APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tersandung Luka, Terkubur Cinta

Tersandung Luka, Terkubur Cinta

Kabar kehamilan yang seharusnya membawa kebahagiaan bagi Aira justru berubah menjadi mimpi buruk. Ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa Reyhan, sang suami, telah mengkhianatinya dan memiliki anak dengan wanita lain. Harapan Aira untuk membangun keluarga yang harmonis seketika hancur berkeping-keping. Kini, di tengah rasa sakit yang luar biasa, ia dihadapkan pada pilihan sulit demi masa depan calon bayinya. Sanggupkah Aira bertahan, ataukah rasa cintanya telah sirna selamanya?
Bab
Bagikan

Bab 1

Aira memandang ke luar jendela. Hujan deras menyelimuti kota, menyapu setiap sudut dengan air yang tak henti-hentinya jatuh, seolah mencerminkan perasaan hatinya yang sedang terombang-ambing. Di luar, langit tampak kelam, tidak ada satu pun cahaya yang mampu menembus kegelapan. Begitu juga dengan hatinya. Setelah bertahun-tahun bersama Reyhan, kini segala yang ia yakini terasa kosong, hampa, seperti lautan yang luas tanpa ujung.

Di tangannya, secarik kertas hasil tes kehamilan berbaring, dua garis merah menandakan bahwa ia tengah mengandung. Seharusnya Aira merasa bahagia. Seharusnya, berita ini adalah kabar baik yang membuatnya tersenyum. Tetapi, hatinya justru terasa terhimpit oleh kenyataan lain yang datang seperti badai. Bayi yang ada di dalam perutnya seharusnya menjadi simbol kebahagiaan dan harapan baru, namun kenyataan pahit yang baru saja ia temui jauh lebih kuat menguasai perasaannya.

Aira memandang foto mereka berdua yang ada di atas meja, senyum bahagia yang terpancar saat hari pernikahan mereka. Wajah Reyhan di foto itu tampak tulus, meski kini Aira tahu betapa banyak kebohongan yang telah ia tutupi di balik senyum itu. Bagaimana mungkin seseorang yang begitu ia percayai bisa merusak semuanya? Bagaimana mungkin Reyhan, suaminya, yang telah berjanji untuk selalu ada, mengkhianatinya dengan cara yang begitu kejam?

Hatinya mulai sesak, perasaan ingin menangis datang begitu saja, tetapi Aira berusaha menahan diri. Ia tidak ingin terlihat lemah, terutama di hadapan anak yang ada di dalam kandungannya. Ia ingin percaya bahwa ia bisa menghadapinya, bahwa ia bisa tetap tegar meski dunia sekitarnya sedang runtuh.

Ponselnya bergetar. Suara dering itu memecah kesunyian yang menyelimutinya. Aira menatap layar ponselnya, dan matanya terhenti pada nama yang tertera: **Reyhan**. Ia ragu sejenak untuk membuka pesan itu. Namun akhirnya, dengan tangan yang agak gemetar, ia mengetuk layar ponselnya dan membuka pesan itu.

**Reyhan**: "Sayang, aku pulang malam ini, ada urusan di luar kota. Jangan khawatir, aku akan segera kembali."

Aira menatap pesan itu dalam diam. "Urusan lagi?" gumamnya dengan nada penuh tanda tanya. Sejak beberapa bulan terakhir, Reyhan selalu pulang terlambat dengan alasan yang sama-ada urusan yang harus diselesaikan. Setiap kali Aira mencoba untuk bertanya lebih jauh, Reyhan akan menjawab dengan senyum yang memaksakan diri, mengalihkan percakapan, seolah-olah ia tak ingin Aira mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Namun kali ini, Aira merasa ada sesuatu yang tidak beres. Sebuah firasat buruk datang, mengguncang setiap sudut hatinya. Ia tak tahu pasti apa yang membuatnya merasa demikian, tetapi perasaan itu sangat kuat, seperti bayangan gelap yang mengikuti setiap langkahnya.

Dengan ragu, Aira menurunkan ponselnya dan menatap langit yang tampak semakin gelap di luar. Air matanya mulai menetes, satu per satu, membasahi pipinya yang pucat. Ia tahu, ada sesuatu yang Reyhan sembunyikan darinya, dan kali ini, perasaan itu bukan hanya sekadar kecurigaan, melainkan sebuah kenyataan yang mulai terungkap.

Tiba-tiba, Aira teringat percakapan yang sempat terjadi beberapa minggu lalu. Ia mendengar bisik-bisik teman-temannya tentang wanita bernama Alya, yang selalu terlihat dekat dengan Reyhan. Aira berusaha menenangkan dirinya, berpikir bahwa itu hanyalah gosip belaka. Namun, belakangan, semuanya mulai terasa berbeda. Reyhan yang biasanya selalu membagi waktunya dengan keluarga kini lebih sering menghabiskan waktu di luar. Ia bahkan mulai menghindari tatapan mata Aira, seolah ada yang ia sembunyikan.

Satu malam, saat Aira mencoba untuk mencari tahu lebih banyak, ia menemukan sesuatu yang tak pernah ia duga. Sebuah foto yang tersimpan di dalam ponsel Reyhan, foto dirinya bersama Alya, yang diambil dengan latar belakang kamar hotel. Aira merasa dunia seolah terhenti saat itu. Ia menatap foto itu berulang kali, mencoba memahami apa yang dilihatnya, tetapi semakin ia melihat, semakin ia merasa tak percaya. Reyhan, suaminya, benar-benar telah mengkhianatinya.

Perasaan itu menggelora di dalam dirinya-rasa sakit yang begitu dalam, yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Aira merasa seperti dirinya bukan siapa-siapa lagi bagi Reyhan. Ia merasa terperangkap dalam kebohongan yang tak pernah ia duga akan ada. Perasaan kecewa yang begitu mendalam menyelimuti hatinya, dan di tengah kebahagiaan yang semestinya ia rasakan karena kehamilannya, Aira justru merasa kosong, hampa, dan patah.

"Kenapa, Reyhan?" bisiknya, suaranya serak karena menahan tangis. "Kenapa kau lakukan ini padaku?"

Dengan perlahan, Aira berdiri dan berjalan menuju ruang tidur mereka. Setiap langkahnya terasa berat, seolah beban dunia ada di bahunya. Ia melangkah ke meja rias, di mana ia menyimpan foto-foto kenangan mereka bersama. Ia meraih satu foto yang diambil saat liburan musim panas lalu, ketika semuanya tampak sempurna, ketika ia masih merasa bahwa hidup mereka penuh dengan harapan. Dengan tangan yang gemetar, ia meletakkan foto itu kembali ke tempatnya.

"Apakah aku bisa bertahan dengan semua ini?" Aira bergumam pelan pada dirinya sendiri. "Apakah aku masih bisa mempercayaimu, Reyhan?"

Di luar, hujan semakin deras, seakan mencerminkan badai yang mengguncang hatinya. Aira tahu, bahwa perjalanan hidupnya tak akan pernah sama lagi. Segala yang ia anggap benar kini menjadi pertanyaan besar. Dan di dalam dirinya, sebuah perasaan yang sulit digambarkan mulai muncul-perasaan bahwa cinta yang pernah ia miliki kini hancur, seperti reruntuhan yang tak bisa diperbaiki.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Sang Mantan Kekasih yang Dikhianati
8.4
Akibat jebakan obat perangsang, CEO dingin Aryan Adhitama terpaksa menikahi Alana Shafira demi menjaga kehormatan keluarga dan menebus kesalahannya. Alana, yang awalnya hanya perawat sang kakek, kini harus menjalani kehidupan pernikahan penuh siksaan batin. Di mata Aryan, wanita itu hanyalah beban yang tak diinginkan. Di tengah jurang status sosial dan kesalahpahaman yang pekat, mampukah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel BOS JUTEK JATUH CINTA
9.4
Srikandi, seorang gadis pemberontak, kini terjebak dalam dilema asmara yang rumit. Ia berada di antara dua pria yang sangat bertolak belakang: Bisma yang penuh kebijaksanaan dan Arjuna, bos tampan yang kerap bertindak semena-mena. Hubungan mereka berkembang menjadi cinta segi lima yang melibatkan tiga pria dan dua wanita. Kisah komedi romantis ini menyajikan konflik pelik menuju pernikahan dengan akhir yang tak terduga, membawa pembaca penasaran pada keputusan hati Srikandi.
Sampul Novel Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya
9.4
Ella terjepit perasaan rumit pada William, sahabat kecilnya yang kini jadi pewaris tunggal nan kaya raya. Walau menganggap Ella sangat berharga, hati William justru tertambat pada Camelia. Situasi Ella kian menyiksa saat dituding merusak hubungan mereka, sementara William abai pada kepedihan batinnya. Akankah William tetap menjaga Ella, ataukah kehadiran Camelia akan menghancurkan persahabatan masa kecil mereka selamanya?
Sampul Novel Hati Tak Terucap: Istri yang Bisu dan Terabaikan
9.4
Lima tahun Kelly bertahan dalam siksaan mertua dan sikap dingin suaminya sebagai istri bisu. Usai perceraian mereka diresmikan, sang mantan suami justru langsung bertunangan dengan perempuan idaman lain. Kelly yang tengah mengandung memutuskan pergi jauh dan melupakan pria tersebut. Ketika sang mantan datang memohon untuk rujuk, Kelly yang telah menata hidup baru dengan bahagia langsung menolaknya. Ia menutup rapat pintu hatinya bagi pria yang dulu mencampakkannya.
Sampul Novel Istri Pengganti Tuan Muda!
8.8
Demi menyelamatkan kehormatan keluarga Wijaya dan Maduswara, seorang ayah memohon anak perempuannya menjadi pengantin pengganti. Jika pernikahan megah ini batal, nama baik leluhur terancam hancur. Tak hanya itu, kelangsungan bisnis yang dirintis sang ayah selama bertahun-tahun kini berada di ambang kehancuran. Sang putri pun harus menghadapi dilema besar demi melindungi reputasi serta masa depan perusahaan keluarganya.
Sampul Novel Kehamilan Berujung Perceraian
8.3
Enam tahun pernikahan hancur seketika di hari jadi mereka. Sang istri mendapati unggahan media sosial Erika, wanita masa lalu suaminya, Regha, yang memamerkan kehamilan dan perhatian pria itu. Meski Regha berdalih hanya membantu donor tabung reaksi, kenyataan bahwa suaminya berbohong demi menemani Erika periksa kandungan tak bisa dimaafkan. Di tengah hinaan Regha tentang dirinya yang belum hamil, sang istri menatap hasil tes kehamilannya sendiri dengan hati yang membeku. Cinta delapan tahun ini pun berakhir.