APKDock Logo
Sampul Novel Tersandung Luka, Terkubur Cinta

Tersandung Luka, Terkubur Cinta

9.4 / 10.0
Kabar kehamilan yang seharusnya membawa kebahagiaan bagi Aira justru berubah menjadi mimpi buruk. Ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa Reyhan, sang suami, telah mengkhianatinya dan memiliki anak dengan wanita lain. Harapan Aira untuk membangun keluarga yang harmonis seketika hancur berkeping-keping. Kini, di tengah rasa sakit yang luar biasa, ia dihadapkan pada pilihan sulit demi masa depan calon bayinya. Sanggupkah Aira bertahan, ataukah rasa cintanya telah sirna selamanya?

Tersandung Luka, Terkubur Cinta Bab 1

Aira memandang ke luar jendela. Hujan deras menyelimuti kota, menyapu setiap sudut dengan air yang tak henti-hentinya jatuh, seolah mencerminkan perasaan hatinya yang sedang terombang-ambing. Di luar, langit tampak kelam, tidak ada satu pun cahaya yang mampu menembus kegelapan. Begitu juga dengan hatinya. Setelah bertahun-tahun bersama Reyhan, kini segala yang ia yakini terasa kosong, hampa, seperti lautan yang luas tanpa ujung.

Di tangannya, secarik kertas hasil tes kehamilan berbaring, dua garis merah menandakan bahwa ia tengah mengandung. Seharusnya Aira merasa bahagia. Seharusnya, berita ini adalah kabar baik yang membuatnya tersenyum. Tetapi, hatinya justru terasa terhimpit oleh kenyataan lain yang datang seperti badai. Bayi yang ada di dalam perutnya seharusnya menjadi simbol kebahagiaan dan harapan baru, namun kenyataan pahit yang baru saja ia temui jauh lebih kuat menguasai perasaannya.

Aira memandang foto mereka berdua yang ada di atas meja, senyum bahagia yang terpancar saat hari pernikahan mereka. Wajah Reyhan di foto itu tampak tulus, meski kini Aira tahu betapa banyak kebohongan yang telah ia tutupi di balik senyum itu. Bagaimana mungkin seseorang yang begitu ia percayai bisa merusak semuanya? Bagaimana mungkin Reyhan, suaminya, yang telah berjanji untuk selalu ada, mengkhianatinya dengan cara yang begitu kejam?

Hatinya mulai sesak, perasaan ingin menangis datang begitu saja, tetapi Aira berusaha menahan diri. Ia tidak ingin terlihat lemah, terutama di hadapan anak yang ada di dalam kandungannya. Ia ingin percaya bahwa ia bisa menghadapinya, bahwa ia bisa tetap tegar meski dunia sekitarnya sedang runtuh.

Ponselnya bergetar. Suara dering itu memecah kesunyian yang menyelimutinya. Aira menatap layar ponselnya, dan matanya terhenti pada nama yang tertera: **Reyhan**. Ia ragu sejenak untuk membuka pesan itu. Namun akhirnya, dengan tangan yang agak gemetar, ia mengetuk layar ponselnya dan membuka pesan itu.

**Reyhan**: "Sayang, aku pulang malam ini, ada urusan di luar kota. Jangan khawatir, aku akan segera kembali."

Aira menatap pesan itu dalam diam. "Urusan lagi?" gumamnya dengan nada penuh tanda tanya. Sejak beberapa bulan terakhir, Reyhan selalu pulang terlambat dengan alasan yang sama-ada urusan yang harus diselesaikan. Setiap kali Aira mencoba untuk bertanya lebih jauh, Reyhan akan menjawab dengan senyum yang memaksakan diri, mengalihkan percakapan, seolah-olah ia tak ingin Aira mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Namun kali ini, Aira merasa ada sesuatu yang tidak beres. Sebuah firasat buruk datang, mengguncang setiap sudut hatinya. Ia tak tahu pasti apa yang membuatnya merasa demikian, tetapi perasaan itu sangat kuat, seperti bayangan gelap yang mengikuti setiap langkahnya.

Dengan ragu, Aira menurunkan ponselnya dan menatap langit yang tampak semakin gelap di luar. Air matanya mulai menetes, satu per satu, membasahi pipinya yang pucat. Ia tahu, ada sesuatu yang Reyhan sembunyikan darinya, dan kali ini, perasaan itu bukan hanya sekadar kecurigaan, melainkan sebuah kenyataan yang mulai terungkap.

Tiba-tiba, Aira teringat percakapan yang sempat terjadi beberapa minggu lalu. Ia mendengar bisik-bisik teman-temannya tentang wanita bernama Alya, yang selalu terlihat dekat dengan Reyhan. Aira berusaha menenangkan dirinya, berpikir bahwa itu hanyalah gosip belaka. Namun, belakangan, semuanya mulai terasa berbeda. Reyhan yang biasanya selalu membagi waktunya dengan keluarga kini lebih sering menghabiskan waktu di luar. Ia bahkan mulai menghindari tatapan mata Aira, seolah ada yang ia sembunyikan.

Satu malam, saat Aira mencoba untuk mencari tahu lebih banyak, ia menemukan sesuatu yang tak pernah ia duga. Sebuah foto yang tersimpan di dalam ponsel Reyhan, foto dirinya bersama Alya, yang diambil dengan latar belakang kamar hotel. Aira merasa dunia seolah terhenti saat itu. Ia menatap foto itu berulang kali, mencoba memahami apa yang dilihatnya, tetapi semakin ia melihat, semakin ia merasa tak percaya. Reyhan, suaminya, benar-benar telah mengkhianatinya.

Perasaan itu menggelora di dalam dirinya-rasa sakit yang begitu dalam, yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Aira merasa seperti dirinya bukan siapa-siapa lagi bagi Reyhan. Ia merasa terperangkap dalam kebohongan yang tak pernah ia duga akan ada. Perasaan kecewa yang begitu mendalam menyelimuti hatinya, dan di tengah kebahagiaan yang semestinya ia rasakan karena kehamilannya, Aira justru merasa kosong, hampa, dan patah.

"Kenapa, Reyhan?" bisiknya, suaranya serak karena menahan tangis. "Kenapa kau lakukan ini padaku?"

Dengan perlahan, Aira berdiri dan berjalan menuju ruang tidur mereka. Setiap langkahnya terasa berat, seolah beban dunia ada di bahunya. Ia melangkah ke meja rias, di mana ia menyimpan foto-foto kenangan mereka bersama. Ia meraih satu foto yang diambil saat liburan musim panas lalu, ketika semuanya tampak sempurna, ketika ia masih merasa bahwa hidup mereka penuh dengan harapan. Dengan tangan yang gemetar, ia meletakkan foto itu kembali ke tempatnya.

"Apakah aku bisa bertahan dengan semua ini?" Aira bergumam pelan pada dirinya sendiri. "Apakah aku masih bisa mempercayaimu, Reyhan?"

Di luar, hujan semakin deras, seakan mencerminkan badai yang mengguncang hatinya. Aira tahu, bahwa perjalanan hidupnya tak akan pernah sama lagi. Segala yang ia anggap benar kini menjadi pertanyaan besar. Dan di dalam dirinya, sebuah perasaan yang sulit digambarkan mulai muncul-perasaan bahwa cinta yang pernah ia miliki kini hancur, seperti reruntuhan yang tak bisa diperbaiki.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Tersandung Luka, Terkubur Cinta

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.3
Delapan tahun menikah, Jessica selalu memercayai alasan pekerjaan Rio Aditya setiap hari jadi pernikahan mereka. Namun, rahasia busuk terungkap saat ia mendengar rencana Rio untuk menceraikannya demi Nadia. Di tengah pengkhianatan tersebut, Jessica justru menerima diagnosis medis yang fatal: kanker ovarium stadium akhir. Menyadari suaminya tidak lagi mencintainya sejak ia keguguran, Jessica memutuskan untuk merelakan hubungan mereka dan pergi dalam damai tanpa pernah bertemu lagi.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai setelah tiga tahun menikah. Ia memohon kepada istrinya agar diizinkan memiliki anak lagi dengan sang mantan pacar demi mendapatkan sel pengobatan, berjanji akan kembali setelah semuanya usai. Namun, di balik tangis pilu suaminya, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang menuntut Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Dalam keheningan malam yang menegangkan, Shila harus menahan rasa sakit dan gejolak gairah saat Sam menyentuhnya. Di tengah situasi berisiko tinggi ini, Sam memperingatkan Shila dengan bisikan lirih agar tetap diam. Mereka harus menyembunyikan hubungan terlarang ini dengan sangat hati-hati, sebab orang tua Shila berada sangat dekat dan bisa mendengar setiap suara di dalam rumah. Ketakutan akan ketahuan membuat hubungan rahasia mereka terasa kian mencekam.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia memeluk Evelyn dan membisikkan janji manis yang dulu sering ia katakan padaku. Melalui tatapan matanya yang sangat dingin, Brama menegaskan bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama tidak punya pilihan selain menjadi istri kedua dari miliarder Raga Dirgantara demi membalas utang budi masa lalunya. Hidup yatim piatu ini kian pelik saat ia menyadari perannya dalam pernikahan tersebut hanyalah untuk memberikan keturunan bagi sang pengusaha sukses. Tanpa status sosial yang jelas, Kayla harus bertahan menghadapi kenyataan pahit bahwa dirinya tidak lebih dari sekadar alat tanpa posisi nyata di mata sang suami.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki sangat geram setelah lamaran perjodohannya ditolak mentah-mentah. Alasan pria itu sungguh klasik, yaitu karena mereka belum saling mengenal. Sambil menggerutu dan mencap calon suaminya sebagai lelaki tua yang menjengkelkan, sebuah ide licik tiba-tiba muncul di benak Yuki. Senyum penuh arti pun tersungging di bibirnya. Ia kini menyusun sebuah rencana cerdik untuk memberi pelajaran berharga bagi pria sombong tersebut.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan