APKDock Logo
Sampul Novel The Beautiful Mistress

The Beautiful Mistress

7.9 / 10.0
Akibat mabuk, Shane melakukan kesalahan fatal dengan meniduri Shaleta. Demi bayi mereka, Shaleta rela menjadi simpanan hingga kehilangan sahabatnya. Meski Maria meminta Shane melindunginya, sebuah rahasia besar justru memicu kebencian mendalam di antara mereka. Kini Shaleta telah bersuami. Di tengah penyesalan, Shane harus membuang harga dirinya demi menebus dosa masa lalu dan merebut kembali hati wanita yang kini sangat membencinya.

The Beautiful Mistress Bab 1

"Aku Shaleta, bukan Maria!"

Sakit dan perih harus Shaleta rasakan ketika Shane merenggut keperawanan yang dia jaga selama ini, lelaki itu bahkan terus menyebut nama Maria dan Maria saja dalam setiap desahannya.

"Sakit, aku mohon berhentilah," pinta Shaleta mencengkeram bahkan mencakar pundak Shane begitu pusakanya merobek selaput dara milik wanita itu.

Sakit dan pedih ketika diperlakukan seperti ini, diperkosa dan dianggap orang lain. Shaleta berusaha meronta dan membuat Shane sadar, namun usahanya sia-sia saja. Lelaki itu terus mengagahi tubuh Shaleta yang bergetar hebat akibat hujaman keras Shane.

Rintihan dan tangis seolah tak mempengaruhi hujaman yang Shane lakukan, dimata lelaki itu Shaleta adalah Maria, tunangannya. Gairah Shane tiada habis, seolah terus bertambah akibat himpitan nikmat pada pusaka besarnya.

"Kamu semakin nikmat, Sayang," desah Shane terus mencengkeram pinggang Shaleta dan terus bergerak untuk menuju nikmatnya surga dunia.

"Sadarlah, Shane. Aku Shaleta," isak Shaleta bercampur perih dan nikmat, pipi mulusnya telah basah akibat bening kristal yang sejak tadi luruh tiada henti.

Jika saja Shaleta tidak menginap di Apartemen sahabatnya, Maria. Semua ini tidak akan pernah terjadi, Shane akan tetap menjadi lelaki baik di matanya. Tapi, saat ini semua telah berbeda. Bagaimana Shaleta bisa menghadapi Maria setelah ini?

“Shane, please!" pinta Shaleta terus berusaha mendorong Shane, tapi percuma.

Aroma alkohol begitu tercium, pasti Shane minum banyak malam ini karena ada pesta bersama para sahabatnya. Maria meminta dirinya untuk datang, tapi dia tolak karena masih ada tugas kuliah yang harus diselesaikan.

Ketika Shaleta ingin berucap kembali, Shane lebih dulu mencium bibirnya dengan rakus. Bergairah dan bernafsu. Shaleta tentu saja sadar dengan yang dilakukan oleh Shane, lelaki itu pasti akan menyesal setelah melakukan hal ini padanya.

“Aku merindukanmu, dan aku ingin menciummu,” ujar Shane tersenyum, begitu tampan seorang Shane Davies dimata Shaleta selama ini.

Tubuh Shaleta bergetar, dan merasakan penyatuan mereka terasa berbeda. Awalnya memang sakit, tapi nikmat. Namun, akal sehatnya harus tetap sadar. Shane sudah memiliki tunangan, dan dia tidak mungkin berkhianat pada Maria.

"Kita akan bermain seperti biasanya," seringai Shane menatap Shaleta yang tampak menantang posisinya.

Shaleta menggeleng kuat, dia menampar Shane sekuat tenaga supaya membuat lelaki itu sadar dengan apa yang dia lakukan. Bahkan sebelum ini, Shaleta sudah menampar lelaki itu tapi tak membuat Shane bergeming.

"Aku suka kamu yang kasar seperti ini, aku lebih bersemangat, Sayang," bisik Shane suka dan mengikat tangan Shaleta ke atas.

Shane kembali mencumbu tubuh Shaleta yang tetap memberikan perlawanan, percuma wanita itu berteriak sekencang apa pun karena apartemen ini kedap suara. Shaleta tak bisa berbuat apa pun, apalagi dengan tangan terikat. Dia hanya bisa menangis, merasakan pangkal pahanya begitu berkedut dan sakit secara bersamaan. Apalagi hatinya semakin terkoyak tak kala Shane terus menyebut nama Maria dalam pelepasannya.

Tak hanya sekali saja Shane menggagahi tubuh Shaleta, berkali-kali hingga lelaki itu merasa terpuaskan. Sakit, pedih dan nikmat. Air mata tiada henti mengalir deras membasahi pipi mulusnya, hingga Shane melepas ikatan tangannya.

"Aku mencintaimu, Maria," bisik Shane menatap Shaleta penuh pujaan dan penekanan.

Shane kembali menyapu bibir ranum Shaleta yang telah membengkak akibat ulahnya, terasa manis dan membuatnya menginginkan lebih. Hanya cumbuan sesaat, dan Shane tertidur di samping Shaleta.

***

"Shit," umpat Shane begitu bangun, dan kepalanya berdenyut.

Semalam Shane memang berpesta dengan rekan bisnisnya, dia sangat merindukan Maria sehingga datang ke apartemen ini. Shane melihat seseorang di sampingnya yang masih berbaring memunggungi dia, punggung polos dan menggoda.

Namun, Shane menajamkan mata bahkan mengucek mata miliknya. Bukankah rambut Maria berwarna pirang, tapi kenapa sekarang berubah cokelat?

"Sayang, bangunlah," ucap Shane mencium dan menyentuh pundak Shaleta.

Betapa terkejutnya wajah Shane begitu melihat Shaleta bersamanya, dan bukan Maria. Tidak! Tidak mungkin semalam mereka melakukan hal ini. Shane beringsut mundur pelan, menatap Shaleta tajam.

Namun, bercak merah terlihat di bawah sana dan tentu memperjelas semuanya.

"Kamu!" seru Shane keras.

Shaleta beringsut mundur, dan menutupi tubuh polosnya. Amarah Shane seketika naik, apalagi melihat bercak merah berjajar di leher wanita itu.

"Kamu menjebakku!" seru Shane menatap Shaleta benci.

"Aku tidak pernah melakukan hal itu, kamu yang memperkosaku semalam," balas Shaleta menatap Shane sendu, tega sekali lelaki itu menuduhnya.

"Pembohong, kamu sengaja melakukan hal ini karena iri pada Maria," tuduh Shane menunjuk Shaleta.

"Maria sahabatku, dan aku tidak mungkin melakukan hal ini padanya," tegas Shaleta membantah perkataan Shane.

Shaleta berusaha membela diri, menjelaskan dengan detail seperti apa Shane mabuk semalam dan menganggap dirinya sebagai Maria. Bahkan dia juga menunjukkan pergelangan tangannya yang membiru akibat ikatan yang Shane lakukan.

Bukan malah percaya, Shane malah tertawa seolah penjelasan Shaleta hanya angin lalu.

"Kamu kira aku begitu bodoh mempercayai alasan tersebut," ujar Shane yang sudah paham akal bulus wanita yang selalu mendekatinya.

"Aku dan Maria bersahabat, kamu sendiri juga mengenalku. Kenapa kamu tidak mempercayaiku?" balas Shaleta tidak menyangka kalau Shane menuduhnya.

Selama ini di mata Shaleta, Shane adalah sosok lelaki sempurna. Selain tampan, kaya, dan juga sangat mencintai Maria. Apalagi perlakuan Shane begitu manis dan romantis dalam setiap kesempatan, beberapa kali Maria mengajak dia untuk datang bersama.

"Justru yang paling berbahaya itu adalah musuh dalam selimut," sindir Shane menatap Shaleta benci. "Aku tidak menyangka kalau kamu wanita murahan yang menginginkan hartaku."

"Tega kamu menuduh dan menghinaku seperti ini, padahal kamu yang bersalah," balas Shaleta mengusap air matanya.

Shane malah tertawa, mencengkeram kedua pipi Shaleta dengan kasar. "Aku banyak menemui wanita murahan di luar sana, berusaha menjebak dan melakukan hal gila demi mencapai tujuannya." tepisnya langsung.

Shaleta tidak menyangka kalau Shane memiliki sisi jahat seperti ini, sangat jauh berbeda ketika bersama dengan Maria. Di depan bagai malaikat, tapi begitu di belakang bagai setan.

"Aku tidak pernah melakukan hal itu," seru Shaleta tetap kekeh pada pendiriannya.

"Mana ada maling yang mau mengaku," balas Shane sengit.

"Dan mana ada pemerkosa yang mau mengaku juga," ujar Shaleta sarkas menatap Shane.

Ternyata Shaleta wanita yang cukup berani juga, sangat berbeda ketika selama ini mereka bertemu dan itu membuat dia yakin kalau wanita itu sangatlah licik. Berwajah polos namun mengerikan.

