APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tidak Akan Diremehkan lagi Oleh Kamu

Tidak Akan Diremehkan lagi Oleh Kamu

Dicampakkan Hubert di hari pernikahan demi Yuna, protagonis menolak menunggu dan memilih menikah dengan Leandro pilihan orang tuanya lalu pergi ke luar negeri. Tiga tahun kemudian, dia kembali. Leandro yang kini menjadi presiden multinasional memintanya mendatangi kantor cabang. Tak disangka, bawahan yang menyambutnya adalah Hubert. Mengira cincin aslinya tiruan, Hubert meremehkannya dan menyuruhnya pulang untuk mengurus anak Yuna. Dia hanya diam, tahu itu cincin asli dari Leandro.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku menekan emosi di dalam hati, tak ingin terus berdebat dengan mereka, sama sekali tidak ada artinya.

Aku menatap Hubert, dengan nada tenang, "Bukannya kalian sedang menungguku? Aku agak lapar, bisa bawakan kue itu untukku?"

Suasana seketika menjadi hening, bagaikan suara jarum jatuh pun seakan bisa terdengar.

Beberapa orang saling bertukar pandang, lalu tertawa terbahak-bahak.

Yuna bahkan tertawa sampai mengeluarkan air mata. "Menunggumu? Memangnya kamu pantas?"

Dia menjauhkan kue itu menjauh dan menunjuk papan penyambutan itu, "Lihat baik-baik, kami sedang menunggu Nyonya Fusman, kamu tahu siapa dia?"

Tentu saja aku tahu. Karena orang itu adalah aku sendiri.

Orang-orang pun menimpali.

"Vadya, jangan bermimpi, beraninya kamu mau curi kue Nyonya Fusman. Jadi pembawa sandal Nyonya Fusman saja kamu nggak pantas!"

"Katanya Leandro dingin dan tegas dalam mengambil keputusan bisnis, tapi punya karakter yang sangat romantis. Dia nggak menikah selama ini hanya demi menunggu istrinya sekarang."

"Semua orang bilang, kalau mau menyenangkan Leandro, lebih baik menyenangkan istrinya. Dia adalah kesayangan hati Leandro ...."

Mendengar semua omongan itu, aku tak tahan untuk tersenyum tipis.

Menikah tiga tahun, Leandro bukan hanya berhasil mengelola perusahaan, nama besarnya sebagai suami yang memanjakan istri juga makin dikenal hingga banyak membuat wanita iri, sementara para pria hanya bisa berdecak tanpa bisa melakukan apa-apa.

Yuna yang biasanya paling suka mengumpulkan gosip para taipan bisnis, kini ikut pamer, "Katanya dulu Leandro demi menyenangkan istrinya, membeli sebuah cincin dengan permata besar sebagai simbol cinta abadi, nilainya 10 miliar, membuat semua wanita di dunia iri setengah mati!"

Yuna berhenti sejenak, lalu tiba-tiba melihat cincin di jari tanganku dan berseru, "Tunggu dulu! Itu 'kan cincinnya!"

Suasana sekitar jadi hening, semua orang menahan napas, menatap cincinku.

Hubert tiba-tiba meraih tanganku, meneliti dengan saksama.

"Tiruan ini cukup mirip," cibirnya. "Siapa yang memberimu? Anak miskin mana yang berusaha sekuat itu?"

Aku melepaskan tangannya, tersenyum tipis, jemariku perlahan mengusap cincin itu.

Ini adalah hadiah Valentine pertamaku dari Leandro, juga adalah hadiah yang dia berikan saat dia melamarku.

Bukan perhiasan termahal yang dia berikan padaku, tapi di hatiku nilainya tak tergantikan.

Bagiku, ini adalah lambang cinta, namun bagi mereka, sesuatu yang bahkan tak berani mereka bayangkan.

Melihatku tidak panik atau malu, pupil mata Hubert menyempit. Dia tiba-tiba meraih tanganku, lalu dengan kasar menarik cincin itu keluar dari jariku.

Aku kurang waspada, dan dia berhasil mengambilnya.

Yuna menerima cincin itu dari tangan Hubert, lalu memutar-mutarnya di telapak tangannya.

"Memang lebih halus dari tiruan yang kubeli, tapi aku masih punya harga diri. Aku takkan memakai barang palsu keluar rumah lalu ditertawakan orang."

"Atau jangan-jangan ... Vadya, kamu ini tamu kehormatan yang baru pulang dari luar negeri, istri Leandro yang legendaris itu?"

Ucapannya segera disambut tawa terbahak-bahak dari semua orang.

Dalam pandangan mereka, itu benar-benar terlalu konyol.

Siapa Leandro? Pemimpin kelas dunia yang terkenal tajam dan tegas.

Sedangkan aku? Hanya mantan pacar buangan Hubert tiga tahun lalu.

Mereka bahkan tak bisa membayangkan aku dan Leandro disebut dalam satu kalimat.

Yuna melempar-lempar cincin di tangannya, lalu dengan seenaknya berkata, "Vadya, tiruan ini aku suka. Jual saja padaku. Berapa pun kamu beli, aku akan bayar dua kali lipat."

Aku khawatir dia merusak cincin itu, buru-buru berkata, "Kembalikan cincinku, ini adalah hadiah dari Leandro ...."

Belum selesai bicara, Hubert segera menamparku keras, membuat kepalaku terpelintir, mulutku penuh rasa darah.

"Diam!" Dia menggertakkan gigi. "Nama Leandro, apa kamu pantas sembarangan sebut? Berani bikin gosip punya hubungan dengan beliau, apa kamu mau mencelakakan aku?"

Anak buah Hubert pun menatapku dengan marah, seolah aku sudah melakukan dosa tak terampuni.

"Kamu tahu nggak apa yang kamu ucapkan barusan? Ini satu-satunya kesempatan kami memberi kesan baik pada Nyonya Fusman! Kebetulan kantor pusat akan inspeksi cabang dalam negeri, apa kamu mau hancurkan masa depan Hubert?"

"Hubert susah payah duduk di posisi eksekutif, kamu cuma mantan pacar miskin, apa pantas berpura-pura jadi Nyonya Fusman?"

Aku menghapus darah di sudut bibir, perlahan menoleh, menatap Hubert.

Mungkin tatapanku terlalu menusuk, Hubert mengernyit, matanya menampakkan kegelisahan.

Yuna juga menyadarinya. Dia segera menudingku sambil meninggikan suaranya, "Vadya, kamu benar-benar tak tahu berterima kasih! Hubert sudah bersedia menampungmu, jangan nggak tahu diri dan jangan keterlaluan!"

"Meski kamu masih ada dendam pada Hubert, kamu nggak bisa balas dendam dengan cara begini!"

Mendengar itu, aku seakan kembali ke tiga tahun lalu.

Apa pun yang kulakukan, Yuna selalu menafsirkan maksudku secara salah, sengaja merendahkanku di hadapan Hulbert.

Awalnya, Hubert akan membelaku dan memarahi Yuna.

Tapi kemudian, Hubert justru ikut memarahiku sejalan dengan perkataan Yuna.

Seperti sekarang, Hubert segera mencaci, "Perempuan pencemburu!"

Namun kali ini, dia melirik bajuku, tidak melanjutkan makiannya seperti dulu.

Setelah hening sejenak, Hubert mengeluarkan kartu bank, lalu melemparkannya ke wajahku.

"Mengingat hubungan kita di masa lalu, kali ini aku tak akan perhitungkan. Ada 1 miliar di kartu ini, sandinya tanggal lahirmu. Ambil dan belilah beberapa pakaian yang layak. Kalau nggak mau antar makanan untuk anak, beberapa hari lagi akan kucarikan pekerjaan terhormat lainnya."

"Tenang, sekarang aku eksekutif perusahaan, uang sejumlah ini sama sekali tak ada artinya bagiku."

Aku menatap kartu bank itu, lalu menatap wajah Hubert yang penuh kesombongan.

Di bawah tatapan terkejut semua orang, aku perlahan menepis kartu itu, kemudian mengambil kembali cincinku dari tangan Yuna.

"Simpan uangmu," kataku dingin. "Aku nggak kekurangan uang. Kalau uangmu banyak, sumbangkan saja ke anak miskin."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayahku, Penjahat Terbesarku
8.1
Zayden Alaric Veyra, bos kartel Raven sekaligus pebisnis ulung, tak pernah menduga hatinya yang dingin akan terpikat oleh Kaela Seraphine saat mereka bertemu di sebuah pesta. Di balik pesonanya, Kaela memendam misi rahasia untuk melenyapkan sosok Raven. Ketika takdir menjebak keduanya dalam sebuah misi penuh mara bahaya, benih cinta mulai tumbuh. Kini, mereka harus memilih antara mengikuti kata hati atau saling membunuh demi tuntutan dunia hitam yang kejam.
Sampul Novel Dikhianati Demi Jabatan, Dicintai oleh Atasan
8.9
Pernikahan lima tahun Emma hancur setelah Rowan, suaminya, tega menumbalkannya demi karier. Rowan terus melanggar janji dengan memanfaatkan Emma untuk mendekati atasannya; mulai dari menemaninya minum demi proyek, tidur bersama demi melunasi utang, hingga meminta Emma melahirkan anak sang atasan agar ia dipromosikan menjadi manajer umum. Di hari Rowan berhasil meraih jabatan impiannya tersebut, Emma langsung mengajukan perceraian lalu memutuskan untuk menikah dengan atasan suaminya.
Sampul Novel I Love My Mother's Ex Lover
8.0
Song Dasom tak pernah menyangka cintanya selama tujuh belas tahun pada aktor Yoo Junsu akan berbalas. Namun, di balik hubungan manis mereka, Junsu menyimpan motif terselubung. Ia mendekati Dasom hanya karena wajahnya sangat mirip dengan sang mantan kekasih, yang rupanya adalah ibu kandung Dasom. Begitu rahasia kelam ini terbongkar, Junsu harus bersujud memohon maaf atas kesalahannya. Kini, di tengah rasa sakit hati, keduanya mencoba bertahan dan menyembuhkan luka bersama.
Sampul Novel Ibu Susu dari Desa
8.2
Kisah dalam novel modern ini berpusat pada seorang janda muda yang kehidupannya berubah setelah dibeli oleh seorang pemburu desa dengan uang senilai empat juta. Awalnya, pria kasar tersebut menegaskan bahwa tugasnya hanyalah menjadi ibu susu bagi putranya yang masih kecil. Namun, situasi di dalam rumah tangga baru ini segera bergeser. Alih-alih sekadar membantunya melancarkan ASI, sang pemburu justru mulai merebut jatah makanan anaknya sendiri setiap malam tiba.
Sampul Novel Misi Cinta: Dendam Mantan Istri
7.9
Akibat insiden tak terduga, Terence terpaksa menikahi Julia dan membatalkan pertunangannya dengan Jean. Selama tiga tahun pernikahan, Terence yang membenci Julia enggan menyentuhnya. Begitu Jean kembali, Terence langsung menceraikan Julia begitu saja. Merasa dikhianati oleh saudara sendiri dan suami yang dicintainya, Julia tidak tinggal diam. Ia kini bangkit membawa dendam membara untuk membalas rasa sakit hati kepada mereka berdua.
Sampul Novel Tumbal Pernikahan
9.6
Bagi Amanda, pernikahan bukanlah penyatuan cinta, melainkan belenggu paksaan yang menyiksa. Sebagai istri yang sabar, dia rela mengesampingkan ego dan harga dirinya demi melunakkan hati sang suami yang dingin. Meski badai ujian dan konflik tiada henti menguji ketegarannya, Amanda tetap bertahan dan enggan menyerah. Akankah perjuangan tulusnya mampu meruntuhkan keangkuhan sang suami, atau justru sikap dingin itu akan bertahan selamanya?