APKDock Logo
Sampul Novel Nikmatnya Cinta Suci

Nikmatnya Cinta Suci

9.7 / 10.0
Kehidupan mapan pengusaha muda bernama Rubi seketika runtuh saat memergoki Candy, sang istri, berselingkuh dengan orang kepercayaannya, Jeff. Usai menjebloskan keduanya ke penjara, Rubi mengasingkan diri ke desa demi mencari kedamaian. Di sana, ia jatuh cinta pada Dara, seorang janda sederhana. Sayang, cinta mereka terganjal restu orang tua Rubi yang mempermasalahkan status sosial Dara. Sementara itu, bahaya mengintai dari balik jeruji besi saat Candy dan Jeff menyusun rencana balas dendam keji.

Nikmatnya Cinta Suci Bab 1

Suasana di dalam rumah itu begitu berat. Rubi memasuki pintu dengan langkah lelah, mencoba melepaskan diri dari kepenatan hari kerja yang padat. Wajahnya tampak letih, namun matanya masih mencari sosok Candy, istrinya, yang seharusnya menyambut kedatangannya dengan hangat.

"Candy," panggil Rubi dengan suara lembut, mencari kehadiran sang istri. Namun, tidak ada jawaban. Ia melanjutkan langkahnya menuju ruang makan, harapannya semakin menipis ketika melihat bahwa meja makan kosong, tanpa tanda-tanda persiapan makan malam.

Tubuhnya merasa lapar dan lelah, dan satu-satunya hal yang ia inginkan adalah makan malam yang hangat dan istirahat yang layak. Namun, dengan hati yang semakin berat, ia menghela nafas dan berjalan menuju dapur, di mana Candy sedang sibuk dengan ponselnya.

"Candy, apa kamu sudah makan?" tanya Rubi dengan nada rendah, berusaha menahan rasa kekecewaan.

Candy mengangkat pandangannya sebentar, hanya memberikan pandangan singkat sebelum kembali terfokus pada layar ponselnya. "Aku sudah makan di luar tadi sore," jawabnya singkat.

Rasa kecewa semakin dalam dalam hati Rubi. Selama ini, ia berjuang keras untuk memberikan segala yang terbaik bagi Candy. Ia membangun karier dan bisnisnya dengan tekad yang kuat, berharap dapat memberikan istri yang bahagia dan terjamin. Namun, sekarang, saat ia merasa lapar dan letih, Candy sepertinya tak lagi mempedulikannya.

"Candy, aku juga lelah. Aku hanya ingin makan malam bersama," ujar Rubi dengan suara rendah, mencoba menyampaikan perasaannya tanpa harus mengeluarkan emosi.

Namun, reaksi Candy masih sama dinginnya. Ia mengangkat bahu dengan acuh tak acuh. "Maaf, Rubi. Aku punya rencana lain malam ini. Kamu tahu sendiri betapa sibuknya aku," kata Candy, seolah menempatkan kesibukannya di atas segalanya.

Rubi merasa seolah dihantam oleh gelombang kekecewaan. Ia merenung sejenak, mengingat semua usaha dan perhatian yang telah ia berikan kepada Candy. Namun, rasanya seperti segalanya tidak cukup.

"Apakah kamu mengerti betapa kerasnya aku bekerja untuk menjaga semuanya? Semua ini... ini juga untuk kita," ujar Rubi dengan nada penuh keputusasaan.

Candy mendongak sejenak, matanya menatap Rubi sebentar sebelum kembali tenggelam dalam layar ponselnya. "Aku tahu kamu berusaha, Rubi. Tapi kamu juga tahu betapa pentingnya pekerjaanku. Aku harus tetap fokus," sahutnya tanpa rasa bersalah.

Rasa sakit dan kekecewaan begitu mendalam dalam hati Rubi. Ia merasa seperti usahanya diabaikan, dan bahwa kebahagiaannya tidak lagi menjadi prioritas bagi Candy. Di saat itu, Rubi merasa bahwa jarak antara mereka semakin melebar, dan bahwa pernikahan mereka yang didasari oleh kepentingan semakin terasa hampa.

Rubi, sosok pengusaha tampan berusia 30 tahun, memiliki karier cemerlang yang mengejutkan banyak orang. Pabrik-pabrik ponsel yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia menjadi bukti nyata keberhasilannya. Namun, di balik keberhasilan bisnis yang mengagumkan, tersembunyi kisah yang lebih rumit, sebuah kisah tentang pernikahan yang tak seharmonis penampilannya.

Pernikahan Rubi (30 tahun) dengan Candy (25 tahun) adalah hasil dari perjodohan yang diatur oleh kedua orang tua mereka. Dua keluarga yang terikat oleh persahabatan dan ambisi bersama, merencanakan persatuan ini tanpa menghiraukan perasaan mereka. Ketika Rubi dan Candy dipersatukan dalam ikatan suci tersebut, tidak ada cinta yang menyala di antara mereka. Ini adalah pernikahan yang muncul dari kepentingan dan ambisi orang tua, bukan dari panggilan hati dan kecintaan.

Rubi, seorang pengusaha muda yang mempesona, menapaki jalannya dengan keyakinan dan karisma. Kekayaan dan prestise mengelilingi dirinya, tetapi di balik citra ini, ketidakcocokan dan kekosongan merajalela dalam kehidupan pernikahannya. Pertemuan mereka bukanlah hasil dari cinta yang tumbuh alami, melainkan pengaruh kuat dari kedua keluarga yang bersatu untuk tujuan ambisi pribadi kedua orang tua yang lebih besar daripada kebahagiaan pribadi.

Esok harinya suasana di rumah Rubi terasa semakin tegang. Meskipun matahari sudah mulai menerangi langit, namun kehangatan yang seharusnya ada di antara pasangan suami istri itu seperti menguap begitu saja. Rubi duduk di sudut ruang tamu, wajahnya terlihat lelah dan penuh ketidakpuasan.

"Candy, apa yang sebenarnya terjadi dengan kita?" tanya Rubi dengan suara lembut, mencoba mencari jawaban atas pergolakan di dalam hatinya.

Candy mengangkat bahunya acuh tak acuh, matanya masih terpaku pada ponselnya. "Mungkin kita hanya sedang menghadapi masalah yang biasa terjadi dalam pernikahan," jawabnya dengan dingin.

"Masalah biasa? Ini lebih dari itu, Candy. Kita seharusnya bisa berbicara tentang ini, mencari solusi bersama," sahut Rubi dengan nada penegasan.

Candy menggelengkan kepala, masih enggan untuk melibatkan diri dalam percakapan serius. "Aku punya banyak pekerjaan, Rubi. Aku tidak punya waktu untuk masalah ini."

Rubi merasa semakin frustrasi. Ia merasa seperti berbicara kepada tembok batu yang tidak dapat memahami perasaannya. "Candy, pernikahan bukanlah tentang satu orang saja. Kita harus saling mendukung dan memahami satu sama lain."

Candy akhirnya menoleh, tetapi ekspresi wajahnya tetap dingin. "Rubi, aku tidak ingin membahas ini sekarang. Aku memiliki tanggung jawab yang lebih penting dari sekadar masalah rumah tangga."

Kata-kata itu menusuk hati Rubi seperti pisau. Ia merasa terluka dan tidak dihargai. Begitu banyak usaha yang ia curahkan, begitu banyak waktu yang ia korbankan untuk mencoba menjaga keharmonisan pernikahan mereka. Namun, Candy tampaknya mengabaikan semuanya.

"Dengarlah, Candy. Aku mencoba keras untuk membuat segalanya baik-baik saja, untuk menjaga kebahagiaan kita. Tapi aku juga butuh dukunganmu, aku butuhmu di sini bersamaku," ujar Rubi dengan nada yang penuh perasaan.

Candy menatap Rubi, tatapannya agak tergugah dari keterpurukan sebelumnya. Namun, masih ada ketidakberdayaan dalam matanya. "Rubi, aku tahu kamu mencoba. Tapi aku juga punya impian dan tujuan pribadi. Aku butuh kebebasan untuk mencapainya."

Rubi merasakan kebingungan dan keputusasaan yang semakin mendalam. Ia mencoba keras untuk memahami Candy, tetapi perasaannya juga terlalu kuat untuk diabaikan. Ia merasa seperti di persimpangan jalan, di mana pilihannya adalah antara mengorbankan perasaannya sendiri atau merusak harapan dan ambisi Candy.

Dalam diam, pertengkaran mereka terus berlanjut. Tidak ada kata-kata yang bisa memperbaiki kebuntuan ini, tidak ada cara untuk mengatasi kesenjangan yang semakin lebar di antara mereka. Mereka terjebak dalam lingkaran konflik yang tak kunjung usai, sebuah pertarungan antara cinta, tanggung jawab, dan ambisi.

Rasa sakit semakin mendalam dalam hati Rubi. Ia menyadari bahwa pernikahan mereka, yang awalnya didasari oleh kepentingan dan ambisi, kini semakin terperangkap dalam labirin pertentangan dan kebingungan. Dan sementara pabrik-pabrik ponselnya terus beroperasi, di dalam dinding rumah mereka, kehampaan semakin meluas. Rubi merasa bahwa kehidupan rumah tangganya semakin hari semakin terasa hambar dan sangat tak menarik baik bagi dirinya sebagai suami maupun Candy seagai istri. Semua ini memang berasal dari ketiadaan rasa cinta diantara mereka berdua sebagai sebuah pasangan suami istri.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Nikmatnya Cinta Suci

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta yang Kukira Abadi, Ternyata Ilusi
8.2
Tiga belas tahun mendampingi sang suami dari masa sekolah hingga pernikahan membuat Valen rela melepas hubungan dengan keluarganya demi memberikan sebuah perusahaan yang telah go public. Namun, ilusi pernikahan bahagia itu hancur saat sebuah buku catatan usang dari laci rahasia mengungkap kebenaran yang mengejutkan. Tulisan di dalamnya menegaskan kebencian mendalam sang suami kepadanya. Menyadari cinta tulusnya selama ini bertepuk sebelah tangan, Valen kini mempertanyakan kelanjutan rumah tangga mereka sekaligus masa depan perusahaan yang telah ia perjuangkan.
Sampul Novel Kafan Hitam
9.6
Kematian tragis Mbah Atim, sang penjaga makam yang jasadnya ditemukan tanpa kepala, mencekam Desa Ciboeh. Teror mistis mulai menghantui warga, mendorong pemuda lulusan pesantren bernama Rojali untuk menyelidiki misteri ini. Pencariannya justru mengungkap rahasia kelam masa lalu desa, kasus hilangnya warga, kelompok rahasia Kalong Hideung, hingga takdir pribadinya. Di tengah situasi genting tersebut, ia mendapat tawaran bantuan dari kekuatan gaib.
Sampul Novel Kekasih itu Bosku
9.1
Kisah cinta Rina dan Arman terus diuji oleh berbagai rintangan yang menantang kesetiaan mereka. Di tengah dunia kerja, keduanya harus berjuang keras memisahkan profesionalisme dari perasaan pribadi. Bagi Rina, PT Jaya Abadi bukan lagi sekadar tempat bekerja biasa. Di perusahaan tersebut, ia tidak hanya sukses menggapai impian kariernya, tetapi juga berhasil menemukan cinta sejati yang tak terduga dalam diri bosnya yang sangat karismatik.
Sampul Novel Menyambut Cinta Baru
8.7
Setelah tujuh tahun, Eileen kembali dengan penampilan baru yang tak lagi dikenali oleh sang mantan kekasih, Greg. Saat Greg membutuhkan donor darah darinya, Eileen mengajukan syarat: Greg harus bersedia menjadi ayah bagi putrinya, Lottie, selama satu bulan. Sayangnya, Greg malah menelantarkan Lottie demi perempuan lain dan merendahkannya, tanpa tahu Lottie adalah anak kandungnya sendiri. Kecewa berat atas sikap Greg, Eileen pun memutuskan untuk pergi jauh selamanya.
Sampul Novel Sinar di Balik Pengkhianatan
8.6
Tiga tahun membina rumah tangga dengan gembong jaringan gelap Kota Beirus, Suryanto Pradana, membuat Julianti Sahara harus lolos dari maut sebanyak enam puluh delapan kali. Musuh-musuh suaminya mengincar Julianti sebagai kelemahan terbesar Suryanto. Setelah sebuah ledakan bom hampir merenggut nyawanya, Julianti terbangun di rumah sakit dengan pendengaran yang mendadak pulih. Di sanalah ia mendengar rahasia kejam: pernikahannya hanyalah siasat Suryanto untuk menjadikan dirinya tameng demi melindungi wanita lain yang dicintainya.
Sampul Novel Wanita Yang Dicintai Suamiku
9.3
Kehidupan Alina runtuh seketika saat mengetahui suaminya belum bisa melupakan masa lalu. Kenyataan pedih harus ia telan bulat-bulat begitu pria idamannya itu memutuskan kembali pada sang mantan pacar. Dihadapkan pada pengkhianatan yang mengoyak batin, Alina kini berdiri di persimpangan jalan untuk menentukan nasibnya sendiri. Sanggupkah ia bangkit mengatasi guncangan batin ini, atau justru tenggelam dalam puing-puing memori manis yang telah dinodai oleh pasangannya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan