APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel THE DEVIL WIFE

THE DEVIL WIFE

Gaby merasa tertipu dan menolak keras dinikahi Gibran, pria yang dianggapnya penyakitan. Namun, tekanan keluarga membuatnya tak berdaya untuk membatalkan rencana tersebut. Di sisi lain, Gibran yang muak akan keangkuhan Gaby mulai menyerang balik dengan mengungkit rumor kehidupan liar calon istrinya. Pertikaian mereka pun pecah hingga berujung pada aksi saling hina dan tampar, mempertegas kebencian mendalam di tengah ikatan pernikahan paksa ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Lo apa-apaan sih?" teriak Mirella berusaha melepaskan diri tapi Gibran tak memberinya akses untuk pergi.

"Jawab dulu pertanyaan gue, lo Mimikan?"

"Lo belum nyerah juga ya? Kenapa sih lo keras kepala banget?" ucap Mirella dengan wajah cemas, resah, gelisah, takut, dan gugup. Semua bercampur menjadi satu dalam benak wanita itu.

"Gue nggak akan pergi sebelum lo jawab pertanyaan gue. Lo Mimi kan?" tanya Gibran lagi dengan tatapan lurus dan tajam. Dada lelaki itu naik turun. Sekuat tenaga menahan diri untuk tidak lepas kendali akibat keintiman mereka saat ini.

"Harus berapa kali lagi gue bilang, gue bukan Mimi! Gue bukan cewek yang lo cari!" desis Mirella sambil melotot. Sesekali dia melirik ke arah CCTV itu. Mirella yakin Freddy akan menghukumnya setelah ini.

"Gue akan terus di sini, sampai lo ngaku!" tegas Gibran menantang. Dia menarik pinggul Mirella, memeluknya dengan sangat erat.

"Lo harusnya malu sama apa yang udah lo lakuin sekarang! Lo itu lelaki beristri! Nggak seharusnya lo seperti ini!" bisik Mirella tegas.

Wanita itu sadar, pelukan Gibran yang kuat memancing getaran lain di sekujur tubuhnya. Terlebih dengan busananya yang super minim itu.

"Pernikahan gue sama Gaby cuma sandiwara! Selepas satu tahun nanti, gue dan Gaby akan bercerai sesuai perjanjian yang udah dibuat sama Gaby sendiri!" jelas Gibran.

"Terus? Apa hubungannya sama gue?" tanya wanita itu dengan kening yang berkerut. Bola mata Mirella terus bergerak menatap bola mata Gibran. Wajah mereka benar-benar dekat bahkan Mirella bisa merasakan hempasan kasar nafas Gibran di wajahnya saat itu.

"Setelah gue bercerai sama Gaby, gue akan menikahi lo, MIMI!"

Ke dua bola mata Mirella mendelik lalu berputar, kepalanya menggeleng. "Lo gila!"

"Ya, gue emang udah gila! Gara-gara lo!" jawab Gibran cepat. Sebelah tangannya merayap di punggung Mirella berusaha melepas satu-satunya bahan yang menutup tubuh wanita dalam pelukannya itu.

Mirella tersentak saat jemari Gibran sudah berhasil menarik handuk bagian belakangnya. Menurunkannya ke bawah dengan gerakan super pelan.

"Lepasin gue!" desisnya yang kembali meronta. "Jangan sentuh gue lebih dari ini! Dan nggak seharusnya lo mendekat, karena lo akan menyesal!" tambahnya dengan wajah hampir menangis.

Gibran malah menyeringai.

Tatapannya lurus tertuju ke bibir Mirella yang sukses membuatnya mati penasaran.

Gibran mencium bibir itu tanpa permisi.

Mirella melotot kaget.

Jantungnya seolah mau copot.

Karena tak mendapat sambutan, Gibran melepas ciumannya.

"Gue akan terus melakukannya, bahkan bisa lebih dari sekedar ciuman, kalau lo tetap bersihkeras untuk nggak mengakui yang sebenarnya! Gue yakin lo Mimi! Lo nggak bisa mengelak terus dari gue! Bunga tulip yang lo taruh di atas makam nyokap gue cukup menjadi bukti paling akurat kalau lo itu emang Mimi!"

Mirella terdiam. Keterkejutannya bertambah tatkala Gibran membahas mengenai hal itu.

Gibran semakin menurunkan handuk Mirella tapi Mirella berusaha menahan meski gundukan buah dadanya yang menempel di dada Gibran hampir terekspos di hadapan lelaki itu.

Mirella kembali menggeleng. "Gibran, gue mohon..." katanya lirih. Air matanya sudah menggenang pelupuk mata.

Sayangnya Gibran sudah tidak perduli.

