APKDock Logo
Sampul Novel Terima Kasih Telah Merebut Suamiku

Terima Kasih Telah Merebut Suamiku

8.3 / 10.0
Kehidupan rumah tangga seorang istri hancur seketika setelah mengetahui suaminya telah berselingkuh dengan wanita lain. Pengkhianatan kejam ini memaksanya melihat kenyataan pahit di balik pernikahan yang selama ini ia perjuangkan. Di tengah gejolak emosi yang hebat, ia kini harus mengambil keputusan besar setelah pasangannya direbut. Kisah penuh luka ini menyoroti rasa kehilangan mendalam serta perjuangan menghadapi pengkhianatan.

Terima Kasih Telah Merebut Suamiku Bab 1

BAGIAN 1

Bip! Getaran ponsel yang kutaruh di bawah bantal telah membuat tidurku rusak. Padahal, baru saja aku bisa memejamkan kedua mata ini setelah direpotkan dengan demamnya Syifa, putri semata wayangku. Sejak pukul 17.00 sore hingga tengah malam, badannya panas. Setelah dua kali kuberi obat penurun panas sirup, kupijat, dan kukompres, barulah turun. Sudah sempat kupinta suamiku, Mas Faisal, untuk lekas pulang dari perjalanan dinasnya. Aku sudah berpikir kalau sakit Syifa bakalan parah dan butuh dekapan sang ayah agar bisa lekas sembuh. Namun, untungnya sejam lalu panas badan Syifa turun.

Cepat aku membuka mata. Melihat ke arah Syifa yang berbaring di sebelahku. Gadis kecil berusia 4 tahun itu tampak berkeringat dahinya. Saat kuraba, sejuk. Panasnya sudah tak naik-naik lagi. Aku lega. Artinya, Mas Faisal tak harus kudesak buat pulang segera untuk menemaniku membawa Syifa ke rumah sakit besok hari.

Beralih dari Syifa, aku lekas meraba bawah bantal. Meraih ponsel dan buru-buru membuka kunci layar. Ada sebuah pesan masuk. Dahiku mengernyit. Nomor tak dikenal tampak mengirimkan pesan WhatsApp padaku. Siapa ini?

[Tolong jangan berlebihan. Anakmu hanya demam, bukan sakaratul maut. Apa suamiku tak berhak untuk tenang sebentar? Bebannya terlalu besar. Itu semua juga karena desakan gaya hidupmu yang tinggi! Jangan sok kaget dengan pesan ini. Jangan banyak tanya juga tentang apa yang sedang kamu hadapi! Aku sudah lelah menyembunyikan semua. Sudah saatnya juga kamu tahu. Sekarang, saatnya sadar diri, berbenah, dan berhenti merengek pada suamiku. Dia juga butuh ISTIRAHAT!]

Tanganku langsung gemetar hebat. Napas ini pun tercekat. Dadaku nyeri. Betapa dahsyatnya rasa syok yang menyerang.

Pesan macam apa ini? Makhluk iseng mana yang mengirimiku WA tengah malam buta dengan nada mengancam begini? Apa Mas Faisal tengah mengerjaiku? Namun, dalam rangka apa? Ulang tahunku sudah lewat dua bulan lalu. Anniversary pernikahan kami juga masih tiga bulan lagi. Lantas, apa maksudnya?

Dengan jemari yang masih gemetar, aku memberanikan diri untuk mengklik foto profil seorang wanita yang terpampang di pesan gila tersebut. Sontak, jantungku seperti dipukul dengan alu. Sakit! Luar biasa. Bahkan aku mengira akan terkena serangan jantung, saking terkejutnya.

“A-adelia … apa-apaan ini?”

Kuucap nama seorang perempuan yang kukenal sebagai adik sepupu Mas Faisal. Adelia Soedjono, gadis cantik tiga puluh tahun yang bekerja sebagai pemilik agen travel dan salon kecantikan. Perempuan berpendidikan yang tak lain adalah anak dari Tante suamiku sendiri.

Adelia … pemilik mata cokelat dan tubuh seksi itu mengakui Mas Faisal sebagai suaminya? Ya Tuhan, apa ini tidak salah? Mengapa dia sampai hati menyebut anakku sakaratul maut segala? Apa yang sudah terjadi sebenarnya? Sungguh mati, aku belum paham!

“Mas Faisal, apa maksudnya?” lirihku seraya menekan tombol dial ke nomor ponsel suamiku.

Dengan debaran jantung yang luar biasa, kuberanikan diri untuk menelepon Mas Faisal yang tadi pagi berangkat dari rumah dengan membawa ransel berisi pakaian dan laptopnya. Dia mengatakan bahwa akan melakukan perjalanan dinas ke luar kota dengan menggunakan mobil travel bersama managernya. Mas Faisal bilang, lusa akan kembali. Namun, mengapa tiba-tiba saja Adelia mengirim WA dengan nomor barunya dan mengucapkan kalimat-kalimat tak masuk akal? Apakah … suamiku sudah berbohong?

“Apalagi, sih? Kamu nggak bisa baca pesanku tadi? Kenapa malah menelepon ke sini?!” Bentakan itu membuatku tergemap. Sontak aku turun dari ranjang dan berjalan menuju luar kamar dengan kaki yang gemetar. Gila! Apa-apaan ini? Mengapa ponsel suamiku malah dipegang Adelia?

“Mana suamiku?! Katakan!” jeritku setelah menutup pintu kamar dari luar. Getar suaraku yang tiba-tiba parau bahkan terdengar sangat menyedihkan di telingaku sendiri.

“Suamimu? Dia bukan hanya suamimu, tapi juga suamiku! Paham, kamu?” Adelia terdengar nyolot. Tak kusangka, perempuan yang terlihat baik hati dan pekerja keras itu, ternyata diam-diam menjadi pelakor yang lebih gilanya lagi malah berselingkuh dengan sepupunya sendiri. Apa dia sudah tak waras?

“Kamu sudah gila? Apa-apaan kamu, Del? Kamu lupa, bahwa Faisal itu sepupumu! Faisal itu sudah beristri dan punya anak! Di mana hatimu, Del? Apa yang telah kalian lakukan?!”

“Apaan, sih? Ngomong apa dia?” Terdengar suara Mas Faisal di ujung sana. Suaranya seperti orang marah. Bersamaan dengan itu, terdengar pula suara kresek-kresek seperti ponsel yang diambil alih paksa.

“Mila, kamu dengar. Berhenti menghubungiku, oke? Teleponmu dari sore tadi hingga sejam lalu sudah membuat kacau semuanya!” Mas Faisal ikut membentakku. Membuatku terduduk lemas di lantai. Tak percaya bahwa dia bisa menusuk dengan kalimat setajam pedang.

“M-mas …,” panggilku tergagap.

“Aku sudah sabar menghadapimu, Mil! Kubujuk kamu. Kutenangkan kamu. Namun, kamu tidak mengerti juga. Anak kita hanya demam biasa, jangan suruh aku untuk kembali lagi ke rumah. Paham?!”

Tangisanku mengguyur lebat. Hatiku berkecamuk luar biasa. Mas Faisal, yang sedari sore tak menunjukkan tanda-tanda berdusta, nyatanya kini telah mengungkap apa yang dia sembunyikan.

“Sejak kapan, Mas? Sejak kapan kamu berselingkuh?” tanyaku lirih.

“Itu bukan urusanmu, Mil. Yang penting, aku selalu memberi nafkah padamu. Tolong berhenti dulu menghubungiku.”

“Kamu di mana, Mas?! Jawab aku! Kamu tidak di luar kota, kan? Kamu di rumah Adelia, kan? Aku akan ke sana! Aku akan menjemputmu sekarang juga! Aku akan bawa anakmu!”

“Kalau kamu berani berbuat senekat itu, kita cerai saja, Mil!”

Hatiku panas. Penuh gejolak membara di dada. Seakan dihantam oleh palu godam kepalaku. Rasanya langsung pening berputar-putar. Enam tahun kita menikah, Mas. Satu setengah tahun kita habiskan untuk berikhtiar demi mendapatkan buah hati. Setelah Syifa lahir dan tumbuh besar menjadi pengobat duka lara kita, kamu tiba-tiba saja menguak aib yang sungguh melukai hatiku.

“Ceraikan saja aku kalau begitu! Aku lebih senang kamu tinggalkan, ketimbang harus memiliki madu!”

“Oh, lebih milih jadi gembel kamu, Mil?”

Gembel? Astaghfirullah. Mas Faisal, apakah harta yang telah menjadikanmu rela membagi cinta? Kau ingin menjadikanku gembel setelah berpisah denganmu, begitu Mas? Baiklah. Kita buktikan, apakah yang kamu ucapkan itu bakal menjadi kenyataan atau tidak!

Lanjut Membaca

Daftar Isi Terima Kasih Telah Merebut Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Kita Sudah Sampai Ujung
8.5
Vanesa akhirnya menyadari pernikahan kontrak lima tahunnya dengan Steven adalah kebohongan besar setelah mengetahui anak yang diasuhnya merupakan anak kandung suaminya dengan wanita lain. Saat sang madu membawa surat cerai di tengah kabar kehamilannya, Vanesa memilih pergi dan mengembalikan anak itu. Mengabaikan masa lalu, ia bangkit menjadi wanita mandiri yang kaya raya. Penyesalan pun datang dari keluarga pencela hingga Steven yang mabuk dan menolak meresmikan perceraian mereka.
Sampul Novel Gadis Bangsawan
8.6
Ulang tahun ke-17 Amore Cardozo Pienza berubah menjadi mimpi buruk saat seorang wanita bergaun mewah mempermalukannya di depan umum. Amore diejek sebagai anak tiri manja yang hanya bisa menggambar bebek aneh, memicu tawa sang ayah kandung dan para tamu. Namun, dengan ketenangan luar biasa, Amore membalikkan keadaan. Lewat satu pernyataan tajam, ia membungkam semua hinaan sekaligus membongkar rahasia gelap ibu tirinya yang ternyata seorang psikopat berbahaya.
Sampul Novel Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah
8.7
Zahara merenggang nyawa dengan tragis di gudang dingin menjelang persalinannya. Ia dikhianati oleh Ardy yang lebih memilih memercayai Kamila dan Astrid. Setelah kehilangan hidup dan bayinya akibat kekejaman mereka, keajaiban membawanya kembali ke masa lalu. Kini, ia terbangun sebagai putri tunggal dari keluarga konglomerat yang sangat berkuasa. Tidak lagi buta karena cinta, Zahara siap memakai identitas aslinya untuk menghancurkan Ardy dan keluarganya demi membalas setiap rasa sakitnya.
Sampul Novel Roh Istri yang Terikat Abadi
9.7
Dian diculik saat mengandung, lalu tewas mengenaskan karena Rizal, suaminya, mengabaikannya demi sang sahabat. Ledakan bom menghancurkan tubuh Dian dan bayinya. Sebagai ahli forensik, Rizal malah mengautopsi jasad tak dikenal yang ternyata istrinya sendiri, bahkan sempat melayangkan hinaan. Namun, penemuan kancing baju usang di meja otopsi mendadak menyingkap kenyataan kelam yang seketika meruntuhkan seluruh hidupnya.
Sampul Novel Sangkawang
8.6
Terbangun di kerajaan asing, Reyna Mahesa syok mendapati dirinya menjadi permaisuri yang sangat mirip dengannya. Di balik kemegahan istana, ia justru terjebak dalam pusaran kebencian dan intrik yang mengancam nyawa. Kenyataan pahit terungkap bahwa suaminya, sang raja, adalah sosok yang pernah menghukum mati permaisuri terdahulu. Kini, Reyna harus memilih: mencari celah untuk pulang ke era modern atau bertahan demi membongkar konspirasi pengkhianatan di tempat itu.
Sampul Novel YOUNG MASTER'S FAVORITE HIGH SCHOOL GIRL
8.2
Hidup gadis SMA itu hancur ketika ayahnya sendiri tega menjualnya demi uang. Ia diserahkan ke seorang pria muda—tuan muda yang dingin, berkuasa, dan menyimpan rahasia gelap. Di bawah bayang-bayang paksaan, benih hasrat terlarang mulai tumbuh di antara mereka. Setiap sentuhan menyengat, setiap tatapan menggoda, dan setiap malam bersama semakin mengaburkan batas antara benci dan cinta. Namun, bisakah ia bertahan ketika obsesi tuan muda itu mulai menguasai seluruh hidupnya? Atau akankah ia justru tenggelam dalam kegelapan yang menawarkan kenikmatan itu?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan