APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Suami Bayaran

Terjebak Suami Bayaran

Samantha Connors, pewaris angkuh yang mendambakan pria berharta, terpaksa menikah demi mendapatkan warisan kakeknya. Ia lalu menyewa Noah Spencer, pria miskin yang butuh uang untuk pengobatan ibunya. Walau terikat pernikahan kontrak, Noah bersikap dingin dan profesional. Tak disangka, Samantha malah jatuh cinta pada suami sewaan itu. Saat rahasia kelam masa lalu Noah terkuak, sanggupkah Samantha meluluhkan hati pria yang telanjur membencinya?
Bab
Bagikan

Bab 2

Suara dentuman musik klub membuat dua gadis yang sedang terbuai dalam alunan musik itu menggerakkan tubuhnya dengan irama dinamis. Berselang lima hari dari kematian kakeknya, Samantha kembali menjadi gadis dengan hobi bersenang-senang dengan dunia malam.

Uang, kekayaan yang melimpah membuat kehidupan gadis itu jauh dari kesan kesederhanaan. Lagi pula, ayahnya tidak pernah peduli dengan apa yang dilakukannya di luar. Seingatnya, Haddley memang tidak pernah berusaha menegur jika ia sengaja melakukan kesalahan demi mendapatkan perhatian. Sementara ibunya adalah tipe-tipe wanita konvensional yang selalu menurut apa kata suami, bahkan jika harus membenci putrinya sendiri.

  "Apakah kamu sudah menemukan calon pria yang bisa kau jadikan suami?"

Chloe, sahabat yang ia miliki sejak masa remaja itu bertanya dengan ekspresi penasaran. Samantha memutar gelas di tangannya. Saat ini ia sudah duduk menghadap sebuah meja kecil dengan sebotol minuman mahal di atasnya.

"Bagaimana aku bisa mendapatkan pria sederhana yang luar biasa? Sebenarnya aku bisa saja menyewa para pria di luar sana, tetapi tentu saja tidak untuk menikahinya. Sedangkan saat ini aku benar-benar membutuhkan pria seperti itu untuk menikah."

Samantha mengerang saat merasakan bahwa sebenarnya tugas yang akan ia lakukan ini sangat berat tidak semudah yang sebelumnya ia pikirkan. Tapi ia harus menjalankan amanat itu. Emmerson's Industries harus jatuh ke tangannya atau ayahnya yang tamak itu akan melakukan berbagai upaya licik agar tujuannya tercapai.

"Kamu bisa mencari di situs kencan populer di internet, Sam. Tawarkan dirimu sebagai Nona Muda kaya raya dan cantik jelita dan beritahu mereka jika kamu masih P-E-R-A-W-A-N. Pasti akan banyak pria yang berbondong-bondong melamarmu."

Chloe mengedipkan mata seolah ia tengah memberikan saran terbaik yang ada dalam pikirannya.

Samantha hanya berdecih kesal.

"Aku butuh pria yang bisa menutup mulut, mata dan juga benda pusakanya. Bisa memainkan peran yang sempurna dengan aku yang merancang skenarionya."

Memutar kembali gelas kristal di tangannya, Samantha kemudian menggeleng beberapa kali. Semoga kakeknya tidak mengutuknya dari atas sana.

"Apakah nantinya pernikahan itu benar-benar akan dilakukan? Maksudku bukan pernikahan pura-pura?"

Sebagai seorang sahabat, Chloe juga merasakan kebingungan yang saat ini dirasakan Samantha. Sikap Samantha mempertahankan harta warisan kakeknya bukan semata didasari oleh keinginan menguasai harga tersebut, tetapi gadis itu sudah memprediksi bahwa akan ada yang memperebutkan harta itu jika ia gagal memenuhi persyaratannya.

"Pengacara Kakek pasti sudah mengatur semua agar berjalan sebagaimana mestinya. Lagi pula, paman Alan Davis bukan pria yang mudah dibohongi. Ia terlalu cerdik jika hanya menangkap apa yang ada dalam pikiranku."

Menghalau rasa bingung yang menyergap kembali ke dalam pikirannya, Samantha menyesap cairan berwarna merah dari gelas kristal yang berada di tangannya. Menikmati perpaduan antara rasa manis cenderung pahit yang kemudian mengalir melalui tenggorokannya.

"Berarti kamu benar-benar akan mengucapkan janji suci pernikahan di hadapan Tuhan, Samantha. Aku tidak bisa membayangkan seberapa besar dosa yang kamu lakukan ketika mengkhianati firman Tuhan."

Chloe menggeleng dengan ekspresi mengejek dan juga bermaksud bercanda. Saat ini gadis itu sadar jika Samantha sedang menghadapi dilema.

"Waktuku tinggal tiga minggu lagi. Besok aku akan berusaha mencari pria yang memenuhi kualifikasi yang tentu saja telah kutentukan."

Gadis itu membayangkan seorang pemuda yang memiliki ketampanan tetapi berasal dari keluarga biasa, cenderung bodoh dan tidak memiliki kemampuan untuk melakukan penipuan kepadanya.

"Pernikahan yang akan kamu lakukan adalah pernikahan sesungguhnya. Janji pernikahan yang terucap disaksikan oleh Tuhan beserta malaikat. Apakah kamu tidak takut jika pada akhirnya kamu benar-benar jatuh cinta pada pria itu?"

"Jangan membuat asumsi yang berlebihan. Bukan kah kamu tahu sendiri jika aku hanya akan mencintai seseorang yang bisa membuat jantungku berdebar saat pertama kali melihatnya? Bukan pria biasa yang cenderung bodoh dan tidak memiliki gaya maskulin seperti yang ku bayangkan."

Meskipun Samantha tidak menyukai kalimat yang terus saja diucapkan Chloe pada dirinya, tetapi gadis itu tahu jika maksud sahabatnya adalah mengkhawatirkan keadaannya.

"Aku hanya akan menikahinya selama satu tahun, membayarnya dengan bayaran tinggi kemudian memberikan uang kompensasi yang besar agar ia bisa melanjutkan hidup dengan layak. Bukan kah itu merupakan sifat yang sangat berperikemanusiaan."

Samantha mengedikkan bahu. Segala sesuatu bisa diukur dengan uang. Itulah moto hidupnya. Sebuah pelajaran yang ia serap dari ayah dan ibunya yang begitu mengagungkan materi dan dunia di atas perasaan yang seharusnya mereka miliki atas dirinya.

Beruntung, ia juga menyerap ilmu berperikemanusiaan dari sang kakek.

"Sudah malam, Sam, aku harus pulang. Ayahku akan pulang ke rumah saat akhir pekan untuk mengunjungi Ibu."

"Ibumu benar-benar wanita yang hebat. Sudah berapa tahun ayahmu memiliki istri simpanan, tetapi ibumu masih bersedia saja melayani kemauannya. Seperti ibuku saja."

Sam menarik napas panjang. Kehidupan di keluarganya hampir tidak pernah harmonis, tetapi ia sudah terbiasa di situasi seperti itu. Sikap kasar ayahnya pada ibunya baik verbal maupun tindakan tangan dan sayangnya Sam harus menelan kecewa karena sang ibu sudah terlanjur cinta pada pria itu. Cinta yang bodoh dan menyesatkan menurutnya.

"Biar saja mereka melakukan kesenangan terhadap mereka sendiri. Kita sudah dewasa dan bisa mengupayakan kebahagiaan untuk diri kita sendiri. Besok aku akan ke rumah kekasihku dan sepertinya aku akan menghabiskan akhir pekanku bersamanya."

Chloe berdiri dari duduknya kemudian menyambar tas yang ada di meja.

"Sam, aku tidak yakin jika setelah menikah kamu bisa mempertahankan keperawananmu itu." Chloe tersenyum mengejek kemudian buru-buru melangkahkan kaki sebelum sebuah gelas kaca melayang mengenai kepalanya.

Tidak lama setelah sahabatnya pergi, Samantha pun terlihat meninggalkan klub. Gadis yang dalam keadaan setengah mabuk itu berjalan menuju mobil mewahnya. Sejak kematian kakeknya ia memang memilih tinggal di rumah kakeknya karena tidak ingin mendengar perdebatan soal warisan itu.

Malam sudah mulai larut. Rasa kantuk yang bercampur dengan efek alkohol yang ia minum ternyata mempengaruhi pandangan matanya.

Sebenarnya ia memang jarang mabuk. Pergi ke klub dan menikmati dentuman musik cukup membuatnya bersemangat. Tapi entah kenapa malam ini ia ingin menikmati alkohol dengan kadar yang tinggi.

  Brakkkk!!!!

Suara cukup keras itu menyadarkan Samantha dari rasa kantuk yang menyerang matanya. Bagian depan mobil mewahnya membentur sebuah tiang listrik kecil yang berdiri di tepi jalan. Dan tepat pada saat itu sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh seorang laki-laki berhenti tepat di belakang mobilnya. Gadis itu ke luar.

"Apakah Anda tidak apa-apa, Nona?"

Bagai alunan nada dari surga, suara seksi pria yang berada di hadapannya itu membuat jantung Samantha berdebar. Ini adalah kegilaan yang nyata. Hanya dengan mendengar satu kalimat singkat tidak lebih dari sepuluh suku kata membuat seluruh syaraf gadis berusia 25 tahun itu menegang.

"Tidak apa-apa. Saya hanya sedikit mengantuk dan---"

"Mabuk!" potong pria itu dengan menyunggingkan senyum di balik helm berkaca hitam yang dikenakan.

"Jangan sok tahu. Jika saya mabuk, mana mungkin saya bisa mengendarai mobil sendirian." Samantha berusaha mengelak. Sejujurnya ia merasakan sedikit rasa malu di dalam hatinya meskipun tidak bisa menatap wajah pria itu.

"Di depan itu ada sebuah bengkel mobil yang sangat terkenal di kota ini. Tentunya sebagai pemilik mobil mewah, Anda tidak ingin membiarkan mobil Anda ditangani oleh bengkel tidak profesional."

Samantha menautkan alisnya. Sejujurnya walaupun suasana malam ini sudah sepi ia tidak merasa takut dengan kehadiran tiba-tiba pria ini. Tidak ada aura jahat yang terlihat dari penampilannya yang sederhana dengan sebuah sepeda motor tidak mahal itu. Hanya saja dengan penampilan celana jeans yang terkesan sudah usang itu membuat Samantha bertanya-tanya. Apakah sebenarnya pekerjaan pria ini?

Tubuhnya terlihat sangat atletis, tinggi dan tegap. Otot-otot di tangannya yang keras terlihat dari balik kemeja yang dikenakan. Ini benar-benar mengganggu pikirannya. Apalagi aroma parfum beraroma Woody yang mungkin murah itu menghadirkan desiran tidak biasa, merayap dari jantungnya menuju otaknya.

Seketika pikiran liar pun hadir dalam benak gadis itu. Apakah Tuhan mengirimkan sosok pria ini untuk menjawab semua kesulitannya?

"Saya bekerja di bengkel itu. Jika Nona berkenan, silakan besok datang ke bengkel dan saya pastikan jika mobil Nona tertangani dengan baik. Selamat malam."

Suara seksi itu kembali terdengar. Suara yang lebih indah dari kidung asmara yang sering diputar di cafe-cafe saat perayaan valentine, menggetarkan hati dan membuat gadis itu mematung seakan terhipnotis..

Untuk sesaat Samantha hanya bisa menatap kepergian pria itu dengan mata tidak berkedip sebelum akhirnya mengucap kata keramat, "Yess! Terima kasih, Tuhan. JalanMu sungguh sangat mudah!" teriak gadis itu di keheningan malam.

Skenario itu harus dirancang secepatnya dan dialah kandidat itu, Calon Suami 365 harinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Before After: Marriage
7.8
Crystal Winter Oberoi selalu bingung dengan sikap dingin dan kasar Austin, kakak laki-lakinya. Padahal, kekejaman Austin hanyalah topeng untuk meredam rasa cinta terlarang yang kian tumbuh. Austin bahkan nekat bertunangan demi mengubur perasaannya, tetapi cinta itu tetap bersemi kuat. Kini, kakak beradik tersebut terjebak dalam pusaran dosa dan dilema batin yang rumit, mengancam hubungan darah serta komitmen yang telah mereka bangun.
Sampul Novel Istri Tanpa Suami
7.9
Aminarsih, gadis yatim piatu, dinikahi seorang CEO kaya hanya sebagai penangkal nasib buruk. Pria itu selalu kehilangan istrinya yang tewas misterius dua hari setelah menikah. Bukannya hidup layak, Aminarsih justru disembunyikan di rumah kosong yang menyeramkan. Demi bertahan hidup di tempat terasing itu, ia terpaksa berteman dengan alam sekitar. Hanya pohon apel, tikus, kecoa, dan semut yang menemaninya setiap hari, hingga ia menganggap makhluk-makhluk tersebut sebagai keluarganya sendiri.
Sampul Novel JERAT PESONA TUAN MUDA GIDEON
7.9
Akibat trauma masa lalu yang hampir merenggut nyawanya, Gideon Mosha, mahasiswa cerdas, hidup dalam pengawasan ketat orang tuanya. Sang ibu pun menyewa pengasuh pribadi. Namun, sifat jahil Gideon membuat tak ada pengasuh yang bertahan lama. Di sisi lain, Septin Adena, mahasiswi yang butuh biaya, terjebak menerima pekerjaan ini karena mengira akan mengasuh balita. Meski harus menghadapi tuan muda yang arogan, Septin terpaksa bertahan demi ekonomi. Akankah cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Mendadak Presdir
9.7
Melly Sabira harus bertahan di tengah siksaan finansial dari Alan, suaminya, serta perlakuan buruk dari sang ipar, Lian. Di balik penderitaan itu, Melly diam-diam merintis bisnis kecantikan hingga sukses besar di tingkat nasional. Ketegangan memuncak saat Lian berniat menjodohkan Alan dengan Siska, yang sebenarnya merupakan bawahan Melly. Merasa direndahkan, Siska nekat melakukan tindakan keji yang menewaskan orang-orang terdekat Melly. Kini, ia harus menghadapi duka mendalam.
Sampul Novel Pernikahan Kontrak Sang Mafia
9.8
Kematian misterius sang ibu menghancurkan hidup Allea Maxwell. Yakin ayahnya menyembunyikan fakta, gadis berusia dua puluh tahun ini memberontak dan mencari pelarian di kelab malam. Konflik memanas saat sang ayah memaksa Allea menikah dengan Morgen William, pria pemarah yang sangat ia benci. Sembari menyelidiki konspirasi pembunuhan ibunya, Allea kini harus mencari cara membatalkan ikatan pernikahan kontrak dengan pria brengsek itu demi menyelamatkan masa depannya.
Sampul Novel Suamiku Memilih Maduku
9.0
Demi memicu kembali api cinta Radwan, Arlisa mengambil langkah nekat dengan meminta suaminya berpoligami. Ia berharap taktik ini bisa memantik kecemburuan sang suami. Namun, rencana tersebut berbalik menjadi petaka saat Radwan justru benar-benar jatuh hati pada istri mudanya. Kini, Arlisa harus menelan pil pahit menyaksikan kemesraan suaminya yang telah berpindah tangan. Di tengah kepedihan mendalam ini, akankah ia bertahan atau memilih berpaling ke pelukan pria lain?