APKDock Logo
Sampul Novel Terjerat Cinta Nona Arogan

Terjerat Cinta Nona Arogan

8.5 / 10.0
Di usia 24 tahun, Theresa Daniella sukses memimpin perusahaan sebagai CEO. Namun, pesonanya gagal memikat seorang barista yang dua tahun lebih muda darinya. Menghadapi penolakan, Echa tidak menyerah. Ia memanfaatkan kekayaannya dengan menawarkan bantuan biaya pengobatan ibu pria tersebut. Sebagai gantinya, mereka harus menikah. Sang barista pun sepakat, tetapi ia mengajukan syarat mutlak bahwa pernikahan mereka hanyalah sebuah ikatan kontrak tanpa landasan cinta.

Terjerat Cinta Nona Arogan Bab 1

Suara riuh dari pengunjung yang berlalu lalang tidak mengalihkan pandanganku dari lelaki yang selalu membuatku jatuh cinta setiap harinya.

"Denan! Tolong bawakan aku segelas americano lagi," seruku dengan suara yang sedikit kunaikkan.

Aku Theresa Daniella. Beginilah kegiatanku setiap hari selepas pulang bekerja, mengunjungi coffee shop dimana tempat lelaki yang menjadi dambaan hatiku bekerja.

"Silahkan," ucap Denan sembari menyodorkan segelas americano pesananku. "Kamu nggak lupa ‘kan, ini udah gelas ke-3 yang kamu pesan?" lanjutnya yang kujawab dengan gelengan, seraya menyeruput pelan americano yang sudah kupesan.

Terdengar embusan napas lelah dari Denan, tentu saja aku tak mempedulikannya.

"Pulang Sa, ini sudah malam. Nggak baik perempuan pulang malam-malam."

Tuh, kalian bisa menilai ‘kan? Denan adalah tipe lelaki yang cuek tapi perhatian, hingga aku merasa dia juga menyukaiku. Tetapi, ah sudahlah! Emm wait, aku tak suka saat dia memanggilku dengan sebutan 'Sa'.

"Nggak! Aku masih ingin di sini. Lagian aku juga nggak ganggu pekerjaan kamu. Dan apa tadi, kamu manggil aku Sa? Nama aku Echa! Kita udah dekat, semua orang terdekatku harus memanggilku Echa!” titahku dengan tegas tanpa mempedulikan pandangan pengunjung cafe yang lain.

"Itu menurut kamu. Menurutku, aku hanya pelayan dan kamu pembeli. Kamu nggak lupa kan, kalo aku udah punya kekasih? Lelaki yang sudah memiliki kekasih, tidak baik jika berteman dekat dengan perempuan lain.”

Ya, Denan bukanlah lelaki single. Dia memiliki seorang kekasih bernama Ayana. Perempuan itu tentu saja berbeda jauh dibandingkan dengan diriku. Kekasih Denan masih berusia 19 tahun dan masih duduk di bangku perkuliahan semester awal.

"Ini sudah malam, Theresa," ucap Denan penuh penekanan. "Ayana nanti akan mengunjungiku, nggak enak kalo dia lihat kamu di sini.”

Aku tersenyum miring. Lagi-lagi Denan selalu mementingkan perasaan kekasih ingusannya itu. Hei! Aku yakin Denan tidak buta untuk melihat kelebihanku. Bahkan seujung kuku pun, kekasihnya itu tidak pantas dibandingkan dengan aku!

"Memang kenapa? Biar saja dia tau kalau aku lebih pantas untuk ada di sini dan menunggumu selesai bekerja.”

Terlihat bahwa Denan mengusap wajahnya kasar setelah mendengar pernyataan yang keluar dari mulutku.

"Terserah kamu aja. Aku harus kembali bekerja," ucapnya lalu meninggalkanku sendiri.

Aku mendengus kasar lalu kembali mendudukkan diriku. Sejujurnya aku mulai mengantuk. Kulirik arloji yang bertengger di tangan kiriku.

22.05

Sudah hampir 3 jam aku berada di sini. Tak apa, demi menunggu sang pujaan hati. Terkadang aku heran dengan diriku, jika ada hal yang kubenci di dunia ini jawabannya adalah 'menunggu'. Tapi entah kenapa, menunggu Denan adalah hal tercandu yang pernah kulakukan. Jarum jam terus berjalan, mataku semakin memberat bahkan untuk mengangkat kepala saja tidak kuat. Kutaruh kepalaku di atas lipatan kedua tanganku, lalu mulai memejamkan mata. Belum ada 10 menit, mataku kembali terbuka lebar. Aku mendongakkan kepalaku ke depan sana.

