APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tinggalkan Suami Mafia Setelah Hidup Kembali

Tinggalkan Suami Mafia Setelah Hidup Kembali

Setelah tewas terbakar di gudang anggur bersama bayi kembarnya akibat kekejaman sang suami, Vincent Kusuma, seorang istri mendapat kesempatan kedua. Di kehidupan sebelumnya, Vincent yang merupakan bos mafia menuduhnya menyebabkan selingkuhannya keguguran hingga mengurung dirinya. Kini, setelah terbangun tepat di malam sebelum melahirkan, ia tidak lagi peduli pada status pewaris keluarga. Begitu tenaganya pulih pascapersalinan, misinya hanya satu: membawa anak-anaknya pergi sejauh mungkin dari sang suami.
Bab
Bagikan

Bab 4

Wajah Lusi juga agak berubah.

Tapi matanya berkedip dan dia langsung memeras air mata, menangis sambil mengeluarkan ponsel. “Semalam Kak Avera memang sudah melahirkan. Anaknya juga terus berada di ruang bayi.”

“Aku tahu Kak Avera pasti akan gunakan kesempatan ini untuk menyulitkanku. Jadi aku sengaja suruh dokter videokan bayinya.”

Lusi menyodorkan ponselnya. Dalam video yang kasar dan jelas-jelas palsu itu, terlihat seorang bayi yang jelas berusia sebulan.

Tapi Vincent hanya melihat sekilas dan langsung percaya saja.

“Beraninya kau bohongi aku!” Vincent mengerang. “Untuk membuatku merasa kasihan, kau sampai memalsukan perut dan darah. Kau beneran menjijikkan! Dasar nggak tahu malu!”

“Kau kira kali ini aku bakal tertipu? Mimpi!”

Vincent mengangkat kakinya, lalu menendang perutku tanpa ampun.

Suaraku hampir serak karena merintih memohon, tapi tubuhku justru makin dingin dan kaku.

Hingga akhirnya aku nggak punya tenaga untuk memohon lagi. Aku cuman bisa meringkuk dalam genangan darahku sendiri dan menggigil dalam kesenyapan.

Vincent melepaskan jasnya yang penuh noda darah, lalu menatap Lusi dengan wajah penuh penyesalan dan berkata, “Maaf, Lusi. Kau jadi tercium bau amis ini. Aku akan urus dia sekarang. Habis ini, aku bawa kau bulan madu ke pulau pribadi sebagai permintaan maafku karena sudah salah paham padamu, oke?”

Lusi menggelengkan kepalanya dan matanya berkaca-kaca, lalu berkata dengan nada lembut dan memilukan, “Sudahlah, Kak Avera segitu benci aku. Gimana kalau habis kau bawa aku pergi, dia malah cari cara baru buat pisahkan aku dan anakku?”

“Lebih baik aku bawa anakku pergi saja. Biar anak kalian jadi pewaris.”

Lusi berbicara dengan hati-hati, dengan kesedihan dan kekecewaan yang memuncak, tapi justru memicu bara amarah yang tersimpan dalam diri Vincent.

Mendengar ini, wajah Vincent langsung muram. Suaranya terdengar lembut, tapi justru bikin merinding, “Jangan khawatir, aku nggak akan kasih dia kesempatan lukai kalian lagi.”

Vincent melambaikan tangannya dan berkata, “Kurung dia di gudang anggur. Nanti setelah aku umumkan pewarisku adalah anak Lusi di konferensi pers secara resmi, baru lepaskan dia keluar.”

Aku diseret pengawal keluar dari rumah sakit kayak boneka buruk.

Sepanjang jalan, darahku meninggalkan coretan panjang di lantai yang mengilap.

Rasa sakitnya buat aku hampir kehilangan kesadaran dan pingsan. Tapi aku masih paksakan sisa-sisa kesadaran untuk merintih, “Aku mohon, Vincent. Yang aku minta Ibu uruskan itu perceraian kita, bukan mau rebut anaknya!”

“Anakku sudah sekali mati karenamu. Kali ini, mereka juga nggak akan bertahan hidup.”

“Aku dan anakku sudah kasih kalian jalan. Tolong jangan sentuh ayahku, oke?”

Butiran air mata bercampur darah jatuh ke tanah setetes demi setetes.