Shaleta geram, padahal yang dirugikan di sini adalah dirinya. Tapi, kenapa Shane seolah bersikap sebagai korban sedangkan dia sebagai tersangka? Kenapa selalu wanita yang selalu dirugikan dan terpojok dalam keadaan ini?

"Wanita yang berani, tapi tidak tahu diri," ejek Shane sombong.

Shane sedikit mendekat, menatap Shaleta yang sama saja seperti wanita murahan lainnya. "Aku tahu apa isi hati dan otakmu seperti apa? Keberadaanmu di sini hanya demi menghargai Maria saja, tidak lebih."

Shaleta membulatkan mata mendengar perkataan Shane tentangnya, apa mungkin selama ini Shane tahu?

Lanjut Membaca

Daftar Isi The Beautiful Mistress

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Menunggumu, Cintaku
8.9
Natalia memilih pergi dalam keadaan mengandung setelah gagal meluluhkan hati dingin Kenzo. Kepergiannya tanpa jejak membuat Kenzo putus asa hingga nekat memperluas bisnis global demi mencarinya. Pencarian buntu itu hampir membuatnya gila dan mengacaukan seisi kota. Bertahun-tahun berlalu, Natalia kembali sebagai wanita kaya dan berkuasa. Namun, takdir kembali menjeratnya dalam pusaran emosi bersama Kenzo yang masih terus mengejarnya.
Sampul Novel BERKAH SECANTING BERAS
9.6
Kehidupan serbasulit tak membuat Mira, seorang ibu rumah tangga, kehilangan ketulusannya. Di tengah himpitan ekonomi, ia tetap berbaik hati membantu sesama, khususnya Abah Karjo, lansia yang hidup sebatang kara. Kisah ini mengikuti perjuangan Mira yang penuh kasih dan keteguhan hati. Akankah keikhlasan tulusnya mampu membawa jalan keluar di tengah berbagai rintangan hidup dan takdir yang menghadang? Simak kisah perjuangan yang menyentuh hati ini.
Sampul Novel Gairah Cinta Mr. Luca
8.8
Luca, seorang bos mafia, tertembak dalam bentrokan sengit. Situasi kian kacau saat salah suntikan hormon memicu gairah liarnya. Sarah, kurir makanan yang menyelamatkannya, justru menjadi korban pelampiasan hasrat tersebut. Untuk bungkam, keluarga mafia melenyapkan saksi. Pengawal Luca pun membuang Sarah ke jurang setelah merenggut kesuciannya. Akankah takdir mempertemukan mereka kembali usai pengkhianatan kejam ini?
Sampul Novel Kemauan Dalam Hatiku
9.2
Hidup Caiden Fowler divonis tinggal tujuh hari lagi. Alih-alih bertobat, ia malah mendesak istrinya, Alexandra Clayton, untuk bercerai demi bisa mengejar Leyla, wanita yang ia sebut cinta sejatinya. Caiden tega membuang anak dan istrinya begitu saja. Namun, setelah dikhianati, kini ia kembali bersujud sambil menangis memohon ampunan. Sanggupkah Alexandra menerima kembali pria yang telah menghancurkan rumah tangga mereka demi perempuan lain?
Sampul Novel MURIDKU KENIKMATAN KU
8.2
Pak Bowo, seorang duda yang juga seorang guru, menyembunyikan hasrat gelap di balik seragam dan wibawanya. Sesuatu dalam diri setiap murid cantik yang duduk di depan kelas selalu berhasil menggoda pikirannya. Perlahan, ia merancang rayuan berbahaya untuk menundukkan mereka. Setiap kata yang diucapkannya bukan lagi sekadar pelajaran, melainkan ajakan memasuki dunianya yang penuh kepatuhan. Di ruang tertutup, otoritasnya berubah menjadi alat untuk menyalurkan nafsu yang selama ini terpendam. Bagaimana seorang pendidik bisa menjelma menjadi penguasa atas kepolosan yang ia inginkan?
Sampul Novel Terjebak Cinta Sang Casanova
8.9
Maisya Indira, gadis SMA berusia 17 tahun, tidak sengaja berpapasan dengan Zifran Alanta, seorang CEO Casanova mesum. Guna menghindari rencana perjodohan dari Mama Sarah yang sangat berambisi menikahkan putranya, keduanya sepakat berpura-pura pacaran. Namun, kedekatan yang intens justru menumbuhkan rasa nyaman yang mendalam. Sandiwara mereka perlahan berubah menjadi jeratan hasrat terlarang tanpa ikatan status yang berisiko. Akankah jalinan cinta palsu ini berujung nyata?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan