APKDock Logo
Sampul Novel Tuan, Aku Hamil!

Tuan, Aku Hamil!

9.0 / 10.0
Demi merebut takhtanya kembali, seorang wanita menyamar jadi pembantu di keluarga Hartanta. Meski dihina, ia bertahan demi membalas dendam. Devan dan Talitha terpikat pesonanya, sementara Gavin menyeretnya dalam gairah hingga ia mengandung anaknya. Semua dilakukan demi kekuasaan, bukan cinta. Namun, saat kendali ada di genggamannya, ia ragu apakah identitasnya akan hancur bersama rahasia besar yang tengah dipertaruhkan.

Tuan, Aku Hamil! Bab 1

Hari itu adalah perayaan ulang tahun ketiga anak bungsu Tuan Devan dan Nyonya Talitha. Rumah besar mereka penuh dengan dekorasi berwarna-warni—balon-balon menggantung di setiap sudut, pita-pita berkilauan, dan suara tawa anak-anak yang memenuhi ruangan. Di tengah-tengah keceriaan itu, aku berdiri di sudut ruangan, memegang nampan berisi gelas-gelas minuman.

"Nyonya, saya sudah siapkan kue ulang tahunnya di meja," kataku kepada Nyonya Talitha, yang tampak sibuk mengatur segala sesuatunya.

"Terima kasih, Ratih. Pastikan semua tamu mendapatkan minuman, ya," jawabnya singkat sebelum beralih ke tamu lainnya.

Aku mengangguk dan mulai berkeliling ruangan, menawarkan minuman kepada para tamu. Di tengah keramaian, mataku terus mencari-cari sosok Tuan Devan. Ada sesuatu yang harus kusampaikan kepadanya, sesuatu yang sangat penting dan tidak bisa ditunda lagi.

Akhirnya, aku melihatnya berdiri dekat taman belakang, tertawa bersama beberapa temannya. Aku menarik napas dalam-dalam, mencoba mengumpulkan keberanian. Ini adalah saat yang tepat.

Aku melangkah mendekatinya, dan dia pun menyadari kehadiranku. Dia mundur sedikit dari teman-temannya dan mendekat padaku.

"Ada apa, Ratih?" bisiknya, suaranya terdengar khawatir.

"Tuan, bolehkah saya bicara sebentar?" Aku melangkah mendekatinya.

"Tidak bisa nanti aja?" katanya, tampak sedikit tidak sabar.

Aku menggeleng pelan, mencoba menunjukkan betapa pentingnya ini.

"Tidak, Tuan. Ini sangat penting."

Devan menghela napas dan melirik sekeliling, memastikan tidak ada yang memperhatikan.

"Baiklah, ayo kita bicara di sini," katanya sambil mengajakku ke sudut yang lebih sepi di taman.

Setelah kami berada di tempat yang lebih tenang, dia menatapku dengan serius. "Apa yang ingin kamu bicarakan, Ratih?"

"Tuan, saya tidak tahu bagaimana mengatakannya," kataku dengan suara gemetar,

"tapi saya hamil." Jantungku berdebar kencang, merasa campur aduk antara cemas dan bingung.

"Apa maksudmu, Ratih?" Devan terdiam, wajahnya berubah serius.

"Saya hamil... anak Tuan," ulangku, suara ku semakin gemetar.

Tiba-tiba, Nyonya Talitha menghampiri kami berdua.

"Pap, itu temanmu nyariin," katanya dengan nada ceria, tidak menyadari ketegangan di antara kami.

"Oh, iya. Terima kasih, Mom. Aku akan segera ke sana," Devan berusaha tetap tenang dan tersenyum pada istrinya.

"Ratih, tolong cari Wilma dan Wilona. Kita sudah mau tiup lilin," Talitha kemudian beralih padaku.

"Baik, Nyonya," aku mengangguk cepat.

Setelah Talitha pergi, Devan kembali menatapku dengan tatapan serius.

"Kita akan bicara lebih lanjut nanti. Untuk sekarang, lakukan apa yang Nyonya minta."

"Baik, Tuan," aku mengangguk lagi, merasa sedikit lega karena percakapan ini tertunda.

Aku segera bergegas mencari Wilma dan Wilona, mencoba mengalihkan pikiranku dari percakapan yang baru saja terjadi. Pikiran tentang bagaimana Tuan Devan akan menangani situasi ini terus menghantuiku, tapi aku tahu aku harus fokus pada tugas saat ini.

Setelah menemukan Wilma dan Wilona, aku membawa mereka kembali ke ruang utama di mana semua orang sudah berkumpul untuk tiup lilin. Nyonya Talitha memegang kue ulang tahun besar dengan lilin yang menyala, dan semua tamu mulai menyanyikan lagu ulang tahun.

Aku berdiri di sudut, menyaksikan momen bahagia ini dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi, aku merasa lega telah mengungkapkan kebenaran kepada Tuan Devan. Di sisi lain, aku khawatir tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.

<<<<<<<<<<<

<<<<<<<<<<<

Semua ini bermula dari setahun yang lalu, ketika aku baru mulai bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah Devan dan Talitha. Keputusan ini diambil untuk membantu perekonomian keluarga, terutama karena suamiku, Mas Widodo, yang bekerja di perusahaan Devan, sering bepergian jauh untuk mengantar logistik ke luar pulau.

Hari-hari pertama bekerja di rumah Devan dan Talitha terasa seperti mimpi. Rumah besar mereka penuh dengan kemewahan yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Aku kagum dengan keharmonisan rumah tangga mereka, meskipun ada sesuatu yang terasa aneh tentang hubungan mereka.

"Ratih, tolong pastikan semua makanan sudah siap sebelum acara dimulai," kata Talitha saat ia lewat di dekatku, tampak tergesa-gesa.

"Baik, Nyonya," jawabku sambil tersenyum. Hari itu, aku masih berusaha menyesuaikan diri dengan pekerjaan baru ini. Aku bersyukur karena Devan dan Talitha adalah majikan yang baik dan ramah.

Aku ingat betapa gugupnya aku saat pertama kali mulai bekerja di rumah besar ini. Aku ingin memastikan semuanya sempurna dan tidak mengecewakan mereka. Suara-suara tawa anak-anak dan para tamu yang datang hari itu mengingatkanku betapa pentingnya perayaan keluarga ini bagi mereka.

Saat kembali dari dapur, aku melihat Talitha tampak sangat sibuk mengatur dekorasi dan berkoordinasi dengan para tamu lainnya. Sementara itu, Devan berdiri di pojok, sesekali melirik ke arahku dengan tatapan yang sulit diartikan.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Tuan, Aku Hamil!

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel PERNIKAHAN DINI
8.8
Akibat satu malam tanpa rencana, Anara Quinzy Prayoga dan Andika Surya Gutama terpaksa membina rumah tangga di usia belia. Jurang status sosial begitu nyata; Anara hanyalah anak buruh pabrik, sedangkan Dika adalah pewaris kaya. Demi mempertanggungjawabkan kehamilan Anara, Dika rela melepas semua kemewahannya. Setelah diusir oleh sang ayah yang murka, kini Dika harus berjuang keras sendirian demi menghidupi istri kecilnya tanpa bantuan keluarga.
Sampul Novel Psikopat itu Adik Pacarku
9.2
Sebuah keputusan fatal menghancurkan segalanya. Saat dikejar pembunuh, panggilan darurat korban diabaikan oleh kekasihnya yang mengira itu hanya lelucon. Sang pacar justru sibuk merayakan ulang tahun teman masa kecilnya hingga korban tewas dibantai dengan kejam. Penyesalan terlambat datang ketika pria yang bekerja sebagai ahli perbaikan mayat ini menerima tugas merekonstruksi jasad dengan kepala hancur. Begitu mengenali wajah kekasihnya sendiri di balik luka tersebut, ia langsung kehilangan kewarasannya.
Sampul Novel Random Husband
7.8
Kebohongan besar kini menjerat Fransisca alias Caca setelah rencana pernikahannya dengan pengusaha asing batal total. Akibat telanjur sesumbar, rasa gengsi menghalanginya untuk berterus terang kepada teman-temannya. Di tengah kepungan tanya saat pesta berlangsung, kepanikan luar biasa melanda dirinya. Demi menjaga harga diri, Caca nekat menunjuk laki-laki asing yang tak dikenalnya secara acak, lalu mengklaim pria tersebut sebagai calon suaminya.
Sampul Novel Sebuah Pengabdian
9.3
Impian Hamid menjadi tentara pupus seketika saat orang tuanya memaksa dirinya menjalani pernikahan dini yang tak pernah ia inginkan. Walau diselimuti amarah karena harus menikahi wanita asing, ia akhirnya mengalah demi berbakti. Siapa sangka, kehidupan pernikahan ini justru mendewasakan Hamid dan menuntunnya memahami arti pengabdian kepada Tuhan. Namun, badai ujian kini mulai mengancam komitmen mereka. Mampukah Hamid dan sang istri bertahan melewati cobaan demi menjadi abdi sejati?
Sampul Novel The Ceo's Wife
9.2
Gadis desa nan lugu terjebak dalam pernikahan siri dengan CEO kaya yang berhati dingin. Hubungan tanpa landasan cinta ini dipaksakan oleh Hanson Smith Huston kepada sang putra. Di kediaman mereka yang megah, sang suami justru menaruh benci dan mengabaikan istrinya, membuat wanita itu didera ketakutan serta keraguan. Tanpa ada kehangatan, perlakuan buruk sang pria kian menciptakan jurang pemisah yang lebar di antara mereka.
Sampul Novel Wedding SexDoll (Pemuas Hasrat Pernikahan)
8.2
Loveline terjebak dalam pernikahan siri yang dingin bersama King Antareksa. Ia hanya dianggap sebagai pemuas nafsu tanpa hak untuk dicintai atau hamil. Meski tubuhnya dieksploitasi habis-habisan oleh sang suami yang kejam, Love merindukan kasih sayang tulus. Konflik memuncak saat King berencana meminang wanita lain tanpa melepaskan Love. Di tengah tekanan dan dominasi King, Love justru mengandung. Akankah rahasia kehamilan ini menghancurkan hidupnya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan