APKDock Logo
Sampul Novel Terjerat Cinta Satu Malam (Gadis Kecilku)

Terjerat Cinta Satu Malam (Gadis Kecilku)

8.2 / 10.0
Dua puluh tahun Mahendra Atmaja menjaga kesetiaan pada mantan istrinya. Namun, prinsip duda berusia 48 tahun ini goyah setelah terjebak di hotel bersama Mauren. Gadis berusia 21 tahun itu terpaksa menerima tugas dari sahabat Mahendra untuk menggoda sang duda demi biaya pengobatan sang adik. Kini, Mauren harus berjuang keras memikat hati pria matang tersebut. Mampukah pesonanya meruntuhkan tembok pertahanan yang telah dibangun Mahendra selama puluhan tahun?

Terjerat Cinta Satu Malam (Gadis Kecilku) Bab 1

"Apa, Dok? Adik saya harus segera di Operasi?" tanya Mauren dengan suara terbata.

Gadis cantik yang berusia 21 tahun itu begitu terkejut sekali ketika dirinya mendengar kabar tersebut. Sang Adik mengidap penyakit Asam lambung, dan harus segera di Operasi. Mauren tampak bingung, sedangkan biaya operasi pastinya tidak sedikit. Pekerjaan Mauren hanya seorang Office Girls disebuah perusaan ternama di kotanya. Mauren hanya tamatan SMA, dia juga sudah tidak punya ibu dan bapak, bisa dibilang Mauren dan Adiknya yang bernama Marisa sudah yatim piatu. Usia Marisa baru 18 tahun, baru saja dinyatakan lulus.

"Iya, Mauren. Penyakit asam lambungnya sudah kronis, kalau tidak segera di Operasi akan memperburuk keadaan Marisa," ucap Dokter Vira, memperjelas ucapannya.

Mauren tidak mau sampai terjadi sesuatu hal buruk menimpa Marisa. Bagaimana pun caranya, dirinya harus bisa mendapatkan biaya operasi tersebut.

"Dokter Vira, lakukan saja apa yang terbaik untuk kesembuhan Marisa. Tolong, Dok! Saya janji, saya akan melunasi semua biaya operasinya." Mauren memohon dengan sangat penuh harap, sampai Mauren memegang kedua tangan Dokter Vira.

Mauren berharap sekali mendapatkan keringanan dari pihak rumah sakit.

"Baik, Mauren. Marisa adalah pasien saya, jadi operasi akan saya tindaklanjuti. Tapi, besok sore biaya operasi itu harus sudah ada. Maaf, karena ini sudah prosedur rumah sakit," ujar Dokter Vira.

Tidak masalah bagi Mauren, asalkan pagi ini Marisa segera di Operasi.

"Iya, Dok. Saya sanggup!" Marisa berkata dengan percaya diri, meyakinkan Dokter Vira kalau dirinya pasti akan mendapatkan biaya tersebut.

Padahal, Mauren bingung saat ini! Dalam waktu singkat dirinya harus mendapatkan uang sebanyak itu dari mana?

'Apakah aku harus ngepet?' seloroh Mauren dalam hati.

***

Disebuah Perusaan Antarika Grup, yang dipimpin oleh seorang pengusaha yang tak lagi muda, yaitu Jian Fan, usianya 47 tahun. Saat ini dirinya kedatangan sahabat dekatnya, siapa lagi kalau bukan Mahendra Atmaja, usianya 48 tahun seorang Duda anak satu.

"Apakah masih belum ada kabar juga tentang Stella?" tanya Mahendra, pria dewasa itu kerap dipanggil Hendra. Hampir setiap bertemu dengan Jian, Mahendra selalu menanyakan tentang Stella, Stella dan Stella. Sampai membuat Jian bosan mendengarnya.

Sudah 21 tahun lamanya dirinya menanti sang mantan istri yang bernama Stella Munaf kembali lagi padanya. Entah ada apa gerangan, kala itu Stella pergi dari rumah hanya meninggalkan sebuah surat, dan surat itu ternyata surat gugatan perceraian. Kala itu, ketika usia Ariel (putranya) satu tahun. Sampai saat ini, Mahendra belum mengetahui alasan yang jelas kenapa Stella, wanita yang teramat dia cintai pergi meninggalkan dirinya dan juga Ariel. Duda tampan itu terpaksa menandatangi surat gugatan perceraian tersebut karena selalu mendapat ancaman dari pihak keluarga Stella, jika Ariel akan diperjuangkan hak asuh agar jatuh ke tangan Stella, kalau misalkan hak asuh itu jatuh ke tangan Ibunya, Mahendra diancam selamanya dirinya tidak akan pernah bertemu dengan Ariel.

"Stella, Stella dan selalu saja Stella yang kau tanyakan! Sudah 21 tahun kau hidup menduda, membesarkan Ariel sendirian. Apakah tidak ada wanita lain yang bisa membuat kamu jatuh cinta, hah? Selain Stella?" Jian sampai geleng-geleng kepala, namun dirinya juga salut dengan kesetiaan Mahendra yang tidak pernah goyah sama sekali.

Jian dan Stella ada ikatan saudara, Stella adalah putra dari Sepupunya Mamanya Jian. Meskipun Jian dan Stella saudara, namun Jian tidak pernah mendengar kabar tentang Stella. Keluarga Stella memang tertutup sekali, sehingga Jian juga merasa kesulitan ketika dirinya membantu Mahendra untuk mencaritahu tentang Stella.

"Tidak ada satu pun wanita di dunia ini yang mampu menggantikan posisi Stella di hati aku!" Mahendra berkata dengan tegas, apa yang ia ucapkan benar adanya.

"Yakin?" tanya Jian, dirinya merasa tertantang sekali. Selama ini dirinya memang belum pernah mendekatkan Mahendra dengan wanita lain.

"Yakinlah! Kalau tidak yakin, mungkin sekarang Ariel sudah punya Ibu Pengganti," jawab Mahendra yang langsung berlalu keluar dari ruangan kerjanya Jian.

Jian tersenyum menyeringai. Entah apa yang Jian pikirkan saat ini?.

Terdengar suara ketukan pintu, tak lama setelah Mahendra berlalu pergi.

"Masuk!" teriak Jian, menyuruh orang yang mengetuk pintu ruangan kerjanya itu masuk.

Ceklek

Rupanya yang datang adalah Mauren, karyawannya yang bekerja sebagai Office girls.

"Permisi, Bos Jian!" Mauren masuk kedalam ruangan tersebut.

"Ada apa, Mauren?" tanya Jian santai, meskipun dirinya seorang pemimpin, Jian tidak pernah bersikap arogan kepada para karyawannya.

"Sebelumnya Mauren mau minta maaf, Mauren sudah lancang sekali. Tapi kali ini Mauren benar-benar sangat membutuhkan sekali biaya untuk pengobatan Adik saya, Bos. Jadi, bisakah Bos meminjamkan uang? Bos bisa memotong dari gaji saya nanti." Tanpa sungkan Mauren mengatakan langsung intinya kepada Jian, tidak ada waktu baginya untuk drama. Besok sore biaya pengobatan bekas Operasi Marisa harus sudah ada.

Sangat kebetulan sekali, Jian memang sedang mencari sosok wanita yang mampu meluluhkan hati Mahendra, wanita yang mampu mematahkan kesetiaan Mahendra terhadap mantan istrinya.

Jian tersenyum menyeringai, membuat dahi Mauren mengkerut, ia merasa bingung saja dengan sikap Bosnya itu.

"Bos, kenapa Bos menatapku seperti itu? Apakah Bos berpikir kalau aku harus menemani Bos tidur, menghangatkan tubuh Bos sampai bergairah? Seperti cerita-cerita di Novel? Saya siap, Bos. Beneran? Uang itu sangatlah berharga dibandingkan harga diri saya," seloroh Mauren, gadis itu memang sedikit barbar.

Jian terkekeh, kenapa gadis itu bisa membaca pikirannya. Namun, Mauren salah sangka, bukan untuk dirinya sendiri melainkan untuk sahabatnya.

"Keren!" Jian sampai bertepuk tangan, dirinya salut dengan keberanian dan perjuangan Mauren, kalau tidak ada tujuan tertentu, tujuan untuk mengetes kesetiaan Mahendra. Jian tidak akan pernah meminta Mauren untuk melakukan hal itu.

"Bos, aku tidak perlu pujian darimu. Ini darurat, saya sangat membutuhkan uang itu," ucap Mauren yang sudah mulai geram sendiri.

"Oke, tapi ada syaratnya. Bahkan saya akan mengubah nasib kamu yang ngenes itu, nasib kamu akan jauh lebih baik, mendadak kau akan tajir kalau kau berhasil melakukan tugas ini," ucap Jian menantang Mauren.

"Apa itu, Bos? Apa yang harus saya lakukan? Saya tidak perlu tajir mendadak, yang penting secepatnya saya mendapatkan biaya pengobatan adik saya."

Jian pun mengatakan apa yang harus Mauren lakukan, sedikit sulit sih! Tapi... sepertinya gadis itu merasa tertantang sekali.

"Bagaimana?" tanya Jian mengangkat sedikit alis bagian kiri keatas.

"Harus begitu ya, Bos? Tanpa ada pengaruh apa pun gitu?" tanya Mauren merasa ragu kalau dirinya bisa melakukan itu, namun dirinya merasa tertantang juga.

Uang bayaran seharga 350 juta akan masuk ke saku Mauren, jika Mauren berhasil.

"Iya, dong. Bagaimana?"

Mauren malah diam....

Apakah Mauren akan menerima tantangan dan tawaran dari Bos Jian?

"Apa, Dok? Adik saya harus segera di Operasi?" tanya Mauren dengan suara terbata.

Gadis cantik yang berusia 21 tahun itu begitu terkejut sekali ketika dirinya mendengar kabar tersebut. Sang Adik mengidap penyakit Asam lambung, dan harus segera di Operasi. Mauren tampak bingung, sedangkan biaya operasi pastinya tidak sedikit. Pekerjaan Mauren hanya seorang Office Girls disebuah perusaan ternama di kotanya. Mauren hanya tamatan SMA, dia juga sudah tidak punya ibu dan bapak, bisa dibilang Mauren dan Adiknya yang bernama Marisa sudah yatim piatu. Usia Marisa baru 18 tahun, baru saja dinyatakan lulus.

"Iya, Mauren. Penyakit asam lambungnya sudah kronis, kalau tidak segera di Operasi akan memperburuk keadaan Marisa," ucap Dokter Vira, memperjelas ucapannya.

Mauren tidak mau sampai terjadi sesuatu hal buruk menimpa Marisa. Bagaimana pun caranya, dirinya harus bisa mendapatkan biaya operasi tersebut.

"Dokter Vira, lakukan saja apa yang terbaik untuk kesembuhan Marisa. Tolong, Dok! Saya janji, saya akan melunasi semua biaya operasinya." Mauren memohon dengan sangat penuh harap, sampai Mauren memegang kedua tangan Dokter Vira.

Mauren berharap sekali mendapatkan keringanan dari pihak rumah sakit.

"Baik, Mauren. Marisa adalah pasien saya, jadi operasi akan saya tindaklanjuti. Tapi, besok sore biaya operasi itu harus sudah ada. Maaf, karena ini sudah prosedur rumah sakit," ujar Dokter Vira.

Tidak masalah bagi Mauren, asalkan pagi ini Marisa segera di Operasi.

"Iya, Dok. Saya sanggup!" Marisa berkata dengan percaya diri, meyakinkan Dokter Vira kalau dirinya pasti akan mendapatkan biaya tersebut.

Padahal, Mauren bingung saat ini! Dalam waktu singkat dirinya harus mendapatkan uang sebanyak itu dari mana?

'Apakah aku harus ngepet?' seloroh Mauren dalam hati.

***

Disebuah Perusaan Antarika Grup, yang dipimpin oleh seorang pengusaha yang tak lagi muda, yaitu Jian Fan, usianya 47 tahun. Saat ini dirinya kedatangan sahabat dekatnya, siapa lagi kalau bukan Mahendra Atmaja, usianya 48 tahun seorang Duda anak satu.

"Apakah masih belum ada kabar juga tentang Stella?" tanya Mahendra, pria dewasa itu kerap dipanggil Hendra. Hampir setiap bertemu dengan Jian, Mahendra selalu menanyakan tentang Stella, Stella dan Stella. Sampai membuat Jian bosan mendengarnya.

Sudah 21 tahun lamanya dirinya menanti sang mantan istri yang bernama Stella Munaf kembali lagi padanya. Entah ada apa gerangan, kala itu Stella pergi dari rumah hanya meninggalkan sebuah surat, dan surat itu ternyata surat gugatan perceraian. Kala itu, ketika usia Ariel (putranya) satu tahun. Sampai saat ini, Mahendra belum mengetahui alasan yang jelas kenapa Stella, wanita yang teramat dia cintai pergi meninggalkan dirinya dan juga Ariel. Duda tampan itu terpaksa menandatangi surat gugatan perceraian tersebut karena selalu mendapat ancaman dari pihak keluarga Stella, jika Ariel akan diperjuangkan hak asuh agar jatuh ke tangan Stella, kalau misalkan hak asuh itu jatuh ke tangan Ibunya, Mahendra diancam selamanya dirinya tidak akan pernah bertemu dengan Ariel.

"Stella, Stella dan selalu saja Stella yang kau tanyakan! Sudah 21 tahun kau hidup menduda, membesarkan Ariel sendirian. Apakah tidak ada wanita lain yang bisa membuat kamu jatuh cinta, hah? Selain Stella?" Jian sampai geleng-geleng kepala, namun dirinya juga salut dengan kesetiaan Mahendra yang tidak pernah goyah sama sekali.

Jian dan Stella ada ikatan saudara, Stella adalah putra dari Sepupunya Mamanya Jian. Meskipun Jian dan Stella saudara, namun Jian tidak pernah mendengar kabar tentang Stella. Keluarga Stella memang tertutup sekali, sehingga Jian juga merasa kesulitan ketika dirinya membantu Mahendra untuk mencaritahu tentang Stella.

"Tidak ada satu pun wanita di dunia ini yang mampu menggantikan posisi Stella di hati aku!" Mahendra berkata dengan tegas, apa yang ia ucapkan benar adanya.

"Yakin?" tanya Jian, dirinya merasa tertantang sekali. Selama ini dirinya memang belum pernah mendekatkan Mahendra dengan wanita lain.

"Yakinlah! Kalau tidak yakin, mungkin sekarang Ariel sudah punya Ibu Pengganti," jawab Mahendra yang langsung berlalu keluar dari ruangan kerjanya Jian.

Jian tersenyum menyeringai. Entah apa yang Jian pikirkan saat ini?.

Terdengar suara ketukan pintu, tak lama setelah Mahendra berlalu pergi.

"Masuk!" teriak Jian, menyuruh orang yang mengetuk pintu ruangan kerjanya itu masuk.

Ceklek

Rupanya yang datang adalah Mauren, karyawannya yang bekerja sebagai Office girls.

"Permisi, Bos Jian!" Mauren masuk kedalam ruangan tersebut.

"Ada apa, Mauren?" tanya Jian santai, meskipun dirinya seorang pemimpin, Jian tidak pernah bersikap arogan kepada para karyawannya.

"Sebelumnya Mauren mau minta maaf, Mauren sudah lancang sekali. Tapi kali ini Mauren benar-benar sangat membutuhkan sekali biaya untuk pengobatan Adik saya, Bos. Jadi, bisakah Bos meminjamkan uang? Bos bisa memotong dari gaji saya nanti." Tanpa sungkan Mauren mengatakan langsung intinya kepada Jian, tidak ada waktu baginya untuk drama. Besok sore biaya pengobatan bekas Operasi Marisa harus sudah ada.

Sangat kebetulan sekali, Jian memang sedang mencari sosok wanita yang mampu meluluhkan hati Mahendra, wanita yang mampu mematahkan kesetiaan Mahendra terhadap mantan istrinya.

Jian tersenyum menyeringai, membuat dahi Mauren mengkerut, ia merasa bingung saja dengan sikap Bosnya itu.

"Bos, kenapa Bos menatapku seperti itu? Apakah Bos berpikir kalau aku harus menemani Bos tidur, menghangatkan tubuh Bos sampai bergairah? Seperti cerita-cerita di Novel? Saya siap, Bos. Beneran? Uang itu sangatlah berharga dibandingkan harga diri saya," seloroh Mauren, gadis itu memang sedikit barbar.

Jian terkekeh, kenapa gadis itu bisa membaca pikirannya. Namun, Mauren salah sangka, bukan untuk dirinya sendiri melainkan untuk sahabatnya.

"Keren!" Jian sampai bertepuk tangan, dirinya salut dengan keberanian dan perjuangan Mauren, kalau tidak ada tujuan tertentu, tujuan untuk mengetes kesetiaan Mahendra. Jian tidak akan pernah meminta Mauren untuk melakukan hal itu.

"Bos, aku tidak perlu pujian darimu. Ini darurat, saya sangat membutuhkan uang itu," ucap Mauren yang sudah mulai geram sendiri.

"Oke, tapi ada syaratnya. Bahkan saya akan mengubah nasib kamu yang ngenes itu, nasib kamu akan jauh lebih baik, mendadak kau akan tajir kalau kau berhasil melakukan tugas ini," ucap Jian menantang Mauren.

