APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Gairah Cinta Abang Tiri

Terjebak Gairah Cinta Abang Tiri

Setelah ibunya menikah lagi, Winona harus tinggal satu atap dengan Arthur, kakak tirinya yang terkenal nakal dan dingin. Arthur menolak pernikahan ayahnya, menganggap Winona dan Rosalie hanya mengejar harta. Namun, sebuah kecelakaan mengubah segalanya. Saat Winona merawatnya, pesona adik tiri kecilnya mulai menggoyahkan hati Arthur. Sang Casanova berjuang menahan hasratnya terhadap gadis berusia 15 tahun itu. Akankah Winona menyerah pada pesona kakak tirinya, atau bisakah ia melawan api yang perlahan membakarnya?
Bab
Bagikan

Bab 2

apa itu," seru Edward menoleh ke belakang.

Suara itu berasal dari ruang tamu, Aaron yang lain segera ke ruang tamu.

Seseorang kini sedang cekikikan tertawa setelah berhasil mengusik acara yang akan di gelar oleh Daddynya.

"Biarlah menganggu sebentar." Arthur lalu pergi dari tempat itu.

Acara pernikahan di gelar dengan mewah, Rosalie di dandani oleh MUA ternama di Washington. Ia memakai gaun pengantin yang begitu indah, keduanya lalu mengucap janji suci. Winona yang melihat itu ia begitu terharu dan mengusap air matanya yang jatuh begitu saja di pipinya.

"Selamat Momy, semoga Momy dan Daddy berjodoh hingga maut memisahkan," ucap Winona memeluk ibunya.

Setelah acara pernikahan, pada malam hari acara resepsi di gelar, ribuan tamu undangan teman dan kolega bisnis Edward menghadiri undangan pernikahan Rosalie dan Edward.

Edward dan rosalie sibuk menemui tamu undangan sedangkan Winona termenung di kolam renang.

"Hai, jangan bengong!" Sapa Belinda dan Alice dari belakang winona.

"Eh, kalian juga di sini! Sejak kapan kalian di situ!" Tanya Winona berdiri mendekati wuda sahabatnya itu.

"Kita sudah sejak tadi di sini, kamu yang malah bengong!" Tukas Alice menyilangkan tangannya di dada.

"Maaf Aku tadi melamun, makanya tidak sadar ada kalian!"

Acara resepsi begitu meriah, setelah itu mereka pulang ke rumah mewah milik Edward peterson.

"Sayang, kamarmu di sini sedangkan kamar Daddy dan Momy ada di bawah! Kalau kamu buru sesuatu tinggal panggil bibi Jane ya!" Kata Edward memberikan arahan pada anak sambungnya di rumah Edward.

Winona menurut saja dengan ayah tiri dan juga ibunya, ia lalu masuk ke dalam kamar barunya yang terbilang mewah dan jauh dari kamarnya yang ada di kampung kecil tempat asalnya.

Esok harinya ...

"Winona, hari ini Daddy yang akan antarkan kamu ke sekolah!" seru Edward pada putri sambungnya yang masih sekolah menengah pertama di kota Haines city Florida.

Winona dan sang ibu pindah ke kota itu mengikuti sang ayah barunya, kota asal winona berasal dari sebuah kota kecil di webster Florida.

"Tidak usah Daddy, Daddy kan sibuk! Nona tidak ingin mengganggu pekerjaan Daddy," tolaknya.

"Hem ... Kamu ikut saja sama Daddy kamu sayang, sebab Daddy juga kan setelah mengantar kamu bisa langsung ke kantor!" jelas rosalie meyakinkan sang putri yang terlihat malu-malu.

Rosalie memegang tangan Winona tersenyum menganggukkan kepalanya.

"Baik Momy," sahutnya menuruti permintaan sang Momy.

Edward tersenyum manis pada sang istri, ia begitu menyayangi wanita yang ia kenal 3 tahun silam.

"Andai Arthur juga tinggal dengan Kita, pasti Aku sangat bahagia!" lirih Edward menunduk sedih.

Rosalie mengusap tangan sang suami, Edward membalas senyuman sang istri yang begitu perhatian dengannya.

Arthur putra kandung Edward dari istrinya terdahulu yang sudah meninggal 12 tahun silam, kala itu Arthur masih berumur 8 tahun ia sedang di taman menunggu sang ibu yang membelikan dirinya es cream. Ibu Arthur tertabrak mobil saat menyebrang jalan, sejak itulah Arthur Tan pernah mengijinkan sang Ayah menikah lagi.

"Sudah jangan sedih lagi sayang, nanti juga harus Arthur luluh dan mau tinggal dengan Kita!" kata Rosalie menenangkan.

"Iya Sayang, semoga impianku bersama kalian orang yang Aku sayangi segera terkabul,"

Edward lalu segera menyelesaikan sarapannya ketika ia melirik jam di tangannya.

"Ayo sayang," ajaknya menenteng tas kerja.

Rosalie mengantar suami dan putrinya ke depan pintu, Rosalie juga tak lupa membenahi dasi Edward yang kurang rapi.

"Thank you baby," ucap Edward mencium bibir Rosalie.

Winona memalingkan wajahnya ketika mereka sekilas berciuman.

"Ayo putri manisku," ajak Edward pada winona yang masih terpaku mematung.

"Eh, iya Daddy." Winona masuk ke dalam mobil duduk di jok depan.

Rosalie yang melihat putri kecilnya itu, ia menggelengkan kepalanya.

"Memang benar-benar anak itu," gumam Rosalie Menutup rapat pintu rumahnya.

Rosalie membantu pembantunya di rumah itu, Bibi Jane tak membiarkan sang majikan melakukan pekerjaan rumah.

"Jangan Nyonya, kalau Nyonya melakukan pekerjaan Saya. Nanti Saya bisa di pecat Tuan Edward.

Aaron sang supir saat ini sedang menyiram tanaman yang ada di taman belakang rumah mewah itu, sebab saat ini Edward memilih menyetir sendiri mobil ingin lebih dekat dengan anak sambungnya.

"Aaron kau menyiram tanaman!" Sapa Jane yang datang membawa secangkir kopi hitam dan juga biskuit.

"Iya Jane, tadi Tuan menolak untuk saya kemudikan mobilnya. Katanya Tuan ingin lebih dekat dengan putrinya itu," jelas Aaron sambil menyiram tanaman.

"Oh, baguslah Tuan lebih bahagia sejak keberadaan Nyonya Rosalie dan Non Winona!" Pikir Jane sambil meletakkan secangkir kopi itu di meja.

"Iya saya juga pikir begitu," tukas Aaron membenarkan.

Rosalie saat ini sedang berada di kamar sang putri, ia membersihkan kamar putrinya sendiri yang tanpa di bersihkan sebenarnya kamar itu sudah rapi karena Winona selalu membersihkan kamarnya setiap bangun tidur.

"Hem ... Winona sepertinya sudah mulai bisa akrab dengan Edward, semoga dia bisa menerima Edward menjadi ayahnya pengganti Daniel!" gumam Rosalie menatap sendu foto sang putri yang terpajang di nakas.

Rosalie mengambil pakaian kotor milik Winona yang ada di keranjang, lalu Rosalie membawa pakaian kotor itu untuk ia cuci.

Di tengah perjalanan ke sekolah winona, Edward berusaha lebih dekat dengan sang putri sambung.

"Nona, apa kamu pernah bertemu dengan kakakmu Arthur?" tanya Edward berusaha mendekatkan sang putra dengan anak tirinya.

"Belum Daddy, mungkin kak Arthur masih tak ingin menerima Winona dan Momy!" lirih Nona sedih.

"Sabar Sayang, Daddy ingin kamu dan kakakmu akur serta saling menyayangi seperti kakak dan adik pada umumnya." Edward berharap mereka akur.

Nona mau anggap kak Arthur seperti abang nona sendiri, Nona ingin punya abang yang bisa jagain dan melindungi Nona Dad," tandasnya penuh harap.

"Semoga saja nantinya pintu hati Kakakmu terbuka dan mau tinggal serumah dengan Kita!" harap Edward tersenyum samar pada putrinya.

Selang beberapa waktu, mobil Edward tiba di depan pagar sekolah. Beberapa pasang mata tertuju pada seseorang yang keluar dari mobil mewah limited edition itu.

Edward turun membukakan pintu untuk sang putri kecilnya, ia lalu tak lupa mencium kening Nona layaknya putri tersayang. Setelah itu Winona menenteng tasnya memasuki area sekolah.

"Semoga harimu menyenangkan sayang," teriak Edward melambaikan tangan.

Winona berbalik badan juga membalas lambaian tangan sang ayah, lalu dengan langkah bersemangat Winona berjalan menyusuri koridor sekolah.

Brugh!

Winona terjatuh saat ia lengah kakinya di jegal Bella, Belinda dan Alice yang melihat sahabat mereka lagi dan lagi terkena Bullyan Arabella Lewike si Siswi paling populer di sekolah itu. Serta selalu berkuasa di bawah kekuasaan sang ayah yang memiliki separuh saham yayasan sekolah itu.

"Win ..." teriak Belinda dan Alice setengah berlari ke arah Winona yang masih bersimpuh meringis kesakitan.

Belinda dan Alice membantu winona masuk ke dalam kelas mereka, sedangkan Winona begitu kesakitan di bagian pergelangan tangannya yang terkilir.

"Mampus kamu!" umpat Arabella mencebikkan bibirnya.

Arabella bersama kedua temannya Felicia dan Agnes mereka pergi dari tempat itu menuju kantin sekolah.

Setiap hari winona selalu menerima perundungan dari seniornya itu.

Arabella dan kedua temannya duduk di kantin yang sepi tak ada seorangpun di kantin itu, sebab saat ini sedang jam pelajaran.

"Nes, cepat pesan nasi goreng dan teh," titah Bella pada agnes.

Agnes tanpa banyak bicara beranjak dari bangku segera memesan 3 piring nasi goreng dan juga teh hangat.

Bella merogoh ponsel di saku bajunya, ia lalu menghubungi seseorang.

"Hallo kak, Bella sudah selesaikan tugas dari kakak. Dan kakak tenang saja. Bella Pastikan dia akan menderita selama di sekolah!" ungkap Bella dengan tawa cekikikan.

"Bagus," suara di sebarang telepon.

Lalu seseorang itu memutuskan sambungan teleponnya.

"Bagus, Aku tak ingin dia bahagia di atas penderitaanku!" seru pemuda yang saat ini sedang duduk di bangku di taman samping kampus ternama university of south Florida.

Lalu pemuda itu tersenyum menyeringai masuk ke dalam kampusnya,

"Kamu kenapa Arthur kok senyam-senyum begitu?" tanya Adrian menatap heran sahabatnya yang aneh itu.

"Aku bahagia setelah puas selalu membuat gadis kecil itu menderita di luar kuasa ayahku," pekik Arthur duduk di kursi dalam ruang kelasnya.

"Kau tak merasa kasihan dengan gadis itu Arthur, gadis itu baik serta ibu tirimu juga baik!"

tukas Adrian membela orang yang arthur benci.

Brak!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan
9.1
Dian harus menelan pil pahit saat suaminya, Harris, memberikan kalung miliknya kepada Lisa, sahabat masa kecilnya yang sekarat. Bahkan, putra kandung Dian lebih memilih membela ayahnya dan mengagumi kelembutan Lisa hingga diangkat menjadi anak angkat wanita itu. Menyadari bahwa kehadiran dan pengorbanannya tidak pernah dihargai oleh suami dan anak yang dilahirkannya dengan susah payah, Dian akhirnya memilih untuk mundur perlahan dan pergi meninggalkan mereka secara diam-diam.
Sampul Novel Kumpulan Cerita 21+
9.0
Antologi fiksi romantis modern ini dirancang khusus untuk pembaca dewasa. Setiap kisah di dalamnya menyajikan dinamika hubungan yang intim dan emosi mendalam, lengkap dengan unsur eksplisit yang memerlukan kedewasaan sikap. Konten ini sangat tidak diperuntukkan bagi anak di bawah umur. Pastikan usia Anda telah memenuhi syarat sebelum mulai membaca lembar demi lembar penuh gairah ini.
Sampul Novel Kumpulan Kisah Hot Membara
8.0
Kumpulan Kisah Hot Membara menyajikan rangkaian cerita romantis dewasa yang sarat akan gairah. Setiap babak mengupas dinamika hubungan modern yang intens, mempertemukan gejolak emosi dan hasrat terdalam para tokoh dalam momen-momen intim mereka. Pembaca akan diajak menyelami beragam skenario percintaan yang berani dan menggoda, mengungkap dimensi lain dari jalinan asmara yang penuh dengan percikan cinta membara.
Sampul Novel Pacar baru untuk jutawan
9.1
Setelah dikhianati istrinya yang berselingkuh dengan pria lebih muda, David larut dalam rasa sakit yang tak berkesudahan. Ia memutuskan mengambil Hanna—perempuan yang 14 tahun lebih muda—untuk menjadi sugarbaby kontrak. Tugasnya sederhana: berpura-pura menjadi pacar David demi membuat mantan istrinya cemburu dan kembali bertobat dalam pelukannya. Hubungan mereka semata bisnis, terlarang, dan hanya di atas kertas. Namun seiring waktu, tembok itu runtuh. David justru jatuh cinta pada Hanna, dan rupanya perasaan itu berbalas. Romansa yang lazim pun tumbuh di tengah larangan. Tapi kebahagiaan mereka harus diuji oleh jurang perbedaan usia, ledakan kecemburuan, rentetan kebohongan, hingga kemarahan mantan istri yang bertekad merebut kembali semua yang hilang.
Sampul Novel Permainan Pewaris
9.3
Tiga tahun pacaran, Kristian Dobson malah mengkhianatiku dan menikahi Laura Clarke, pewaris kaya. Demi pengakuan keluarganya, dia mengurungku dalam kemewahan yang menyiksa. Puncaknya, demi istri barunya, Kristian memaksaku melompat dari lantai tujuh belas. Mereka pikir aku bisa dihancurkan dengan mudah. Padahal, mereka tidak tahu bahwa akulah pewaris tunggal kekayaan terbesar yang sesungguhnya di kota ini.
Sampul Novel Pertama dan Terakhir
9.4
Nafchi, seorang murid SMA biasa, terus dibayangi memori tentang gadis berambut abu-abu yang dulu menjadi teman sekelasnya semasa SMP. Akibat konflik internal, mereka terpaksa berpisah. Saat takdir mempertemukan mereka kembali di sekolah yang sama, gadis itu justru kehilangan ingatan tentang Nafchi. Kini, Nafchi bertekad berjuang demi mengembalikan memori manis masa lalu mereka. Sanggupkah perjuangan tulusnya memulihkan ingatan sang gadis?