APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TERPAKSA MENIKAHI ANAK BOS

TERPAKSA MENIKAHI ANAK BOS

Michael Dharsono sangat anti pada orang berbadan gemuk. Namun, takdir justru menyeretnya ke dalam pernikahan kontrak dengan musuh masa SMA-nya, Regina Larasati. Hubungan mereka pun diwarnai perselisihan tiada akhir. Konflik memuncak ketika cinta pertama Mike datang meminta perceraian. Di sisi lain, sang kakak tiri, Darren, bersiap merebut Regina. Mike kini bimbang antara kembali pada masa lalu atau mempertahankan Regina.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Kamu tuli ya?! Kamu nggak dengar kata-kataku?!" teriakannya menarikku kembali dari lamunan.

"Mike jangan kasar dong! Sebenarnya ada apa ini? Kalian saling kenal to?" tanya ibu Amelia seraya memandang bingung ke arah kami berdua.

Mati aku! Kalau sampai bos baruku tau aku musuh besar anaknya, aku bisa langsung didepak dengan tidak hormat alias dipecat. Masak belum juga kerja sudah dipecat. Kalau sampai terjadi, berarti ini termasuk rekor tercepat aku dikeluarkan dari pekerjaan. Tidak! Aku nggak boleh dikeluarkan lagi! Aku harus cari cara gimana keluar dari masalah ini. Pakai otakmu, Gina! Pikirkan cara apa saja! Atau... gimana kalau aku pakai cara ini aja. Belum tentu berhasil sih tapi lumayan patut dicoba.

"Bwahahaha... kamu masih inget aja panggilan akrabku, bro. Nggak nyangka ya bisa ketemu di sini. Ini rumahmu to? Kenapa bisa kebetulan begini ya?"seruku dengan kegirangan yang BERLEBIHAN seraya menepuk lengan Mike layaknya teman akrab yang sudah lama tak bertemu.

"Hei... kamu sinting ya?!"hardik Mike sambil mendorongku menjauh.

"Michael! Kamu kok kasar banget sih dari tadi!"

"Nggak apa-apa, bu. Mungkin Mike masih marah karna salah paham kami dulu,"jelasku sambil berusaha keras menampilkan ekspresi sedih.

"Ssalah paham? Teman?! Sejak kapan!"

"Jangan gitu Mike, masak gara-gara salah paham lantas kamu nggak mau menganggapku teman lagi?"seruku dengan suara yang syarat dengan duka nestapa.

"Sudahlah Mike! Kasihan kan temanmu. Toh cuma salah paham doang. Maafkan anak saya ya mbak Gina. Memang suka nggak bisa dibilangi."

Yes... akhirnya bu Amelia percaya dengan sandiwaraku!

"Mama ini gimana sih! Mama nggak tau kalau dia ini dulu-." Perkataannya terhenti ketika melihat ibu Amelia tiba-tiba terbatuk-batuk dan memuntahkan semua nasi di mulutnya. Dengan secepat kilat, Mike mengambil air minum dan meminumkannya dengan lembut ke mulut mamanya. Aku yang tidak pernah melihat sisi ini dari Mike sampai terbengong-bengong melihatnya.

"Uda baikan, ma?" Ibu Amelia hanya mengangguk sekilas. Perawatnya yang melihat muntahan di dada dan pangkuan bos ku, langsung membawa beliau ke kamar untuk dibersihkan.

Segera setelah mamanya pergi, Mike langsung berbalik kepadaku seraya berkata,"Berani benar kamu berbohong di depan mamaku! Sudah bosan hidup ya?!"

Kalau sudah begini, tidak ada pilihan lain. Aku segera mengatupkan kedua tanganku ke atas kepala sambil berseru,"Please Mike... sekali ini aja! Aku nggak mau dipecat lagi! Aku mohon kamu mau ngerahasiain permusuhan kita. Please...."

"Gila apa?! Nggak! Nggak sudi!"

Kali ini tidak hanya pose menyembah, aku pun langsung menjatuhkan lututku di lantai alias berlutut.