Lelaki itu kembali mencium bibir Mirella. Bahkan tidak hanya sekedar mencium tapi juga menyesap leher Mirella di beberapa titik hingga menyisakan noda merah di kulit leher Mirella.

Pelukannya dia perkuat saat Mirella berusaha untuk melepaskan diri.

Gibran terus mencumbu Mirella.

Sampai akhirnya, Mirella pun menyerah juga.

"Oke, gue emang Mimi! Berhenti Ib! Gue Mimi! PUAS LO?"

Gibran menjauhkan wajahnya dari leher Mirella dan kembali menatap wajah Mirella yang sudah basah oleh air mata.

Lelaki itu tersenyum.

"Sesulit itukah untuk mengakuinya, Mimi?" ucap Gibran yang langsung mendekap kuat-kuat tubuh Mirella dan membenamkan kepalanya di balik bahu Mirella yang masih menangis.

"Gue kangen sama lo, Mi..." bisik Gibran saat itu. "Jangan pergi lagi..."

Mereka masih di sana.

Di dalam kamar mandi itu.

Ketika tiba-tiba, seseorang mengetuk pintu kamar mandi dari luar.

"Hon... Honey? Kamu di dalam?"

Dia Freddy.

Kekasih Mirella.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tidak Rela Dimadu
9.6
Zeline dituduh mandul oleh Melvin karena belum memiliki anak setelah lima tahun menikah. Padahal, pemeriksaan medis membuktikan dirinya sehat. Kehilangan kesabaran membuat sang suami nekat menikah siri dengan perempuan yang lebih muda. Pengabdian tulus Zeline pun hancur seketika oleh pengkhianatan ini. Di tengah harga diri yang runtuh, apakah Zeline akan tetap bertahan dalam kepedihan, atau ia akan memilih jalan perceraian untuk mengakhiri segalanya?
Sampul Novel ALEYA
8.5
Kepergian sang ayah yang misterius memaksa Aleya Cantika Saraswati menjadi tulang punggung keluarga. Demi menemukan ayahnya, ia memulai pencarian yang membawanya bertemu dengan sejumlah pria dari berbagai latar belakang. Meski terjebak dalam pusaran asmara yang rumit, Aleya tak goyah dari misi utamanya. Namun, saat targetnya berhasil ditemukan, kenyataan pahit menanti. Kini ia dihadapkan pada pilihan sulit: merelakan keputusan ayahnya atau berjuang membawanya pulang demi ibu dan adik-adiknya.
Sampul Novel AYO, Kawin Kontrak!
8.2
Chilla sukses dalam karier namun skeptis terhadap cinta akibat trauma kegagalan pernikahan kakaknya. Meski pesimis, ia sangat mendambakan anak. Demi mewujudkan impian tersebut, ia pun mencari pria berkualitas untuk menjalani pernikahan kontrak. Namun, rencana yang awalnya murni demi keturunan ini menjadi rumit saat hasrat dan perasaan cinta mulai tumbuh di antara mereka, menyeret Chilla ke dalam pusaran emosi tak terduga yang menguji hidupnya.
Sampul Novel Balas Dendam seorang ibu
8.3
Kehidupan Maya runtuh seketika setelah putrinya tewas di tangan anak pejabat yang kebal hukum. Sadar bahwa keadilan tak akan pernah berpihak padanya lewat sistem yang korup, sang ibu memutuskan bergerak sendiri. Ia merancang pembalasan dendam yang matang demi menghukum sang pelaku, meski nyawanya menjadi taruhan. Akankah misi berbahaya ini membawa kedamaian yang ia cari, atau justru menghancurkan sisa hidupnya? Inilah perjuangan nekat seorang ibu demi kebenaran.
Sampul Novel Bidan
9.7
Profesi bidan yang sering dicap judes tak pernah ada dalam rencana hidupku. Namun, di usia 25 tahun, aku justru sangat mencintai pekerjaan ini. Karena terlalu sibuk di Puskesmas, aku kesulitan mencari jodoh hingga Mama mendesakku dan meminta bantuan sahabatku. Di tengah kepasrahan itu, hadirlah sosok pria memikat yang sanggup membuatku bertingkah konyol. Kini, duniaku tidak lagi hanya berputar di ruang persalinan yang sibuk.
Sampul Novel Dua Istri CEO: Istri Simpanan Suamiku
8.0
Demi mengamankan warisan, Adam menikahi Maya yang naif, walau hatinya milik Sabrina. Hubungan gelapnya tertutup rapat berkat kelicikannya. Namun, rahasia itu perlahan tercium. Saat kebenaran terungkap, Adam harus memilih: mempertahankan kekayaan atau cinta sejatinya.