APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpisah Antara Dua Dunia

Terpisah Antara Dua Dunia

Semua orang mengira John adalah suami idaman yang sangat memuja istrinya, Talita. Namun, kebenaran pahit terungkap saat Talita mengetahui perselingkuhan John. Kecewa, Talita menghubungi sistem khusus untuk keluar dari dunia tersebut. Sistem memberinya waktu lima belas hari untuk mempersiapkan kematian palsu dengan melompat ke laut. Setelah rencana matang berhasil dieksekusi, Talita pun lenyap tanpa jejak. Kehilangan ini seketika menghancurkan dunia John, menyisakan penyesalan hebat dan pencarian tanpa arah yang membuatnya hampir gila.
Bab
Bagikan

Bab 3

Talita dirawat di rumah sakit terdekat Ocarina.

Karena mengalami kerusakan pada rahim, setiap kali datang bulan, dia selalu merasakan sakit yang luar biasa.

Awalnya, setiap kali menjelang haid, dia selalu merasa cemas. John yang tak tega dia kesakitan, sesibuk apapun, dia selalu meluangkan waktu untuk menemaninya tanpa beranjak sedikit pun, menghangatkan perutnya dan membuatkan wedang jahe untuknya.

Karena ada John, lama-lama Talita pun jadi tidak terlalu memperhatikannya lagi. Setiap kali datang bulan, justru John yang selalu mengingatkan duluan, barulah dirinya sadar kalau dirinya akan segera datang bulan.

Namun kali ini, John pun lupa.

Setelah minum obat pereda nyeri, Talita bersandar di ranjang rumah sakit dan memanggil sistem.

“Bantu aku lacak posisi John sekarang.”

[Baik, tuan.]

Bunyi ‘ting’ terdengar dan di kepala Talita muncul peta pelacakan.

John terlihat sedang berada di Jalan Agung. Tiga menit kemudian, dia berpindah ke sebuah gedung bernama Winsor, blok 13.

Itu tempat tinggal Ivy.

Talita membuka tiktok dan mencari akun Ivy, lalu masuk ke siaran langsungnya.

“Selamat datang buat teman-teman yang baru bergabung.”

Ivy melirik jam tangannya, “Tapi sebentar lagi aku sudah mau tutup siarannya, soalnya pacarku mau datang.”

Suara Ivy terdengar manja dan lembut, memberi kesan yang sangat nyaman.

Baru saja selesai dia bicara, suara pintu terbuka terdengar dari sana. Wajahnya langsung berseri-seri penuh suka cita.

Dia mematikan mikrofonnya, mendongak menatap ke samping, matanya berbinar seperti anak anjing yang menanti belaian tuannya.

Detik berikutnya, lengannya dirangkul seseorang. Orang itu langsung menunduk dan menciumnya dengan penuh gairah, seolah tak sabar sedetik pun.

Meski wajah pria itu tak kelihatan, penonton langsung heboh.

[Ahh, manis sekali! Cium lagi, mau lihat!]

[Niatnya hanya mau nonton siaran langsung, malah dapat tontonan romantis seperti ini.]

[Keterlaluan sekali, beraninya ciuman di depan kami! Tapi, aku suka melihatnya!!]

….

Berbeda dari para penonton yang antusias, Talita justru seperti disiram air es. Rasa dingin itu merambat dari dalam, membuat seluruh tubuhnya gemetar hebat.

Pria itu adalah John.

Lengan bajunya yang setengah terlihat di layar adalah baju yang sama yang dikenakan John.

Mengingat bahwa jaket itu masih melekat di tubuhnya satu jam yang lalu, Talita langsung merasa mual.

Di siaran langsung, pasangan itu berciuman hampir satu menit, masih enggan berpisah. Talita pun membalikkan ponselnya dengan kesal.

Beberapa saat kemudian, mikrofon di siaran kembali menyala. Ivy tertawa kecil dengan wajah malu-malu, suaranya terdengar manja,

“Maaf, ya sayang-sayangku, pacarku sudah datang. Aku mau tutup siarannya dulu. Sampai bertemu besok~”

Talita mengambil ponsel dan sempat melihat komentar yang membanjiri layar sebelum siaran ditutup.

[Sudahlah, kami mengerti kok. Nggak mau ganggu kegiatan pasangan muda seperti kalian~]

Talita tersenyum tanpa suara. Di dalam kepalanya terasa seperti ada senar yang dipetik sembarangan, membuat pikirannya berdengung tak karuan.

Malam itu, Talita menginap di rumah sakit, tidurnya sangat tidak tenang.

Saat bangun keesokan paginya, yang pertama dilihatnya adalah John yang tertidur sambil menggenggam tangannya di samping ranjang.

Talita menahan rasa tak nyaman, lalu menarik kembali tangannya pelan.

John langsung terbangun. Melihat Talita sudah sadar, dia buru-buru menggenggam tangannya lagi dengan wajah penuh rasa bersalah.

“Maaf ya, sayang. Beberapa hari ini aku terlalu sibuk sampai lupa kamu lagi haid. Ini semua salahku, aku yang membuatmu menderita.”

Iya, mengurus dua perempuan sekaligus, mana mungkin tidak sibuk?

Talita berniat menarik kembali tangannya, tapi John malah menggenggamnya lebih erat.

“Kenapa kamu nggak telepon aku semalam? Aku pulang ke rumah, lihat kamu nggak ada, rasanya panik sekali.”

“Lain kali harus kabarin aku, ya. Nggak ada yang lebih penting dari kamu.”

Dulu, Talita pasti akan menangis tersedu-sedu karena terharu mendengar kalimat seperti itu. Tapi sekarang, dia hanya menatapnya dengan pandangan datar, lalu memalingkan wajah dan memejamkan matanya.

“Aku masih sangat capek, mau istirahat lagi.”

John terdiam, melihat sikap Talita yang begitu dingin, hatinya mendadak gelisah.

“Sayang ….”

Belum sempat lanjut bicara, ponselnya bergetar. Dia pun melirik layar.

Beberapa saat kemudian, John yang tadi menolak pergi dan terus menggenggam tangan Talita, tiba-tiba berubah pikiran.

“Kalau begitu, kamu istirahat dulu, ya. Aku keluar sebentar buat beliin bubur.”

Begitu dia pergi, Talita langsung membuka mata, bangkit dari ranjang dan diam-diam mengikutinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Canda Cinta Kirana
8.2
Hidup teratur Kirana hancur seketika saat Zayn menyebut wanita lain sebagai belahan jiwanya di hari pernikahan mereka. Kisah ini membawa kita kembali ke masa sekolah, momen di mana Kirana yang pintar bertemu Zayn, si penerima beasiswa usil dengan luka batin mendalam. Di tengah canda dan rahasia, dua dunia mereka saling bertaut. Ketika perpisahan datang, mampukah kepercayaan kembali tumbuh, ataukah perbedaan besar akan memisahkan mereka selamanya dalam duka?
Sampul Novel Doa Istri Pertama
8.2
Sejak Hamza berpoligami dengan Aina, hidup Annisa berubah total. Namun, alih-alih mendendam pada madunya, Annisa memilih jalur tak biasa melalui doanya sendiri. Ia memohon agar setiap rasa sakit dan air mata akibat pengkhianatan sang suami diubah menjadi tumpukan dosa bagi Hamza. Kisah ini menyoroti perjuangan batin seorang istri pertama yang melawan ketidakadilan suaminya lewat kekuatan doa yang sunyi.
Sampul Novel LEBIH BAIK MUNDUR
8.3
Kehidupan Melani hancur setelah mendapati Robin, sang kekasih, ternyata telah menikahi wanita lain secara rahasia. Kendati telah berkhianat, Robin menolak melepasnya. Saat berusaha menjauh dari mantan pacarnya yang obsesif itu, Melani justru bertemu Yudha, dosen tampan yang bersikap sangat dingin. Kini ia berada di persimpangan jalan. Haruskah ia kembali ke pelukan Robin, atau berjuang mendekati Yudha yang kaku demi menyembuhkan lukanya?
Sampul Novel Masa Lalu Yang Kau Tinggalkan
8.3
Setahun menikah, Hilda dihadapkan pada kenyataan pahit saat Marsel, suaminya, mendesak untuk menjual rumah warisan peninggalan orang tuanya demi investasi masa depan. Bagi Hilda, bangunan itu adalah satu-satunya kenangan fisik yang tersisa dari mendiang ayah dan ibunya. Sikap Marsel yang pragmatis memicu perselisihan hebat di antara mereka. Hilda yang bersikeras mempertahankan aset berharga tersebut kini mulai meragukan ketulusan serta sosok pria yang telah ia nikahi.
Sampul Novel Om, I Love You!!
7.9
Brisya, seorang gadis yatim piatu dari panti asuhan, kini terjebak dalam dilema cinta segitiga yang rumit. Ia dihadapkan pada dua pilihan pria yang sangat berbeda. Haris adalah sosok pria dewasa dengan ketakutan unik terhadap hujan yang baru kembali dari Mesir setelah lima belas tahun. Karakter matangnya sukses memikat hati Brisya walau usia mereka terpaut jauh. Sementara itu, ada Aji, sahabat sekolahnya yang setia dan selalu siap berkorban demi dirinya. Siapa yang akhirnya dipilih Brisya?
Sampul Novel THE LADIES
9.7
Arlyn, Zemi, dan Agnes merupakan tiga perempuan cerdas berprestasi yang memiliki karier cemerlang di Jakarta. Di balik kesuksesan tersebut, mereka justru kerap kali dikhianati dan ditipu dalam urusan asmara. Karena jengah terus terluka, ketiganya sepakat membuat komitmen 'No Man, No Cry' demi fokus pada masa depan tanpa lelaki. Namun, sanggupkah mereka mempertahankan ikrar tersebut saat cinta yang baru datang menguji keteguhan hati mereka?