"Tolonglah, Mike! Kamu suruh apapun aku mau deh asalkan jangan kamu kasih tau bu Amelia tentang kita yang sebenarnya. Ayolah bantu aku sekali ini aja."

"Apa saja?"

"Ha?"sahutku bingung seraya mendongakkan kepalaku kearahnya.

"Kamu tadi bilang mau aku suruh apa saja asal aku nggak buka rahasia permusuhan kita ke mama. Apa benar kamu mau lakukan apa pun?"

Aku mengangguk perlahan.

"Oke aku setuju. Apapun yang terjadi aku nggak akan buka mulut dengan syarat kamu mau melakukan apa saja yang kupinta. Detik kamu menolak permintaanku, detik itu juga perjanjian kita batal. Aku akan langsung memberitahu mamaku semuanya dan membuatmu ditendang secepatnya dari sini."

Aku mengangguk kembali sambil berpikir keras kenapa perasaanku justru nggak enak padahal Mike sudah berjanji tidak akan membuka sejarah permusuhan kami kepada bosku.

"Tenang... aku nggak akan memperkerjakan kamu hari ini kok. Mulai besok saja kerjanya. Aku kan tuan yang baik."

"Memperkerjakan? Tuan? Maksudnya?"

"Iya aku Tuanmu. Kamu hamba yang akan melayaniku. Jadi selama kamu jadi sekertaris mamaku, kamu juga harus jadi hambaku. Bukankah kamu tadi bilang mau melakukan apapun. Apa namanya itu kalau bukan hamba. Kamu seharusnya merasa terhormat lho bisa jadi hambaku, yang lain malah mohon-mohon supaya aku jadikan hamba tapi aku nggak mau."

Wah... makin gila aja nih bocah. Jaman apa ini pakai perbudakan segala. Setelah kena pukul tasku sepuluh tahun yang lalu mungkin otaknya jadi rusak permanen.

"Aku memang bilang mau di suruh apa saja tapi ya bukan jadi hamba. Kalau jadi hamba kan-"

"Jadi kamu nggak mau nih. Ya uda kalo gitu. Maaaaa...."

Brengsek nih anak. Selalu saja jadi duri dalam kehidupanku.

"Oke... oke... aku mau."

"Nah... gitu dong! Kalau gitu sampai ketemu besok. Aku mau tidur dulu. Mau mempersiapkan diri untuk hari besok yang indah."

Tidur kok pagi-pagi. Vampire kali dia. Tidak! dia bukan vampire, dia IBLIS! Oh Tuhan kumohon semoga besok makhluk yang bernama Michael Dharsono segera menghilang dari muka bumi ini. Terserah mau melempar dia ke luar angkasa atau ke lubang hitam sekalian, yang penting besok aku tak bertemu dia lagi. Tidak mau pokoknya! Please...

***

Mike's point of view

Aku tidak suka orang jelek. Aku juga tidak suka orang gendut. Tapi yang paling membuatku muak adalah orang yang memiliki keduanya, jelek dan gendut.

Kalau bisa menjauh, aku akan menjauh sejauh mungkin dari orang-orang seperti itu. Aku nggak mau mereka merusak pemandangan di sekitarku.

Untunglah, tanpa harus dikomando pun mereka langsung tau diri dan sebisa mungkin tidak berada di dekatku. Sehingga hidupku jadi berjalan dengan indah dan menyenangkan.

Tapi itu semua jadi berantakan sejak aku bertemu perempuan GAJAH itu.

Aku rasa namanya Tina. Atau... mungkin Rina. Entahlah nggak jelas. Pokoknya sepertinya di antara kedua itu namanya. Tapi itu nggak penting. Dia gembrot dan jelek. Jadi lebih baik dipanggil gajah.

Awalnya dia datang dengan ekspresi sok imut dan menyodorkan coklat ke hadapanku. Terang saja aku bingung. Pertanyaan yang ada di otakku saat itu adalah; cewek ini bego atau pura-pura bego sih? Apa dia nggak tau kalau aku paling benci ngelihat cewek kayak dia di sekitarku? Ini malah pakai mau kasih coklat segala!

