APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Teknik Pijat yang Spesial

Teknik Pijat yang Spesial

Akibat kecelakaan memalukan karena tidak sengaja memasukkan sesuatu, seorang pasien harus berbaring di ranjang IGD rumah sakit untuk diperiksa. Di bawah sorot lampu operasi, dokter tampan yang menangani pemeriksaan dengan sarung tangan karet menawarkan metode alternatif. Ia menawarkan teknik pijatan baru buatannya yang berkhasiat menenangkan kondisi pasien yang mengalami stimulasi berlebih. Terpikat pesona sang dokter, pasien tersebut akhirnya mengangguk setuju dengan malu-malu.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tapi auranya sangatlah dingin.

Wajahnya yang tampan ada kacamata dengan bingkai setengah hitam, di belakang kaca tersebut, tatapannya sangat dingin.

Tetapi pria yang semakin dingin, semakin membangkitkan rasa tantanganku.

Barang yang ada di dalam masih bergerak tanpa bisa dikendalikan.

Nafasku berantakan, pandanganku dengan nggak sadar melihat ke wajahnya.

Di dalam pikiranku membayangkan, matanya yang dingin ini penuh dengan kenafsuan.

Seperti menyadari tatapanku, dia menarik sudut bibirnya.

Aku menyadarinya dan segera mengalihkan pandanganku.

Dia mengulurkan tangannya, jari telunjuknya dengan pelan menunjuk perutku bagian bawah.

Aku menunduk kepala dan melihat rendaku yang berwarna pink, wajahku mulai memerah, dengan suara yang sangat pelan.

“Ini juga perlu kah?”

Surya mengangguk kepalanya dengan tatapan yang tidak bisa ditolak.

Aku terus-menerus berkata di dalam hati.

Tidak bermasalah, di depan dokter tidak ada perbedaan jenis kelamin.

Di saat aku sedang menenangkan diriku sendiri, aku dengan terpaksa membuka kain renda yang berwarna pink.

Suara nafas Surya sangat jelas sudah berantakan.

Walaupun aku sengaja membalikkan kepala tidak melihatnya, tetap bisa merasakan bahwa tatapannya yang panas itu sedang melihatku.

Dia dengan perlahan-lahan memakai sarung tangan, menundukkan badan dan memegang betisku.

Rasa dingin dari sarung tangan karet membuat nafasku jadi cepat.

Dia perlahan-lahan menarik betisku dan melipat ke atas, lalu menarik satunya lagi.

Setelah diletakkan ke penyangga kaki yang khusus dibuatkan untuk kasur pasien, menekan tombol pengatur kasur pasien, dengan suara mekanis ringan yang terdengar, bagian bawah tubuhku perlahan-lahan terangkat, bagian intimku kelihatan semuanya.

Kedua tangan itu memgang perut bagian bawah, lalu mengelus dengan pelan dan perlahan-lahan menuju ke bagian yang terluka......

Jari yang dingin masuk ke dalam, sangat susah untuk mengabaikannya.

Aku bisa merasakan gerakan jarinya, kadang menyentuh dengan lembut, kadang bergoyang.

Bagian tersebut sangatlah sensistif, hanya gerakan yang lembut pun bisa membangkitkan perasaan yang kuat.

Tiba-tiba, dia maju ke depan, barang tersebut jadi semakin dalam.

Aku mengerutkan alisku dan mendesah.

Di saat aku kira sudah bisa mengeluarkannya, dia menarik tangannya keluar.

Dia mengangkat jari tangannya yang basah.

Surya berkata dengan suara yang serak.

“Barang itu lumayan dalam, tidak gampang untuk mengeluarkannya, kamu tahan sebentar.”

Aku menggigit bibir dan mengangguk: “Dok, tolong pelan sedikit.”

Kali ini, aku bisa merasakan tenaga tangannya jauh lebih kuat.

Bukan lagi mencoba perlahan-lahan, melainkan langsung masuk ke dalam.

Aku menggigit bibirku dengan kuat supaya tidak mengeluarkan suara yang memalukan.

Setelah pencarian yang lama, akhirnya Surya mendapatkan barang kecil itu.

Aku bisa merasakan barang tersebut dijepit oleh jarinya dan sedang ditarik keluar.

“Ehm...”

Di saat menariknya, getaran yang tanpa henti itu melewati setiap bagian.

Dan aku tidak bisa menahannya lagi, mulai mengeluarkan suara desahan.

Akhirnya, barang kecil itu sudah dikeluarkan.

Cairan juga terbawa keluar, membuat sprei kasur menjadi basah.

Aku dan Surya sama-sama menghela nafas lega.

Barang itu dibuang di atas piringan, masih bergetar dan mengeluarkan suara dengung halus.

Wajahku sangat merah dan menundukkan kepala, ingin masuk ke bawah tanah karena terlalu malu.

Aku duduk dan sedang mau memakai celana, Surya berkata.

“Tunggu sebentar.”

Gerakanku terhenti, dan melihatnya dengan penuh kebingungan.

“Kenapa dok?”

Dia membuka sarung tangan yang basah dan membuangnya ke tong sampah.

Tatapannya penuh dengan ketidakjelasan.

“Rumah sakit mengembangkan teknik pijatan baru yang dapat memberikan efek menenangkan untuk kondisi seperti Anda yang pengembangannya berlebihan. Apakah Anda mau mencobanya?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asmara Panas JANDA MUDA
8.6
Saat berlibur di desa sang nenek, Bayu justru terpikat oleh pesona Lina, seorang janda muda yang sangat memikat. Kehadiran Lina membangkitkan gairah besar dalam diri Bayu, meskipun ia sebenarnya sudah mempunyai pacar yang menunggu di kota. Pertemuan ini memicu gejolak batin yang hebat pada diri Bayu. Haruskah ia mempertahankan kesetiaannya, atau justru menyerah pada godaan cinta terlarang yang begitu membara? Ikuti dinamika hubungan mereka yang penuh emosi.
Sampul Novel Foto Bayi di Ponsel Suamiku
9.1
Kepercayaan Monalisa sebagai istri runtuh seketika saat menemukan foto bayi misterius di ponsel Bayu, suaminya. Alibi Bayu bahwa foto itu hanya dari internet tidak membuat Mona percaya. Penyelidikannya justru mengungkap fakta menyakitkan: sang suami telah memiliki anak dari perselingkuhan. Enggan tenggelam dalam duka akibat pengkhianatan ini, Mona memilih bangkit. Ia merancang pembalasan dendam yang rapi untuk menghancurkan hidup Bayu dan wanita simpanannya dengan rasa sakit yang setimpal.
Sampul Novel Perpisahan yang Kutandatangani
8.2
Setelah sebelas tahun bersama Petro, Yasmin mendapati suaminya berselingkuh selama tiga tahun dengan gadis yang lebih muda dan memiliki kemiripan wajah hingga enam puluh persen dengannya. Penderitaan Yasmin memuncak ketika putranya, Haris, menyodorkan surat pemutusan hubungan dan menuduhnya merusak kebahagiaan keluarga. Dengan hati yang hancur, Yasmin akhirnya menandatangani kesepakatan cerai dan memutuskan untuk memutus semua ikatan dengan suami serta anaknya.
Sampul Novel Rentang Waktu Di Antara Kita
9.8
Kisah asmara modern yang penuh emosi ini menyoroti perjuangan sepasang kekasih dalam mempertahankan cinta sejati mereka. Menghadapi jurang perbedaan usia yang membentang lebar, keduanya harus bergelut dengan konflik batin serta harapan yang tak kunjung padam di tengah keterbatasan waktu. Perjalanan menyentuh hati ini membuktikan bahwa ketulusan perasaan mampu melampaui segala rintangan dan jarak yang memisahkan mereka.
Sampul Novel Selimut Malam Tuan Muda
9.2
Impian Raina Paradisa kuliah sirna di usia tujuh belas tahun. Sang paman menjadikannya jaminan utang satu miliar kepada Alex Modero. Alex merupakan pebisnis sukses berumur tiga puluh lima tahun yang sangat angkuh dan menolak pernikahan. Demi melunasi utang keluarganya tersebut, kini Raina tidak memiliki pilihan lain selain menuruti semua kemauan Alex dan hidup melayani hasrat pria itu.
Sampul Novel Yang Terbuang, Yang Tak Terbendung
7.8
Dekade berlalu di panti asuhan, kepulanganku justru berujung eksploitasi demi Kirana, kembaran yang dipuja. Puncaknya, orang tua kandungku bersekongkol agar Bima, kekasihku, melamar Kirana di hadapanku. Tak cukup di situ, aku difitnah mencelakai Kirana hingga dihajar ayah, didepak ke jalanan, dan dilaporkan ke polisi. Mereka mengira aku telah hancur total, namun kebencian membara ini justru menyalakan genderang perang yang mustahil bisa mereka hentikan.