APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tetanggaku yang Menggoda

Tetanggaku yang Menggoda

Kisah dalam novel romantis remaja ini bermula saat seorang gadis tetangga berusia 18 tahun yang polos menunjukkan rasa penasaran yang besar terhadap perbedaan fisik antara dirinya dan sang protagonis pria. Saat ia mempertanyakan perbedaan di area sensitif tersebut dengan tatapan penuh selubung hasrat, sang pria memilih untuk berpura-pura tidak mengerti. Tantangan itu berlanjut ketika sang gadis tanpa ragu melepas rok mini putihnya demi membuktikan bahwa tubuhnya berbeda.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku tak kuasa menahan diri sampai menjulurkan satu tangan lagi untuk membelainya.

Kedua puting merah bergesekan di telapak tanganku. Sensasinya sungguh luar biasa.

Tak hanya lembut, tapi juga seperti ada serat-serat halus yang berdenyut di telapak tanganku.

Aku menelan ludah, menikmati tubuh Luna dengan rakus.

Ekspresinya juga terlihat sangat menikmati sentuhanku. Dia perlahan memejamkan mata, mengembuskan napas dengan lembut.

Aku lanjut menundukkan kepala, mengisap dadanya.

Tubuhnya pun gemetar. Mulutnya berdesah. "Kakak, kenapa rasanya bisa senyaman ini? Ah!"

Aroma tubuhnya sungguh memikat. Aku gosok putingnya dengan gigiku, membuat tubuhnya gemetar semakin hebat.

Dia memelukku erat, membenamkan kepalaku dalam-dalam di dadanya.

Selesai isap, aku menekan kepalanya ke bawah selangkanganku.

Kemudian, aku mengeluarkan alatku dan menodongkannya ke depan mulut Luna.

Luna menatapku dengan mata sayu, tidak mau buka mulut.

Aku pun membuka paksa mulutnya, memaksakan alatku masuk.

Luna meronta, berusaha melepaskan diri. Tapi, aku menahan kepalanya erat-erat.

Tubuhku perlahan mulai bergerak maju mundur.

Mulutnya begitu lembut. Bungkusan hangat menyelimuti alatku.

Setiap sel di tubuhku terasa seperti akan meledak.

Luna meronta hebat hingga akhirnya berhasil melepaskan diri dari genggamanku. Dia menutup mulutnya sambil berteriak, "Kak, tumormu bau sekali. Aku nggak mau bantu kamu mengisapnya."

Setelah itu, dia berlari ke arah kamar mandi sambil menutup mulutnya dengan tangan.

Tepat di depanku, dia melepas semua bajunya dan mulai mandi. Dia bahkan tidak menutup pintu.

Aku memperhatikan tubuhnya yang memikat dari luar pintu. Montok, putih, dan lembut.

Tetesan air perlahan mengalir di tubuhnya. Kemudian, dia memasukkan jari ke bagian bawah tubuhnya!

Dia mengelus-elus diri sendiri sambil terengah-engah.

Aku hampir terpesona. Alatku yang baru saja diisap olehnya kini membengkak luar biasa besar.

Tak lama kemudian, Luna keluar dari kamar mandi dalam keadaan telanjang.

Wajahnya memerah, ekspresinya menunjukkan hasrat yang tak terpenuhi.

"Kak, aku merasa seperti ada semut merayap di bawah tubuhku. Rasanya sangat nggak nyaman. Apakah akan tumbuh tumor di bawah tubuhku?"

Melihatnya seperti ini, aku tak kuasa menahan diri lagi. Aku mengangkatnya dan membawanya ke atas ranjang.

Setelah dibaringkan di atas ranjang, satu tangannya masih menyentuh kelaminnya sendiri.

"Kak, sentuhan Kakak barusan terasa sangat nikmat. Apa Kakak boleh menyentuhku lagi?”

Aku meraih selangkangannya. "Kakak akan bantu kamu isap. Nanti kamu nggak akan merasa nggak nyaman lagi.”

Baru aku selesai bicara, Luna langsung membuka sendiri kedua kakinya. Aku memandangi bagian bawahnya yang mulus tanpa rambut sehelai pun.

Kemudian, aku perlahan membenamkan kepala dan menjulurkan lidah.

Berbekal pengalaman dari film yang aku tonton, aku mengisap Luna dengan rakus.

Perut bagian bawah Luna bergerak naik turun dengan cepat, kedua kakinya gemetar.

"Kak, Kakak, kenapa gatal sekali? Apa bisa lebih kuat?"

Aku tak kuasa menahan diri lagi, buru-buru menanggalkan pakaianku, lalu menindih di atas tubuh Luna.

Luna melihat alat kelaminku sambil berkata, "Kakak, tumormu menonjol, sementara tumorku berlubang. Coba Kakak lihat, apa Kakak bisa memasukkan tumormu ke dalam lubangku.”

Tentu saja aku tahu apa yang sedang aku lakukan. Ibunya baru saja memintaku untuk merawat putrinya dengan baik, aku malah memperlakukan putrinya seperti ini.

Luna sudah tidak tahan. Dia nyaris menangis.

"Kakak, tolong bantu Luna. Luna merasa sangat nggak nyaman."

Melihat bibir merahnya yang indah, aku menciumnya dengan ganas.

Saat menyentuh bibirnya, rasanya seperti ada ribuan semut merayapi tulang-tulangku, gatal tak tertahankan.

Terutama bagian bawahku, rasanya berdenyut-denyut luar biasa.

Tak peduli lagi. Aku mengangkat punggungku dan membidik klitoris Luna…

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alia
8.7
Menikah muda setelah dilamar sang kekasih membuat Alia harus membagi waktu antara kuliah dan status barunya sebagai istri. Di bawah tekanan ibu mertua yang membencinya, ia terus berjuang. Bahkan, Alia hampir mengorbankan kehormatannya demi masa depan sang suami. Namun, kemunculan sosok penolong misterius menghadirkan perasaan terlarang di hatinya. Kini, Alia bimbang antara mempertahankan kesetiaan pernikahan atau menyerah pada godaan pengkhianatan.
Sampul Novel Bukan Perawan Kesayangan Tuan-tuan Gigolo
9.6
Jagat raya dikejutkan oleh aksi para gigolo kaya nan rupawan yang memperebutkan kasih sayang seorang gadis desa yang serba kekurangan. Di balik kepolosan wajahnya, perempuan tersebut rupanya seorang pembunuh kejam yang telah melukai mereka. Anehnya, para pria ini malah merasa bangga jika harus tewas di tangan sang gadis. Mengapa mereka justru memuja sosok yang mengancam nyawa tersebut? Inilah kisah cinta penuh laga tentang obsesi luar biasa yang sulit dinalar publik.
Sampul Novel Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah
8.3
Pernikahan tanpa cinta membuat seorang wanita asal desa harus menerima sikap dingin suaminya yang bahkan enggan menyayangi anak mereka sendiri. Namun, kepulangan cinta pertama sang suami ke Kota Jenang mengubah segalanya. Kehangatan mendadak di meja makan malam itu justru menyadarkan sang ibu akan kenyataan pahit. Saat sang anak bertanya dengan polos tentang kasih sayang ayahnya, keputusan untuk pergi menjadi satu-satunya jalan demi mengakhiri hubungan yang telah padam ini.
Sampul Novel Dokter Sakti Penguasa Dunia
9.0
Ewan Aditya bukanlah tabib biasa yang bisa diremehkan. Di dunia modern yang penuh intrik dan perebutan kekuasaan, dia berdiri sebagai sosok tangguh yang menentukan takdir. Baik penguasa tertinggi maupun miliarder terkaya tidak memiliki arti di hadapannya. Melalui keahlian medis yang luar biasa dan kekuatan aksi yang mematikan, Ewan siap menyelamatkan nyawa yang pantas ditolong atau merenggutnya dari mereka yang berani bersikap sombong kepadanya.
Sampul Novel Gairah Liar Istri Kecilku
8.5
Nasib buruk menimpa Maia Vandini saat kencan butanya berubah menjadi jebakan berbahaya. Lulusan SMA ini diberi obat bius oleh teman kencannya, namun ia berhasil kabur demi menyelamatkan diri. Di tengah kondisi kritis dan kesadaran yang kian menipis, Maia bertemu seorang CEO asing. Demi bertahan, ia memohon pertolongan hingga memicu malam yang penuh gairah. Sang pria pun menegaskan bahwa Maia yang harus bertanggung jawab atas awal pertemuan tak terduga ini.
Sampul Novel Married With MANTAN
9.0
Sagara Alditama terkejut saat takdir membawanya menikahi Meysa Bramasta, mantan kekasih yang pernah ia sakiti begitu dalam. Meski pesona baru Meysa kini memikat hati Saga hingga tak mampu menolaknya sebagai istri, Meysa justru bersikap sebaliknya. Hati Meysa telah beku dan rasa cintanya pada sang suami telah sirna. Luka masa lalu yang belum sembuh merenggut seluruh kepercayaannya, membuat Meysa bertekad bahwa pernikahan ini tidak akan pernah mengembalikan hubungan manis mereka yang dulu.