APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Divonis hanya memiliki sisa hidup 72 jam, Sofie Barnes memilih menelan pil yang mempercepat kematiannya setelah sang suami, Tommy Harper, memberikan kuota pengobatan kritis kepada Anna Wilson. Di sisa waktunya, Sofie secara tak terduga menyerahkan saham triliunan rupiah, galeri seni, hingga hak asuh putrinya kepada Anna. Perubahan sikap patuh ini membuat Tommy memujinya sebagai sosok istri yang sempurna. Namun, di balik kebaikan palsu itu, Sofie sedang merancang skenario balas dendam terakhir yang mematikan melalui kematiannya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

Keesokan paginya, aku terbangun dalam rasa sakit yang luar biasa. Sel kanker terasa seperti nyala api yang membakar seluruh tubuhku, tapi obat penghilang rasa sakit membantuku tetap terlihat tenang di permukaan.

Aku memaksakan diri bangun dari tempat tidur. Masih banyak hal yang harus kulakukan hari ini.

Saat menuruni tangga, aku mendengar suara tawa Clarisa dari ruang tamu. Dia sedang duduk di pangkuan Anna, mereka sedang membaca buku bergambar bersama.

"Ibu Anna, putri ini cantik sekali!" seru Clarisa dengan antusias sambil menunjuk halaman buku.

"Iya, secantik Clarisa," jawab Anna lembut, lalu mengecup keningnya dengan penuh kasih.

Saat melihatku, Clarisa hanya melirik sekilas, lalu kembali menatap bukunya, seolah aku hanyalah orang asing yang tidak berarti.

"Selamat pagi, Clarisa." Aku mencoba mendekat.

"Pagi," jawabnya asal, lalu menarik tangan Anna. "Ibu Anna, ayo kita ke taman lihat kupu-kupu?"

"Tunggu sebentar, Sayang," ujar Anna dengan nada seolah peduli sambil memandangku. "Ibumu sepertinya ingin berbicara denganmu."

"Aku nggak mau dengar." Clarisa mencibir, "Ibu selalu sibuk, nggak pernah main sama aku."

Dadaku terasa seperti disayat. Benar, selama ini aku memang terlalu fokus pada perusahaan dan jarang meluangkan waktu untuknya. Sementara Anna, dia selalu punya waktu untuk menemani Clarisa.

"Nggak apa-apa, kalian pergilah bermain." Aku tersenyum dengan susah payah.

Melihat punggung mereka yang pergi sambil bergandengan tangan, aku harus berpegangan pada dinding agar tetap bisa berdiri. Bukan hanya karena sakit di tubuhku, tapi karena rasa nyeri di hatiku.

Di ruang makan, Tommy sedang membaca berita keuangan. Saat melihatku masuk, dia hanya melirik sekilas.

"Kamu kelihatan pucat," katanya dengan kening berkerut, "jangan terlalu memaksakan diri."

"Aku baik-baik saja." Aku duduk. "Aku ingin bicara denganmu."

"Apa?" Dia meletakkan Eypadnya dengan nada tidak sabar.

"Soal perjanjian pranikah kita." Aku mengeluarkan dokumen yang sudah kusiapkan. "Aku ingin melakukan beberapa perubahan."

Tommy menerima dokumen itu dan membacanya. "Sofie, kamu ingin melepaskan seluruh hak atas pembagian harta?"

"Ya," jawabku tenang, "kalau... kalau terjadi sesuatu padaku, aku ingin semua hartaku menjadi milikmu, termasuk dana perwalian yang ditinggalkan orang tuaku."

"Aku juga ingin memberikan seluruh koleksi seni milikku kepada Anna," lanjutku.

"Apa?" Tommy menatapku dengan tatapan terkejut. "Bahkan lukisan asli Monet milik ibumu juga ingin kamu berikan padanya?"

"Dia menyukai seni. Selain itu, dia lebih cocok mengelolanya dibanding aku," ujarku, "anggap saja ini hadiah pernikahan lebih awal."

Udara tiba-tiba menjadi dingin.

Tommy menatapku dingin. "Sofie, sebenarnya apa yang sedang kamu rencanakan?"

"Aku nggak sedang merencanakan apa pun," ujarku tenang, "aku hanya lelah dan ingin melepaskan semuanya."

"Kamu sudah tahu?" Ekspresi Tommy berubah drastis.

"Rekaman CCTV hotel, tagihan kartu kredit, dan Clarisa yang memanggilnya Ibu Anna." Aku tersenyum pahit. "Tommy, kamu benar-benar mengira aku nggak tahu apa-apa?"

Dia terdiam.

"Aku nggak menyalahkanmu," lanjutku, "aku juga salah, aku terlalu sering berdebat soal urusan perusahaan dan selalu keras kepala. Sementara Anna, lembut, perhatian, dan nggak pernah membantahmu. Dia lebih cocok untukmu."

"Sofie!"

"Sore ini aku akan ke kantor, untuk mengumumkan penyerahan sahamku kepada Anna," ujarku sambil berdiri, "dengan begitu, dia akan secara resmi masuk ke dalam jajaran dewan direksi."

"Kamu sudah gila!" Tommy mendadak berdiri. "Itu saham senilai empat triliun!"

"Aku nggak gila." Pandangan mataku jatuh ke arah taman, ke arah sosok Anna dan Clarisa yang sedang bermain. "Aku hanya ingin kalian semua hidup dengan baik."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Cinta Sang Billionaire
7.9
Krystal dihadapkan pada pilihan sulit demi menyelamatkan adiknya yang sedang sakit. Ia terpaksa berutang budi pada miliarder bernama Kaivan Bastian Mahendra demi biaya pengobatan. Namun, bantuan finansial itu menuntut imbalan yang sangat berat. Krystal harus rela dinikahi sebagai istri kedua Kaivan. Kini, ia terperangkap dalam mahligai pernikahan rumit yang penuh tekanan. Sanggupkah Krystal bertahan di tengah belenggu takdir dan cinta yang sarat pengorbanan ini?
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer terkemuka serta pengusaha tanpa sokongan kekayaan keluarganya. Namun, di tengah keberhasilan dan kemandirian yang kini ia nikmati, Aaron mendadak muncul kembali. Sang mantan suami didera penyesalan mendalam dan memohon dimaafkan. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel Luka & Keegoisan
9.1
Sembilan tahun dihabiskan Lina Damaris Adelia untuk melupakan Elian Zayn Anderson. Sialnya, takdir mempertemukan mereka lagi dalam ikatan kerja. Kini, Lina terikat di perusahaan milik Elian, pria angkuh yang dulu menorehkan luka mendalam di hatinya. Diuji oleh keegoisan sang bos dan emosi yang terus terkuras, Lina harus bertahan. Akankah pertemuan ini menuntun mereka menyembuhkan masa lalu yang retak, atau justru membuka kembali luka lama yang menyiksa?
Sampul Novel Mengubah Cinta Lampau Yang Menyakitkan
9.8
Mengubah Cinta Lampau Yang Menyakitkan mengisahkan kesempatan kedua seorang wanita untuk lolos dari takdir kelam. Di kehidupan lalu, ia menolong Luna, sahabat tunangannya, namun tindakan itu berujung pada kesalahpahaman, tragedi bunuh diri, hingga penyiksaan kejam oleh tunangannya sendiri saat ia hamil. Terbangun kembali di masa lalu tepat di depan bar tempat Luna tak sadarkan diri, kali ini ia memilih pergi demi menyelamatkan hidupnya sendiri dari kehancuran.
Sampul Novel My Sweet Dangerous Logan
9.6
Annabella dan miliarder Logan Mason hidup di dua dunia yang berbeda. Namun, demi menyelamatkan keluarganya dari kebangkrutan, Annabella nekat menawarkan kesepakatan pernikahan kontrak kepada Logan. Hubungan yang semula murni demi bisnis dan keuntungan timbal balik ini perlahan berubah. Di tengah kepura-puraan yang mereka jalani, benih-benih cinta yang tulus mulai tumbuh, membuat keduanya kini terjebak dalam perasaan yang tak lagi bisa mereka pungkiri.
Sampul Novel Obsesi sang Billionaire
8.4
Demi mendapatkan keturunan yang tak kunjung hadir dari sang istri, Evander Alywar Miller, seorang CEO sekaligus mafia kejam, mengincar Rossie Casaundra. Rossie, yang bekerja sebagai pengurus kuda di perkebunannya, dijebak lewat rencana licik yang membuat ayahnya yang sakit mendekam di penjara. Terdesak demi menyelamatkan sang ayah, Rossie terpaksa menyetujui kontrak pernikahan tanpa rasa cinta ini. Akankah kebencian mendalam di antara mereka bisa berubah menjadi cinta?