"Sialan!" desisku. Rasa kantuk menguap begitu saja entah ke mana setelah melihat kejadian menyebalkan yang membuat hatiku terbakar.

Di hadapanku sekarang, Denan dan Ayana mulai melempar senyum. Tentu saja senyum yang mengisyaratkan cinta. Entah sejak kapan gadis ingusan itu datang, perasaan aku baru saja memejamkan mata dan sekarang gadis ingusan itu sudah berada di sana dan menggoda calon suamiku?

Iya calon suami.

Karena aku benar-benar yakin akan menikah dengan Denan. Walaupun pria itu terus menolakku. Tapi bukan Theresa namanya jika langsung menyerah begitu saja.

Kurapikan rambutku yang berantakan, tak lupa merapikan blouse navy-ku yang mulai lusuh. Lalu kulangkahkan kakiku menuju ke arah mereka yang masih asik bercengkrama dibatasi oleh kaca di dekat kasir.

Ekhem.

Seketika Denan dan Ayana menghentikan obrolannya. Senyum di bibir mereka hilang, terlebih Ayana yang langsung mendongakkan kepalanya. Tentu saja gadis ingusan itu tahu bahwa aku mengincar kekasihnya itu. Bahkan aku pernah meminta Ayana untuk meninggalkan Denan dengan uang kompensasi 50 juta. Tapi memang gadis ingusan itu munafik, berlagak tidak butuh uang dan lebih memilih mempertahankan hubungannya dengan Denan.

"Ingin menambah pesanan? Atau ingin berpamitan pulang?" tanya Denan dengan nada yang datar. Cih! Saat bersama Ayana akan menggunakan nada lemah lembut nan alus. Tapi ketika berbicara kepadaku seperti kanebo kering.

"Kenapa dia datang ke sini?" tanyaku tak suka seraya menunjuk Ayana dengan jari telunjuk lentikku.

"Wajar jika seorang perempuan merindukan kekasihnya.”

Hello! Aku bertanya kepada Denan, kenapa malah gadis ingusan itu yang menjawab?

Apa tadi katanya kekasih? Iuh! Denan bahkan lebih cocok jadi kakak lo! Ingin rasanya aku mengeluarkan kata-kata sarkas untuknya, tapi tenang aku ingin terlihat anggun di depan calon suamiku.

Aku terkadang heran, kenapa si Ayana ini selalu terlihat kalem dan lembut di hadapan Denan? Padahal gadis ingusan ini benar-benar menyebalkan. Bahkan tak hanya sekali dia memandangku dengan pandangan sinis penuh kebencian.

"Untuk apa menemui calon suamiku?" tanyaku dengan nada menantang penuh rasa percaya diri.

"Jangan ngawur!"

Ya, itu suara Denan. Lelaki itu sudah memandangku dengan tatapan tajam. Biar saja, toh aku juga tidak peduli.

"Kita akan menikah," ucapku santai tentu saja Ayana langsung memandangku tak suka. Langsung saja kukeluarkan smirk-ku.

"Nggak!" bantah Denan cepat. "Tolong jangan membuat masalah, Sa. Banyak pelanggan di sini."

"Kak Theresa lebih baik pulang daripada buat ribut di sini."

Tanganku mengepal saat Ayana berani mengusirku. Aku pun melempar tatapan sengit ke arah Denan, "Kalo kamu tau pelanggan banyak, kenapa harus bermesraan sama gadis ingusan ini?!" sarkasku. Pandanganku lalu teralih ke arah Ayana yang sekarang masih tetap memandangku dengan pandangannya yang sok lembut itu.

"Buat lo! Harusnya lo yang pergi dari sini. Ganggu calon suami gue kerja aja!”

Baru saja Ayana akan menjawab, Denan langsung menyahut ucapanku.

"Terserah! Lebih baik kamu pulang. Aku harus melanjutkan pekerjaanku lagi."

Setelahnya lelaki itu pergi ke belakang entah untuk apa.

"Apa lo lihat-lihat?!" sarkasku pada Ayana, gadis itu langsung buru-buru menunduk.

