APKDock Logo
Sampul Novel TERJERAT PERNIKAHAN SANDIWARA

TERJERAT PERNIKAHAN SANDIWARA

7.9 / 10.0
Aruna terpaksa menikahi Alzam demi menebus kesalahan masa lalunya yang kawin lari tanpa restu sang nenek. Namun, pernikahan ini justru menjadi awal dari penderitaan baru yang menyayat hati. Begitu tiba di kediaman suaminya, Aruna mendapati kenyataan pahit bahwa Alzam telah memiliki istri sah lain yang begitu jelita. Kini, ia terperangkap dalam peliknya kehidupan poligami yang sarat akan rahasia kelam serta luka batin mendalam.

TERJERAT PERNIKAHAN SANDIWARA Bab 1

“Siapa perempuan itu?” Aruna menyipitkan mata saat mobil berhenti di depan rumah, memandangi wanita cantik yang berdiri anggun di depan pintu dengan senyuman yang merekah.

Di sebelahnya Alzam hanya tersenyum memandangi wanita di depan pintu rumah. Membuat pertanyaan dalam benak Aruna semakin besar.

“Dia Calista, istriku.”

Deg!

Aruna nyaris tak percaya mendengarnya. Berharap itu hanya gurauan saja. Lidahnya tiba-tiba kelu.

“Istrimu? bagaimana bisa? bukankah istri pertamamu adalah aku?” Aruna bertanya lagi. Namun, respon Alzam hanya terdiam.

Pekarangan rumah sederhana bernuansa modern di pinggiran pulau Bali menyambut kedatangan Aruna dan Alzam dengan kehangatan mentari sore. Dalam hati, Aruna mengira wanita itu adalah seorang pelayan, tetapi terlalu cantik dan modis jika dikatakan seorang pelayan. Dan, setelah mendengar pernyataan dari suaminya, jantung Aruna serasa berhenti berdetak.

“Kamu sedang bercanda ya, Zam?” Aruna masih tak percaya.

“Tidak. Ini adalah kenyataan!” balas Alzam.

Aruna menelan ludah. Jantungnya berdegup dengan cepat. Ia masih sangat tercengang.

Mobil berhenti. Wanita cantik yang bernama Calista itu langsung bergegas menghampiri mobil bersama dengan seorang wanita paruh baya.

“Itu Bi Yuvi. Pelayan di rumahku. Kalau ada apa-apa, kamu bisa tanya sama dia. Segala keperluanmu juga sudah disiapkan olehnya.” Alzam berujar singkat. Kemudian langsung membuka pintu mobil dan beranjak keluar.

Aruna hanya terdiam, memperhatikan tingkah suaminya yang sangat dingin. Namun, mata Aruna kembali melebar dan hampir saja ia jatuh pingsan saat melihat Alzam mendekap dan mengecup puncak kepala Calista.

“Berani sekali dia, bermesraan dengan wanita lain di hadapanku!” Aruna menatap tajam. Ia tak menyangka dengan itu semua. Deru napasnya naik turun dengan berat saat Alzam malah bergegas masuk ke dalam rumah tanpa memperdulikan lagi dirinya.

Bukannya mengajak dan memperkenalkan, Alzam malah bersikap sebaliknya.

“Ya Tuhan ... ujian apa lagi ini?” resah Aruna yang matanya mulai berembun. Dadanya berdesir nyeri.

“Apa-apaan ini! Bisa-bisanya Alzam menipu aku!” keluhnya lagi. Ia tak henti menggerutu kesal. Hampir saja Aruna berniat untuk kabur dari tempat itu.

Rasanya ia ingin sekali pergi dari drama kehidupan yang selalu di luar dugaan.

“Permisi, Nyonya.” Suara ketukan di kaca mobil membuat Aruna tersadar dari lamunan.

Cepat-cepat Aruna menyeka air mata dan menoleh pada wanita paruh baya yang bernama Yuvi.

“Aku harus kuat. Aku gak boleh lemah, lagipula bukan hanya Alzam yang membenci pernikahan ini, tapi aku juga!” Aruna menarik napas panjang seolah mengumpulkan banyak kekuatan. Mengingatkan dirinya tentang perjanjian bahwa tidak ingin ada cinta lagi di antara mereka. Pernikahan ini tak pernah ia impikan.

“Hai, Bi.” Aruna tersenyum menyapa hangat.

Bi Yuvi tersenyum dan mengangguk. “Mari saya bantu bawakan pakaian dan barang-barangnya. Nyonya.”

“Loh, memangnya gak ada pelayan laki-laki?” tanya Aruna.

“Tidak ada, Nyonya. Di rumah ini, hanya saya ART-nya. Paling kalau ada pun, hanya tukang kebun saja, itu pun datang hanya 1 minggu sekali,” ujar Bi Yuvi.

Aruna mengangguk. Kemudian mengedarkan pandangan ke segala arah. Menilai suasana dri rumah itu. Cukup nyaman jika hanya ditempati untuk keluarga kecil.

“Mari saya bantu, Nyonya.” Bi Yuvi langsung berjalan menuju bagasi mobil. Namun, dengan cepat Aruna menahan lengannya.

“Nggak usah, Bi. Barang-barang aku banyak banget. Gimana kalau sekarang Bibi temanin aku keliling rumah. Aku kan orang baru, jadi butuh banyak adaptasi kayaknya,” ujar Aruna, membuat Bi Yuvi mengernyit keheranan.

“Loh, tapi Tuan Alzam meminta saya untuk membawa dan merapikan barang-barang Nyonya Aruna.”

Aruna tersenyum lebar dan berkata, “Ngapain repot-repot kalau di rumah ada laki-laki. Barang-barang aku banyak dan berat-berat, Bi. Jadi, biar Alzam aja yang bawain ke kamar. Kasian kalau harus Bibi yang beresin sendirian.”

“Tapi ....”

“Ada apa ini? kok malah pada ngobrol? udah hampir magrib nih. Bi, bawakan barang-barangnya cepat.” Alzam tiba-tiba keluar dan menghampiri mereka. Lalu memerintah.

“Kenapa nggak kamu aja yang bawain?” kata Aruna spontan. Membuat Alzam menatapnya.

“Kamu kan laki-laki, harusnya bisa bantuin juga, dong!” sambung Aruna. Alzam hanya mendengus sembari menggeleng pelan.

Tanpa basa-basi, pria itu langsung bergegas membuka bagasi mobil dan membawakan barang-barang. Dengan cepat Alzam meraih dua buah koper besar milik Aruna, sementara Bi Yuvi hanya membawakan dua tote bag berukuran sedang yang isinya adalah makanan.

“Hati-hati, berat!” ucap Aruna yang langsung mengekor dibelakang Bi Yuvi. Tingkahnya sudah seperti majikan padahal baru beberapa menit ia di rumah itu.

Alzam pun mempercepat langkah sembari menyeret koper-koper itu. Ia sepertinya tak ingin banyak berdebat dengan Aruna, mengingat ada suatu hal juga yang telah ia sembunyikan rapat-rapat dari wanita itu. Membuatnya harus lebih bersabar menghadapi sikap istri barunya.

“Loh, kok kamu yang bawa, Mas?” tanya Calista. Ia pun langsung menghampiri suaminya dan hendak membantu.

“Eh, jangan! Kopernya besar dan berat. Kamu kan lagi hamil, takut kenapa-napa kalau angkat yang berat-berat gini.” Alzam langsung merebut kembali koper dari tangan Calista. Kemudian mengusap-usap perut wanita itu.

“Kamu juga pasti capek banget, Mas. Perjalanan dari Jogja ke Bali kan jauh banget! mau aku buatkan teh atau kopi?” kata Calista. Senyumannya begitu manis dan sangat menggoda. Selalu saja berhasil membuat semangat Alzam kembali berkobar.

Alzam melepas genggaman tangannya dari koper, lalu melingkarkan tangan di pinggang Calista. Mereka saat ini dalam posisi yang begitu intim. Sesaat ada kecupan mesra yang mereka lakukan. Seolah melepas rindu yang sudah bergejolak.

“Hmm, aku mau yang manis-manis.” Alzam menatap penuh nafsu pada Calista.

Calista hanya tertawa kecil kemudian berkata, “Malam ini kamu akan mendapatkan yang manis-manis itu. Ada madu murni yang kamu bawa ke rumah ini!”

Alzam terkekeh begitu juga dengan Calista. Mereka seolah sudah berdamai dengan keadaan.

“Tapi aku lebih rindu pada permaisuriku!” rengek Alzam. Jika dengan Calista ia selalu saja hangat dan manja. Berbeda saat tadi ia bersama dengan Aruna.

“Tapi selama 1 minggu ke depan. Waktumu hanyalah untuk istri muda. Jadilah suami yang baik!” kata Calista. Kemudian sebuah kecupan hangat dan mesra kembali mereka lakukan.

Dari atas tangga. Aruna mengepalkan tangan dan berdeham kencang. Membuat aktivitas panas itu langsung terhenti.

Dalam hati, Aruna hanya bisa mengumpat kesal. Pasangan norak! tidak tahu malu!

Namun, ia pun kembali tersadar kalau katanya wanita itu adalah istri Alzam, artinya itu adalah istri pertama dan rumah ini adalah milik mereka berdua.

Jadi, sah-sah saja mereka mau berbuat apa pun. Tetapi setidaknya harus tau tempat dan sikon. Dia pun tidak merasa cemburu karena dasarnya dia tak memiliki perasaan apa-apa pada Alzam.

“Sorry. Aku mau mengambil koperku!” kata Aruna yang langsung menuruni cepat-cepat anak tangga.

“Oh, gak apa-apa. Biar aku saja yang mengantarnya. Kamu istirahat saja.” Alzam kemudian kembali meraih koper-koper itu dan menoleh sejenak pada Calista, seolah meminta izin untuk beranjak.

“Kopermu berat banget sih, kamu bawa baju apa batu?” keluh Alzam saat sudah berada dihadapan Aruna.

Istri muda hanya menyeringai kecil dan berkata, “Bawa beban hidup!”

Alzam mengangkat alis dan mendengus pelan. “Kamu dari dulu itu senang menimpal ya, Run. Ingat, aku ini suamimu!”

“Terus kalau kamu suami, aku harus bersikap bagaimana, Zam? Eh, tunggu dulu. Suami macam apa yang tega berbohong pada orang tua dan istrinya?”sindir Aruna.

Lanjut Membaca

Daftar Isi TERJERAT PERNIKAHAN SANDIWARA

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Pasca panggilan video terakhir, suami Kayra lenyap tanpa jejak, meruntuhkan dunianya dan memaksanya membesarkan dua anak sendirian. Di tengah perjuangan berat ini, ia dipertemukan kembali dengan Damar, adik ipar yang menaruh dendam padanya akibat skandal masa lalu yang melibatkan saudari kembar Kayra. Sempat menolak mengakui sang keponakan, kemiripan fisik bayi tersebut akhirnya meluluhkan kerasnya hati Damar. Mampukah takdir baru ini mengembalikan kebahagiaan Kayra yang sempat sirna?
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan penuh kekerasan bersama Adnan, sosok suami yang tega menyiksanya demi membalas dendam kepada mertua. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang tiada henti, orang dari masa lalu Saschya mendadak hadir kembali. Apakah kedatangan sosok tersebut akan menjadi penyelamat yang membebaskannya dari jeratan kejam Adnan, atau justru memicu prahara baru dalam kehidupannya yang telah hancur?
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil anak Jeremy secara sembunyi-sembunyi walau sadar dirinya cuma dimanfaatkan. Demi bisa lepas dari cengkeraman Jeremy yang kejam, ia sengaja memicu kemarahan pria itu. Sayang, pelarian Angela gagal setelah Jeremy melacak keberadaannya. Saat Angela pasrah dan memohon dilepaskan, kehadiran anak mereka justru membalikkan keadaan. Jeremy yang berhati dingin kini malah berbalik ingin mengabdi dan melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina bertekad membalas dendam. Ia memilih mendekati Charles, paman dari mantan kekasihnya. Walau Charles sempat menolak komitmen setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga mereka terikat selamanya. Kini, Sabrina kembali sebagai bibi sang mantan. Di balik pandangan remeh orang lain, ia rupanya menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan dirinya adalah pemilik takhta yang asli.
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu per satu orang terdekatku, mulai dari sahabat, kerabat, hingga musuh masa lalu, tewas mengenaskan. Pelaku pembunuhan berantai ini sangat rapi menyembunyikan bukti, membuat sosoknya tak terdeteksi. Di tengah pusaran misteri yang mencekam ini, daftar korban terus bertambah panjang. Kini, bahaya besar mulai mengancam nyawaku sendiri. Aku yang terjebak di pusaran teror ini harus menghadapi kenyataan bahwa maut sedang mengincar dari kegelapan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan