APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik

Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik

Mengisahkan Satria, seorang mahasiswa rantau asal desa yang menjalani kehidupan kuliahnya di Jakarta dengan menumpang di kediaman paman dan bibinya. Kehidupan biasa Satria berubah drastis setelah ia tanpa sengaja mengintip kejadian intim di dalam kamar utama rumah tersebut. Insiden tidak terduga ini menyingkap berbagai rahasia gelap mengenai hubungan terlarang di dalam rumah. Alih-alih menjadi penonton, Satria justru terseret dan menjadi tokoh utama dalam pusaran konflik romansa dewasa yang rumit ini.
Bab
Bagikan

Bab 6

: Tak Sengaja Lihat Tante Vega dan Seorang Pemuda

Satria makan dengan lahap, dia memang belum sarapan, karena tadi pagi langsung ke kampus. Sehingga selesai perkuliahan dia langsung ke kantin kampus isi perut.

Saat akan membayar dan mencari-cari dompetnya di tas, bingung dan kagetlah Satria, dompetnya tak ada.

“Aduuh di mana dompetku?” batinnya bingung sendiri.

Paniklah Satria, bingung bagaimana bayar makanan dan pastinya surat – surat berharga miliknya, seperti SIM dan STNK di dompet itu, di tambah KTP dan kartu mahasiswa, pastinya uang miliknya ada di dompet yang hilang tersebut.

Satria pun menyesali diri, kenapa dompet ia taruh di tas, harusnya di saku celana belakang miliknya.

“Kamu cari ini ya…?” tiba – tiba di depannya sudah duduk seorang mahasiswa cantik berbody atletis dan di tangannya memegang dompet miliknya.

“Eh iya, itu dompet aku, kok ada pada kamu??!” seru Satria terkejut.

“Hemm…lupa yaa, pagi tadi kamu nabrak aku?” si wanita ini balik menembak Satria.

“Astagaa…a-aku minta maaf, tadi pagi jalan sangat terburu – buru, takut telat masuk kelas,” Satria tanpa ragu kembali minta maaf.

“Makanya lain kali kalau jalan hati – hati, nih dompet kamu!” si mahasiswi ini lempar dompet miliknya di depan Satria dan langsung diambil, lalu pemuda ini buru-buru membayar makanannya.

“Nggak traktir aku nih, medit amat?” si mahasiswi ini menegur lagi, kontan wajah Satria merah dadu di bilang medit alias pelit.

Satria buru-buru persilahkan si mahasiswa ini pesan, sekaligus baru nyadar si mahasiswi ini sangat cantik.

“Nah gitu donk! Tapi, jangan traktir aku di sini, tapi di supermarket, oke? Oh ya namaku Berlina Hutapea, Prodi Hukum, sekaligus kapten tim basket wanita kampus ini. Nggak usah takut, aku bukan anak ataupun kerabat si pengacara kondang itu. Kami hanya sama marga doang!” si mahasiswa ini kenalkan namanya tertawa kecil, sekaligus ajak bercanda.

Satria yang awalnya senyum kontan kaget! Ke super market? Tanpa nyadar dia lihat isi dompetnya, isinya hanya…250 ribu. Tapi Berlina pura – pura tak lihat saja dengan ulah Satria.

“Sekarang aja yuk, mumpung kamu dan aku belum ada jadwal kuliah?” ajak Berlina tiba-tiba.

Makin semaput lagi Satria, Berlina ajak dirinya ke parkiran kampus dan menuju ke mobil SUV kompak milik si mahasiswi cantik ini.

“Ya ampunnn…bisa bangkrut aku ini? Dueeh gimana ini, mana cukup bayar belanja ke super market dengan uang segini..?” batin Satria ketar ketir.

“Kok pucat gitu…Satria, santai ajaaah, aku nggak makan kamu kok? Nama Satria, kok kayak ketakutan begituuu,” olok Berlina sambil konsen ke setiran.

Mau tak mau karena diolok, Satria pun kini bersikap santai. “Moga dia nggak banyak belanjanya, pasti si Berlina sengaja ingin ngerjain aku, tak mungkin dia tak tahu jumlah duitku, buktinya namaku pun dia tahu,” batin Satria sambil nikmati wanginya mobil Berlina Hutapea ini.

Begitu masuk di supermarket ini, Satria makin mau semaput, Berlina sambil minta ia dorong kereta belanja mulai sibuk memilih-milih belanjaannya.

Sudah separu kereta belanja ini berisi belanjaan. “Mati aku, gimana membayarnya…!” keluh Satria.

Saat itulah secara tak sengaja Satria melihat…Tante Vega dan seorang pria muda!

Pas juga di saat bersamaan Tante Vega melihat ke arahnya yang jalan beriringan dengan Berlina.

Bahkan entah disengaja atau tidak, Tante Vega dan si pria muda yang terlihat sangat 'mesra' dengan tante-nya ini jalan ke arah Satria dan Berlina, tapi Tante Vega pura – pura tak kenal dengannya.

Anehnya, si pria muda itu terlihat salting dan agak gugup saat melihat dan berpapasan dengan Berlina, tapi berbalik sinis menatap Satria.

Berlina terlihat juga cuek bebek, dia malah ajak Satria pindah ke bagian lain di supermarket ini.

Puas belanja dan menuju ke kasir Satria plong tak terkira, bukan dia yang membayar, tapi dengan santainya Berlina keluarkan kartunya dan bereslah semua belanjaannya.

Satria buru-buru bantu angkuti semua barang belanja Berlina dan dia sempat melirik ke arah Tante Vega, yang dari jauh juga menatapnya.

“Akhirnya terbukti kecurigaanku, si Denny emang doyan tante-tante gatel penyuka brondong muda!” ceplos Berlina saat mobil mereka jalan dari parkiran super market ini.

“Denny…yang tadi jalan bersama Tante V..eh si tante di supermarket itu yaa?” sahut Satria.

“Iya, siapa lagi, aku sengaja ajak kamu temani aku, selain untuk belanja, aku juga ingin buktikan info yang sebutkan si Denny hari ini ada di sana, ternyata info itu benar adanya,” dengus Berlina terlihat kesal.

Satria pun makin mumet, apakah Denny itu kekasih Berlina...dan Tante Vega dibilang tante gatal?

**

Ehemm makin penasaran kan...lanjut!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Pernah Mencintaimu, Sebatas Itu
8.8
Selama lebih dari dua dekade, Talia Lewis selalu menjadi pusat perhatian dan dimanjakan oleh Tristan Howard. Talia sangat meyakini bahwa masa depan mereka akan diisi dengan pernikahan, kehadiran anak-anak, dan kebahagiaan abadi yang romantis. Namun, keyakinan itu runtuh seketika saat Tristan pulang membawa seorang gadis asing. Kenyataan pahit harus dihadapi Talia ketika pria yang dicintainya itu justru memperkenalkan gadis tersebut sebagai calon kakak iparnya.
Sampul Novel BAYAR dengan Tubuhmu
9.6
Celina menghadapi kehancuran hidup setelah dikhianati oleh tunangannya. Selain difitnah, ia dijadikan jaminan utang untuk melindungi saudaranya. Kini, ia terpaksa menyerahkan diri kepada Mikhael, pria berkuasa yang sangat dingin. Saat datang dengan duka mendalam, Celina justru menerima cemoohan kejam dari Mikhael yang menghina kondisinya. Di tengah tekanan ini, ia harus bertahan melayani pria yang terus merendahkannya.
Sampul Novel Bukan Gadis Simpanan
9.2
Carl Davidson gemar menjahili Samantha Walker sejak kecil dengan menaruhnya di meja tinggi hingga menangis. Kebiasaan unik ini bertahan hingga Carl sukses menjadi miliuner otomotif. Kini, ia tidak hanya mendudukkan Samantha di meja, tapi juga membawanya ke ranjang. Di tengah stigma buruk masyarakat yang melabelinya sebagai gadis simpanan, mampukah Samantha mempertahankan kehormatannya dan bersanding dengan Carl di pelaminan?
Sampul Novel Ceraikan Suami, Nikahi Adiknya
9.8
Satu dekade menikah, Chloe Carlson memilih cerai dari Vincent yang berselingkuh. Demi hak asuh putri mereka, Mackenzie, Chloe rela pergi tanpa menuntut harta. Sulitnya mencari kerja sebagai ibu tunggal tanpa keahlian memaksa Chloe meminta bantuan sang adik ipar, Vernon Phoenix Gray. Namun, CEO muda itu justru menawarkan posisi asisten pribadi dengan syarat hubungan intim. Chloe kini bimbang antara jerat hasrat Vernon atau kembali ke pelukan Vincent.
Sampul Novel Harga Diri Seorang Wanita
8.1
Jenna Ren hampir mengakhiri hidupnya di atap rumah sakit dengan luka fisik dan batin. Namun, kehadiran sang suami bersama selingkuhannya menyadarkan Jenna. Kematiannya hanya akan menguntungkan mereka. Setelah kehilangan calon bayinya akibat penderitaan itu, ia memilih bangkit untuk membalas dendam. Jenna mengurungkan niatnya lalu bersujud di hadapan Tuan Besar Kim, memohon kekuatan besar untuk menghancurkan semua orang yang telah mengkhianati dirinya.
Sampul Novel Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat
9.1
Sebuah insiden memalukan di pesta kantor mengubah hidupku saat bos suamiku mengetahui kondisiku yang sedang menyusui. Pria berkuasa itu memaksaku menjadi ibu susu di kediamannya tanpa memedulikan penolakanku. Di tengah kesepian malam, pertahananku runtuh ketika sang konglomerat menyelinap ke ranjangku demi mendapatkan apa yang dia inginkan. Hubungan terlarang ini membuatku terjerumus dalam situasi yang jauh lebih rumit dan penuh rahasia daripada yang kubayangkan sebelumnya.