APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tetanggaku yang Menggoda

Tetanggaku yang Menggoda

Kisah dalam novel romantis remaja ini bermula saat seorang gadis tetangga berusia 18 tahun yang polos menunjukkan rasa penasaran yang besar terhadap perbedaan fisik antara dirinya dan sang protagonis pria. Saat ia mempertanyakan perbedaan di area sensitif tersebut dengan tatapan penuh selubung hasrat, sang pria memilih untuk berpura-pura tidak mengerti. Tantangan itu berlanjut ketika sang gadis tanpa ragu melepas rok mini putihnya demi membuktikan bahwa tubuhnya berbeda.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Kak, bagian bawahmu membesar lagi. Apa kamu merasa sakit?”

Dia mengulurkan tangan dan menyentuh alatku, lalu berseru, “Ah, panas banget!”

Saat tangan mungilnya yang lembut dan halus menyentuhku, darahku berdesir, seluruh tubuhku seperti terbakar.

“Jangan, jangan sentuh.” Sensasi itu hampir membuatku kehilangan kendali. Aku pun langsung menepis tangannya.

Luna menatapku dengan sedih, seperti kelinci kecil yang menyadari kesalahannya. “Maaf, Kak. Aku nggak bermaksud menyakitimu.”

Melihat tatapan polosnya, aku sangat gembira, memutuskan untuk merayunya.

“Kamu menyakitiku, jadi menurutmu apa yang harus kamu lakukan?”

Luna merasa terpojok. “Aku nggak sengaja, Kak. Menurut Kakak, apa yang harus aku lakukan?”

Aku pun memberanikan diri untuk melepas celanaku, menyisakan celana dalam.

“Kakak punya tumor di sini. Kalau kamu bisa bantu isap, Kakak nggak akan merasa sakit lagi.”

Setelah mendengar perkataanku, Luna menatap selangkanganku dengan penuh penasaran, lalu berkata, "Tumor Kakak besar sekali. Coba Kakak pegang punyaku. Punyaku rata, nggak ada apa-apa.”

Aku menelan ludah, mengulurkan tangan untuk menyentuh selangkangannya.

Teksturnya lembut dan empuk seperti roti kukus. Celahnya pun terasa sangat ketat. Dengan pegang saja bisa tahu bahwa celah itu belum pernah ditembus.

Aku pun memasukkan jariku, mendorongnya dengan kuat.

Luna tiba-tiba tersipu, mengeluarkan suara terengah-engah yang lembut.

"Ah, Kakak! Sentuhan Kakak terasa sangat nikmat. Aku merasa hangat di sekujur tubuhku.”

Gadis kecil ini mungkin memang kurang waras, tetapi dia memiliki semua reaksi fisiologis yang normal. Aku girang sekali.

Setelah menarik tanganku keluar, aku masih berpura-pura bodoh. "Benar-benar nggak ada apa-apa di sana."

Kemudian, aku langsung melepas celana dalamku. Sebuah alat besar tiba-tiba mencuat keluar, terpampang jelas di depan Luna.

“Luna yang baik, bantu kakak isap tumor ini. Setelah kamu isap, Kakak nggak akan merasa sakit lagi.”

Luna menatap alatku dengan heran, lalu berjongkok. Wajah mungilnya perlahan mendekat.

Aku bisa merasakan napasnya yang hangat. Jantungku berdebar kencang karena saking gugupnya. Tubuh terasa berdenyut tak tertahankan.

Meskipun aku sering masturbasi, aku masih perawan dan belum pernah merasakan perasaan ini sebelumnya.

Saat Luna mendekat, kakiku lemas dan gemetar tak terkendali.

Tepat saat Luna nyaris menyentuh alatku, dia tiba-tiba berdiri dan berulang kali menggelengkan kepala.

"Kakak, tumormu terlihat sangat menakutkan. Baunya pun aneh. Aku nggak mau mengisapnya."

Penolakannya sangat tegas.

Aku hanya bisa membujuknya dengan sabar, "Kamu tega melihat kakak kesakitan? Kalau kamu bantu kakak isap, kakak akan membelikanmu es krim. Bagaimana?"

Begitu mendengar es krim, wajah Luna langsung berseri-seri. Dia menatapku dengan penuh semangat.

"Luna paling suka es krim! Luna mau Lixue!"

Lixue sangat murah. Cukup belasan ribu rupiah untuk dapat layanan isap, ini sungguh transaksi yang luar biasa.

Aku pun segera mengeluarkan ponselku untuk memesan es krim.