Dan gilanya... dia dengan percaya dirinya nembak aku, di depan banyak orang lagi.

Dasar nggak tau diri! Yang jauh lebih cantik dari dia saja, banyak yang sudah kutolak. Ini bukannya ngaca, malah berani-beraninya menyukaiku.

Ingin sekali aku menceramahinya saat itu. Biar dia sadar kalau cewek kayak dia sama sekali bukan levelku. Tapi akhirnya aku mengurungkan niatku. Aku takut kalau aku terlihat terlalu lama ngobrol dengan orang kayak dia, derajatku bisa turun. Apa kata orang nanti!

Memang sih itu bukan seratus persen kesalahannya. Pesonaku memang seringkali membuat cewek lupa diri dan berbuat segala cara agar aku perhatikan hahaha... Termasuk juga cewek gajah itu pastinya.

Aku masih ingat pipinya yang memerah dan matanya yang berlinangan air mata saat aku menolaknya. Tampaknya dia benar-benar menyukaiku.

Tapi sedikitpun aku nggak merasa kasihan. Menghadapi cewek kayak dia harus tegas. Karena kalau dibaikin nanti tambah merajalela, tambah ngelunjak! Terserah dia mau nangis kek, patah hati kek, aku nggak peduli. Salahnya sendiri! Siapa suruh melewati batas. Kalau jelek ya harusnya tau diri. Ini malah berani-beraninya melirikku.

Dan dari pengalamanku yang sudah-sudah, biasanya cewek-cewek yang sudah aku tolak, nggak bakalan berani menunjukkan batang hidungnya di depanku lagi. Bahkan ada beberapa dari mereka yang lari terbirit-birit kalau tak sengaja berpapasan denganku. Tentunya... kupikir Sang gajah pun akan melakukan hal yang sama. Bahkan menurutku dia bakalan langsung pindah sekolah keesokan harinya.

Sialnya dugaanku meleset. Bukannya menjauh, lari terbirit-birit, atau pindah sekolah, dia malah dengan santainya menyambutku di parkiran dengan tampang tak berdosa sedikitpun. Dan dengan kejamnya pula dia mengomando teman-temannya untuk menganiaya sepeda motor kesayanganku.

Aku masih ingat betapa syoknya aku waktu itu. Tidak pernah ada sekalipun yang berani melawanku sebelumnya. Seberapa pun mereka membenciku, palingan mereka cuma menyumpahiku diam-diam. Tapi manusia gajah yang satu ini berani-beraninya menyentuh motor kesayanganku dan menyiksanya dengan kejamnya di hadapanku.

Padahal paginya dia masih pamer senyum dan pura-pura baik di depanku. Nggak taunya beberapa jam kemudian dia bisa berubah sadis dan menakutkan. Dasar gajah berkepribadian ganda!

Mulai saat itulah, kehidupanku yang aman dan tentram berubah seratus delapan puluh derajat. Setiap hari selalu diwarnai peperangan. Bagaimana tidak? Berkali-kali sudah aku dan teman-temanku memberi pelajaran pada mereka supaya kapok tapi malah nggak digubris. Yang ada malah mereka membalas kembali dengan pembalasan yang jauh lebih keji. Alhasil, masa-masa indah yang harusnya aku nikmati di SMA berubah menjadi rentetan memori yang memalukan.

Ratusan bahkan ribuan kali aku berharap agar suatu waktu aku dapat menemukan si gajah itu dan membalaskan dendamku. Well... rupanya keberuntungan sedang berpihak padaku. Tak perlu aku cari pun ternyata dia muncul sendiri di hadapanku.

Kini... saatnya dia merasakan pembalasanku!

Dengan langkah gontai, aku langsung masuk ke kamarku dan segera mengutak-atik laptopku. Rencanaku adalah membuat jaminan yang membuat pembalasan dendam ini berjalan lancar dan mengasyikkan.

Surat Perjanjian. Ya aku akan membuatkannya surat perjanjian. Dengan ini aku akan bisa mengontrol dan membuatnya menuruti perintahku sesuka hatiku. Detik dia menandatangani perjanjian ini, detik itu juga dia menjadi milikku. Menjadi hambaku.

Berbagai ide brilian memenuhi otakku. Semakin girang rasanya aku mengetikkan kata perkata yang akan membuat si gajah itu menderita nantinya. Aku tak peduli dibilang jahat atau tak berperasaan. Menurutku ini pantas, mengingat aku juga di buatnya setengah mati dulu.

***

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Rahasia Sang Presdir
8.2
Kehidupan Ariana hancur akibat pengkhianatan ibu tirinya, memaksanya menjadi ibu pengganti bagi miliarder berhati dingin. Usai melahirkan, sang presdir dengan kejam merebut bayinya agar tidak perlu terikat pernikahan. Namun, seiring berjalannya waktu, kebekuan hati pria itu mulai mencair. Di tengah kepedihan dan perpisahan paksa tersebut, benih cinta tak terduga perlahan tumbuh di antara mereka, perlahan mengubah dendam menjadi kehangatan.
Sampul Novel CEO 1 Miliar Won
9.5
Demi sang ibu yang sakit, Kim Liu, pengacara muda yang berbakti, bersedia dijodohkan dengan Jung Jisung. CEO TJ Group yang kaya raya ini memiliki trauma masa lalu akibat penculikan saat kecil. Walau awalnya bersikap dingin, ketulusan Liu perlahan meluluhkan hati Jisung. Sayangnya, pernikahan rahasia mereka menghadapi cobaan berat dari kebencian ibu mertua, usikan mantan kekasih Liu, hingga intrik licik Song Minseo. Mampukah cinta mereka bertahan di tengah tekanan harta?
Sampul Novel Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an
8.7
Setelah delapan tahun membina rumah tangga, Lina Watson mengambil keputusan sulit untuk meninggalkan keluarganya demi pergi ke ibu kota dalam waktu setengah bulan. Hubungan yang renggang membuat putranya, Alan, tidak lagi menganggap Lina sebagai ibu dan memilih tinggal bersama ayahnya. Di tengah kepedihan ini, Lina membulatkan tekad untuk memulai lembaran baru hanya bersama putrinya, Alicia. Sang guru yang telah lama menantinya di ibu kota pun hanya bisa mendukung langkah berani Lina untuk melepaskan masa lalunya yang penuh luka.
Sampul Novel Nikmatnya Cinta Suci
9.7
Kehidupan mapan pengusaha muda bernama Rubi seketika runtuh saat memergoki Candy, sang istri, berselingkuh dengan orang kepercayaannya, Jeff. Usai menjebloskan keduanya ke penjara, Rubi mengasingkan diri ke desa demi mencari kedamaian. Di sana, ia jatuh cinta pada Dara, seorang janda sederhana. Sayang, cinta mereka terganjal restu orang tua Rubi yang mempermasalahkan status sosial Dara. Sementara itu, bahaya mengintai dari balik jeruji besi saat Candy dan Jeff menyusun rencana balas dendam keji.
Sampul Novel Pembalasan Winter
7.9
Karir Kimberly Feodora, seorang model terkenal, hancur akibat tuduhan palsu atas kematian sahabatnya. Depresi karena diasingkan, ia melompat dari lantai tujuh belas. Namun, jiwanya terbangun di tubuh Winter, gadis obesitas yang dikhianati meski disayangi keluarganya. Berbekal kesempatan kedua ini, Kimberly bertekad membalas dendam dengan cara tak terduga.
Sampul Novel Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia
9.0
Charlie, pria sangat berkuasa, tidak sengaja bertemu Helena yang tampak polos. Di balik keluguannya, Helena sebenarnya adalah sosok jenius luar biasa yang ditakuti kalangan elite. Merasa wanita itu rapuh, Charlie bertekad melindunginya. Namun, situasi berubah kacau saat Helena tiba-tiba kabur. Charlie pun panik mencari sang gadis ke berbagai belahan dunia, karena ia tahu Helena adalah kunci utama yang akan membawanya menuju puncak kejayaan.