Vincent tampak kesal dan berkata, “Sudahlah. Asalkan kau diam di gudang anggur, aku nggak akan …”

Belum selesai berbicara, tiba-tiba … Boom!

Terdengar suara benturan yang kuat.

Aku melihat ayahku dilempar dari lantai atas dan tubuhnya menimpa semen keras di depanku.

Matanya yang dulu melihatku dengan lembut, kini kosong, berdarah dan hancur.

“Ayah!” Aku langsung menjerit histeris dan merangkak secepat mungkin ke arahnya.

Sebelum sempat menyentuh ayah, pengawal langsung menahanku dengan kasar.

“Bawa dia pergi!” Vincent berbalik dan berbisik, “Lagipula dia memang pantas mati. Kalau sekarang mati, mungkin baginya juga sebuah pembebasan.”

“Vincent! Dasar bajingan!” Aku menangis kayak orang gila. “Kau mencelakai anak kandungmu sendiri, sekarang bahkan membunuh orang yang menyelamatkanmu! Kau pasti akan masuk neraka!”

Mendengar ini, Vincent melihatku sambil mengerutkan alisnya, lalu menghela napas dan berkata, “Aku memang suruh kalian kurung dia. Tapi kalau dia ada permintaan, turuti saja. Jaga dia baik-baik.”

Demi mempersiapkan konferensi pers keluarga yang akan mengumumkan ahli warisnya, Vincent rela habiskan banyak uang. Dia berniat kasih tahu seisi dunia betapa pentingnya Lusi baginya.

Vincent memesan sebuah patung emas murni setinggi manusia dari tukang emas terbaik Italia. Lalu, dia membeli sebuah pulau pribadi di Tajoha dengan harga triliunan dan menamakannya “Pulau Lusi”.

Vincent yang biasanya tertutup, kali ini malah bikin akun media sosial bernama “Cinta Lusi”.

Status pertama yang diunggah adalah pengakuan cinta yang romantis: [Terima kasih untuk wanita terpenting dalam hidupku, Lusi, yang telah melahirkan putra sulungku. Kini, hidupku terasa sempurna.]

Konferensi keluarga ini berlangsung selama 3 hari dan dihadiri oleh para elit di berbagai kalangan. Di bawah sorotan lampu kilat, Vincent menggandeng tangan Lusi dengan wajah penuh bahagia.

Namun, di balik kamera, matanya terus melirik ponsel.

Kayaknya dia lagi menunggu …

Menunggu kabar dari rumah lama.

Sampai malam terakhir acara, ponselnya tetap nggak ada kabar.

Vincent akhirnya nggak tahan dan menelepon ke sana, “Sudah 3 hari nih. Nyonya ada ribut mau jumpa aku nggak? Atau ancam mau hadiri konferensi pers?”

Pengasuhnya menjawab dengan gugup, “Nggak ada, Pak. 3 hari ini Nyonya sama sekali nggak ngomong. Makanan yang kutaruh di depan pintu juga nggak disentuh.”

Mendengar ini, Vincent mencibir dan bibirnya melengkung senyuman yang meremehkan.

“Sudah kuduga. Dia mau cari perhatian dengan merajuk.”

“Aku sudah ngomong dengan jelas. Siapa yang duluan melahirkan, anak itulah yang akan jadi pewarisku. Dia yang gagal, malah main akal-akalan, pura-pura lemah, sakiti Lusi dan bersekongkol dengan ibuku buat rebut anak Lusi. Semua ini nggak pernah aku perhitungkan dengannya. Aku sudah cukup sabar dan baik.”

“Sekarang malah mogok makan?”

Teringat akan kematian tragis ayah Avera, Vincent menghela napas dan berkata, “Apa dia marah soal ayahnya? Pergi kasih tahu dia bahwa itu cuman kecelakaan. Aku juga nggak nyangka akan berakhir seperti itu.”

“Asalkan dia makan dan menurut, aku akan urus pemakaman ayahnya. Aku akan akui anak Lusi sebagai anaknya, biar impian jadi ibu pewarisnya terpenuhi.”

“Tapi syaratnya, mulai sekarang dia nggak boleh sakiti Lusi lagi. Lusi akan tinggal serumah dan punya status setara dengannya.”

Pengasuh berulang kali menjawab, “baik”, lalu cepat-cepat lari ke gudang anggur.

Baru saja terdengar pintu kayu berat terbuka, langsung disusul jeritan pilu pengasuh, “Pak Vincent! Gawat! Nyonya Avera … sudah mati! Dan ada bayi mati di sebelahnya!”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B97590" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B97590
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Menjaga Kesucian Untuk Wanita Lain
8.0
Menjelang hari pernikahan, sebuah rahasia besar terungkap. Komitmen Damar selama lima tahun tanpa hubungan fisik ternyata bukan demi menjaga kondisi jantung kekasihnya, melainkan demi kesetiaannya pada sang mantan, Sinta Lestari. Mengetahui pernikahan ini hanyalah amanah wasiat mendiang ayahnya dan Damar telah membangun hidup baru bersama Sinta, sang protagonis mengambil langkah drastis. Ia menukar posisi pengantin wanita dengan Sinta, menjual seluruh sahamnya, lalu pergi ke luar negeri untuk berobat.
Sampul Novel Pernikahan Kontrak CEO Muda
9.3
Kehidupan mapan Adrian sebagai CEO muda terasa kosong hingga ia menjalani kawin kontrak dengan Gea karena tuntutan situasi. Kesepakatan yang semula murni bisnis ini perlahan berubah saat perasaan cinta mulai hadir di antara keduanya. Sayangnya, hubungan mereka tidak berjalan mulus karena kemunculan pihak ketiga dan rangkaian ujian berat. Kini, mereka terjebak antara mempertahankan batasan kontrak atau mengikuti kata hati demi cinta sejati.
Sampul Novel Putus Setelah Menyadari Perselingkuhan Kekasihku
8.4
Melihat Crystal Liara memakai gaun yang persis sama di hari pertunanganku dengan Jeffrey Tamora, aku sadar hubungan kami telah berakhir. Crystal, putri dari wanita yang dulu merebut ayahku, kini berusaha merebut calon suamiku. Namun, aku menolak menjadi korban yang pasrah. Alih-alih membiarkan mereka menang, aku memilih menghancurkan pesta pertunangan yang telah kupersiapkan dengan susah payah, lalu segera angkat kaki meninggalkan Kota Arman selamanya.
Sampul Novel Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua
8.1
Pernikahan Jihan Yuniar didera cobaan berat akibat ulah ibu mertuanya, Inggar Larasati, yang gemar merampas uang belanja demi gengsi sosialita. Sikap Rizal Aditama sebagai suami pun sangat lemah dan membiarkan kezaliman ibunya terus berlangsung. Demi menghidupi diri dan Fadil, sang putra, Jihan harus berjuang menjajakan seblak serta telur gulung di teras rumahnya. Di tengah himpitan konflik keluarga yang kian menyesakkan, akankah Jihan berhasil meraih kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Senja Berkawan Derita
8.7
Sejak lahir, Senja Kumala dibenci ibunya akibat sebuah tragedi pilu. Nasib buruk berlanjut saat dewasa, di mana ia terjebak pernikahan sebagai istri kedua yang hanya dimanfaatkan untuk melahirkan anak. Di tengah siksaan batin itu, Senja bertemu seorang pria dingin yang skeptis terhadap cinta. Kehangatan Senja perlahan meluluhkan hati pria tersebut hingga cinta tumbuh di antara mereka. Namun, sebuah rahasia besar kini terungkap dan mengancam untuk menghancurkan hubungan mereka.
Sampul Novel Sentuhan Diam di Kereta Kota
9.8
Saat suaminya pergi keluar kota untuk urusan pekerjaan, seorang wanita muda yang cantik diminta untuk menjaga adik iparnya. Dia tidak pernah menduga bahwa adik suaminya tersebut, yang merupakan seorang mahasiswa jurusan olahraga yang sangat energetik, akan bertindak nekat. Di sebuah restoran, sang adik ipar secara paksa membawanya ke dalam kamar mandi dan mendesaknya untuk berlutut di lantai demi memenuhi kebutuhan fisiknya. Kisah dalam novel Sentuhan Diam di Kereta Kota ini mengupas batas hubungan keluarga yang dilanggar secara paksa.