Tak lama kemudian, es krim datang. Luna mengisap sedotan dengan mulut kecilnya. Pemandangan ini membuatku merasa panas. Aku benar-benar ingin diisap seperti itu olehnya.

Saat dia menelan, dadanya naik turun. Payudaranya yang bulat bergoyang-goyang.

Aku pun mengulurkan tangan dan meremasnya. Tekstur lembut dan kenyal terasa jelas di telapak tanganku. Sensasinya sungguh nikmat.

Luna mundur dengan kaget. "Kakak nakal sekali! Aku sedang makan es krim, Kakak malah menggelitik aku!”

Aku meniru cara bicaranya. "Luna, kamu punya tumor di sini? Dadaku rata, nggak ada apa-apa.”

Tak disangka, dia langsung mengangkat bajunya, memperlihatkan dua payudara besar berwarna putih dengan puting berwarna merah muda. Dia benar-benar sepolos itu!

"Aku juga punya dua tumor di sini. Kalau kamu bantu isap punyaku, aku akan isap punyamu juga.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alia
8.7
Menikah muda setelah dilamar sang kekasih membuat Alia harus membagi waktu antara kuliah dan status barunya sebagai istri. Di bawah tekanan ibu mertua yang membencinya, ia terus berjuang. Bahkan, Alia hampir mengorbankan kehormatannya demi masa depan sang suami. Namun, kemunculan sosok penolong misterius menghadirkan perasaan terlarang di hatinya. Kini, Alia bimbang antara mempertahankan kesetiaan pernikahan atau menyerah pada godaan pengkhianatan.
Sampul Novel Bukan Perawan Kesayangan Tuan-tuan Gigolo
9.6
Jagat raya dikejutkan oleh aksi para gigolo kaya nan rupawan yang memperebutkan kasih sayang seorang gadis desa yang serba kekurangan. Di balik kepolosan wajahnya, perempuan tersebut rupanya seorang pembunuh kejam yang telah melukai mereka. Anehnya, para pria ini malah merasa bangga jika harus tewas di tangan sang gadis. Mengapa mereka justru memuja sosok yang mengancam nyawa tersebut? Inilah kisah cinta penuh laga tentang obsesi luar biasa yang sulit dinalar publik.
Sampul Novel Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah
8.3
Pernikahan tanpa cinta membuat seorang wanita asal desa harus menerima sikap dingin suaminya yang bahkan enggan menyayangi anak mereka sendiri. Namun, kepulangan cinta pertama sang suami ke Kota Jenang mengubah segalanya. Kehangatan mendadak di meja makan malam itu justru menyadarkan sang ibu akan kenyataan pahit. Saat sang anak bertanya dengan polos tentang kasih sayang ayahnya, keputusan untuk pergi menjadi satu-satunya jalan demi mengakhiri hubungan yang telah padam ini.
Sampul Novel Dokter Sakti Penguasa Dunia
9.0
Ewan Aditya bukanlah tabib biasa yang bisa diremehkan. Di dunia modern yang penuh intrik dan perebutan kekuasaan, dia berdiri sebagai sosok tangguh yang menentukan takdir. Baik penguasa tertinggi maupun miliarder terkaya tidak memiliki arti di hadapannya. Melalui keahlian medis yang luar biasa dan kekuatan aksi yang mematikan, Ewan siap menyelamatkan nyawa yang pantas ditolong atau merenggutnya dari mereka yang berani bersikap sombong kepadanya.
Sampul Novel Gairah Liar Istri Kecilku
8.5
Nasib buruk menimpa Maia Vandini saat kencan butanya berubah menjadi jebakan berbahaya. Lulusan SMA ini diberi obat bius oleh teman kencannya, namun ia berhasil kabur demi menyelamatkan diri. Di tengah kondisi kritis dan kesadaran yang kian menipis, Maia bertemu seorang CEO asing. Demi bertahan, ia memohon pertolongan hingga memicu malam yang penuh gairah. Sang pria pun menegaskan bahwa Maia yang harus bertanggung jawab atas awal pertemuan tak terduga ini.
Sampul Novel Married With MANTAN
9.0
Sagara Alditama terkejut saat takdir membawanya menikahi Meysa Bramasta, mantan kekasih yang pernah ia sakiti begitu dalam. Meski pesona baru Meysa kini memikat hati Saga hingga tak mampu menolaknya sebagai istri, Meysa justru bersikap sebaliknya. Hati Meysa telah beku dan rasa cintanya pada sang suami telah sirna. Luka masa lalu yang belum sembuh merenggut seluruh kepercayaannya, membuat Meysa bertekad bahwa pernikahan ini tidak akan pernah mengembalikan hubungan manis mereka yang dulu.