APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TAWANAN CEO DINGIN

TAWANAN CEO DINGIN

Demi bertahan hidup, aku melakoni peran ganda sebagai pelajar dan pacar sewaan. Takdir mempertemukanku dengan Claude, klien pertama yang seketika mengubah segalanya. Pengusaha kaya raya itu mendadak terobsesi padaku, bahkan melarangku menerima pelanggan lain. Kini, aku terperangkap dalam cengkeraman sang CEO dingin yang enggan melepaskan tawanannya. Mampukah aku meloloskan diri dari jerat obsesi menyesakkan ini? Ikuti kisah perjuanganku bebas dari sang tuan muda.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kami berdua masuk ke dalam mobil. Gila abis. Mobilnya ini sangat amat luar biasa. Desainnya begitu mewah. Kursinya nyaman dan empuk. Sudah pasti, dia ini sangat amat kaya raya!

Sepanjang perjalanan, Claude menjelaskan tugasku. Yah, tugasnya sederhana. Aku hanya perlu bertemu dengan orang tuanya. Membuktikan kalau dia bukanlah bujang lapuk.

“Sialan kedua orang tuaku itu. Dia berpikir aku ini tak laku-laku.”

“Padahal standarmu saja yang terlalu tinggi.” gumamku tanpa sadar. Lelaki semacam Claude yang dingin nan menyebalkan, mana mungkin mau dengan perempuan rendahan.

Kriterianya kujamin sangat tinggi. Cantik dengan kulit putih bersinar, kepribadian mempesona, terlebih dengan kekayaan yang setara.

Laki-laki kan mencari yang sebanding. Sedangkan wanita mencari yang lebih tinggi derajatnya.

“Cih. Kau paham juga, bocah kecil.”

Aku mendengus. Lihat apa kataku?

“Mungkin nanti orang tuamu tak akan suka padaku.”

“Tentu saja. Aku saja kalau tak terpaksa, tak ingin pergi dengan gadis miskin yang udik.”

Ingin sekali rasanya kucekik saja leher Claude. Sudah dibantu, malah tak tahu diri. Jauh-jauh deh lelaki macam dia!

Aku memutuskan untuk menutup mulutku. Tak ada gunanya berbicara dengan patung yang kejam lagi sombong. Lebih baik aku memikirkan strategi macam apa yang akan kuhadapi, tatkala bertemu dengan orang tua Claude.

* * *

BYURRR!!!

Adegan yang semula kukira hanya di televisi belaka pun benar-benar terjadi kepadaku. Aku disiram air! Aku. Disiram. Air!!!

Tuan Erick, Ayah Claude mendadak marah kepadaku manakala aku memperkenalkan diri! Dia menyimpulkan dari penampilanku yang baginya terlihat biasa saja. Dia sudah tahu, kalau pakaianku bukan merk mahal.

“Gadis miskin! Beraninya kau berpacaran dengan Claude!! Aku pikir kalau Claude berpacaran, dia akan memiliki pacar yang sepantaran!”

“Tetapi, apa ini?! Dia bahkan masih mahasiswa!! Kau hanya menghasut Claude, kan?!”

Aku tetap tersenyum pada kondisi tersebut. “Kita tak tahu masa depan seseorang, Tuan Erick.”

PLAK!!

Ia menampar pipiku. Dengan sangat keras. “Jangan berbicara apa pun, perempuan penggoda! Mulutmu itu tak pernah sekolah!!”

Seketika, Tuan Erick pun memanggil petugas. Para petugas berdatangan dengan cepat. “BAWA PERGI GADIS JALANG TAK TAHU DIRI INI!!”

Kuberikan seringai terburukku. “Aku tak akan pernah melepaskan Claude. Sedikit pun.”

Erick berubah kalap. Ia menjambak rambutku. “Apa kau bilang?!!!”

Situasi di sini berubah sangat runyam. Aku tetap diam saja. Sedangkan Odeth, Ibu Claude dan anaknya itu bersikeras melerai kami.

Tetapi, tarikan rambut dari Tuan Erick sangat kencang. Kepalaku terasa pedas. Kulit kepalaku tertarik. Aku menahan diri untuk tak menangis.

Tuhan, kenapa pekerjaanku juga semenyedihkan ini? Aku harus direndahkan dan terluka.

Sungguh, ini adalah sebuah pertemuan yang gagal. Gagal total.

* * *

“Sudah kuduga Ayahku akan begitu.” kata Claude manakala kami berdua bisa terbebas dari Tuan Erick. Para petugas menenangkan Tuan Erick, sementrara Claude membawaku pergi secepat mungkin.

Beberapa karyawan mencuri-curi pandang ke arahku. Apalagi kalau bukan tampilanku yang acak-acakan. Rambutku yang basah menjuntai ke sana kemari. Dan lagi, pakaianku juga ikut basah.

Claude melirik ke arah tubuhku. Ah, sudah pasti bajuku menerawang. Mau bagaimana lagi. Toh nanti juga aku tinggal naik taksi untuk pulang.

PLUK.

Mendadak sebuah jas pun jatuh ke tubuhku. “A-apa ini?”

“Di sini kau masih pacarku.”

Dia pasti merasa bersalah. Apalagi aku sudah ditampar, dijambak, disiram air lagi. Triple combo.

Manakala aku hendak memberhentikan taksi, ia mencegatku. “Aku antarkan saja. Masa iya aku membiarkanmu berkeliaran dengan rambut dan baju yang basah.”

Dia ingin membalas keburukan orang tuanya rupanya. Tetapi, aku menolaknya dengan halus. Bahaya jika Claude tahu rumahku.

Identitas Queen Aprodithe harus dirahasiakan. “Terima kasih, tetapi lain kali saja.”

Kutolak halus permintaan darinya. Lantas aku pun pergi dengan taksi yang muncul di depanku.

Ah, sial ...

Saat aku menyalahkan nasib di dalam taksi, sebuah pesan pun masuk. Kubuka ponselku sendiri. Pesan dari Anna.

[Tuan Claude sudah membayarkan kepada kami. Besok kau datang ke kantor untuk mengisi data rekening dan juga mengurus hal lainnya.

NB. Dia juga memberikan tip cukup banyak untukmu. Kerja bagus, Queen.]

Aku menghela napas. Semuanya memang bisa dibayarkan dengan uang ya... Bahkan termasuk harga diriku.

Ingatan mengerikan tadi memasuki otakku. “Semoga aku tak perlu bertemu dengan Tuan Erick lagi.”

Bisa gila aku kalau bertemu dengan Tuan Erick ataupun kasus yang hampir sama dengan Claude.

* * *

Ketika pulang ke indekos, aku menyalakan ponselku. Kulihat ponselku dengan banyak sekali panggilan tak terjawab. Tentu saja ini berasal dari Louise.

Manager toko toserba tempatku bekerja dulu sangat mengkhawatirkan diriku. Ia mengirimiku pesan berkali-kali. Juga mengatakan kalau Ayahku berada di sana.

“Ah ... Kenapa masalah selalu datang kepadaku tanpa aku meminta?”

“Apakah tak bisa aku bernapas sejenak?”

Sebuah telepon pun masuk. Sepertinya Louise sudah tahu kalau ponselku telah aktif. Aku menyeringai, “Halo, Louise.”

“Kau tak mau datang ke sini?” suaranya berbisik-bisik.

“Ah, soal itu ... Aku minta maaf, Louise. Aku berniat untuk mengundurkan diri dari toko. Tapi, aku belum sempat memberikan surat pengundurkan diri.”

“Kau akan keluar?! Hei, jangan bercanda!!” Nadanya yang berbisik itu berubah panik.

Mendadak, suara lain terdengar tumpang tindih. Berikutnya, aku mendengar suara dari orang yang paling kubenci. Tak lain dan tak bukan adalah ayahku yang keparat itu!!

“Wah-wah ... Kau pikir aku tak mendengarnya?! Kau mau keluar, hah?! Pulanglah, keparat!”

“Ayah!”

“Anak setan! Aku selama ini sudah menyekolahkanmu dan mengeluarkan –“

BIP!! Sengaja aku matikan ponselku. Aku masih tak mau mendengar ocehan buruk Ayahku lagi.

Aku tahu ini adalah tindakan durhaka dan paling jahat.

Namun, apa yang bisa aku lakukan jika aku mendengarkannya? Dan dia akan memarahiku lagi?

Aku tak bisa.

Sudah cukup berat dengan pekerjaanku dan masalah keuanganku sendiri. Tak perlu direpotkan lagi dengan sosok Ayah yang seperti benalu.

Ayahku masih sehat bugar, semestinya dia berpikir untuk menghidupi dirinya sendiri. Seharusnya.

* * *

Seusai pulang sekolah, aku segera datang ke Cupid Company. Aku mengurus data administrasi yang kemarin belum tuntas kuselesaikan. Dan juga mendapatkan jadwal lain pada hari ini.

Kulihat biodatanya. Namanya adalah Edwin Petterson. Tujuannya hanya ingin berjalan-jalan berdua di akuarium saja.

“Hanya ini?” tanyaku tak percaya.

“Ya. Ada banyak kok laki-laki yang ingin berjalan-jalan dengan perempuan. Salah satunya Edwin ini.”

Aku manggut-manggut. Menuju ke ruang lain untuk mengganti pakaian.

Sungguh rasanya aku bersyukur. Tak lagi bertemu dengan klien menyebalkan sebagaimana Claude kemarin. Aku bisa menikmati akuarium dengan lega nanti.

Sengaja menggunakan gaun berwarna putih dengan rok pendek di atas lutut. Memperlihatkan kakiku yang jenjang dan juga tubuhku yang indah.

Aku meringis, memberikan pulasan terakhir di bibirku supaya merona indah.

Kulangkahkan kaki dengan penuh percaya diri. Tiba di ruang tamu, aku membeliak kaget...

Ternyata ... Dia adalah Edwin. Salah satu teman satu kelas tatkala kelas X.

“Serenna?” Ia bertanya.

Aku mengerjap.

* * *

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayiku Bukan Untukmu
8.7
Nayla, seorang ART yatim piatu, berhasil menyelamatkan bayi majikannya dari sebuah tragedi berdarah yang fatal. Di tengah keputusasaan, ia bertemu Arkan. Pria misterius itu menawarkan perlindungan lewat pernikahan kontrak senilai satu miliar rupiah. Demi keselamatan sang bayi, Nayla bersedia menjadi istri palsu. Namun, saat perasaan cinta mulai tumbuh di antara mereka, berbagai rahasia besar serta ancaman bahaya justru mulai mengintai kehidupan baru mereka.
Sampul Novel Gadis Pemuas Tuan Grey
8.9
Laura berjuang keras mencari kerja sampingan sebagai pengasuh demi membiayai pengobatan ayahnya yang sedang sakit parah. Sayangnya, nasib buruk justru menimpanya saat ia bertemu Greyson. Kesucian Laura direnggut paksa, dan ia dipaksa menjadi pemuas hasrat pria tersebut. Kini, Laura terjebak dalam dilema moral yang sangat menyiksa. Ia harus memilih: sanggupkah ia bertahan menjadi budak nafsu Greyson demi mendapatkan uang untuk menyelamatkan nyawa sang ayah?
Sampul Novel Habis Manis Sepah Dibuang
9.3
Setelah disiram air dan dihina oleh seorang klien, Jocelyn tidak mendapatkan pembelaan dari atasannya, Michael. Pria itu malah memeluk asisten pribadinya dan memecat Jocelyn dengan dingin karena dianggap tidak becus bekerja. Enggan menerima perlakuan semena-mena tersebut, Jocelyn menyeka wajahnya, menenggak segelas alkohol, lalu menyiram balik wajah Michael sebelum akhirnya menyatakan keluar dari perusahaan. Kisah dalam novel modern ini berfokus pada harga diri Jocelyn yang menolak ditindas.
Sampul Novel Istri Kedua Sang Penguasa
8.7
Demi melunasi utang judi sang ayah tiri, Aurora Safitri terpaksa menyetujui pernikahan sebagai istri kedua Alvaro Ricolas. Alvaro sendiri merupakan miliarder menawan yang kesepian lantaran istri pertamanya lebih fokus mengejar karier di luar negeri. Di balik kekayaannya, ia sangat mendambakan kehadiran seorang pendamping. Kini, Aurora harus menjalani kehidupan baru di sisi pria berkuasa tersebut. Akankah pernikahan ini menumbuhkan cinta, atau justru membawa kepedihan?
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder
9.2
Hubungan intim semalam membawa Raina ke dalam asmara serius dengan miliarder Felix. Sayangnya, Felix mencampakkannya demi cinta pertama yang kembali, meninggalkan Raina dengan selembar cek. Tanpa air mata, Raina pergi membawa senyum. Saat mereka bertemu lagi, Raina telah menggandeng pria baru. Felix yang kini terbakar cemburu setengah mati berbalik mengejarnya, bahkan rela mengantre demi mendapatkan kembali hati sang mantan yang dulu ia sia-siakan.
Sampul Novel Mengasuh CEO amnesia
9.7
Kehidupan Aurora berubah total setelah menolong seorang pria misterius tanpa ingatan saat malam Valentine, yang ternyata adalah CEO kaya bernama Roberto. Sempat terpisah paksa selama lima tahun, mereka kembali dipertemukan di Gemini Group. Sialnya, Roberto kini menjadi sosok yang sangat dingin dan sama sekali tidak mengenali Aurora. Aurora pun harus menghadapi kenyataan pahit bahwa cinta pertamanya telah melupakan janji mereka, bahkan kini ia telah memiliki seorang tunangan.