APKDock Logo
Sampul Novel Terpaksa menikah dengan CEO

Terpaksa menikah dengan CEO

9.3 / 10.0
Kehancuran mengintai Darma, seorang pengusaha yang kini terpuruk akibat salah langkah dalam berbisnis. Demi mempertahankan aset berharganya dari kebangkrutan, ia terpaksa berutang besar kepada Dimas Santoso, sosok CEO dingin yang kejam. Di sisi lain, sang putri, Alia, tetap sibuk bekerja keras setiap hari. Ia sama sekali tidak menyadari bahwa keluarganya sedang berada di ujung tanduk dan sang ayah tengah dikejar waktu untuk melunasi utang tersebut.

Terpaksa menikah dengan CEO Bab 1

Di sebuah kota metropolitan yang gemerlap, tinggal seorang perempuan muda bernama Alia. Dia adalah seorang desainer grafis berbakat yang bekerja di sebuah perusahaan kecil namun bergengsi. Hidupnya sederhana, namun bahagia, penuh dengan impian dan harapan untuk masa depan yang cerah. Namun, hidupnya berubah drastis ketika ayahnya, Pak Darma, terjerat dalam masalah keuangan yang berat.

Pak Darma adalah seorang pengusaha yang pernah sukses. Namun, karena beberapa keputusan bisnis yang salah dan kejatuhan pasar yang tidak terduga, ia mulai kehilangan kendali atas perusahaannya. Akhirnya, ia terpaksa meminjam uang dalam jumlah besar dari seorang konglomerat kejam, Dimas Santoso. Dimas adalah CEO dari perusahaan multinasional yang sangat berpengaruh, namun dikenal karena sifatnya yang dingin dan tidak berperasaan.

Alia tak pernah tahu bahwa ayahnya sedang berada di ujung tanduk, berusaha menyelamatkan perusahaan keluarga dari kebangkrutan. Setiap hari, Alia bekerja keras dan mencoba memberikan yang terbaik di tempat kerjanya, tak menyadari bahwa di rumah, ayahnya sedang berjuang melawan waktu dan tekanan finansial yang tak kunjung reda.

Suatu sore, saat Alia sedang menikmati secangkir kopi di kantornya, ia menerima panggilan dari ayahnya. "Alia, bisakah kamu pulang sekarang? Ada sesuatu yang sangat penting yang harus kita bicarakan," kata Pak Darma dengan suara penuh kekhawatiran.

"Ada apa, Pa? Kenapa terdengar sangat cemas?" tanya Alia, merasa ada yang tidak beres.

"Tolong pulang secepatnya, Alia. Ini penting," jawab Pak Darma sebelum menutup telepon.

Alia merasa ada sesuatu yang serius, segera membereskan mejanya dan berpamitan kepada rekan kerjanya. Perjalanan pulang terasa lebih panjang dari biasanya, pikirannya dipenuhi dengan berbagai spekulasi tentang apa yang sedang terjadi. Sesampainya di rumah, ia melihat wajah ayahnya yang tampak jauh lebih tua dari usianya dan penuh dengan kecemasan.

"Papa, ada apa ini?" tanya Alia dengan cemas, melihat ayahnya dan seorang pria yang tak dikenal duduk di ruang tamu.

Pak Darma menatap putrinya dengan mata penuh penyesalan. "Alia, ini adalah Dimas Santoso. Papa punya hutang besar padanya, dan kita tidak punya cara lain untuk membayarnya."

Alia memandang pria itu dengan penuh curiga. Dimas Santoso, CEO terkenal yang sering muncul di media, tampak dingin dan penuh percaya diri. "Apa yang kau inginkan dariku?" tanyanya dengan suara tegas.

Dimas menatap Alia dengan tatapan tajam. "Aku ingin kau menikah denganku, Alia. Itu satu-satunya cara agar hutang ayahmu bisa dilunasi."

Alia terkejut. "Menikah? Kau tidak serius, kan? Ini bukan abad pertengahan!"

Dimas tersenyum tipis. "Aku sangat serius. Ayahmu tidak punya cara lain untuk melunasi hutangnya, dan aku butuh istri yang bisa mendampingiku dalam bisnis ini. Kau tidak punya pilihan lain, kecuali kau ingin melihat ayahmu kehilangan segalanya."

Pak Darma meraih tangan Alia, matanya penuh dengan air mata. "Maafkan Papa, Alia. Papa tidak tahu harus bagaimana lagi."

Alia merasa dunia seolah runtuh di sekelilingnya. Pilihan yang ada di hadapannya sangat kejam dan tidak adil, namun ia tidak bisa melihat ayahnya kehilangan segalanya. Dengan hati yang berat, ia menatap Dimas. "Baiklah, aku akan menikah denganmu. Tapi jangan pernah berpikir bahwa aku akan mencintaimu."

Dimas mengangguk, puas dengan jawabannya. "Kita akan lihat nanti, Alia. Pernikahan ini akan berlangsung dalam waktu seminggu. Bersiaplah."

Malam itu, Alia tak bisa tidur. Hatinya dipenuhi dengan kebingungan dan keputusasaan. Ia berusaha memahami situasi yang tiba-tiba menyerangnya, namun tetap merasa sulit menerima kenyataan bahwa hidupnya kini tergantung pada pria yang baru saja dikenalnya.

"Kami tidak punya pilihan lain," gumam Alia kepada dirinya sendiri, mencoba menenangkan hatinya yang bergolak. "Demi Papa, aku harus melakukannya."

Hari-hari berikutnya, Alia menjalani persiapan pernikahan dengan hati yang berat. Ibunya, Bu Darma, berusaha memberikan dukungan moral sebanyak mungkin, meski dia sendiri juga tampak hancur oleh situasi yang ada.

"Kamu pasti kuat, Alia. Kita harus melalui ini bersama," kata Bu Darma sambil memeluk putrinya.

Alia hanya bisa mengangguk. Setiap malam, ia menangis dalam diam, merasa hidupnya hancur dalam sekejap. Teman-temannya mulai merasakan perubahan pada dirinya, namun Alia terlalu takut untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

Pada hari sebelum pernikahan, Dimas datang untuk membicarakan beberapa detail. "Aku ingin memastikan bahwa kau tahu peranmu dalam pernikahan ini, Alia. Kau akan menjadi istri yang mendukungku di depan publik, tapi jangan harap ada kehangatan dariku."

Alia menatap Dimas dengan mata berkaca-kaca. "Kenapa kau begitu kejam? Apa salahku padamu?"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Terpaksa menikah dengan CEO

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel HIGH SCHOOL LOVE ON
8.7
Devano, murid pintar yang terkekang ambisi orang tuanya, menemukan warna baru saat bertetangga dengan Bea Miller, siswi pindahan yang pemberontak. Di balik perbedaan mereka, keduanya kerap menghabiskan malam bersama untuk saling mencurahkan isi hati. Sayangnya, sebuah liburan pantai membuat orang tua Devano murka dan memisahkan mereka. Waktu berlalu, kenangan akan Bea menuntun Devano menjadi fotografer sukses, sementara Bea berhasil meraih impiannya sebagai menteri luar negeri.
Sampul Novel Mami, Papi Memintamu Kembali
8.1
Binar Mentari memilih menyudahi tiga tahun pernikahan penuh penderitaan bersama sang penguasa sombong, Barra Atmadja, yang kerap merendahkannya. Usai lenyap tanpa kabar, ia kini hadir kembali sebagai dokter sukses yang membesarkan anak kembar genius. Saat banyak lelaki hebat mengagumi sosoknya, Barra justru datang lagi dengan penyesalan besar demi meminta maaf. Sanggupkah Binar memaafkan masa lalu sang mantan suami dan kembali bersatu demi anak-anak mereka?
Sampul Novel PELUKAN HANGAT PAPA MERTUA
8.6
Sepuluh tahun Luna terjebak pernikahan hampa bersama Eric yang terus berselingkuh. Demi lari dari jerat perjanjian keluarga, ia mabuk hingga berakhir di ranjang Brian, ayah mertuanya yang menduda. Tergoda pesona Luna, Brian pun hanyut dalam hubungan terlarang demi mengusir sepi meski didera rasa bersalah pada putranya. Begitu Eric menceraikan Luna demi selingkuhannya yang hamil, rahasia ini terbongkar, memicu keputusan mereka untuk bersatu.
Sampul Novel Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga
8.5
Lima tahun bertunangan dan gagal menikah 32 kali karena kecelakaan, Chiara kembali kritis di upacara ke-33 akibat runtuhnya dinding gereja. Usai berjuang hidup di ICU, ia mendengar kenyataan pahit dari tunangannya yang merupakan bos mafia, Lorenzo Corsica. Lorenzo sengaja merekayasa semua musibah itu demi menghindari pernikahan karena ia mencintai Sophia, sementara Chiara hanya dianggap sebagai utang budi masa lalu. Menatap tubuhnya yang penuh luka, Chiara memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini.
Sampul Novel Sepatu Balet Berdarah
8.5
Kematian tragis Janice mengguncang dunia balet, memicu rentetan peristiwa ganjil yang meneror orang-orang terdekatnya. Meski banyak yang meragukannya, arwah Janice terus menampakkan diri secara nyata. Sosoknya hadir membawa kengerian, melambaikan tangan kanan sementara tangan kirinya menggenggam erat sepasang sepatu balet yang bersimbah darah. Teror mistis ini dipastikan tidak akan pernah berakhir sebelum kebenaran kelam di balik kematiannya yang misterius berhasil terungkap.
Sampul Novel Spoiled Husband
9.8
Mosa, wanita 25 tahun, harus menelan pil pahit dalam pernikahannya bersama Roni. Walau usia sang suami sepuluh tahun lebih tua darinya, Roni justru sangat tidak mandiri dan selalu bergantung pada sang ibu. Kenyataan ini menyadarkan Mosa bahwa umur tidak menjamin kedewasaan, terutama karena ia tidak diperlakukan dengan layak. Di tengah sikap Roni yang kekanak-kanakan, Mosa pun mulai meragukan masa depan pernikahan mereka. Akankah ia memilih bertahan atau pergi?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan