APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TERJEBAK CINTA SEORANG MAFIA KEJAM

TERJEBAK CINTA SEORANG MAFIA KEJAM

Nasib malang menimpa Riana ketika kakak angkatnya terlilit utang luar biasa pada rentenir. Tanpa belas kasihan, sang kakak menjadikannya alat pembayaran dengan menjualnya kepada bos mafia yang sangat kejam. Kini, Riana terjebak di tengah dunia hitam yang penuh ancaman dan tekanan. Tinggal di kediaman pria sedingin es itu membuatnya bimbang, apakah takdir baru ini akan menuntunnya pada kebahagiaan, atau justru menyeretnya ke jurang penderitaan yang tiada akhir?
Bab
Bagikan

Bab 2

Bab 2 Di rumah sang mafia

Setelah aku terbangun, aku memandangi

Langit - langit ruangan ini.

Tempat ini tampak asing karena baru kali ini aku melihatnya.

" Apakah ini di surga" aku mengucek ke dua mataku seakan tidak percaya.

Mataku terpana kala melihat sebuah foto keluarga di dinding kamar ini.

Ada sepasang suami istri dan di tengah - tengah mereka seorang lelaki tampan, pasti anaknya.

Siapa mereka? Aku belum pernah melihat ataupun bertemu orang - orang itu.

Aku mencoba mengingat kejadian semalam dimana aku di bawa beberapa orang laki - laki berseragam jas serba hitam.

Jangan - jangan ini rumah penculik itu, tapi kenapa aku ada di kamar mewah ini?

Bukannya kalau di tv itu di culik di bawa ke gudang?

Atau........

Aku langsung membuka selimut yang menutupi tubuhku dan memperhatikan seluruh pakaianku.

" Lengkap, sepertinya aman dia tidak macan - macan" aku masih kebingungan dengan tempat ini.

Tiba-tiba pintu terbuka dan membubarkan lamunan ku.

Tampak seorang lelaki tinggi dan berbadan atletis menghampiriku.

" Sudah bangun!" Kata lelaki itu.

" Kamu siapa? Kenapa saya ada disini?" Setenang mungkin ku coba bertanya.

" Hahaha.......

Apa Fajar tidak memberi tahumu ?" Dia balik bertanya padaku.

" Bang Fajar maksudnya?

Ada apa ini?" Aku masih bingung kenapa dia mengenal Bang Fajar lagian sepertinya tidak mungkin.

Aku tahu betul siapa saja teman Bang Fajar.

" Abang kamu butuh uang dan kamu jaminannya!" Katanya.

" Apa!!!!!

Nggak mungkin!

Bang Fajar memang punya utang, tapi tidak mungkin dia menjual adiknya!" Tegas ku. Rasanya seperti tertimpa beban ber ton - ton dan tak percaya Abangku menjual adiknya sendiri hanya untuk membayar hutang yang entah dia berhutang pada siapa.

Aku menangis sejadi jadinya tanpa malu di depan pria itu.

" Udahlah nggak usah nangis.

Dasar cengeng!" Dia membentakku sambil berlalu meninggalkan ku dan mengunci pintu kamar ini.

Fix dia orang jahat dan tak punya hati.

Tak ada rasa prihatin dan kasihan malah membentak.

" Hei keluarkan aku dari sini" ku gedor dan pukul pintu kamar sekuat tenaga, tapi tidak ada yang membuka.

" Tolong buka pintunya!".

Sepertinya percuma dan buang - buang tenaga saja.

Hingga aku merasa mengantuk dan tertidur lelap di kasur empuk itu.

Terasa bagaikan mimpi di siang bolong, baru tadi pagi kami bertengkar masalah hutang tak percaya Abangku menjual ku bagaikan barang yang sudah tidak berguna lagi.

Apa salahku Bang, sampai kau begitu tega padaku.

Dari kecil ibu mengajari kita untuk saling menyayangi dan menjagaku sebagai adik, meskipun kita tidak terlahir dari rahim yang sama.

Tiba-tiba ada yang membuka pintu kamar dengan hati - hati dan membuatku tersentak.

Ternyata sudah pagi lelap juga tidurku malam ini.

" Selamat pagi non! Silahkan di makan ini sarapannya" sepertinya dia asisten di rumah ini.

Masih muda, mungkin usianya sekitar 30an.

Dengan sopan dia meletakkan nampan di meja dekat ranjang.

Aku masih terpana dengan panggilan "Non" apa maksudnya?

" Terimakasih Mbak. Kenapa memanggilku dengan sebutan Non?" Ku pandangi wajahnya yang terlihat menunduk.

" Saya di minta Tuan Raska untuk melayani Non Riana" oh jadi namanya Raska.

" Untuk apa" aku masih bingung apa maksud Raska memperlakukanku seperti Nona di rumah ini.

" Entahlah Tuan Raska tidak bilang apa - apa" benar - benar aneh orang itu.

" Aku ingin keluar dari sini Mbak, aku merasa bosan berada di kamar ini sendirian. Aku ingin melihat suasana di rumah ini" aku memohon pada perempuan itu.

" Maaf saya tidak berani jika tidak mendapat perintah Non.

Tuan Raska itu sangat kejam dan tidak segan - segan menghabisi kami" terlihat sekali dia ketakutan pada Tuannya.

" Apa!!! Lalu kenapa Mbak kerja di sini?" Aku membulatkan mata sangat terkejut.

Memang ada ya orang se kejam itu, aku fikir hanya ada di sinetron saja tapi ternyata ada di dunia nyata.

" Dulu saya ini korban dari prostitusi dan perdagangan manusia Non, lalu Tuan Raska membeli kami semua dari para pelaku dan menjadikannya pelayan.

Tuan Raska seorang pengusaha terkenal dan paling sukses di kota ini tapi beliau juga seorang Bos mafia yang sangat kejam.

Tapi dia tidak pernah mengotori tangannya dengan menghabisi musuh atau tawanannya, dia punya orang yang di pekerjaan sebagai pembunuh " panjang lebar Mbak Titin menjelaskan profesi Tuan nya yang membuatku bergidik merinding.

Ternyata aku di jual pada seorang Bos mafia yang kejam.

Tuhan lindungilah hamba Mu ini dari kejahatan orang - orang di sini, berilah jalan keluar untuk ku lari dari penjara ini.

Mbak Titin berpamitan keluar untuk melanjutkan pekerjaannya.

Aku hanya mengangguk sambil memikirkan bagaimana nasibku nantinya.

Jangan sampai aku bernasib tragis di sini.

Jendela disini terbuat dari kaca yang sangat sulit di buka bahkan untuk mengintip ke luar jendela pun susah. Sepertinya aku berada di lantai atas karena samar - samar terlihat jauh dari tanah.

Entah rumah ini tingkat berapa terlihat ada pepohonan di depan jendela suasananya seperti di dekat pegunungan.

Di kamar ini juga ada banyak buku - buku besar seperti novel dan buku tentang bisnis.

Tertata sangat rapi dan bersih seperti ada penghuninya sebelum aku.

Tak terasa hari sudah sore, dan Mbak Titin membawakanku sepasang baju yang sangat bagus dan terlihat sangat mahal.

" Mandi dulu Non ini baju gantinya" Mbak Titin menyodorkan baju berbahan satin nan halus itu padaku.

" Kok pendek banget Mbak?" Aku menenteng dan menempelkan baju itu di badanku.

" Saya tidak tahu Non, itu udah dari Tuan Raska segitu" Mbak Titin berlalu meninggalkanku.

Aku buru-buru mandi karena badan berasa lengket dari pagi belum mandi. Kamar mandi ini sangat luas dan bersih, wangi lagi.

Kamar mandi orang kaya memang sangat terawat ya.

Setelah selesai, aku duduk di depan cermin dan merasa tidak nyaman dengan baju dress yang sangat pendek di atas lutut ini.

Di rumah pun aku tidak terbiasa mengenakan pakaian minim, apa lagi ada Bang Fajar!

Ah sial, aku jadi teringat Fajar sialan itu.

" Ayo keluar" tiba-tiba pintu terbuka dan terlihat Raska sudah berdiri di depan pintu sambil memperhatikan ku dari ujung kaki sampai ujung kepala.

Seketika aku risih dan malu karena ini penampilan pertama di depan pria.

Aku menghampirinya dengan langkah was - was, aduh ada apa lagi ini?

Ternyata rumah ini sangat mewah seperti istana, banyak ukiran dan pernak-pernik berlapis emas di setiap sudut dan meja.

Lampu gantung yang cantik dan kerlap - kerlip menghiasi langit - langit rumah ini.

Luar biasa surga dunia, tapi sayang ini neraka bagiku.

" Duduk dan makanlah" kata Raska begitu tiba di tempat makan.

Tersedia banyak makanan dan berbagai jenis lauk terhidang di meja makan.

" Cepetan setelah itu tidur" dia sudah mulai makan duluan, sementara aku masih bingung memilih makanan yang mana.

Akhirnya aku memilih ikan gurame bakar dan lalap timun .

Makanan di sini sangat enak dan sambal terasi pun sangat berasa .

Pasti juru masaknya bukan sembarangan.

Setelah selesai, Raska mengantarkan ku ke kamar.

Loh ngapain pintunya dikunci!

Dia mengambil baju dari lemari dan membawanya ke kamar mandi, mungkin ganti baju.

Dia keluar dari kamar mandi dengan kimono dan menghampiriku .

" Ayo tidur" dia menarikku dengan kasar dan melemparku ke ranjang.

Astaga, apa yang akan terjadi padaku?...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Lima Belas Tahun
8.3
Lima belas tahun menjalani hubungan penuh kebahagiaan bersama Bagas Saputra tidak menjamin akhir yang indah. Kehadiran sosok wanita lain mengubah sikap Bagas menjadi asing, hingga ia tega mendesak sang istri untuk bercerai. Meski batinnya terluka sangat dalam, sang istri sempat memilih bertahan dengan harapan suaminya akan kembali seperti dulu. Namun, kenyataan pahit akhirnya menyadarkannya bahwa perjuangan itu sia-sia dan kisah cinta mereka memang telah mencapai titik akhir.
Sampul Novel Istri yang terbuang
9.2
Natasha harus pergi dengan hati hancur setelah Aiden, suaminya sendiri, mengusirnya secara kejam di hadapan seluruh keluarga besar. Masalah sepele itu membuat semua kerabat mengabaikannya, bahkan tak ada yang peduli saat ia mencoba menghubungi mereka. Di tengah badai hujan, Natasha ambruk tak berdaya meratapi akhir rumah tangganya yang tragis. Sanggupkah ia membuka pintu maaf bagi Aiden setelah dikhianati sedalam ini?
Sampul Novel Mencintai dia
8.6
Mencari pasangan hidup sejati bukan sekadar tentang rupa yang menawan. Kisah romansa modern ini memberikan sudut pandang mendalam bahwa keindahan fisik tidak menjamin kebahagiaan sebuah keluarga di masa depan. Seorang pria dituntut menyadari bahwa anak-anaknya kelak membutuhkan figur ibu yang bijaksana, bukan sekadar cantik. Fokus utama dalam hubungan ini adalah menemukan sosok wanita yang mampu mendidik generasi penerus dengan limpahan kasih sayang tulus serta nilai moral yang kuat.
Sampul Novel Pengantin Paksa Tuan Kejam
9.3
Pasca pembunuhan misterius orang tuanya, Almira Safira menjalani hidup penuh penderitaan bersama sang nenek. Fitnah kejam dari Rangga Prakoso, pria berkuasa yang terobsesi menjadikannya istri keempat, membuat mereka tersisih. Di tengah upaya melarikan diri dari rencana jahat Rangga, sesosok pria asing yang terluka parah tiba-tiba hadir di hadapan mereka. Akankah pria misterius ini menjadi kunci pembuka tabir kematian orang tua Almira sekaligus penyelamat dari cengkeraman Rangga?
Sampul Novel Penyiksaan Cinta
8.8
Setelah bertahan melahirkan tanpa bius demi sang suami, Surya Ciptadi, wanita ini justru dikhianati secara kejam. Janji manis Surya sirna saat ia berselingkuh hingga memiliki putra dengan wanita lain. Lebih menyakitkan lagi, selingkuhan tersebut dibiarkan menyiksa putri kandung yang dilahirkannya dengan taruhan nyawa. Di balik penderitaan itu, sang istri menyembunyikan rahasia besar tentang penyakit kanker yang diderita Surya. Kini, saatnya ia membalas rasa sakit sang anak dengan nyawa suaminya sendiri.
Sampul Novel Tuan, Aku Hamil!
9.0
Demi merebut takhtanya kembali, seorang wanita menyamar jadi pembantu di keluarga Hartanta. Meski dihina, ia bertahan demi membalas dendam. Devan dan Talitha terpikat pesonanya, sementara Gavin menyeretnya dalam gairah hingga ia mengandung anaknya. Semua dilakukan demi kekuasaan, bukan cinta. Namun, saat kendali ada di genggamannya, ia ragu apakah identitasnya akan hancur bersama rahasia besar yang tengah dipertaruhkan.