Inilah aku, tipikal wanita yang galak, judes, jutek, lengkap sudah. Tetapi akan berbeda saat sudah berhadapan dengan Denan. Tentu saja agar lelaki itu tertarik dan luluh kepadaku. Walaupun sudah hampir satu tahun lebih belum ada perubahan sih HAHAHA

"Gue ingetin, nggak usah belaga sok polos di depan Denan!"

Ayana langsung kembali mendongak, "Apa maksud Kak Theresa?" tanyanya dengan nada sok polos. Ingin rasanya aku mencabik-cabik mulutnya.

"Cih! Gue tau lo tu bukan gadis polos! Tujuan lo biar apa? Biar Denan luluh gitu sama lo?"

Nah kan, akhirnya si Ayana ini ngeluarin smirk-nya. "Sayangnya, Kak Denan memang memilih aku.”

Jleb.

"Kau…!" Aku menggeram sebal.

Sialan!

Lanjut Membaca

Daftar Isi Terjerat Cinta Nona Arogan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Yang Penuh Rahasia
8.0
Risa menaruh hati pada dosen mudanya, Bima, walau sadar hubungan mereka terlarang. Impian Risa seolah menjadi nyata saat perjodohan menyatukan mereka. Namun, di balik kehangatannya, Bima menyembunyikan rahasia kelam. Ketika kebenaran menyakitkan itu terbongkar, Risa yang terluka parah berubah menjadi pribadi yang tertutup dan memilih lenyap tanpa jejak. Kepergian sang gadis meninggalkan penyesalan mendalam bagi Bima yang kini didera rasa bersalah selama bertahun-tahun.
Sampul Novel Cintaku Sudah Habis
8.1
Fitnah kejam dari Rina menghancurkan kisah cinta Kaluna dan Citra hingga berakhir tragis. Kebencian mendalam kini menyelimuti hati Citra, namun sebuah rahasia besar yang selama ini tersembunyi perlahan mulai terungkap. Di tengah situasi pelik ini, Kaluna harus berjuang keras demi bertahan hidup dan menghadapi kemarahan sang mantan kekasih. Apakah kebenaran yang sesungguhnya dapat terungkap sebelum semuanya terlambat?
Sampul Novel PERFECT PARTNER
8.4
Arsitek menawan nan keras kepala, Amanda Altakendra, mengunci rapat hatinya akibat luka masa lalu. Namun, pertahanan itu goyah setelah ia tak sengaja bersua dengan Darko Dio Archelaus di sebuah klub malam. Penguasa Archelaus Corp yang dingin itu seketika terobsesi dan mengerahkan segala upaya untuk mengikat Amanda sebagai pendamping hidupnya. Mampukah sang triliuner meruntuhkan ego Amanda dan menyembuhkan traumanya?
Sampul Novel Pesona Sebuah Ciuman
8.2
Karin menghadapi gejolak batin usai menyambut ciuman Wilson. Walau mestinya ia membenci lelaki tampan itu, kehangatan tersebut terus membayangi benaknya. Keadaan kian pelik lantaran Karin masih terikat pernikahan sah dengan Steven. Sanggupkah Karin dan Wilson menekan daya tarik terlarang yang kian membara? Simak pergulatan emosi Karin yang mempertaruhkan keutuhan rumah tangganya dalam kisah romansa dewasa yang penuh dilema ini.
Sampul Novel The Beautiful Replacement
8.0
Karir modeling Seraphine hancur, meninggalkannya dalam lilitan utang hingga hampir menjadi penghibur. Saat terpuruk, ia mendapat hak asuh keponakannya setelah sang kakak meninggal. Tak disangka, Arche, mantan kakak iparnya yang kaya raya, justru datang melamarnya. Sera berniat memanfaatkan kekayaan Arche demi melunasi utang-utangnya. Namun, ketulusan Arche perlahan menggoyahkan niat buruk tersebut. Akankah Sera tetap memanfaatkan Arche, atau malah jatuh cinta padanya?
Sampul Novel Undercover Prince
8.8
Saat Raja Alderan sakit keras, Pangeran William Lancester diminta kembali ke istana untuk segera memilih ratu bagi Kerajaan Wisteria. Menolak menikahi putri manja, ia mencari sosok pendamping yang tangguh serta berjiwa mulia. Perjalanannya mempertemukan dirinya dengan Lady Amelia Stormside, gadis pemberani yang berani menantang sang pangeran. Kini, William harus berjuang memikat hati wanita luar biasa tersebut demi mewujudkan wasiat terakhir ayahnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan