APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpaksa Menikahi Sang Anak Majikan

Terpaksa Menikahi Sang Anak Majikan

Akibat mabuk, Langit salah mengenali Cahaya sebagai pacarnya dan nyaris melecehkannya. Tindakan itu dihentikan oleh orang tua Langit. Atas nama tanggung jawab, Bagus menuntut putranya menikahi pelayan rumah mereka itu. Pernikahan tanpa rasa cinta pun terjalin, di mana Langit justru terus membenci dan menghina Cahaya. Keadaan rumah tangga mereka yang sudah retak menjadi semakin pelik ketika mantan kekasih Langit tiba-tiba datang kembali ke kehidupan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Cahaya Putri Aulia, gadis muda yang baru berusia 21 tahunan ini terbangun dari tidurnya. Karena merasa haus, ia ingin mengambil botol air minum yang ada di atas meja samping ranjang. Namun sayang, botol itu dalam keadaan kosong.

"Duh ... mana habis lagi. Terpaksa deh, aku harus ke dapur," gumamnya sembari mengamati botol yang ia pegang.

Sebelum beranjak dari tempat tidur, sekilas gadis itu menoleh ke arah samping. Di mana di atas tempat tidur itu terdapat seorang gadis yang usianya lebih muda satu tahun darinya, yang bernama Thalita Shakira Maharani, sedang tertidur pulas di sana.

Ya, Cahaya atau lebih akrab dengan panggilan Aya itu sekarang sedang menginap di kamar sang majikan untuk menemani Nona mudanya yang sedang sendirian karena kedua orang tuanya sedang berada di luar kota.

Lalu, gadis berambut ikal sebahu itu beranjak dari tempat tidur dan segera ingin menuju dapur.

Ceklikk!

Namun, ketika baru saja ia keluar dari kamar, dirinya langsung dikagetkan oleh kehadiran sesosok laki-laki tampan bertubuh tegap yang sedang berdiri tepat di hadapannya kini.

Dia adalah Langit Rakabumi Santosa kakak laki-laki dari gadis yang sedang tidur dengannya kini. Yang merupakan anak majikannya juga.

Penampilan pria itu tampak berantakan, dengan mata yang memerah. Rambutnya pun acak-acakan tak karuan. Kemeja yang ia kenakan juga tak kalah awut-awutan menjulur keluar dari pinggangnya. Bahkan beberapa kancing kemejanya ada yang terlepas, membuat dada bidangnya sedikit terbuka.

"Ka-kak Langit!" pekik Cahaya membulatkan mata. Ia tidak mengira kalau akan mendapati pria itu di sana.

Belum hilang rasa keterkejutan yang dirasakan olehnya, kini gadis itu semakin dibuat kebingungan. Karena dengan tiba-tiba, Langit malah meraih tangannya dan menariknya dengan sangat kasar.

"Sini kamu!" teriaknya. Dengan sangat garang lelaki berkemeja hitam itu menatapnya tajam. Seolah lelaki itu begitu marah terhadapnya.

Otomatis membuat Cahaya langsung terlihat sedikit ketakutan padanya.

"Aw ... sakit, Kak! Ka-kak Langit, kenapa?" pekiknya menahan kesakitan di pergelangan tangannya. Gadis itu menggerakkan tangannya berusaha untuk meronta, hingga botol air yang terbuat dari kaca itu terlepas, jatuh dan pecah di lantai depan kamar.

Prang!

"Diam kamu! Berani-beraninya kamu malah mencampakannku. Sekarang rasakan akibatnya!" bentak Langit garang.

"Hah, apa maksudnya? Siapa yang telah mencampakan siapa?" pikir Cahaya merasa linglung, karena tidak mengerti dengan ucapan pria itu.

Dengan sangat kasar, Langit terus menyeret paksa tangan Cahaya. Hingga akhirnya ia membawanya masuk ke dalam kamar, dan langsung mendorong tubuh ramping itu hingga menghimpitnya ke dinding kamar.

Brugh!

"Aww ...." Secara reflek, gadis cantik itu kembali terpekik karena kaget. Tiba-tiba saja lelaki itu mendorong tubuhnya ke dinding di sebelah pintu. Punggungnya terasa sakit karena membentur dinding itu.

Dug-dug!

Dug-dug!

Entah mengapa di saat genting seperti ini, Cahaya malah merasa sangat gugup dan dadanya berdebar-debar tak beraturan. Karena baru kali ini ia bisa berdekatan secara langsung dengan lelaki tampan itu.

Sebenarnya sedari dulu Cahaya sudah mempunyai rasa kagum terhadapnya. Namun ia sadar diri, kalau dirinya hanyalah seorang pelayan di rumah ini yang tidaklah pantas untuk sekedar memaguminya apa lagi mencintainya. Ia bagaikan 'pungguk merindukan bulan' saja apabila ia berani mencintai pria itu. Sehingga ia pun memendam perasaan itu dan hanya bisa mengaguminya diam-diam.

Selama berapa bulan ia bekerja di rumah itu, jarang sekali ia berinteraksi langsung dengannya. Hanya sesekali bertemu dengannya, itu pun tanpa saling menyapa.

Sebenarnya Langit orang yang ramah, namun ia terkenal cuek dan pendiam. Sehingga membuatnya tidak berani menyapanya terlebih dahulu, apabila sedang berpapasan dengannya.

Namu, kali ini ia malah sedang berhadapan langsung dengannya. Dengan jarak yang begitu dekat seperti ini membuatnya dadanya kempang-kempis tidak karuan.

"Ya Allah, dia sungguh tampan sekali." Baru kali ini ia bisa menatap secara langsung anak sang majikannya ini. Ia sangat terpesona dengan pria tampan yang kini sedang berdiri tepat di hadapannya itu.

Hingga beberapa saat kemudian ia tersadar dari lamunan, dengan segera ia mendorong tubuh lelaki itu agar menjauh darinya.

Namun ....

Deg!

Gadis itu tertegun, badannya seakan membeku. Seolah-olah ia tidak bisa bernafas karena kehabisan oksigen di dalam ruangan itu. Ia terkejut merasa tidak percaya karena tiba-tiba saja Langit menarik pinggangnya dan langsung memeluk tubuhnya dengan sangat erat.

"Cellin, aku sangat mencintaimu. Tapi kenapa kau malah pergi dan lebih memilih karirmu itu? Bahkan kini kau tega mengkhianati ku, juga?" Lelaki yang kini dalam keadaan mabuk berat itu bergumam dan memeluk wanita yang ia kira adalah kekasihnya.

"Eh, kak. Aku Cahaya bukan Cellin, Kak." Gadis berambut ikal itu kembali tersadar dan berusaha mendorong tubuh orang tersebut agar bisa terlepas dari dekapannya. "Tolong lepaskan aku, Kak! Sadar, Kak! Aku Cahaya bukan Cellin."

Namun, orang itu tak bergeming. Ia masih terus berdiri menghimpitnya. Dengan tangan yang berada di sisi kanan kirinya. Orang tersebut kini terus menatapnya tajam.

Kemudian ia malah tertawa. "Hahaha ... ! Sudahlah, Cellina! Jangan berpura-pura lagi! Percuma saja kamu terus mengelak dariku. Karena kali ini aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi!" ucap Langit sembari mengusap sebelah pipinya kemudian mencengkram dagunya.

"Hah, apa maksudnya ini? Aku yakin dia pasti sedang mabuk. Sehingga bicaranya ngelantur. Aku dapat mencium aroma alkohol dari hembusan nafasnya itu. Sungguh ini membuatku serasa ingin muntah. Terus sekarang aku harus bagaimana nih?" batin Cahaya mulai waspada, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Ka-kak Langit, tolong sadarlah! A-aku Cahaya bukan Cellina, Kak!" Cahaya melengos dan menepis tangan itu agar tidak lagi menyentuh wajahnya.

Namun, dengan tanpa terduga, tiba-tiba ....

Bugh!

Dengan penuh amarah, Langit memukul tembok samping wajah Cahaya. Sontak membuat Cahaya tersentak kaget dan semakin ketakutan.

"Dasar wanita sialan! Selalu saja merepotkan. Mentang-mentang selama ini aku selalu bersikap lembut dan tidak pernah menyentuhmu. Kau pikir aku tidak bisa berbuat macam-macam sama kamu, hah!"

Lalu orang itu menunduk dan menempelkan kening dengannya. Bahkan hidung mereka juga bersentuhan. Tangannya menahan tengkuk leher gadis itu, agar kepalanya tidak bergerak, dan sebelah tangannya lagi memeluk pinggangnya.

Cahaya semakin panik, dengan sekuat tenaga mendorong dadanya. "Kak, aku mohon! Lepaskan aku! Kamu salah orang. Jadi tolong lepaskanlah aku!" Namun dorongan itu tak berarti apa-apa bagi orang itu.

"Diamlah!"

Lalu di detik berikutnya, kedua mata Cahaya langsung terbelalak lebar. Karena secara tiba-tiba lelaki itu malah ....

"Mmpphtt!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Godaan Mas Duda Posesif
8.1
Demi mengatasi masalah finansial, Kaluna, seorang mahasiswi tingkat akhir, menerima tawaran pekerjaan dari duda kaya raya bernama Liam. Ia bersedia menjadi ibu susu bagi bayi Liam dengan bayaran lima puluh juta rupiah setiap bulannya, berbekal pengalamannya yang pernah melahirkan di luar nikah. Namun, tugas yang ia kira mudah ini justru berubah rumit ketika Kaluna mulai terjerat dalam pesona Liam. Sikap posesif sang majikan perlahan mengikatnya erat.
Sampul Novel Jangan Main-Main Dengan Dia
8.9
Yolanda dibuang ke desa terpencil oleh orang tua angkatnya yang licik. Di sana, ia justru menemukan fakta bahwa dirinya adalah pewaris sah keluarga konglomerat terpandang. Meski kini hidup bergelimang kasih sayang, Yolanda harus menghadapi kedengkian dari adiknya. Berbekal kemampuan luar biasa, ia bangkit untuk menuntut balas. Di tengah perjuangannya, pesona Yolanda memikat seorang miliarder yang kini terus mengejarnya demi membongkar rahasia besar yang ia sembunyikan.
Sampul Novel Jika Nanti Jatuh Cinta Lagi
8.6
Kegagalan rumah tangga bersama Irina serta pedihnya kehilangan Elvin Eleanor membuat Ervano Bhalendra enggan membuka hati kembali. Chef tampan ini menganggap pernikahan sebagai masa lalu kelam yang harus dikubur dalam-dalam. Namun, keyakinan Ervan goyah setelah dirinya bertemu dengan Magisa Prastiwi. Kehadiran Magisa secara perlahan meruntuhkan sikap dingin Ervan, menuntunnya kembali menemukan keberanian untuk mengejar cinta sejati yang sempat ia lupakan.
Sampul Novel Kehadiran Orang Ketiga
8.2
Pernikahan harmonis Hanum dan Fahmi, yang dikaruniai dua anak bernama Arya dan Adiva, hancur akibat ulah Hani. Kakak kandung Hanum itu tega berselingkuh dengan Fahmi. Fahmi bahkan mengancam Arya yang memergoki aksi bejat mereka. Saat Hanum mencari kebenaran, sang ibu mertua malah menyalahkannya. Di tengah terbongkarnya pengkhianatan masa lalu, Hanum berjuang kuat demi buah hatinya. Apakah rumah tangga ini akan diselamatkan atau berujung perceraian?
Sampul Novel Melepas Masa Lalu
9.2
Hubungan lima tahun Lisa Garta mendadak berubah setelah ia menagih utang kepada Kelly, keponakan tunangannya sendiri. Keesokan harinya, sang tunangan justru menyodorkan buku catatan pengeluaran yang merinci setiap biaya selama mereka berpacaran, mulai dari es krim murah hingga barang mewah dan akomodasi hotel. Setelah dikurangi pinjaman Kelly sebesar 200 juta, Lisa dituntut untuk melunasi sisa utang sebesar 4,16 miliar rupiah dalam waktu satu bulan saja.
Sampul Novel PAK DOSEN
8.7
Ayumi Larasati dan dosennya, Reza Syahrial, terpaksa menjalani pernikahan rahasia demi memenuhi perjodohan keluarga. Kehidupan kampus mereka menjadi penuh tekanan karena harus menyembunyikan status sebagai suami istri. Terlebih lagi, Ayumi dilarang berpacaran oleh orang tuanya, sedangkan Reza masih dibayangi trauma masa lalu. Di tengah konflik pribadi dan tuntutan profesionalitas, mampukah keduanya menjaga rahasia besar ini agar tidak terbongkar ke publik?