APKDock Logo
Sampul Novel Mengejar Gadis Dingin

Mengejar Gadis Dingin

9.5 / 10.0
Kehidupan Amanda, siswi kutu buku yang sering dirundung akibat kecerdasannya, berubah sejak kehadiran Deva. Murid baru yang tenang ini hadir sebagai pelindung Amanda dari gangguan di sekolah. Kehadiran Deva perlahan mencairkan keseharian Amanda yang kaku. Akankah kedekatan ini menumbuhkan benih cinta, serta mengubah sang gadis dingin menjadi lebih hangat dan menawan? Ikuti kisah perjuangan Deva dalam mendekati dan meluluhkan hati Amanda.

Mengejar Gadis Dingin Bab 1

Hai...namaku Amanda, aku menulis cerita ini sambil makan bubur, karena sudah dua hari tidak makan nasi.Dulu, aku sekolah di SMA Garuda. Namun, nasib sial menimpaku aku kerap dibully di sekolah karena aku selalu mendapat nilai yang lumayan bagus daripada temanku.Temanku yang membully itu iri kepadaku.Aku dulu tidak berani melapor, aku hanya bisa memendam dan sabar.Inilah kisahku selengkapnya...

Juli 2009

Tahun ini adalah awal aku masuk ke sebuah sekolah SMA, sebuah sekolah swasta milik yayasan tentara angkatan udara SMA Garuda namanya.Lokasinya yang tak jauh dari tempat tinggalku hanya satu setengah kilometer.Saat itu, aku sering ke sekolah menggunakan sepeda milikku sepeda pemberian ibuku waktu aku ulang tahun ketika masih smp.

Kesukaanku sama seperti aku masih di smp yaitu sering mengunjungi perpustakaan sekolah disaat waktu istirahat tiba.Buku yang sering aku pinjam adalah buku novel-novel yang menceritakan kehidupan remaja.Seperti biasa, saat awal masuk ke sekolah itu semua teman itu baik.Ya, karena masih baru pertama kenal waktu itu jadi masih agak jaim belum tahu karakternya masing-masing itu seperti apa.Tapi lambat laun setelah tahu aku sering mendapatkan nilai yang lumayan bagus, mereka yang sekelas denganku menjadi iri kepadaku dan aku kerap dibully oleh mereka.Aku tidak sendiri waktu itu, masih ada sahabatku yang selalu menemaniku disaat senang dan susah dibully juga oleh teman-temanku.

Kita berdua menjadi terasingkan, ketika kita berdua berusaha untuk ikut berbaur dengan mereka tapi merekanya malah menghindar dan akhirnya kita berdua setiap jam istirahat selalu mendatangi perpustakaan untuk mencari buku novel edisi terbaru untuk bisa kita pinjam yang bisa menemani disaat waktu luang.

Jika aku dan sahabatku ini yang bernama Lina tidak ke ruang ke perpustakaan, kita biasanya menghabiskan waktu istirahat di sebuah kantin kecil khusus siswa yang menyediakan aneka jajanan.Disaat aku dan sahabatku sedang makan makanan yang telah dipesan, tiba-tiba teman satu kelasku yang iri kepadaku dan tidak menyukaiku itu membully aku dengan menyiramkan jus mangga ke rok sekolahku.

Bbyuuurrr...

Jus mangga pun tumpah dan membasahi serta mengotori rok sekolahku.Dengan sigap sahabatku yang berada didekat aku pun menjadi emosi melihat aku diperlakukan seperti itu tadi.Sahabatku lalu membentak Aditya yang menumpahkan jus mangga itu ke rok seragamku.

"Heh lu gitu banget ya kelakuannya,mentang-mentang lu anak tentara semena-mena terhadap orang!!"

sahabatku membentak Aditya,Aditya ayu agustin nama panjangnya.

"Alah, lu gak usah sok sok'an ngebela sahabatmu yang cupu ini!"

Aditya tak mau kalah membentak Lina dan emosinya semakin meninggi.Aku pun mencoba meredam emosinya sahabatku itu.

"Lina..lina..sudah gak usah ribut karena ngebela aku, malu jadi tontonan orang." ucapku sambil mengelus punggungnya berharap emosinya reda.

"Keterlaluan dia nda, kalau dibiarkan akan semakin ngelunjak kelakuannya." ucap Lina merasa tidak terima aku diperlakukan tidak mengenakan dimuka umum.

"Ayok ke toilet aku antar ya, itu rok mu kotor begitu kita bersihkan." lanjut Lina.

"Iya Lina hayu, mumpung belum ada bel tanda masuk juga."

Lina pun mengantar aku menuju toilet sekolah dan aku mulai membersihkan sisa-sisa jus yang tumpah tadi di rok itu.Begitu rok sudah bersih, walaupun basah kuyup karena cipratan air Lina pun memberi pinjaman jaket kain yang sedang dipakainya.

Karena merasa tak tega melihat aku roknya basah kuyup terkena cipratan air.

"Nih,pakai jaketku aja untuk menutupi rokmu yang basah itu." ucap Lina sambil membuka jaket yang dia pakai lalu memberikannya kepadaku.

"Tapi kan kamu lagi dipakai?" tanyaku.

"Sudah gak apa-apa kok, tadi pagi sih dingin tapi makin siang malah gerah."

"Ya sudah, aku pinjam dulu ya Lin, besok dikembalikan lagi ke kamu."

"Iya, santai aja nda kayak sama siapa aja, pakai aja gak apa-apa."

Akhirnya aku mengambil jaket kepunyaan Lina itu dan aku pakai untuk menutupi bekas cipratan air yang masih basah.

Lalu, tidak berapa lama bel tanda masuk kelas pun berbunyi.Aku dan Lina bergegas untuk segera memasuki kelas karena Guru Ips akan segera memasuki ruang kelas.Sesampainya dikelas, Aditya pun kembali berbuat usil dia menyoraki kedatangan kita berdua.

"Huh dasar cupu, sahabatnya malah ikut-ikutan belain pakai nyolot lagi."

Cici yang berada tidak jauh dari posisi Aditya duduk ikut ingin tahu apa yang terjadi tadi.

"Ada apa sih Dit, gue kepo ayo kasih tahu ada apaan?" tanya Cici penasaran dan langsung memasang kuping ke arah Adit.

"Gini Ci, tadi waktu di kantin kan gue gak sengaja numpahin jus mangga ke si cupu itu, eh sahabatnya malah yang nyolot ngajak ribut."

"Haha..sok pahlawan dia."

"Tadi lu kemana Ci istirahat?"

"Maaf Dit, tadi istirahat gue dikelas masih ngerjain tugas belum kelar."

"Pantesan, jadinya gue istirahat ke kantin sendirian, mana si Popy dan si Agnes gak nongol juga."

Aku hanya bisa lihatin dan geleng-geleng kepala lihat Aditya ngoceh-ngoceh dari kejauhan.Lalu, aku pun mengeluarkan buku paket ips dan catatannya.Begitu guru ips datang, suasana kelas yang tadinya riuh berubah menjadi hening seketika.

Ketua kelas pun langsung memberikan salam kepada guru yang baru datang tadi.Lalu guru ips pun langsung memberikan materi pelajaran hingga dua jam lamanya.Setelah pelajaran selesai, lalu siswa yang berada dikelas pun diperbolehkan pulang karena jam kegiatan belajar mengajar telah habis.Termasuk aku dan Lina sahabatku segera bergegas keluar dari kelas juga.Kita berdua jalan berbarengan menuju parkiran aku mengambil sepedaku lalu langsung mengayuhnya sedangkan sahabatku naik angkot.Karena waktu itu masih belum ada transportasi online seperti sekarang.

***

Aku pun terus mengayuh sepedaku melewati jalan raya yang lumayan banyak angkutan umum juga yang bersliweran.Dipertigaan jalan, aku lalu belok ke arah kiri memasuki sebuah komplek perumahan.

Ayahku hanya seorang karyawan pabrik biasa, jadi hanya mampu beli rumah diperumahan yang bertype agak kecil itupun dibeli dengan cara dicicil perbulan dengan memberikan dp terlebih dahulu sekian persen.

Beberapa menit kemudian, mamahku yang sedang berada diluar menjaga dagangan asinan buah kaget melihat rok sekolahku ditutupi sebuah jaket.Sepedaku aku taro digarasi yang tidak begitu luas lalu aku menghampiri mamahku.

"Asalamualaikum, mah kok bengong." sapaku sambil mencium telapak tangan mamah.

"Waalaikumsalam, neng itu kenapa ditutupi jaket roknya?" tanya mamah.

"Oh ini, gak apa-apa mah cuma basah tadi kecipratan air." jawabku tidak memberikan jawaban yang sebenarnya.

"Itu jaket siapa yang dipakai neng?" tanya mamah lagi.

"Jaket Lina mah,teman sebangku."

"Ya sudah, sini jaketnya mamah bantu cucikan biar cepat kering besok, tolong jaga dagangan mamah ya."

"Tapi sebelumnya neng ganti baju dulu, makan dulu sana." suruh mamah.

"Iya mah, aku masuk ke dalam dulu ya."

Setelah beres ganti baju,menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim dan juga sudah beres makan aku pun langsung kedepan untuk menjaga dagangan asinan buah yang mamah suruh jaga tadi.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Mengejar Gadis Dingin

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam bagi sang wanita. Apakah pernikahan ini berjalan atas dasar cinta lama yang tersisa, ataukah sang suami tengah menyusun rencana balas dendam demi membalas luka masa lalunya? Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, pasangan suami istri ini harus berkomitmen di tengah bayang-bayang masa lalu. Kini, rahasia serta konflik mulai menguji kesetiaan dan keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur saat kesuciannya dirampas di depan kekasihnya akibat rencana jahat kakek pria itu. Bukannya melindungi, sang kekasih justru mencampakkannya dan menikahi wanita lain. Di tengah keputusasaan, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama keluarga aslinya, ia menyusun rencana pembalasan dendam untuk menghancurkan mantan kekasih dan keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang ia cari?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia dinikahi Seno Bagaskara, seorang konglomerat yang membawanya ke rumah besar keluarganya. Namun, tinggal bersama saudara ipar lain memicu konflik rumit. Di balik kemegahan rumah itu, Anisa tidak menyadari bahwa adik kandung Seno serta suami dari iparnya memendam gairah terlarang pada dirinya. Kini, ia terperangkap dalam bahaya nafsu terselubung di kediaman tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi ancaman ini?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, kerap mengecewakan sang ibu. Harapan indahnya untuk bahagia bersama Ardan Mahendra, suaminya yang sukses, sirna ketika keluarga Ardan terus merendahkannya. Kehadiran Anindya, mantan kekasih Ardan yang membongkar kepalsuan pernikahan mereka, kian memperparah penderitaan Jasmine. Saat Jasmine memilih bercerai demi harga dirinya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia memeluk Evelyn dan membisikkan janji manis yang dulu sering ia katakan padaku. Melalui tatapan matanya yang sangat dingin, Brama menegaskan bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan