APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tipu Daya Untuk Mendapatkan Ibuku

Tipu Daya Untuk Mendapatkan Ibuku

Sejak kepergian Ayah untuk selamanya, rumah kami tidak pernah sama lagi. Ibu mulai menunjukkan gelagat aneh dengan membawa pulang manusia-manusia dari kertas. Ia berdalih bahwa sosok-sosok mati itu adalah teman untuk mengusir sepi di malam yang sunyi. Meski awalnya membingungkan, sebuah rahasia mengejutkan akhirnya tersingkap saat aku mengintip ke dalam kamar melalui celah pintu. Di sana, Ibu tampak tanpa busana di atas ranjang bersama mereka, membuatku mulai menyadari kengerian yang sesungguhnya sedang terjadi.
Bab
Bagikan

Bab 2

Mungkin karena mereka yakin aku sudah tidur, pintu kamar Ibu bahkan tidak ditutup rapat saat mereka memulai di dalam.

Dari celah pintu, aku bisa melihat Hubert duduk di tepi ranjang membelakangiku, sementara Ibu berdiri di depannya dengan gaun tidur seksi dan berpose menggoda.

Ibu melepaskan jaket Hubert, bergerak di atas tubuhnya dengan lincah. Gerak-geriknya menggoda sekaligus aneh, seperti seseorang yang sedang melakukan ritual.

Sementara itu, tangan Hubert mulai meraba ibuku. Dari bibir, dada, lalu semakin menurun. Hingga mencapai perut, gerakan keduanya sama-sama berhenti.

Setelah saling tersenyum, Ibu meraih tangan kasar Hubert dan membawanya semakin turun lagi. Ini ibuku yang baru saja membentakku?

Pakaian Hubert perlahan-lahan dilepaskan. Aku baru tahu pria paruh baya ini memiliki tubuh yang begitu bagus, sama sekali tidak kalah dari Ayah yang sudah lama berolahraga, bahkan setara dengan mahasiswa jurusan olahraga di kampus.

Melihatnya, aku sampai tak kuasa menelan ludah. Menurut spekulasiku, ibuku pasti tidak bersedia mengakui bahwa dirinya menyukai Hubert. Makanya, saat aku menyarankannya untuk mempererat hubungannya dengan Hubert, dia langsung marah karena merasa malu.

Bagaimanapun, dalam hatinya memang hanya ada Ayah. Namun, yang bisa membuatnya bahagia saat ini hanyalah Hubert.

Jika faktanya memang seperti itu, tidak ada yang salah dari hubungan ini. Asalkan ibuku memiliki keberanian untuk menerima kenyataan ini, dia juga bisa menerima pasangan barunya ini.

Di dalam kamar, kemesraan masih berlanjut, bahkan semakin intens. Pemandangan itu membuatku yang masih merupakan seorang gadis merasa sangat malu. Wajahku panas, bahkan entah sejak kapan celana dalamku mulai basah. Tanganku mulai bergerak ke bawah tanpa terkendali, membuatku merasakan dunia baru.

Sekitar satu jam kemudian, Hubert keluar dari kamar Ibu. Dia menuju ruang tamu untuk mengambil segelas air, lalu kembali ke kamar, sementara Ibu yang masih telanjang bulat berbaring di ranjang sambil menunggu disuapi.

Adegan panas tadi membuatku tak kuasa jatuh ke duniaku sendiri. Ketika aku tersadar kembali, Hubert sudah berdiri di depan celah pintu dan bertatapan denganku. Itu artinya, dia tahu aku mengintip sejak tadi!

Saat kami bertatapan, benakku dipenuhi tubuh telanjang Hubert, punggungnya yang seksi, serta tangannya yang besar. Aku menggigit bibirku, jariku yang berada di dalam celana dalamku lantas bergerak semakin liar.

Hubert tidak mengatakan apa pun, melainkan hanya memasang ekspresi misterius, lalu berjalan pergi begitu saja.

Setelah Hubert pergi, kesadaranku sontak kembali. Aku hendak menutup pintu kamar Ibu, tetapi malah melihat pemandangan yang lebih liar.

Sepertinya ibuku masih belum puas. Dia berbaring di ranjang sambil menggerakkan tubuhnya naik turun, lalu mengemut jarinya yang basah dengan ekspresi penuh nafsu.

Jelas-jelas tidak ada apa-apa di bawah tubuhnya, tetapi gerakannya malah semakin cepat dan ekspresinya tampak semakin menikmati. Dia terlihat jauh lebih bersemangat daripada saat berhubungan intim dengan Hubert tadi.

Napas Ibu tersengal-sengal. Samar-samar, aku mendengar dia menyebut nama Ayah. "Calvin, dasar kamu ini. Kamu sudah mati, tapi masih menghantui pikiranku! Ah ... pelan sedikit ...."

Saat desahan Ibu semakin menggoda, tubuhnya pun menggeliat di ranjang dan memasang berbagai postur yang memalukan.

Melihat ini, punggungku terasa dingin. Hasrat yang tadi terbangkitkan karena mereka pun menjadi sirna.

Aku memanggil ibuku dua kali, tetapi dia seperti tidak mendengar dan terus bergumam dengan tak tahu malu di ranjang. Bahkan saat aku menutup pintu, aku melihat dia mengeluarkan beberapa mainan kecil dari nakas.

Aku pernah melihat beberapa mainan itu secara tak sengaja. Ayah yang membelinya dulu saat masih hidup.

Saat ini, Ibu memegang mainan kecil itu, membuka kedua kakinya, sambil terus memohon ampun ke udara.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel (bukan) Telepati Cinta
8.3
Hyura Anastasya sangat terobsesi menemukan reinkarnasi Fino lewat buku kuno milik kakeknya. Namun, misi ini justru merusak hubungan dengan sahabat serta cinta sejatinya. Di tengah konflik, hadirlah arwah pria yang menyimpan kunci misteri hidupnya. Mengandalkan kekuatan telepati uniknya, Hyura harus menuntaskan teka-teki besar ini. Sanggupkah ia menyelesaikannya saat kemampuan telepati tersebut justru tak berfungsi untuk urusan asmara?
Sampul Novel Crazy Woman
8.3
Ria Ananta, seorang putri konglomerat, memilih menyembunyikan identitas aslinya demi menjalani hidup biasa di tengah kemewahan. Namun, kedamaiannya sirna setelah ia berpacaran dengan Christian, seorang idola populer. Penolakan keras dari keluarga kekasihnya memicu depresi berat dan membangkitkan sisi gelap dalam diri Ria. Terjebak dalam hubungan penuh kekerasan, ia kini berjuang melawan kehancuran mental serta dorongan bunuh diri di balik gelimang hartanya.
Sampul Novel DON'T PLAY GAMES WITH ME
8.7
Kehidupan Adiba dan Syden di Rusia setelah pernikahan mereka di Pakistan berubah mencekam. Adiba bersama ibu mertuanya terus dihantui teror mistis di kediaman baru, meski Syden tetap tak percaya. Puncak kemalangan tiba saat Adiba kehilangan janinnya akibat keguguran. Dipenuhi murka, wanita Pakistan ini bersumpah atas nama Allah untuk menuntut balas atas kematian anaknya. Siapa sebenarnya sosok kejam yang tega menghancurkan hidup Adiba?
Sampul Novel Gita Sukma : Lagu Dari Jiwa
9.4
Narendra Wilaga tak bisa lepas dari jerat melodi mistis yang mengusik hidupnya. Alunan magis itu membimbingnya menemui kembali Oceana Bluesha, sosok masa lalu yang menyimpan rahasia besar. Pertemuan tersebut membuka tabir takdir mereka, memicu penyembuhan luka lama sekaligus memulai petualangan penuh bahaya demi memburu pusaka gaib. Kini, keduanya harus menghadapi misteri semesta demi menentukan masa depan mereka.
Sampul Novel Malam Panjang di Bus Terakhir
9.2
Malam mencekam di dalam bus menjadi awal mimpi buruk bagi seorang wanita. Empat pria yang merupakan rekan kerja suaminya menyudutkan dan menyerangnya secara brutal di atas kursi kendaraan yang melaju. Di bawah ancaman kekerasan fisik yang keji, korban tidak berdaya menghadapi tindakan paksa dari para pelaku. Peristiwa traumatis ini memicu misteri kelam dan aksi bertahan hidup yang menegangkan, mengungkap sisi gelap dari orang-orang terdekat yang seharusnya bisa dipercaya.
Sampul Novel Masa lalu Marni (Wewe gombel)
9.7
Akibat dosa masa lalu dan fitnah kejam yang dipicu kebencian ibu tirinya, hidup Marni dipenuhi penderitaan. Pernikahannya dengan Ari kandas karena ia tak kunjung hamil, membuatnya kian dikucilkan tetangga. Tragedi memuncak saat Marni menjadi gila akibat pelecehan warga, hingga akhirnya tewas dibunuh secara brutal. Kini, arwahnya kembali untuk menuntut balas. Akankah rohnya yang penuh dendam bisa beristirahat dengan tenang?