APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Villain's Captive

The Villain's Captive

Ayuma menghadapi dilema besar setelah suaminya, Bastian, menyerahkannya sebagai jaminan utang kepada bos mafia kejam, Rollan. Pertemuan ini memaksa Ayuma berhadapan kembali dengan Rollan, mantan kekasih yang masih ia rindukan di balik komitmen pernikahannya. Rollan sendiri bersumpah tidak akan membiarkan Ayuma pergi lagi. Terjebak dalam kuasa sang penjahat, Ayuma mulai mengabaikan kesetiaannya demi cinta lama yang membara, mengabaikan ancaman kehancuran yang kini mendekat.
Bab
Bagikan

Bab 2

Bajingan brengsek itu benar-benar menyebalkan. Mulutnya perlu di hajar karena terlalu suka berbohong. Dan lihatlah Ayuma, sama seperti tiga tahun lalu, dia dengan mudahnya terpengaruh oleh ucapan lelaki brengsek yang selalu memakai topeng manusia suci itu.

“Ayu, aku rasa kita perlu menyudahi drama ini dengan cepat. Kita harus segera pergi,” ujarku mencoba untuk tidak memperdulikan omong kosong pria gagal yang mengaku sebagai suami dari gadisku itu, aku akan segera melepas topeng suaminya.

Dia mendengus lalu mematikan telponnya. “Keluar, aku akan segera berganti pakaian, setelah itu aku akan mengikuti kemanapun yang kau mau!”

Wow…, apa saja yang sudah dibicarakan oleh pria brengsek itu padanya, hingga Ayuma yang tadinya selalu bersiap untuk membunuhku kini terlihat mengalah? Tapi baiklah, aku akan mengikuti rencananya.

Setelah beberapa saat Ayu akhirnya keluar, rambut panjang hitamnya yang tadi tertutup oleh aksesoris telah tergerai dengan indah, kulitnya bersinar di bawah cahaya rembulan yang menyinari candi Prambanan. Aku terpesona, tergila-gila padanya seperti Bandung Bondowoso pada Roro Jonggrang, tapi kisahku dengan Ayuma akan aku pastikan tidak berakhir tragis seperti mereka.

 “Apa yang kau lakukan?” bentak Ayuma begitu aku memasangkan jaketku di bahunya.

“Membuatmu tetap hangat, atau kau ingin aku membuatmu hangat malam ini?”

“Kau benar-benar bajingan, Rollan!” desisnya lalu melepaskan jaket pemberianku ke tanah. “Jaga sopan santunmu dan jangan lupa, aku masih istri orang Rollan.”

“Istri orang?” aku tersenyum menyeringai. “Kau akan segera bercerai darinya.”

Plak!!!

“Ouch….”

 “Hari ini aku menamparmu, besok aku akan membunumu,” ujarnya dingin dan langsung melangkah pergi meninggalkanku sendiri.

Aku menyukainya. Aku menyukai sikap kasar darinya dan tingkahnya membuaku sangat bergairah, penisku terasa berdenyut-denyut aku ingin membenamkan diriku didalamnya secepatnya. Tapi aku harus bersabar, cepat atau lambat dia akan jadi milikku seutuhnya dan saat itu, dia yang akan memohon padaku.

“Kau salah arah,” ujarku sambil menarik tangannya kearah parkiran mobilku.

Dia mendengus. “Tunjukkan saja jalannya! Sudah aku bilangkan, jangan coba-coba menyentuhku!”

“Baiklah sayang, sekarang ikuti aku dan jangan coba-coba melarikan diri kecuali kau ingin aku menggendongmu hingga ke mobil.”

Dia menggerutu, tapi dia dengan cepat mengerti posisinya apalai saat itu beberapa orang bodyguardku telah berdatangan bersama Ridwan Bahri asistenku, mereka sepertinya mencariku karena aku sudah terlalu lama berada di sekitar candi padahal sendratari telah lama selesai.

 “Selamat malam pak,” ujar Ridwan dan langsung tersenyum tipis pada Ayuma. “Pesawatnya telah lama siap, kita akan langsung berangkat.”

“Berangkat? Berangkat kemana?” tanya Ayuma, dia tampak kaget dan tidak mau meninggalkan kota Yogyakarta tempat suaminya berada.

“Ada urusan pekerjaan yang harus aku lakukan, kita akan pergi ke Kalimantan dan Riau.”

“Kita? Maksudmu kau ingin aku mengikutimu kemanapun kau pergi?”

“Ya.”

“Aku tidak mau! Aku bukan istri yang harus mengikutimu kemanapun Rollan.”

“Apa kau lebih suka menjadi tahananku Ayu? Tinggal dirumahku tanpa melakukan apapun. Kalau kau ingin melakukannya, dengan senang hati aku akan mengantarmu untuk pulang kerumahku.”

“Rumahmu yang di Jakarta?”

“Tidak sayang, kau akan mudah kabur jika aku meninggalkanmu seorang diri di Jakarta, tidak perduli ada banyak pengawal yang akan menjaga rumahku, kau pasti bisa mencari celah untuk melarikan diri.”

“Lalu, di mana? Aku akan tinggal di manapun, asalkan tempat itu tidak ada kau. Kau membuatku tidak bisa bernafas.”

Aku mengangkat alisku, gadis ini benar-benar berani. Dia bahkan tidak perduli jika saat ini dia tengah menghinaku di depan semua stafku, tapi gilanya semakin dia bertingkah buruk padaku, aku semakin bernafsu, penisku semakin menegang. Dia benar, aku harus segera menjauhkan dia dariku, setidaknya untuk saat ini.

“Baiklah kalau begitu maumu.”

“Jadi, kita akan berangkat ke Jakarta?”

“Pulau Amparo sayang, aku punya villa kecil. Tempat itu sangat cocok jadi penjara untukmu!”

“Pulau Amparo?” tanyanya dengan terkejut. “Aku tidak pernah mendengar nama pulau itu!”

Dia langsung mengambil handphonenya dan tampak sibuk beberapa saat tapi semakin lama dia melihat hanphonenya raut wajahnya tampak semakin kusut, frustasi dan penuh amarah yang aku suka.

“Tempat itu tidak berpenghuni!”

“Satu-satunya penghuni pulau itu adalah aku, Rollan Keenan Shah.”

“Kau gila! Tempat itu terisolasi dari dunia luar Rollan, nelayan bahkan hanya datang untuk berisirahat dan jarak ke pulau terdekat puluhan kilometer dan….”

“Dan kau ingin menjadi tahananku, Ayu. Pulau itu cocok untukmu, tidak ada sinyal, tetangga dan tentunya barang ini tidak berguna!” ujarku langsung merebut handphone di tangannya.

Dia menelan ludah, mungkin setelah membaca tentang pulau Amparo dia menyadari sesuatu yang cukup berbahaya bagi posisinya.

“Kau tenang saja, hanya peralatan modern yang tidak berpungsi di sana, tapi aku tidak akan membuatmu benar-benar sendirian. Stafku juga akan berangkat menemanimu, mereka akan memasak, memetik kelapa dan mencari ikan untukmu dan….” Aku menyentuh kulit lengannya yang sangat halus, dia bergidik dan langsung menghindar dariku.

Aku tertawa melihat tingkahnya. “Kulitmu kuning langsatmu akan menjadi kecoklatan, kau bisa berjemur di pantai setiap hari, aku akan membelikanmu ratusan bikini yang bisa kau pakai sesukamu dan aku tentunya akan berada di sana, menemanimu untuk bulan madu kita.”

“Hehh,” dia tertawa mengejek. “Aku tidak akan pernah menunjukkan kulitku lebih banyak padamu.”

“Kau mau kemana, sayang?”

“Bukankah kau berkata ingin pergi  ke Kalimantan dan Riau, bukan? Atau kau masih ingin menunggu di Prambanan, menjadi batu seperti Roro Jonggrang?”

“Kau tidak mau menjadi tahananku?” tanyaku menggodanya.

Gadis itu langsung menghentakkan kakinya ke tanah dengan kesal dan segera meninggalkanku dengan diikuti oleh bodyguardku, meninggalkanku hanya berduaan dengan Ridwan, orang kepercayaanku.

“Kau yakin akan membawanya, pak? Dia bisa berbaya untukmu.”

“Hidupku sudah berbahaya Ridwan. Banyak orang yang mengincarku,”

“Termasuk suami dan keluarga perempuan itu. Keluarga Wijaya tidak akan mungkin membiarkan anak perempuan mereka menjadi jaminan untuk membayar hutang.”

“Aku sudah tidak perduli lagi Ridwan, tiga tahun lalu mereka berhasil memisahkan aku dari gadisku dengan paksa jadi sekarang aku akan merebutnya kembali padaku secara paksa. Aku juga ingin tahu apa yang keluarga Wijaya lakukan saat mereka tahu putri kesayanganya menjadi alat jaminan hutang.”

“Mereka akan menggila, bakan mungkin memaksa pemerintah untuk ikut campur mengintervensi perusahaanmu dan….”

“Semua bobrok keluarga Shah akan di bongkar ke media?”

Ridwan mengangguk. “Bahkan scenario terburuknya adalah, kau akan masuk ke penjara.”

“Kalau begitu, kita harus melakukan persiapan untuk mengantisipasinya. Siapkan semua yang sudah kita rencanakan, Ridwan.”

“Semuanya sudah siap, pak. Kami hanya menunggu perintahmu untuk mengungkap semuanya.”

“Belum saatnya, kau masih harus melakukan satu hal lagi.”

“Apa itu?”

“Bastian Aryasatya, temukan semua hal tentang pangeran itu jangan sampai ada yang terlewatkan. Baik itu hutang, skandal, penyakit bahkan kalau perlu kau harus mendapatkan DNA darinya di tubuh pelacur yang pernah dia tiduri. Aku ingin tahu semuanya.”

“Baik pak.”

“Bagus, karena sekarang sudah saatnya cerita berubah. Kali ini, villain yang akan memenangkan ceritanya dan hero akan mati tanpa bisa melawan sama sekali.”

Aku tertawa terbahak-bahak, sudah saatnya cerita ini menjadi lebih menarik, bukan?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Brondong Bucin
8.3
Kehilangan suami membuat dunia Aira hancur. Sebagai ibu tunggal, ia sempat tenggelam dalam kesedihan hingga mengabaikan ketiga anaknya. Sadar harus bertahan hidup, Aira berjuang bangkit demi masa depan buah hatinya. Di tengah badai kehidupan tersebut, takdir mempertemukannya dengan seorang pemuda yang mencintainya dengan sangat ugal-ugalan. Namun, sanggupkah hubungan mereka bertahan ketika rintangan baru kembali datang menguji keteguhan hati Aira?
Sampul Novel Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO
9.8
Xion, seorang petarung tangguh yang baru saja kembali, memilih jalan hidup tak terduga dengan menjadi sosok pelindung di balik bayang-bayang seorang CEO wanita yang sangat menawan. Di tengah kembalinya sang jagoan, ia membawa misi ganda yang membara dalam dirinya. Xion bertekad untuk menuntut balas atas setiap dendam masa lalu yang belum terselesaikan, sekaligus membalas semua kebaikan yang pernah ia terima. Kisah aksi romantis modern ini penuh dengan perjuangan dan kesetiaan yang mendalam.
Sampul Novel Kubuat Kamu dan Selingkuhanmu Menyesal
9.7
Aryo melupakan perjuangan masa lalunya setelah meraih kesuksesan besar. Ia mengkhianati Santi, sosok istri setia yang selalu menemani langkahnya dari bawah hingga berhasil. Saat ini, pesona fisik wanita lain membuat komitmen Aryo goyah. Kesetiaannya sebagai kepala keluarga kini berada di ujung tanduk. Apakah ia akan kembali memilih istri dan anaknya, atau justru hanyut dalam godaan nafsu bersama selingkuhannya?
Sampul Novel Neng Zulfa
8.5
Zulfa Zahra El-Faza, putri kiai yang dingin pada cinta, kerap menolak lamaran. Namun, hatinya luluh oleh Fatih Thoriqul Firdaus. Setelah menikah, Zulfa justru didera duka karena Fatih menyimpan rahasia kelam yang menyakitkan. Di tengah bayang-bayang kehadiran orang ketiga, dapatkah kejujuran memulihkan hubungan mereka? Ini adalah kisah tentang pengkhianatan serta perjuangan membangun kembali kepercayaan dalam pernikahan.
Sampul Novel PERFECT PARTNER
8.4
Arsitek menawan nan keras kepala, Amanda Altakendra, mengunci rapat hatinya akibat luka masa lalu. Namun, pertahanan itu goyah setelah ia tak sengaja bersua dengan Darko Dio Archelaus di sebuah klub malam. Penguasa Archelaus Corp yang dingin itu seketika terobsesi dan mengerahkan segala upaya untuk mengikat Amanda sebagai pendamping hidupnya. Mampukah sang triliuner meruntuhkan ego Amanda dan menyembuhkan traumanya?
Sampul Novel Stempel Miskin untuk Keluargaku
8.4
Kembali ke rumah setelah empat tahun merantau, aku mendapati keluargaku menjadi bahan gunjingan dan dicap miskin oleh tetangga serta kerabat akibat jeratan utang. Namun, tidak ada yang tahu bahwa bapak sebenarnya memiliki sebidang tanah rahasia. Berbekal kejujuran dan keteguhan hati, aku kini bertekad penuh untuk memulihkan kehormatan keluarga kami serta membuktikan pada mereka yang telah meremehkan bahwa kami tidak layak dipandang sebelah mata.