APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Pesona CEO Dingin

Terjebak Pesona CEO Dingin

Dunia Arlena runtuh seketika akibat pengkhianatan sang kekasih. Saat terpuruk, kecerobohan asisten membuatnya salah masuk kamar hingga kesuciannya direnggut oleh Leonard Hartanto, CEO yang sombong. Takdir tak terduga mempertemukan mereka lagi dalam sebuah perjodohan keluarga. Demi menghindari jodoh pilihan sang ibu, Leonard yang didera rasa bersalah memutuskan menikahi Arlena. Di tengah kepedihan hati dan masa lalu kelam Leonard, mampukah pernikahan rapuh ini bertahan?
Bab
Bagikan

Bab 2

Arlena berjalan keluar dari hotel dengan langkah tergesa, perasaannya campur aduk antara malu, marah, dan terhina. Angin pagi yang sejuk tak mampu menenangkan detak jantungnya yang berpacu cepat. Bayangan wajah pria asing itu-dengan sikap sinis dan ucapannya yang menusuk-terus berputar di kepalanya, membakar setiap urat amarah yang ada di dalam dirinya.

"Apa dia pikir aku ini wanita murahan?" gumam Arlena sambil menggigit bibirnya, menahan perasaan sakit yang sulit ia cerna.

Semalam sudah menjadi malam yang sangat melelahkan dan menghancurkan, namun kini, dengan perlakuan pria itu, luka yang ada di hatinya seakan makin dalam.

---

Di sisi lain, Leonard masih berdiri di kamar hotelnya, menatap pintu yang baru saja dilewati Arlena dengan pandangan kosong. Ia menghela napas panjang, seolah ingin mengusir perasaan yang entah mengapa sedikit mengusik dirinya.

"Kenapa aku harus merasa bersalah?" bisiknya pada diri sendiri. "Dia yang datang tanpa izin..."

Namun di balik nada dinginnya, ada sedikit ketidaknyamanan yang mulai menjalar di hatinya. Sosok wanita itu tak seperti yang ia bayangkan. Ada kesedihan mendalam di matanya, dan itu bukanlah ekspresi seorang wanita yang sengaja datang untuk mencari perhatian.

Tanpa ia sadari, pikiran tentang Arlena terus menghantui. Bahkan saat ia kembali ke rutinitasnya, sosok wanita itu masih terbayang di benaknya.

---

Beberapa Hari Kemudian

Arlena mencoba melanjutkan hidupnya, walaupun kejadian beberapa malam lalu masih menyisakan bekas. Hari-harinya terasa kosong, dan kekecewaannya pada Iqbal begitu mendalam. Ia tak pernah menyangka akan kehilangan segalanya-cinta dan kehormatannya-hanya dalam satu malam yang mengubah segalanya.

Di kantor, Arlena berusaha bersikap profesional, menenggelamkan dirinya dalam tumpukan pekerjaan, berharap bisa melupakan semuanya. Hingga suatu pagi, ketika ia sedang sibuk di depan komputernya, seseorang mengetuk pintu ruangan kerjanya.

"Arlena, ada tamu untukmu," ujar rekan kerjanya.

Arlena mendongak, sedikit terkejut. "Siapa?"

Rekannya mengangkat bahu. "Dia bilang namanya Leonard."

Nama itu seketika mengirimkan perasaan tidak nyaman ke dalam diri Arlena. Tanpa sadar, jantungnya berdebar kencang, dan tubuhnya membeku. Pria itu... kenapa dia ada di sini?

Arlena mencoba menguasai dirinya. Dengan langkah penuh keraguan, ia menuju ruang tunggu, dan di sana berdiri Leonard dengan tampilan formal yang sama dinginnya. Tatapannya tajam, tapi ada sedikit keraguan di matanya saat ia melihat Arlena.

"Arlena," panggilnya singkat saat ia menyadari kehadiran Arlena di sana.

"Kenapa kamu ke sini?" Arlena bertanya, berusaha tetap tenang meskipun hatinya masih penuh amarah dan luka.

Leonard menarik napas panjang sebelum menjawab, "Aku datang untuk membicarakan sesuatu yang penting."

Arlena mengerutkan kening. "Tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan. Aku tidak ingin berurusan denganmu."

Namun Leonard tetap tenang, suaranya rendah namun tegas. "Arlena, ini bukan tentang keinginanmu atau keinginanku. Ini tentang tanggung jawab."

Kata-kata itu membuat Arlena tercengang. Ia menatap Leonard dengan sorot penuh pertanyaan, tapi pria itu hanya memberikan isyarat dengan kepalanya agar mereka pindah ke ruangan yang lebih privat.

Mereka berdua akhirnya duduk di ruangan kecil dan tenang. Leonard menatap Arlena sejenak sebelum berbicara, seolah mencoba mencari kata yang tepat.

"Aku tahu... apa yang terjadi malam itu salah. Dan aku juga tahu bahwa semua ini karena kesalahan dan kecerobohan yang seharusnya tidak pernah terjadi." Leonard terdiam sejenak, menatap tangan yang ia lipat di pangkuannya. "Tapi, aku juga tidak bisa mengabaikan apa yang sudah terjadi."

Arlena mengerutkan kening, masih bingung dengan arah pembicaraan Leonard. "Apa maksudmu?"

Leonard menghela napas, tampak sedikit kesulitan menjelaskan maksudnya. "Aku tahu ini akan terdengar gila, tapi... orangtuaku sudah menjodohkanku dengan seseorang. Dan wanita itu... ternyata adalah kamu."

Arlena terkejut, mulutnya terbuka sedikit, seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. "Apa? Kamu bercanda?"

"Aku tidak sedang bercanda, Arlena." Leonard menatapnya serius. "Mungkin ini terlalu mendadak, tapi aku rasa, dengan apa yang sudah terjadi antara kita, mungkin perjodohan ini bukanlah ide yang buruk."

Arlena menatap Leonard dengan tatapan penuh emosi, campuran antara amarah, kebingungan, dan rasa sakit yang ia pendam. "Kamu pikir pernikahan ini akan menyelesaikan segalanya? Kamu pikir dengan menikah, semua yang terjadi malam itu bisa dianggap selesai begitu saja?"

Leonard mendesah, merasa bahwa situasi ini memang tidak akan mudah. "Aku tidak berharap semuanya berjalan mulus, Arlena. Tapi aku juga tidak bisa lari dari kenyataan ini. Aku mengerti bahwa kamu membenciku, dan kamu punya alasan untuk itu. Tapi jika kamu mau... aku ingin mencoba menebus kesalahan ini dengan cara yang terbaik yang bisa aku lakukan."

Arlena terdiam, matanya berkaca-kaca, namun ia berusaha keras menahan air matanya agar tidak jatuh. Segala rasa sakit yang ia rasakan selama ini kini terasa makin nyata. Tapi, di sisi lain, ada sesuatu di dalam dirinya yang menyadari bahwa mungkin ia bisa mencoba menerima kenyataan ini.

Setelah hening beberapa saat, Arlena mengangkat wajahnya, menatap Leonard dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Aku tidak tahu apakah aku bisa mempercayaimu atau tidak, Leonard. Tapi... aku juga tidak ingin terus terjebak dalam perasaan sakit ini."

Leonard tersenyum tipis, meskipun sorot matanya masih terlihat tegang. "Aku tidak meminta kamu untuk langsung mempercayaiku, Arlena. Aku hanya ingin... kita mencoba. Jika kita bisa memulai dari awal, meskipun sulit, aku ingin memperbaiki semuanya."

Arlena memejamkan matanya sejenak, mencoba menenangkan hatinya. Perlahan, ia membuka matanya kembali dan mengangguk pelan. "Baiklah... kita bisa mencoba. Tapi ingat, aku tidak akan mudah memberikan kepercayaan yang sudah kau hancurkan."

Leonard menatapnya dengan kesungguhan yang tak biasa. "Aku akan menghormati itu, dan aku akan berusaha untuk tidak mengecewakanmu lagi."

Keduanya terdiam, seakan menyadari bahwa keputusan yang mereka buat ini akan membawa mereka ke dalam perjalanan panjang yang tidak mudah. Namun, di tengah segala kesulitan dan luka yang mereka rasakan, ada harapan kecil yang mulai tumbuh di antara mereka.

Arlena tahu bahwa luka di hatinya tidak akan sembuh dalam sekejap, dan Leonard pun menyadari bahwa ia harus bekerja keras untuk mendapatkan kepercayaan Arlena. Tapi untuk saat ini, mereka memilih untuk melangkah bersama, meski penuh dengan ketidakpastian.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Affair With My Ex
9.1
Pernikahan Bella Nayaka hancur seketika saat Alura Gayatri datang mengaku hamil anak Ellard William. Ellard justru memilih menikahi selingkuhannya itu ketimbang membela Bella, kekasihnya selama dua tahun. Meski dikhianati dengan kejam, Bella yang masih memendam rasa cinta nekat mendatangi hari pernikahan sang mantan. Apakah keputusan Bella ini akan sia-sia, atau ada niat terselubung yang ia siapkan saat berhadapan lagi dengan Ellard?
Sampul Novel CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu
8.9
Tiga tahun Renee bertahan dalam pernikahan tanpa cinta dengan Arvin Suryana, pria yang dipaksa menikahinya demi tanggung jawab. Meski kerap diabaikan dan dikhianati, Renee tetap bersabar demi putra mereka. Namun, kehadiran kekasih masa lalu Arvin menghancurkan segalanya saat sang anak justru memanggil wanita itu 'Mama'. Sadar cintanya sia-sia, Renee memilih pergi dan mengajukan cerai. Tak disangka, sang CEO dingin justru memburunya dan menolak melepaskannya sebelum Renee melahirkan anak kedua mereka.
Sampul Novel Cinta untuk Yessie
8.6
Yessie Montghomory, guru SMA berusia 25 tahun, harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengandung anak dari Austin McDowell. Ternyata, pria yang memikatnya itu hanyalah murid nakal yang berengsek. Demi masa depan sang bayi, mereka terpaksa menikah dan tinggal bersama di apartemen Atlantic Ave. Sayangnya, Austin tidak berubah; ia tetap bandel dan diam-diam masih menemui Erica. Di tengah pernikahan dingin tanpa cinta ini, Yessie menuangkan segala rasa sakitnya ke dalam sebuah novel tanpa judul.
Sampul Novel Ibu Susu dari Desa
8.2
Kisah dalam novel modern ini berpusat pada seorang janda muda yang kehidupannya berubah setelah dibeli oleh seorang pemburu desa dengan uang senilai empat juta. Awalnya, pria kasar tersebut menegaskan bahwa tugasnya hanyalah menjadi ibu susu bagi putranya yang masih kecil. Namun, situasi di dalam rumah tangga baru ini segera bergeser. Alih-alih sekadar membantunya melancarkan ASI, sang pemburu justru mulai merebut jatah makanan anaknya sendiri setiap malam tiba.
Sampul Novel KUBALAS SAKIT HATIKU
8.4
Kebahagiaan Kienan atas kehamilan pertamanya setelah lima tahun menikah seketika sirna. Ia mendapati Akbar, suaminya, berselingkuh dengan wanita lain yang kini sedang hamil tua. Penderitaan Kienan kian mendalam saat mengetahui perusahaan milik keluarganya terancam bangkrut akibat tindakan korupsi yang dilakukan Akbar. Di tengah pengkhianatan ini, Kienan harus berjuang keras menyelamatkan diri sekaligus melindungi bisnis warisannya dari kehancuran total.
Sampul Novel My Rental Woman
9.3
Alana terdesak biaya pengobatan ibunya. Di tengah kesulitan, dokter muda bernama Bernando Thomas menawarkan kesepakatan rahasia. Thomas baru saja kehilangan istrinya, Calista, yang wafat secara misterius di luar negeri tanpa diketahui orang tuanya. Karena wajah Alana sangat mirip dengan mendiang istrinya, Thomas berniat menyewanya untuk menyamar sebagai Calista. Sebagai imbalan, seluruh biaya medis ibu Alana akan ditanggung. Akankah Alana bersedia menjadi istri sewaan demi sang ibu?