"Apa itu, Bos? Apa yang harus saya lakukan? Saya tidak perlu tajir mendadak, yang penting secepatnya saya mendapatkan biaya pengobatan adik saya."

Jian pun mengatakan apa yang harus Mauren lakukan, sedikit sulit sih! Tapi... sepertinya gadis itu merasa tertantang sekali.

"Bagaimana?" tanya Jian mengangkat sedikit alis bagian kiri keatas.

"Harus begitu ya, Bos? Tanpa ada pengaruh apa pun gitu?" tanya Mauren merasa ragu kalau dirinya bisa melakukan itu, namun dirinya merasa tertantang juga.

Uang bayaran seharga 350 juta akan masuk ke saku Mauren, jika Mauren berhasil.

"Iya, dong. Bagaimana?"

Mauren malah diam....

Apakah Mauren akan menerima tantangan dan tawaran dari Bos Jian?

Lanjut Membaca

Daftar Isi Terjerat Cinta Satu Malam (Gadis Kecilku)

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Dalam Skandal
9.3
Karier Bitna, aktris asal Korea Selatan, berada di ambang kehancuran setelah skandal besar menimpanya pasca-pesta di Indonesia. Kejadian itu turut menyeret Kenzo, bos besar penyelenggara acara. Demi menyelamatkan reputasinya, Bitna setuju memberikan klarifikasi. Namun, tanpa persetujuan Bitna, Kenzo malah mengumumkan pertunangan palsu mereka kepada publik. Apa motif di balik kebohongan Kenzo ini? Bisakah sandiwara tersebut menyelamatkan Bitna, atau justru memperburuk hidupnya?
Sampul Novel Di Ceraikan Karena di Tuduh Mandul
9.4
Demi berbakti pada orang tua, Kinara bersedia menikah saat berumur tiga puluh tahun. Sialnya, setelah dua tahun berjalan tanpa momongan, sang mertua malah menuduhnya mandul. Luka hatinya kian menganga ketika suaminya memilih untuk menikah lagi dengan perempuan lain. Di tengah rasa dikhianati dan hancur, Kinara tidak tinggal diam. Ia bertekad bangkit untuk mematahkan tudingan kejam tersebut sekaligus membuktikan martabat dirinya yang sesungguhnya.
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Usai dikhianati tunangannya dalam kondisi mengandung, Livia hampir kehilangan nyawa hingga terpaksa melarikan diri. Lima tahun berlalu, ia kembali dan menolong seorang anak kecil yang rupanya putra dari miliarder paling kaya. Sang konglomerat pun hadir melindunginya, menumpas semua musuh, serta membungkam saudara perempuan Livia yang jahat lewat klaim pernikahan rahasia mereka. Kini, Livia yang kebingungan harus menghadapi godaan sang suami misterius yang mendambakan anak kedua.
Sampul Novel Love Illussion
9.0
Pasca tenggelam, Chrystal terbangun di tubuh figuran novel, seorang nona muda berkebutuhan khusus. Ia dipaksa menikahi antagonis kejam yang buta bernama Samudra dari Keluarga Leon. Demi kebebasannya, Chrystal berencana mengumpulkan kekayaan lalu melarikan diri sebelum sang suami pulih. Namun, siasatnya hancur berantakan ketika penglihatan Samudra mendadak pulih dan langsung menatapnya tajam tepat di saat ia bersiap pergi.
Sampul Novel PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA
8.5
Tinggal di kediaman mewah Pak Darma justru membawa Dewi pada situasi mencekam. Rumah megah milik mertuanya itu ternyata menyimpan berbagai rahasia gelap yang selama ini terkunci rapat. Perlahan, misteri demi misteri yang mengerikan mulai terkuak di hadapannya. Dewi pun terseret ke dalam pusaran kenyataan yang menakutkan, hingga akhirnya ia dipaksa menghadapi kebenaran mengejutkan tentang jati diri aslinya yang terikat dengan horor di rumah tersebut.
Sampul Novel Sandiwara Cinta Sang CEO
9.2
Nayla mengira rumah tangganya bersama Bayu, seorang miliarder sukses, sangat bahagia. Namun, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa suaminya telah berpoligami secara rahasia dengan Indri. Selama ini, Bayu dan ibu mertuanya berbohong dengan menyebut Indri sebagai sepupu mereka. Di tengah pengkhianatan keji ini, keluarga Bayu justru terus menyudutkan Nayla dan menganggapnya benalu. Sanggupkah Nayla bertahan ketika kepalsuan cinta sang suami akhirnya terbongkar?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan