APKDock Logo
Sampul Novel Tawanan Sang Penguasa "Terbelenggu Takdir, Terikat oleh Cinta"

Tawanan Sang Penguasa "Terbelenggu Takdir, Terikat oleh Cinta"

9.1 / 10.0
Keyra terperangkap dalam konspirasi politik rumit dan menjadi tawanan Aditya. Sang penguasa dingin yang menyimpan luka rahasia itu ternyata memendam perasaan mendalam. Di tengah kepungan dendam serta pengkhianatan yang mengancam, hubungan mereka justru mulai tumbuh. Ketika kekuasaan kian membebani, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit antara ambisi takhta atau perasaan cinta. Akankah ikatan hati mereka mampu bertahan dan menjadi penyelamat di tengah badai takdir?

Tawanan Sang Penguasa "Terbelenggu Takdir, Terikat oleh Cinta" Bab 1

Hujan turun deras membasahi jendela kaca restoran mewah di pusat kota. Suara rintiknya berpadu dengan musik klasik yang mengalun pelan, seperti sengaja menyamarkan luka yang tengah merekah di dalam dada Keyra.

Ia berdiri mematung di antara meja-meja bundar yang ditata elegan. Lilin aroma terapi, bunga segar, dan balon berwarna biru tua menghiasi tempat yang seharusnya menjadi saksi perayaan ulang tahun kekasihnya, Rio.

Namun justru di sanalah segalanya berakhir.

Keyra terpaku pada pemandangan tak terduga di depannya, seorang wanita cantik berseragam ASN duduk bersisian dengan Rio. Kepala wanita itu bersandar manja di bahunya, tangan mereka saling menggenggam. Mesra. Intim. Bukan hubungan yang baru saja dimulai, itu jelas. Terlihat dari cara mereka saling memandang. Ada kenyamanan dan kebiasaan yang hanya dimiliki oleh dua orang yang sudah lama saling mengisi.

"Keyra?" Suara Rio terdengar panik, nyaris berbisik.

Wanita itu mengangkat wajah, menatap Keyra dari ujung kaki hingga kepala. Bibirnya tersenyum tipis, tapi sinis.

Keyra menunduk sebentar, menatap kotak kecil di tangannya. Kotak kado yang dibalut kertas kado merah, warna kesukaan Rio, dengan pita pink yang kini sudah sedikit kusut karena digenggam terlalu lama. Di dalamnya, sepasang jam tangan couple yang ia beli dari tabungan selama dua bulan terakhir. Hadiah sederhana, tapi dipilih dengan cinta.

"Maaf," gumam Keyra, mencoba tersenyum walau matanya mulai memanas. "Aku seharusnya tahu kamu terlalu berkelas untuk jam tangan dua ratus ribu."

Wanita itu tersenyum kecut. "Rio nggak pernah cerita kalau kamu... sederhana sekali," sindirnya, menatap pakaian Keyra yang hanya blouse putih biasa dan celana kain hitam, pakaian kerja yang ia kenakan sejak pagi.

"Key, aku... aku bisa jelaskan." kata Rio canggung.

"Tidak perlu," potong Keyra, suaranya tenang tapi terdengar jelas seperti tamparan. "Selamat atas promosi... dan pasangan barumu." lanjutnya menahan segala rasa yang tak mampu ia ekspresikan dengan kata-kata.

Ia membalikkan badan dan melangkah pergi. Hatinya patah, tapi langkahnya tetap tegak. Setiap derap high heels murahnya terasa menghantam lantai restoran, menggema seperti suara hatinya yang retak-keras, getir, dan menyakitkan.

Keluar dari restoran, hujan menyambutnya seolah turut menangis bersama. Keyra menengadah, membiarkan tetesan hujan bercampur dengan air mata yang sudah tak bisa ia bendung. Ia berjalan tanpa tujuan, menyusuri trotoar yang lengang sambil menenteng hadiah yang kini terasa seperti simbol kebodohan.

Langkahnya membawanya ke sebuah hotel bintang lima di seberang jalan. Tempat yang tidak pernah ia masuki sebelumnya, tapi malam itu entah kenapa kakinya membawa ke sana. Mungkin karena butuh tempat untuk menyendiri. Atau sekadar ingin menyembunyikan tangis.

Di dalam lounge bar hotel itu, suasana tenang. Lampu remang-remang dan musik jazz lembut menciptakan nuansa yang kontras dengan badai dalam hati Keyra.

Ia duduk di kursi bar, memesan segelas wine yang bahkan tak tahu mereknya. Rasanya pahit, seperti hidup. Ia menatap kosong ke arah gelas, bibirnya bergetar menahan isak.

"Apakah kamu juga sedang mengutuk dunia?" suara berat dan rendah menyentaknya.

Keyra menoleh. Seorang pria duduk dua kursi dari tempatnya. Rambutnya rapi, jasnya hitam elegan, dasinya biru gelap. Wajahnya tenang, tapi ada sorot tajam di matanya. Sorot yang menyiratkan bahwa ia tahu rasanya kecewa.

"Entahlah..." jawab Keyra pelan. "Aku bahkan tidak tahu apa yang kulakukan di sini."

Pria itu tersenyum tipis, lalu mengangkat gelasnya. "Selamat datang di klub orang-orang yang dikhianati di hari penting."

Keyra terkekeh pahit. "Hari ulang tahun kekasihku berubah jadi pemakaman hubungan dua tahun."

"Setidaknya kamu punya keberanian datang. Banyak orang memilih kabur dan berpura-pura semuanya baik-baik saja."

"Aku nggak tahu apakah itu keberanian... atau kebodohan," gumam Keyra, menatap sisa minuman di gelasnya.

Diam. Beberapa menit berlalu hanya dengan keheningan yang anehnya nyaman. Lalu pria itu berdiri, meraih mantel hitamnya.

"Kau tidak harus pulang malam ini. Dunia terlalu kejam untuk ditangisi di tempat umum," katanya sembari menyodorkan kunci kamar hotel dan kartu nama.

Keyra menatapnya lama. Haruskah ia percaya? Haruskah ia membiarkan emosinya memimpin malam ini?

Tapi malam itu, kemarahan, kesedihan, dan luka bercampur menjadi satu. Dan ia lelah menjadi gadis baik yang selalu memaafkan.

Tanpa banyak tanya, ia menerima kunci itu.

Malam itu, ia tak bertanya siapa pria itu. Tak peduli siapa namanya. Ia hanya mengikuti dorongan impulsif yang dibakar oleh luka. Di dalam kamar hotel yang dingin dan megah, Keyra menyerahkan separuh jiwanya yang rapuh kepada pria asing yang satu-satunya tawarannya hanya: pelarian.

Ketika pagi datang, sinar matahari menelusup lewat celah tirai, menyinari tubuh Keyra yang terbungkus selimut tebal. Ia membuka mata perlahan, menyentuh sisi ranjang yang kosong. Hanya ada satu lembar uang seratus ribu, sehelai kartu nama bertuliskan Aditya Maheswara, dan bisikan samar yang masih terngiang jelas di telinganya:

"Jika suatu hari kau ingin membalas dunia, cari aku."

Dan dari situlah semua berubah.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Tawanan Sang Penguasa "Terbelenggu Takdir, Terikat oleh Cinta"

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Dalam Balutan Tasbih
8.1
Ikrimah harus menghadapi kenyataan pahit saat Sakila, sahabatnya sendiri, mencintai Zaid, pria yang juga ia puja. Sakila bahkan rela berpindah keyakinan demi memikat hati Zaid. Meski menjadi korban fitnah kejam, Ikrimah memilih tegar dan menyerahkan takdirnya kepada Tuhan. Sementara itu, Zaid didera kebingungan besar dalam menentukan pelabuhan hatinya. Antara ketulusan Ikrimah atau pengorbanan Sakila, siapakah sosok yang akhirnya akan Zaid pilih sebagai pendamping hidupnya?
Sampul Novel GAIRAH LIAR PLAYBOY TAJIR
8.0
Leon Indrajaya, pewaris takhta bisnis properti yang kaya, menyembunyikan trauma masa kecil di balik tabiat dingin dan temperamentalnya. Demi menyembuhkan luka batin itu, sang ayah memaksanya menjalani terapi dengan psikiater menawan bernama Evita Caroline. Meski menyadari bahwa Evita telah bertunangan dengan CEO Young Entertainment, Belvin Alexander, Leon justru terobsesi padanya. Akankah ia nekat merebut Evita dan memicu perang besar antarkeluarga konglomerat?
Sampul Novel Pesona Perawat Papa
8.1
Santi, seorang yatim piatu, dituduh mencuri hingga kehilangan pekerjaan kasirnya. Demi bertahan hidup, ia menerima tawaran menjadi perawat pribadi lansia lumpuh di rumah mewah. Di tempat kerja barunya, ia bertemu dengan Bimo, putra majikannya yang merupakan seorang Casanova berjiwa liar. Insiden tak terduga saat Bimo mabuk mengubah hubungan mereka. Bimo yang biasanya sulit dipuaskan perlahan mulai terpikat dan menemukan cinta sejatinya pada Santi.
Sampul Novel PESUGIHAN BONDHO TURAH
8.6
Hancurnya jalan ke Desa Kayu Dawung memicu rentetan peristiwa kelam akibat keserakahan, kedengkian, dan sihir. Di balik akses yang rusak itu, takdir mempertemukan jiwa-jiwa serta entitas roh yang sebelumnya asing satu sama lain. Kisah panjang ini mengupas tuntas sisi gelap ketamakan manusia yang berpadu dengan rumitnya misteri cinta. Perpaduan tersebut pada akhirnya menciptakan jalinan nasib yang tidak terduga bagi setiap orang yang terlibat di dalamnya.
Sampul Novel Rahasia yang Menghancurkan Cinta
8.2
Alara, putri tangan kanan pengusaha kaya, harus merelakan mimpi besarnya demi bakti keluarga. Hidupnya kian pelik saat ia dipaksa menjadi istri kedua dari anak majikan ayahnya. Kenyataan pahit ini makin menyiksa karena pria tersebut adalah suami dari sahabat karib yang sangat ia percayai. Kini, Alara terperangkap dalam lingkaran pengkhianatan dan pengorbanan yang merenggut kebahagiaan serta masa depannya sendiri.
Sampul Novel Taruhan Nasib: Suamiku yang Tak Terduga
9.8
Kirani terpaksa menikah dengan Devon, pria yang dikenal sebagai preman menakutkan. Walau kerap dicibir sebagai anak angkat bernasib malang, keberuntungan selalu memihaknya hingga ia berhasil mendapatkan rumah mewah. Siapa sangka, Devon sebenarnya adalah miliarder terkaya di dunia yang menyamar. Ketika kebenaran terkuak dan Kirani yang merasa terancam ingin bercerai, Devon menolak. Sang konglomerat justru rela memberikan semua kekayaannya demi menjaga pernikahan mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan