APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Pernikahan Salah

Terjebak Pernikahan Salah

Hera Altezza harus menjalani pernikahan paksa tanpa rasa cinta dengan Jayden Xavier. Sikap manis Jayden rupanya cuma kedok demi membalas dendam, sebab ia menuduh Hera merusak hubungannya dengan Elena Darwin. Di tengah siksaan batin akibat dikhianati sang suami, sosok Haidar Pratama datang menawarkan pertolongan. Akan tetapi, bantuan Haidar meminta tebusan besar yang berkaitan erat dengan masa lalu Hera. Kini, ia terjebak di antara kepedihan dan keputusan pelik demi meraih kebebasan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Happy Reading....

Hera Altezza, wanita berusia dua puluh tujuh tahun itu menyapu lembut perutnya yang membesar. Kehamilannya sudah memasuki usia delapan bulan membuat dia sedikit kesulitan melakukan kegiatannya. Bahkan saat keluar dari mobil, Hera harus dibantu oleh sang supir.

"Terimakasih," ujar Hera tersenyum manis ke arah pria paruh baya itu.

"Sama-sama, Nona," timpal pria itu mulai melepaskan tangan Hera perlahan.

Dengan langkah pelan Hera masuk ke dalam rumah berlantai dua tersebut. Namun sebelum masuk Hera sempat menoleh ke arah garasi di mana sebuah mobil berwarna grey terparkir.

"Bukankah Jayden mengatakan jika dia lembur malam ini?" gumam Hera pelan. Pada detik ketiga dia menggidikkan bahunya lalu masuk ke dalam rumah tanpa berpikir macam-macam.

Keadaan rumah begitu sunyi dan sedikit gelap. Maklum karena para maid yang bekerja di rumahnya sudah pulang. Hera melanjutkan langkah untuk mencari eksistensi sang suami ke lantai dua rumah itu.

Keheningan malam tiba-tiba hilang saat Hera mendengar lenguhan samar dari arah kamarnya. Mata Hera menyipit melihat pintu kamarnya yang sedikit terbuka. Awalnya Hera berpikir mungkin dia salah dengar namun semakin dekat suara lenguhan itu semakin jelas.

Hera tersentak kaget. Tubuh wanita dengan rambut sebahu itu bergetar dengan telapak tangan yang berkeringat dingin.

Suara itu kembali terdengar. Hera tidak mungkin salah. Itu suara desahan seorang wanita. Hera menelan salivanya berat berusaha melanjutkan langkah yang terasa sangat berat. Hera bukan hanya mendengar erangan dari seorang wanita namun juga dari seorang pria.

Perlahan Hera membuka pintu itu dan apa yang terjadi di sana sontak membuat tas yang dia genggamnya jatuh begitu saja. Menimbulkan suara yang membuat dua sosok yang sedang bergulat mendapatkan kenikmatan menghentikan aktifitas mereka dan menatap Hera yang membatu.

"Apa yang kau lakukan, Jayden!!!"

***

"Kau yakin istrimu akan pulang terlambat?" tanya Elena Darwin mengalungkan tangannya di leher Jayden seraya menatap pria itu penuh damba.

"Keluarganya akan menahannya di sana. Jadi kau tenang saja," tutur Jayden menghilang di ceruk leher wanita yang telah menjadi kekasihnya tiga tahun belakangan ini. Bahkan statusnya yang telah menikah tidak membuat hubungan mereka kandas.

"Bukankah kau seharusnya ada di sana juga, Jay?" tanya Elena dengan susah payah karena Jayden terus mengecup lehernya. Tepatnya mencumbu leher wanita itu dengan ganas.

"Untuk apa? Lagi pula aku sudah bersamanya seharian. Jadi malam ini aku ingin bersamamu, Elena," kata Jayden membuat Elena tersenyum lebar.

Setelahnya, bibir tebal Jayden langsung mendarat dengan lembut di atas bibir tipis Elena. Mereka menuangkan rasa rindu setelah hampir satu minggu tidak bertemu dengan cara yang paling nikmat.

Pakaian keduanya berserakan di atas lantai. Tempat tidur berukuran king size yang biasa di tempati Jayden dan sang istri, Hera, kini menjadi saksi bisu menyatuan Jayden dan Elena.

"A--aku sangat merindukanmu, Elena," racau Jayden mulai memacu di atas tubuh Elena.

Tangan kecil Elena terulur, mengusap lembut pipi Jayden membuat pria itu tersenyum seraya terus menghentakkan pinggulnya di inti tubuh wanita itu dengan kuat.

Kulit eksotis Jayden yang mengkilap dan basah karena keringat bak lelehan madu manis yang begitu indah dipandang mata. Menambah gairah Elena. Tangannya kini terselip di sela-sela rambut Jayden, sedikit menjambaknya saat apa yang ia rasakan semakin tidak masuk akal.

Jayden merasakan miliknya diremas kuat oleh Elena membuat gelombang nikmat itu semakin dekat. Darah Jayden berdesir kuat.

"Katakan, Jay! Aku lebih hebat dari istrimu, bukan?"

Elena memang tidak pernah ingin kalah dari istri kekasihnya itu. Dalam hal apapun. Namun pada kenyataannya Elena kalah karena yang menjadi istri Jayden sekarang adalah Hera bukan dirinya. Menyebalkan sekali.

"Kenapa aku harus membandingkanmu dengannya?"

"Kau hanya perlu menjawab, Jay!" Ucapan itu terdengar semakin menuntut.

"Tentu saja. Kau yang terbaik, Elena," kata Jayden kembali menyatukan kedua bibir mereka untuk saling mengecup dan melumat. Seiring dengan puncak yang sebentar lagi datang mereka terus meracau tidak jelas.

Namun belum sempat keduanya menuntaskan hasrat, suara seorang wanita membuyarkan segalanya.

"Apa yang kau lakukan, Jayden!!!"

Jayden dan Elena berbalik menatap Hera yang sedang berdiri di depan pintu. Tangan mengepal serta air mata yang membasahi kedua belah pipinya menjadi tanda jika wanita itu sedang marah besar. Bagaimana tidak pria yang sangat kau percaya, suamimu, bercinta dengan wanita lain di rumahmu, di tempat tidurmu.

"Sial!" umpat Jayden memutuskan penyatuannya dengan Elena. Padahal putihnya sudah hampir tiba. Mengambil handuk untuk menutupi area pribadinya, lalu menghampiri wanita yang ia nikahi hampir satu tahun itu.

Plak!

Satu tamparan mendarat sempurna di pipi kiri Jayden.

"Dasar pria brengsek! Apa kau sadar dengan apa yang kau lakukan?!" umpat Hera dengan napas tersengal menahan amarah yang seakan bertumpuk di dadanya.

Jayden terkekeh seakan sedang mengejek Hera. Hal yang membuat emosi Hera tak terkendali. Jayden menoleh menatap wanita itu tajam.

Untuk pertama kalinya Hera melihat Jayden menatapnya seperti itu. Jika tatapan bisa membunuh mungkin Hera sudah bersimbah darah di sana.

"Berani sekali kau membawa wanita lain ke rumah kita lalu bercinta dengannya?! Apa kau sudah tidak waras?! Aku istrimu, Jayden!"

Namun hal itu tak membuat emosi Hera redam justru malah membuatnya semakin marah.

"Itu hanya status, Hera!" Jayden pun ikut meninggikan suaranya.

"Apa?" lirih Hera.

"Apa kau masih tidak mengerti juga? Aku tidak pernah setuju dengan pernikahan ini. Aku benci pernikahan ini, asal kau tahu!"

"Lalu apa arti dari semua perhatianmu selama ini padaku, huh?" kata Hera mendorong tubuh Jayden namun tak membuat pria itu goyah sedikitpun.

"Itu karena aku hanya sedang menjalankan kewajibanku sebagai suami, namun sekarang aku sudah muak dengan semua sandiwara ini," kata Jayden tersenyum miring.

Hera bergeming. Perutnya terasa keram membuat dia memeganginya dengan erat.

"Sekarang aku ingin bersama Elena, wanita yang aku cintai," lanjut Jayden sambil menunjuk Elena yang tengah tersenyum penuh kemenangan.

Ya Tuhan, kenapa hal seperti ini terjadi dipernikahanku. Jerit batin Hera. Rasa sakit bukan hanya menghantam dadanya namun juga perutnya.

"Akh!!!"

Hera tak lagi bisa menahan rasa sakit pada perutnya hingga tubuh mungil itu tumbang tanpa ada yang menahannya. Yang Hera lihat terakhir kali hanya dua orang manusia tak berperasaan yang hanya menatapnya tanpa ada niat untuk menolong.

Aku berharap, aku tidak akan mati sekarang. Lirih Hera dalam hati sebelum gelap menyelimuti.

To be continue....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
9.8
Setelah mendapatkan kesempatan hidup kedua, sang protagonis menolak menjadi korban penindasan adik angkatnya, Maudy. Saat Maudy mencoba merebut Felix dan mengacaukan sesi foto pernikahan mereka dengan membawa-bawa nama Grup Setiawan, ia tidak lagi melarikan diri sambil menangis seperti di masa lalu. Dengan keberanian baru, ia menampar Maudy dan mempertanyakan kelayakannya dalam mewakili nama besar keluarga. Ini adalah kisah pembalasan dendam dan perebutan kembali hak yang sempat terampas.
Sampul Novel Jeli cinta
8.2
Karier Aitana sebagai manikuris andalan di Spa Luna hancur seketika akibat tuduhan palsu merebut kekasih kliennya. Fitnah ini ternyata menyeret Iker, pemilik Glow Agency yang licik. Saat berjuang membersihkan namanya, Aitana justru mengungkap skandal besar: banyak kliennya yang berselingkuh dengan Iker. Di tengah ancaman kerja dan persaingan agensi, ia terjebak dilema cinta segitiga yang rumit. Kini, ia harus memilih antara mempertahankan harga diri atau mengikuti kata hatinya.
Sampul Novel My Dearest One
8.9
Terbangun tanpa ingatan di tempat asing, Danessa didera sakit kepala hebat tiap kali mencoba mengingat masa lalunya. Begitu kepingan memori mulai terkuak, ia terkejut mendapati fakta bahwa dirinya dahulu adalah sosok buruk yang tidak layak dicintai. Kini, Nessa didera dilema batin yang besar. Apakah ia harus kembali menjadi wanita penuh cela seperti dulu, atau tetap menjalani hidup dengan kepribadian barunya yang kini begitu lembut serta dicintai banyak orang?
Sampul Novel Pudarnya Rasa Cinta
9.7
Nyawa Selina terancam ketika bom di tubuhnya hanya tersisa sepuluh menit sebelum meledak. Dipaksa penculik menghubungi pacarnya yang seorang polisi, ia justru mendapat makian. Sang pacar menuduhnya berbohong karena cemburu, demi menyelamatkan kucing milik Vinie, teman masa kecilnya. Di sela telepon, terdengar manja suara Vinie yang berterima kasih. Saat bom hampir meledak, Selina mengirim pesan terakhir yang menyatakan selamat tinggal dan berharap tidak akan bertemu lagi di kehidupan berikutnya.
Sampul Novel Samuel Sang Pewaris
8.9
Demi menghindari tekanan keluarganya, Samuel Lino Galaxi melarikan diri dan menyamar sebagai Sam, seorang petugas kebersihan. Kehidupan barunya sangat menderita karena terus dihina oleh kekasihnya yang berselingkuh. Namun, saat sang ayah datang menjemput, Sam memutuskan berhenti bersembunyi. Ia bangkit mengklaim takhtanya sebagai pewaris tunggal Galaxi Group yang sangat disegani, siap membalas dendam kepada semua orang yang pernah merendahkannya.
Sampul Novel Terima Kasih Cinta
8.3
Trauma perceraian membuat Nayra menutup rapat hatinya untuk cinta baru. Namun, keyakinan itu goyah saat ia bertemu Devan, seorang miliarder dingin yang perlahan mendekatinya. Di saat Nayra mencoba bangkit, mantan suaminya justru datang kembali dan memohon untuk rujuk. Nayra kini berada di persimpangan jalan, harus memilih antara memaafkan masa lalu yang menyakitkan atau melangkah maju menyambut masa depan bersama Devan.