APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjerat Birahi Kakak Tiri

Terjerat Birahi Kakak Tiri

Pesona fisik Aluna justru mengundang obsesi gelap dari kakak tirinya, Raka. Walau sempat menolak mentah-mentah, Aluna akhirnya luluh dan terjebak dalam pusaran asmara bersamanya. Sayangnya, jalinan cinta mereka langsung menghadapi ujian berat saat Raka harus menghadapi perjodohan dengan seorang model terkenal. Di tengah bayang-bayang pernikahan paksa tersebut, mampukah keduanya bertahan demi menjaga hubungan mereka yang rumit ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

Raka tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Aluna yang sedang membersihkan rumah. Wanita itu mengepel rumah dengan gerakan erotis yang bisa membuat Raka tergoda hanya dengan melihat bokongnya yang bergerak-gerak. Raka adalah lelaki yang normal. Ia akan langsung tergoda saat melihat pemandangan seperti di depannya.

"Shit! Kali ini aku tidak bisa menahan diriku lagi. Ini karena Aluna yang berusaha selalu menggodaku dengan penampilannya yang seksi itu," kata Raka.

Raka mendekati Aluna dan langsung memegang tangannya. Ia menjatuhkan kain pel yang berada di tangan Aluna dan mendorong tubuh adik tirinya itu ke dinding. Aluna yang terkejut dengan gerakan tiba-tiba Raka itu pun membelalakkan matanya dan mencoba untuk menjauh dari Raka. Tetapi sayangnya, tenaga Raka lebih besar daripada tenaganya.

"Apa yang ingin kak Raka lakukan?" tanya Aluna dengan perasaan takutnya. Ia takut jika Raka melakukan hal buruk kepadanya.

"Kau tahu Aluna, aku tidak menyukai kehadiranmu dan Mamamu disini. Aku tidak suka jika Mamamu menikah dengan Papaku." Raka mengusap pipi Aluna dengan lembut dan memberikan sensasi aneh di tubuh Aluna. Sensasi yang belum pernah Aluna rasakan sebelumnya.

Seakan tidak ingin membuat Aluna memikirkan apa yang Raka lakukan selanjutnya. Raka langsung mencium bibir ranum nan tebal milik Aluna dengan kasar dan menuntut. Aluna menolak dan ingin melepaskan ciuman Raka di bibirnya, tetapi ciuman itu semakin kasar. Tenaganya juga kalah di bandingkan dengan tenaga Raka.

"Kamu selalu menggodaku dengan pakaianmu yang ketat dan tipis itu. Membuat aku ingin menyentuhmu dan merasakan bagaimana jika milikku masuk ke dalam milikmu," kata Raka dengan menatap Aluna dengan intens.

Aluna menggelengkan kepalanya. Ia tidak mau jika Raka menyentuhnya dan melakukan hal yang di luar batas dengannya. Ia berusaha untuk melepaskan dirinya dari kurungan Raka, tetapi ia tidak bisa.

"Sadar kak Raka. Aku adalah adikmu. Kau tidak bisa melakukan ini kepadaku," kata Aluna dengan wajah ketakutannya.

Raka tidak memedulikan ketakutan yang terlihat jelas di mata Aluna. Yang ia pikirkan sekarang adalah bagaimana agar ia mendapatkan pelampiasan atas gairah yang sudah tidak bisa ia tahan lagi.

Raka menundukkan wajahnya sedikit dan melihat payudara Aluna yang tercetak jelas di balik baju yang ia pakai. Tangannya yang semula hanya diam saja kini bergerak untuk menyentuhnya. Bukan hanya menyentuh, ia juga meremas payudara itu dengan kasar.

"Ahhh ahhh." Desahan keluar dari mulut Aluna yang sekarang sudah menikmati permainan yang Raka berikan.

Raka menarik kaus yang Aluna pakai ke atas dan melepasnya. Ia juga membuka bra kekecilan yang tidak bisa menampung payudara Aluna seluruhnya. Ia mengusap bibirnya terlebih dahulu, sebelum memasukkan payudara Aluna itu ke dalam mulutnya dan mengulumnya. Tangannya juga masih meremas payudara Aluna yang lainnya.

Aluna yang semula menolak, kini beralih menikmati sentuhan Raka di tubuhnya. Ia mengalungkan tangannya di leher Raka dan menarik rambutnya. Suara desahan tidak bisa lepas dari mulut Raka.

"Raka ahhh aku ahhh."

Mendengar desahan Aluna yang memanggil namanya, membuat Raka semakin semangat melakukan permainannya. Tangannya turun ke bawah dan berusaha untuk menurunkan hot pants yang Aluna pakai. Tetapi saat tangannya ingin menyentuh titik sensitif milik Aluna, tiba tiba saja....

"Aaaaaa..."

Raka terjatuh dari ranjang dan langsung tersadar dari tidurnya. Ia mengusap kepalanya yang terasa sakit. Ia mencoba bangkit dan kembali tidur di ranjangnya.

Mimpi basah. Ya, Raka mengingat apa yang baru saja ia mimpikan. Ia bermimpi jika ia menyentuh tubuh seksi Aluna. Mimpi tersebut sangat jelas dan terasa sangat nyata. Payudara besar Aluna dan desahannya masih terngiang jelas di pikiran Raka.

"Kenapa aku bermimpi bersetubuh dengan Aluna. Apa memang aku menyukai tubuh seksinya itu?" Raka mengusap wajahnya karena tidak mengerti apa yang ia rasakan. "Tidak. Tidak mungkin jika aku menyukainya. Aku tidak selera sedikitpun kepadanya. Tapi, ahhh harus ku akui jika dia begitu menggodaku dan sampai membuat aku jadi mimpi basah seperti ini. Aku menginginkan tubuhnya berada di bawahku. Perasaan apa ini."

***

Raka keluar dari kamarnya dan langsung berhadapan dengan Aluna yang juga baru saja keluar dari kamarnya. Saat melihat Aluna, dengan refleks, Raka menelan salivanya. Fokusnya langsung terarah ke payudara Aluna yang besar itu. Dan satu hal yang baru Raka sadari jika Aluna ternyata masih sekolah. Ia bisa melihat itu dari seragam yang melekat di tubuh gadis itu.

"Kau masih sekolah?" tanya Raka.

Aluna mengunci pintu kamarnya dan beralih menatap Raka. Ia tersenyum manis sebelum mengangukkan kepalanya dan menjawab pertanyaan Raka itu.

"Iyaa. Ada apa yang salah?" tanya Aluna.

Raka mendesis. Sama sekali tidak menyangka jika orang yang menjadi fantasinya saat mimpi basah adalah gadis yang masih menginjak bangku sekolah.

"Badanmu begitu besar dan tidak cocok untuk anak seusia dirimu. Tubuhnya pasti membuat semua orang yang melihatmu langsung bergairah," celetuk Raka.

Raka melangkahkan kakinya meninggalkan Aluna yang diam membeku di tempatnya. Ia sama sekali tidak mengerti dengan apa yang Raka lakukan itu.

Aluna melangkahkan kakinya menuju dapur untuk sarapan sebelum ia berangkat ke sekolah. Ia duduk di samping Raka yang sedang mengolesi roti dengan selai coklat. Ia juga melakukan hal yang sama seperti Raka, mengambil roti dan mengolesinya dengan selai.

"Raka, apa kau bisa mengantar Aluna ke sekolahnya? Jarak rumah kita dengan rumahnya sedikit jauh. Jadi, dia akan terlambat ke sekolah jika kau tidak mengantarnya," kata Tio.

"Tidak usah, Pa," tolak Aluna. Ia tidak mau merepotkan Raka. Apalagi ia tahu jika Raka tidak menyukai kehadirannya dan Mamanya disini. "Aku bisa berangkat sendiri."

"Tapi Raka bisa mengantarmu," kata Tio. "Bukan begitu, Raka?"

Raka ingin menolak apa yang Tio katakan itu. Tetapi saat melihat paha Aluna yang terekspos karena roknya sangat pendek di tambah dengan payudara Aluna yang sangat terlihat dengan jelas itu meskipun di tutupi oleh seragamnya. Bahkan saking besarnya, kancing seragam itu hampir terlepas karena tidak bisa menampung payudara itu seluruhnya.

"Raka bisa," kata Raka dengan semangat. Ia bisa sekalian cuci mata dengan melihat tubuh Aluna. Atau mungkin saja ia bisa menikmatinya.

"Tapi kak." Aluna ingin bertanya mengapa tiba-tiba Raka mau mengantarnya ke sekolah. Padahal lelaki itu selalu menunjukkan ketidaksukaannya kepada Aluna.

Raka dengan cepat berkata, "Habiskan makanmu. Aku akan menunggu di mobil."

Raka meminum susunya dan berpamitan kepada Tio. Hanya kepada Tio saja, karena ia tidak mau berhubungan atau menganggap kehadiran Diana di rumah ini.

Aluna sebenarnya merasa aneh karena Raka yang tiba-tiba saja mau mengantarnya. Ia takut jika Raka menurunkannya di tengah jalan atau melakukan hal yang lebih dari itu. Raka sangat membencinya bukan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Gadis Simpanan
9.2
Carl Davidson gemar menjahili Samantha Walker sejak kecil dengan menaruhnya di meja tinggi hingga menangis. Kebiasaan unik ini bertahan hingga Carl sukses menjadi miliuner otomotif. Kini, ia tidak hanya mendudukkan Samantha di meja, tapi juga membawanya ke ranjang. Di tengah stigma buruk masyarakat yang melabelinya sebagai gadis simpanan, mampukah Samantha mempertahankan kehormatannya dan bersanding dengan Carl di pelaminan?
Sampul Novel Buy One Get You
8.4
Niat Audia untuk mengundurkan diri sirna setelah ayahnya, Pak Sapto, menjadi korban penipuan bisnis. Demi melunasi utang, rumah keluarga beserta isinya dijual ke Ibu Sosro senilai 1,5 miliar. Sial bagi Audia, ia yang tertidur di dalam ikut terjual sebagai aset. Sang bos, Affangga, yang membencinya karena mirip sang mantan tunangan, terpaksa menghadapi situasi ini. Ibu Sosro pun memanfaatkan keadaan dengan menjodohkan dan memaksa mereka berdua segera menikah.
Sampul Novel Cintanya Bersinar Dalam Kegelapan
9.4
Julian dulu terabaikan dalam hidup Sienna, meski dialah pencuri ciuman pertama gadis itu saat gelap. Ketika takdir meruntuhkan dunia Sienna dan memaksanya menikahi pria lain, Julian kembali. Namun, ia tidak lagi lemah. Kini sebagai pria berkuasa, Julian hadir di titik terendah Sienna untuk melindunginya. Lewat lamaran pernikahan yang penuh keyakinan, ia siap membuktikan bahwa cinta tulusnya tiada tanding.
Sampul Novel Hasrat Terpendam Suamiku
8.6
Pernikahan paksa antara Sophia yang angkuh dan Albert, sang casanova, berjalan dingin dan penuh konflik. Namun, seiring waktu, benih cinta justru tumbuh di hati Sophia. Ia mulai menyadari adanya hasrat terpendam yang membara di balik sikap acuh tak acuh suaminya tersebut. Kini, Sophia bertekad mencari cara agar Albert mau jujur mengakui perasaan aslinya. Mampukah mereka mengatasi kekacauan hubungan ini dan bersatu dalam ikatan cinta yang tulus?
Sampul Novel Mengejar Gadis Dingin
9.5
Kehidupan Amanda, siswi kutu buku yang sering dirundung akibat kecerdasannya, berubah sejak kehadiran Deva. Murid baru yang tenang ini hadir sebagai pelindung Amanda dari gangguan di sekolah. Kehadiran Deva perlahan mencairkan keseharian Amanda yang kaku. Akankah kedekatan ini menumbuhkan benih cinta, serta mengubah sang gadis dingin menjadi lebih hangat dan menawan? Ikuti kisah perjuangan Deva dalam mendekati dan meluluhkan hati Amanda.
Sampul Novel Penyesalan Cinta Terdalam Mantan Suami
9.4
Tepat pada hari ulang tahun ke-27 sekaligus peringatan pernikahan ketiga mereka, Felisha menerima kejutan pahit dari suaminya, Zarend Richardy. Bukan hadiah manis, melainkan selembar surat cerai yang disodorkan pria itu. Zarend menandatanganinya dengan dingin demi menuruti keinginan Valerie yang keras kepala. Baginya, perceraian ini hanyalah formalitas belaka agar Valerie mau menerimanya kembali. Felisha kini harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya meminta tanda tangannya tanpa rasa bersalah.