APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpaksa Menjadi Sugar Babby

Terpaksa Menjadi Sugar Babby

Demi melunasi utang orang tuanya, Bella terpaksa bekerja di bar malam. Di sana, ia bertemu Felix Harisson, seorang pria beristri yang merasa hampa dan menawarinya menjadi sugar baby. Meski Bella bersikap dingin dan misterius, Felix justru kian terobsesi. Situasi rumit ini memuncak saat istri Felix, Salma, mulai mencium perselingkuhan mereka. Akankah Felix rela meninggalkan keluarganya demi Bella, ataukah hubungan gelap ini akan hancur berantakan?
Bab
Bagikan

Bab 3

Semakin hari Felix semakin dibuat gila karena Bella terus saja menghantui pikirannya. Seketika hasratnya menggelora untuk memiliki wanita cantik itu, apalagi saat mengingat bagaimana tatapan polos Bella.

Tak ingin berlama-lama dia langsung mengambil ponselnya dan menekan nomor wanita tersebut, akan tetapi dua kali panggilan tidak dijawab olehnya, membuat Felix seketika menahan kesal lalu ia pun mengirimkan pesan.

(Aku tidak suka menunggu. Bukankah kita sudah membuat kesepakatan, bahwa kau harus menuruti apapun yang aku mau. Jadi angkat teleponku, karena aku sedang menginginkannya!)

Sementara di rumahnya, Bella baru saja membaca pesan tersebut. Dia baru selesai mandi dan saat akan menaruh ponselnya kembali tiba-tiba sebuah pesan kembali masuk dari pria tersebut, mengirimkan alamat ke mana Dirinya harus datang.

Tanpa ingin menunda, Bella segera berpakaian kemudian mengenakan make-up tipis lalu keluar dari kamarnya dan memesan taksi online.

Tepat saat Felix turun dari mobilnya, Bella pun datang membuat pria itu tersenyum sinis, namun tatapannya mengarah dengan kesal.

"Ck! Kau langsung ke sini saat aku mengirimkan pesan. Tapi saat aku menelponmu, kenapa kau tidak mengangkatnya?"

"Aku baru selesai mandi. Ayo kita masuk! Ldbih cepat lebih baik, dan lebih cepat juga selesainya." Mendengar ucapan wanita cantik itu, Felix tersenyum menyeringai.

Seketika hasrat Felix menggebu-gebu saat mendapatkan tantangan dari wanita tersebut.

Tangan Bella ditarik oleh Felix menuju sebuah kamar yang sudah ia pesan sebelumnya. Seperti yang dikatakan oleh Bella, lebih cepat akan lebih baik. Maka dia akan menunjukkan bagaimana permainan cepat itu berlangsung.

Bella hanya bisa pasrah karena dia pun sudah terbiasa melakukan hal itu dengan pria lainnya. Apalagi tatapan liar yang ditunjukkan oleh Felix kepada tubuhnya.

Jika bukan karena hutang-hutang kedua orang tuanya, ia pun tidak akan rela tubuhnya dijamah oleh pria yang bukan kekasih halalnya, dan dia tahu jika itu perbuatan dosa, tetapi Tuhan tidak memberikannya pilihan lain.

BUGH!

Tubuhnya langsung dihempaskan begitu saja di atas ranjang, kemudian Felix langsung melucuti pakaiannya hingga tanpa tersisa satu benang pun, membuat wanita itu seketika menegak ludahnya dengan kasar saat melihat bagaimana otot-otot kekar begitu terlihat jelas di hadapan matanya.

Felix langsung melakukan aksinya, dia menindih tubuh wanita itu. "Buka matamu Bella! Aku ingin kau melihat dengan siapa kau melakukannya saat ini. Aku akan memberikanmu kepuasan yang sesungguhnya."

"Kau perlu mengocek jumlah yang lebih besar jika kau ingin bermain lebih puas denganku."

"Habiskan saja uang-uangku, karena aku ingin tahu seberapa liar dirimu saat berada di atas ranjang dan seberapa liar wanita yang berada di tempat kotor itu," ucapnya dengan nada yang sombong.

Felix langsung melucuti pakaian Bella hingga tidak tersisa seperti dirinya, dan pergumulan panas itu pun terjadi antara dua manusia yang berbeda jauh umurnya.

.

.

"Kamu mau ke mana?" tanya Felix saat melihat Bella sudah rapi dengan pakaiannya setelah mereka melakukan permainan yang sangat panas.

"Kemanapun itu, bukan urusan Anda, Tuan. Hubungan kita cukup sampai di sini. Dan aku harap kita tidak akan pernah bertemu lagi." Felix terkekeh untuk hal itu.

Suara tawa Felix membuat Bella kesal, karena dia merasa sedang dipermainkan oleh pria tampan tersebut.

"Berhenti bersuara! Karena suaramu begitu sumbang Tuan, tidak semua bisa dibeli dengan uang."

"Oh ya? Tapi apakah kau lupa? Dengan uang aku bisa membeli semuanya, bahkan membeli tubuhmu. Apa kau perlu bukti lagi, Nona?" angkuh Felix dengan senyuman terangkat satu.

Sontak membuat Bella seketika terdiam, karena apa yang dikatakan Felix itu benar adanya. Zaat Bella berjalan ke arah pintu tiba-tiba suara bariton itu kembali terdengar.

"Apa kau ingin pulang? Padahal ini sudah sangat larut malam?" tanya Felix pada Bella.

"Tidak usah memperdulikan aku, Tuan, karena sebenarnya hubungan kita sebatas sampai di sini. Saling menguntungkan," ucapnya dengan datar.

Namun mata Felix tidak teralihkan, karena menurutnya Bella sangat seksi saat memakai kemejanya. Jelas aja wanita itu mengenakan kemeja miliknya, sebab bajunya tadi sudah dirobek oleh Felix saat dia sudah tidak sabar ingin segera memulai permainan panasnya bersama dengan Bella.

"Jika hanya soal pakaian itu hal yang sepele, tapi jika aku menginginkanmu lagi, maka kau harus siap. Dan aku juga mau kau berhenti dari pekerjaanmu itu!" Bella menghentikan tangannya saat akan membuka pintu.

Wanita tersebut tersenyum miring. "Sebaiknya kau mengatakannya kepada wanita iblis itu! Dan jika kau bisa membebaskanku darinya." Bella langsung keluar begitu saja tanpa menunggu jawaban dari Felix.

Sementara Felix hanya menanggapi jawaban dari wanita itu dengan senyuman menyeringai di wajahnya. Dia sudah menyiapkan sebuah rencana untuk menjerat wanita itu agar menjadi sugar baby-nya.

Sementara di sebuah taksi, Bella termenung. 'Sampai kapan aku akan terus bekerja seperti ini, Tuhan? Apakah aku akan selalu berada di lingkaran kemaksiatan? Aku juga ingin hidup tenang seperti wanita lainnya tanpa harus mengerjakan hal-hal yang kotor, seperti tubuhku saat ini yang sudah tak suci lagi.' batin Bella miris sambil menatap jalanan yang dilewatinya.

Dia juga ingin bekerja seperti orang-orang pada umumnya tanpa harus hidup di dalam lingkaran lembah hitam. Dia juga ingin merasakan bekerja di siang hari dan malam tidur dengan nyenyak. Tetapi keadaan benar-benar memaksa dirinya menjadi wanita yang kotor.

Keesokan harinya sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Bella, saat ini Felix tengah berada di tempat kotor itu, di mana dia bertemu pertama kalinya dengan wanita yang saat ini sudah memenuhi isi pikirannya. Dia akan bertemu dengan Annabelle, pemilik tempat tersebut.

"Di mana ruangannya? Saya ingin bertemu dengannya," ucap dingin Felix kepada resepsionis yang ada di sana untuk menunjukkan ruangan Ana.

"Mari ikut saya Tuan!" Wanita itu pun berjalan di hadapan Felix, dan tak lama mereka sampai di sebuah ruangan, lalu Felix langsung masuk ke dalamnya.

"Ada apa lagi Azura?" tanya Ana tanpa menatap ke arah pintu, namun saat beberapa saat tidak ada jawaban wanita itu pun mengangkat wajahnya.

Seketika tatapannya terpaku saat melihat Felix, dia mengenal pria itu bahkan sangat, karena Felix pengusaha ternama di negara tersebut.

"Katakan, berapa banyak hutang orang tua Bella yang harus kulunasi?" tanyanya to the point dengan wajah yang begitu datar.

"Maksud Anda, Tuan?" tanya Ana dengan bingung, karena dia belum mengerti arah pembicaraan dari pria tampan tersebut.

"Katakan berapa hutang kedua orang tua Bella, karena aku akan melunasinya! Dan kau harus ingat satu hal. Jangan pernah mengganggunya lagi, karen setelah ini dia akan sepenuhnya jadi milikku. Jika kau berani macam-macam denganku, maka aku tidak akan tinggal diam! Aku akan menghancurkan tempatmu mencari uang, kau paham!" tegasnya dengan sorot mata yang tajam penuh peringatan.

BERSAMBUNG.....

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Mata Bintang, Akhir Pengabdianku
8.9
Dekade pengorbanan istri Daffa Prawirodirdjo sia-sia saat suaminya berpaling pada Leni, cinta masa lalunya. Puncak kepedihan terjadi ketika Daffa menelantarkan Bintang yang terluka di hari ulang tahun demi anak Leni. Enggan bertahan dalam pengkhianatan, sang istri membawa Bintang pergi, lalu bangkit menjadi seniman sukses. Tiga tahun berselang, Daffa datang memohon maaf, namun penyesalannya telah terlambat karena pintu hati sang mantan istri kini telah tertutup rapat.
Sampul Novel Cinta Palsumu Menghancurkan Hidupku
9.4
Bagi Pratama, Dewi cuma persinggahan sementara sebelum ia kembali pada kekasih lamanya. Usai dicampakkan begitu saja, Dewi dibiarkan hancur menghadapi hinaan keluarga Pratama. Di tengah kepedihan mendalam akibat janji-janji palsu tersebut, takdir mempertemukan Dewi dengan Reza. Kehadiran pria ini membawa ketulusan nyata yang jauh berbeda dari pengkhianatan masa lalu. Kini, Dewi harus memilih: tetap menutup diri atau berani membuka hati kembali di bawah bayang-bayang trauma.
Sampul Novel Cinta Sedalam Doa
9.2
Penyesalan merayap setelah aku meninggalkan Naira demi Qirani, yang akhirnya malah mengkhianatiku setelah lulus. Demi menyembuhkan luka, aku memilih membangun karier di Pekanbaru, meski bayang Naira tak pernah hilang. Begitu tahu rencana pernikahan Naira batal, aku bertekad membenahi diri dan terus berdoa agar dimaafkan. Setahun berjuang dengan sabar, ketulusanku akhirnya melunakkan hati Naira. Kini, kami telah bersatu dalam pernikahan dan hidup bahagia bersama putri kecil kami.
Sampul Novel Dendam Istri Muda
8.7
Duka Lita atas wafatnya sang anak kian perih saat tahu pelakunya adalah Jenni, pengasuh yang dahulu ia bantu. Liciknya, Jenni memanfaatkan momen ini untuk memikat Khalid hingga sukses menjadi istri muda. Di balik aksi itu, tersimpan dendam lama yang ingin Jenni tuntaskan. Kini, di tengah kehancuran rumah tangganya setelah sepuluh tahun bersama, Lita harus melawan musuh dalam selimut. Sanggupkah pernikahan Lita dan Khalid bertahan dari badai pengkhianatan ini?
Sampul Novel Jangan Jatuh Cinta Pada Sugar Daddy
8.6
Demi mengatasi masalah keuangan, Anggita yang berumur 20 tahun nekat menggunakan aplikasi Sugar Baby. Walau awalnya diremehkan karena penampilan fisiknya, ia justru menarik perhatian Devano Abimanyu, seorang pengacara sukses. Devano bersedia menyokong hidup Anggita, namun dengan aturan yang sangat mengikat: dia memegang kendali atas segalanya, menawarkan kepuasan, dan melarang keras adanya cinta. Mampukah Anggita menjaga hatinya agar tidak melanggar batasan tersebut?
Sampul Novel Kemauan Dalam Hatiku
9.2
Hidup Caiden Fowler divonis tinggal tujuh hari lagi. Alih-alih bertobat, ia malah mendesak istrinya, Alexandra Clayton, untuk bercerai demi bisa mengejar Leyla, wanita yang ia sebut cinta sejatinya. Caiden tega membuang anak dan istrinya begitu saja. Namun, setelah dikhianati, kini ia kembali bersujud sambil menangis memohon ampunan. Sanggupkah Alexandra menerima kembali pria yang telah menghancurkan rumah tangga mereka demi perempuan lain?