APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpisah Antara Dua Dunia

Terpisah Antara Dua Dunia

Semua orang mengira John adalah suami idaman yang sangat memuja istrinya, Talita. Namun, kebenaran pahit terungkap saat Talita mengetahui perselingkuhan John. Kecewa, Talita menghubungi sistem khusus untuk keluar dari dunia tersebut. Sistem memberinya waktu lima belas hari untuk mempersiapkan kematian palsu dengan melompat ke laut. Setelah rencana matang berhasil dieksekusi, Talita pun lenyap tanpa jejak. Kehilangan ini seketika menghancurkan dunia John, menyisakan penyesalan hebat dan pencarian tanpa arah yang membuatnya hampir gila.
Bab
Bagikan

Bab 2

John sempat terpaku di tempat selama beberapa detik, lalu bergegas ke kamar mandi dan menepuk-nepuk punggung Talita dengan lembut.

“Sayang, kamu … hamil?”

Nada suaranya yang penuh harap tak bisa disembunyikan, membuat Talita tersenyum pahit. Setelah rasa mual mereda, Talita mengatur napas dan perlahan berdiri tegak.

“Kamu lupa? Dokter bilang aku mandul.”

Namun, John tetap tak bisa menyembunyikan kegembiraannya, “Besok kita ke rumah sakit saja, siapa tahu masih ada harapan?”

Usai bicara, dia langsung mengambil ponselnya dan membuat janji dengan dokter. Talita membuka mulut, ingin bicara, tapi akhirnya tak jadi mengatakan apa-apa.

Keesokan paginya, mereka mengenakan masker dan topi, lalu pergi ke rumah sakit.

Itu rumah sakit swasta dan dokternya juga orang yang dikenal baik oleh John.

“Rahim Bu Talita pernah mengalami kerusakan parah. Dari hasil pemeriksaan, kemungkinan untuk hamil nyaris nol.”

Meski sejak awal sudah tak berharap, ucapan dokter tetap saja terasa menusuk hati Talita.

Jika tiga tahun lalu, setelah menyelesaikan misinya, dirinya memilih kembali ke dunia asal, tubuhnya pasti akan tetap sehat.

Namun, dia menolak untuk kembali. Meski sekarang dirinya memilih kembali, dirinya hanya bisa kembali dengan tubuh yang sudah rusak ini.

Namun, asalkan bisa pergi, itu sudah cukup baginya.

Tatapannya sekilas menoleh pada John yang terlihat kecewa di sebelahnya.

Namun, hanya sebentar wajah John langsung kembali ceria dan memeluk Talita.

“Nggak apa-apa, sayang. Kalau ke depannya kita mau punya anak, kita bisa adopsi saja.”

Talita mendorong pelukannya dengan ekspresi datar.

“Ada anak atau nggak sudah nggak penting lagi.”

John menggenggam lengannya, “Benar, yang penting kita tetap bersama.”

Talita menunduk dan dalam hati berkata, itu pun sudah tak mungkin lagi.

Dokter bilang rasa mual dan ingin muntah tadi malam kemungkinan besar disebabkan oleh depresi dan tekanan batin, jadi tidak ada yang serius.

Keluar dari rumah sakit, John mengusulkan untuk mengajak Talita jalan-jalan ke Ocarina agar bisa menyegarkan pikiran.

Talita tidak menolak, dia memang ingin sekali melihat laut itu lagi.

Itu adalah tempat pertama yang dilihatnya saat datang ke dunia ini.

Dulu, John pernah melompat ke laut itu karena depresi dan cukup lama trauma dengan tempat itu. Talita yang perlahan-lahan menyembuhkannya, membuatnya jatuh cinta lagi pada laut.

Namun sekarang, saat datang ke tempat itu, hati Talita sudah jauh berbeda dari sebelumnya.

Laut itu terletak agak terpencil dan sepi, cocok untuk menenangkan diri.

Angin laut akhir tahun bertiup menerpa mereka. Talita merapikan jaketnya, merapatkan tubuhnya.

Dia memang mudah kedinginan.

John buru-buru melepas jaketnya dan memakaikannya ke tubuh Talita, lalu memeluknya dari belakang.

“Kayak gini, biar nggak dingin.”

Sepasang nenek dan kakek berjalan melewati mereka sambil bergandengan tangan.

Nenek berkata, “Lihat, anak muda zaman sekarang romantis sekali.”

Kakek tak mau kalah, mengangkat tangan mereka yang saling menggenggam, “Cih, kalau sampai setua kita masih seromantis ini, baru hebat namanya.”

Mereka tertawa dan berjalan menjauh.

Tubuh Talita mendadak menjadi tegang.

Iya, dia dan John memang tak sehebat itu. Baru tiga tahun menikah, sudah ada yang berubah hati.

John tak menyadari perubahan sikapnya, malah menggesekkan wajahnya ke telinga Talita dengan manja dari belakang.

“Sayang, kita juga bisa seperti mereka, mesra sampai tua.”

Rasa mual itu kembali datang, Talita benar-benar ingin membongkar semua sandiwara manisnya itu.

Tiba-tiba, ponsel John berdering. Dia melihat layarnya sebentar, tapi tak langsung mengangkat.

Setelah ragu sejenak, dia berkata pada Talita, “Sayang, tunggu sebentar, ya. Aku angkat telepon dulu.”

Satu menit kemudian, dia kembali dengan wajah penuh rasa bersalah, “Maaf sayang, aku nggak bisa temani kamu lagi. Ada urusan mendadak dari kantor penerbit, aku harus ke sana sekarang juga."

Talita tidak menjawab, hanya melepas jaket John dan menyerahkannya kembali, memberi isyarat agar dia pergi saja.

John memandangi ekspresi Talita yang datar, seolah ingin bicara sesuatu, tapi akhirnya mengurungkan niat.

Akhirnya, dia hanya berkata, “Kamu juga pulanglah lebih awal, jangan terlalu malam.” Lalu pergi.

Talita menyipitkan mata, menatap sosok John yang semakin lama semakin jauh dengan wajah penuh sindiran.

Kantor penerbit? Dia jelas-jelas sempat melihat nama Ivy terpampang di layar ponselnya tadi.

Belum sempat marah, angin dingin kembali berhembus. Tiba-tiba ada aliran hangat yang mengalir di bawah tubuhnya, lalu perutnya terasa nyeri luar biasa.

Seketika, wajah Talita langsung berubah pucat.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Crazy In Love
8.2
Sosok pemalas berparas rupawan mirip idola Korea ini punya sejuta pesona, mulai dari otak encer hingga tubuh atletis yang memikat wanita. Namun, di balik kesempurnaannya, ia menyembunyikan nama asli yang memalukan: Jamaluddin. Kemarahannya meledak ketika seorang gadis tanpa ragu menertawakan nama itu di depan umum. Merasa harga dirinya diinjak-injak, ia kini menyusun rencana matang untuk membalas dendam dan menghancurkan hidup gadis yang telah mempermalukannya.
Sampul Novel Kakak Iparku Ratu Iblis
9.1
Demi menyelamatkan keponakannya yang mengidap leukimia akut, seorang wanita yang tengah hamil enam bulan rela pulang ke tanah air untuk menjalani tes kecocokan transplantasi. Nahas, niat baiknya berujung petaka saat sang kakak ipar salah paham dan menuduhnya sebagai selingkuhan suaminya sendiri. Di tengah amarah buta, kakak iparnya tega menyekap dan menyiksa fisiknya tanpa peduli pada janin di kandungannya. Kebenaran tragis baru terungkap saat hasil tes kecocokan yang sukses akhirnya tiba.
Sampul Novel Membalas Pengkhianatan Suami & Sahabatku
8.1
Saat ingin merawat suami yang sakit, aku justru mendapati Mas Reza bermesraan dengan Joyce, sahabatku sendiri. Tanpa rasa bersalah, Mas Reza malah menceraikanku secara kejam dan merebut semua hartaku. Di titik terendah ini, aku bersumpah tidak akan tinggal diam atas kejahatan mereka. Pengkhianatan ini harus dibayar tuntas. Kini, aku bangkit untuk merebut kembali kebahagiaan yang dirampas sekaligus membalas dendam pada mereka yang telah menghancurkan hidupku.
Sampul Novel Putra Rahasia Sang CEO dan Istri Dokternya
9.1
Alina hancur saat tahu pasien kecilnya adalah anak rahasia Bramantyo, suaminya. Puncak kepedihan terjadi di sebuah pesta kala Bramantyo tega mencelakai Alina demi membela bocah itu, hingga Alina keguguran. Di tengah duka, ia diabaikan dan nyaris tewas diserang selingkuhan suaminya. Selamat dari maut, Alina memalsukan kematian demi lepas dari luka pernikahan lima tahun mereka. Ia pun pergi ke Zurich untuk memulai hidup baru yang sepenuhnya berbeda.
Sampul Novel Tangisan Terakhir Seorang Istri
8.8
Marcell Wijaya, detektif ternama, tega mengusir istrinya yang sedang hamil di jalan gelap karena menolak mendonorkan ginjal untuk Emilia Nessi, cinta pertamanya. Sang istri kemudian diculik oleh penjahat dendam yang memotong lidah korban. Saat penculik menelepon, Marcell mengabaikannya demi menemani pemeriksaan Emilia. Tragisnya, saat menemukan jasad wanita hamil yang dimutilasi di TKP, detektif itu tidak menyadari bahwa korban sadis tersebut adalah istrinya sendiri.
Sampul Novel TEROR ASOKA
8.4
Tumbuh di tengah keluarga Dirandra yang menyayanginya, Asoka Lavanya Ekadanta tetap tak bisa lepas dari teror misterius sejak kecil. Saat ancaman itu kian membahayakan orang-orang terdekatnya, sang anak angkat terpaksa mengasingkan diri untuk berjuang solo. Kini, ia harus menuntaskan dendam masa lalu, mengungkap dalang di balik semua kekacauan, sekaligus memenangkan kembali hati wanita yang tulus mencintainya. Mampukah ia bertahan?