APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjerat Pesona Sang Pembantu

Terjerat Pesona Sang Pembantu

Alya memutuskan merantau ke Jakarta demi mencari biaya pengobatan ibunya. Ia bekerja menggantikan posisi sang ibu sebagai asisten rumah tangga di rumah mewah milik pasangan Aris dan Lina. Namun, niat tulus Alya untuk bekerja justru menyeretnya ke dalam konflik yang sangat rumit. Di tengah kemewahan tempatnya bekerja, kehidupan sederhana gadis ini seketika berubah drastis akibat terjebak dalam pusaran masalah yang tak pernah ia duga sebelumnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Alya tak pernah membayangkan hidupnya akan berubah drastis saat memutuskan menggantikan ibunya yang sakit untuk bekerja sebagai pembantu di rumah Aris dan Lina. Dia datang ke Jakarta dengan satu tujuan: mendapatkan uang untuk biaya pengobatan ibunya di kampung. Namun, kebutuhan mendesak ini membuatnya terjerat dalam situasi yang jauh lebih rumit daripada yang pernah dia bayangkan.

Malam itu, Alya sedang merapikan kamar tidur utama ketika pintu terbuka. Aris, majikannya, masuk dengan langkah tenang. Alya merasakan ketegangan merambat di kulitnya, seolah-olah udara di ruangan itu tiba-tiba menjadi lebih berat.

"Alya," panggil Aris dengan suara lembut namun tegas. "Aku ingin bicara denganmu."

Alya meletakkan seprai yang sedang dipegangnya dan berbalik menghadap Aris. Matanya menatap pria di depannya dengan penuh waspada. "Ada apa, Tuan?"

Aris melangkah lebih dekat, matanya menyapu tubuh Alya dari atas ke bawah. "Aku tahu tentang ibumu yang sedang sakit. Kamu butuh uang, bukan?"

Alya merasa jantungnya berdegup lebih cepat. Tentu saja dia butuh uang. Tapi dia tidak tahu ke mana arah percakapan ini akan membawa mereka. "Ya, Tuan. Saya sangat membutuhkannya."

Aris menyeringai tipis, tangannya bergerak perlahan ke arah wajah Alya. "Aku bisa memberimu uang yang kamu butuhkan. Tapi, kamu harus melakukan sesuatu untukku sebagai gantinya."

Alya menggigit bibirnya, mencoba menahan rasa takut dan kecemasan yang kini menggelayuti pikirannya. "Apa yang Tuan inginkan dari saya?"

Aris tidak menjawab segera. Sebaliknya, tangannya menyentuh pipi Alya dengan lembut, ibu jarinya mengusap kulitnya dengan gerakan lambat dan menggoda. Alya tahu ke mana arah pembicaraan ini, namun dia masih belum siap untuk mendengarnya.

"Aku menyukai tubuhmu, Alya," bisik Aris dengan suara rendah. "Aku ingin kamu melayaniku... secara pribadi. Kamu tahu apa yang kumaksud, bukan?"

Dada Alya terasa sesak mendengar permintaan itu. Tawaran yang Aris ajukan begitu menggoda, tetapi juga begitu menjijikkan. Ia merasakan dilema yang kuat, di satu sisi ia tahu ini salah, tapi di sisi lain, ia harus memikirkan ibunya yang sangat membutuhkan uang untuk pengobatan.

"Tuan...," suaranya bergetar, hampir tak terdengar. "Saya... saya tidak bisa..."

Aris mendekat, memotong kalimat Alya dengan jarak yang semakin menipis di antara mereka. "Kamu bisa, Alya. Dan kamu akan melakukannya, untuk ibumu."

Alya menunduk, air mata hampir mengalir di pipinya. Dia tidak bisa memikirkan solusi lain. Dengan berat hati, dia mengangguk perlahan.

"Baiklah, Tuan. Saya akan... melakukannya," kata Alya dengan suara yang hampir tak terdengar, penuh dengan rasa putus asa.

Aris tersenyum puas. "Bagus, Alya. Aku tahu kamu akan membuat keputusan yang benar."

Dia meraih tangan Alya dan menariknya mendekat ke tubuhnya. Tangan Aris mulai menjelajahi punggung Alya, bergerak pelan tapi pasti, membuat tubuh Alya merinding dengan campuran ketakutan dan sesuatu yang tidak ingin diakuinya.

Malam itu, Alya tidak memiliki pilihan lain selain mengikuti keinginan Aris. Dia menutup matanya, mencoba mengalihkan pikirannya dari apa yang sedang terjadi, tetapi tidak bisa mengabaikan desahan penuh nafsu yang keluar dari mulut Aris.

Saat Aris mendekap tubuh Alya, desahan nafsu yang keluar dari bibirnya semakin keras. "Alya... tubuhmu begitu sempurna," bisiknya penuh gairah.

Alya menggigit bibirnya, menahan desahan yang hendak keluar dari mulutnya. Dia tidak ingin menunjukkan bahwa tubuhnya bereaksi terhadap sentuhan Aris, tapi tak bisa dipungkiri bahwa rasa panas yang menjalar di seluruh tubuhnya membuatnya sulit untuk mengendalikan diri.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 100 Hari Menikah Dengan Si BOS
9.7
Xavi Alonso, pengusaha tangguh berhati dingin, mengikat wanita pilihannya dalam ikatan pernikahan. Merasa terjebak oleh sikap Xavi yang sangat dominan, sang istri pun meminta cerai. Namun, sang taipan justru membalasnya dengan menyerahkan seluruh kekayaan, bisnis, serta raganya demi memanjakan sang istri. Di balik keangkuhannya, sosok penguasa ini ternyata menyimpan sisi lain layaknya iblis yang memiliki cinta tanpa batas bagi pasangannya.
Sampul Novel CINTA DI BALIK TOPENG
9.5
Seorang pengusaha sukses merahasiakan perannya sebagai bos mafia yang disegani. Takdir lalu mempertemukannya dengan seorang wanita misterius yang juga menyimpan masa lalu kelam. Di balik kemegahan dan ancaman bahaya, asmara mulai tumbuh di antara mereka hingga memicu pergolakan batin yang hebat. Hubungan ini dipenuhi rintangan berbahaya seiring rahasia mereka yang mulai terungkap, membahayakan nyawa sekaligus takhta kekuasaan yang telah mereka pertahankan.
Sampul Novel Gairah Perempuan Bergaun Merah
8.8
Ruby, wanita paruh tiga puluhan bertubuh molek dengan segudang pengalaman cinta, kini terjerat obsesi yang membutakan nurani. Logika dan kewarasannya runtuh demi mengejar sosok terlarang. Ia nekat menerjang segala batasan tabu demi meraih cinta yang seharusnya tidak pernah ia miliki.
Sampul Novel Janji Kita Hanyalah Debu
8.2
Sikap dingin Farel akhirnya membuat kesabaran Rania habis. Memegang janji masa lalu untuk pergi jika dikhianati, ia diam-diam menyiapkan perceraian dalam tiga puluh hari. Rencana itu kian mantap saat Rania berniat memberi kejutan ulang tahun di kantor suaminya. Alih-alih kemesraan, ia justru menyaksikan Farel bermesraan dengan Alena, mantan kekasihnya. Pengkhianatan nyata di depan mata ini menjadi titik balik bagi Rania untuk benar-benar melangkah pergi.
Sampul Novel KASIH UNTUK FAITH
8.2
Faith Hoewar, pengusaha dingin yang antipati pada wanita, terpaksa menikahi dokter Kasih Alayah demi mewujudkan wasiat terakhir Oma Meri yang sakit. Kasih pun tak bisa menolak karena utang budi keluarganya pada sang Oma. Tanpa cinta, pernikahan mereka dilingkupi badai emosi yang berat. Sanggupkah ketulusan Kasih melunakkan hati beku Faith yang dipenuhi kebencian, ataukah perpisahan menjadi akhir dari segalanya?
Sampul Novel Single Mom Milik Tuan CEO
8.6
Insiden tragis dan kesalahpahaman besar membuat Zara mengandung anak Zeo. Pemuda rupawan itu malah menuduh Zara sengaja menjebaknya demi mendapatkan cinta. Enggan direndahkan, Zara memutuskan pergi jauh demi membesarkan anaknya sendirian. Perjuangan berat ia lalui sebagai ibu tunggal demi melindungi sang buah hati dari masa lalu yang kelam. Akankah Zara berhasil menemukan kedamaian hidup tanpa perlu melibatkan sosok Zeo lagi?