan Adam. Andre kini dihadapkan pada pilihan sulit: bangkit berjuang mendapatkan cintanya atau menyerah dan kembali terpuruk dalam depresi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan