APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TANGISAN CINTA

TANGISAN CINTA

Dikhianati Cruz, Laura berpaling ke Siddharth, kakak tiri sang mantan. Siddharth awalnya mendekat demi balas dendam, namun cinta tulus malah tumbuh di antara mereka. Cobaan berat pun datang menerpa, mulai dari penolakan keluarga, pengacau hubungan, hingga amnesia yang memisahkan mereka. Di tengah lara, Laura mengungkap asal-usulnya yang kaya raya, lalu bergegas ke Italia demi menghentikan pernikahan Siddharth.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tiara memohon meminta maaf pada Arif, meski sejuta kali pun Tiara memohon maaf padanya. Dia tetap tidak akan membatalkan niatnya untuk mengakhiri hidup Tiara.

"Jika Lo tidak ingin mati konyol di tangan gue, jangan pernah mengganggu keluarga Hartabrata kusuma!" ucap Arif pada  Tiara 

Tiara memegang kaki Arif untuk memohon ampun, bukannya menyuruh Tiara melepaskan tangannya dari kakinya, dia malah menendang Tiara hingga terjatuh ke dalam jurang yang di bawahnya sudah di sambut oleh sungai 

Tiara ternyata hanya bermimpi jika dia akan di lempar ke jurang oleh Arif, abangnya Siddarth yang sangat jahat dan licik. 

Saking sepertinya nyatanya mimpi Tiara, dia sampai terjatuh dari tempat tidurnya .

"Gak, gue gak mungkin langsung memberitahukan semua kebenarannya pada Laura, sebab, gue sangat tahu jika Bang Arif akan bunuh gue jika gue berani menghancurkan rencana mereka, tetapi tetap gue tidak terima jika Siddarth terlalu fokus pada Laura, gue takut jika nanti Siddarth benar-benar jatuh hati pada Laura!" ucap Tiara yang berdiri lalu duduk di atas tempat tidurnya sambil berpikir langkah apa yang harus dia ambil selanjutnya.

***

Maira duduk termenung di tepi kolam berenang rumahnya sambil memandang foto Romeo 

"Meo, kapan sih, kamu akan mencintaiku sepenuhnya seperti kamu mencintai Laura?" tanya Maira pada foto Romeo 

Tanpa Maira sadari ternyata Yoerlitta ibunya sudah lama ada di belakangnya, hingga Yoerlita mengetahui jika anaknya sedang bersedih dan tidak merasa bahagia dengan Romeo yang tidak bisa membalas cintanya. 

"Kalau seperti ini, lebih baik aku cari saja seseorang yang bisa dengan tulus mencintai Maira, tapi siapa ya?" ucap Yoerlitta dalam hatinya sambil berpikir 

Yoerlitta teringat pada Cruz sahabat kecil Maira yang dulu sangat dekat dengan putrinya itu. 

***

Satu jam sudah berlalu, kini tibalah saatnya Laura untuk membuka perban matanya. 

Siddarth membuka perban mata Laura dengan perlahan dan penuh kasih sayang. 

Laura akhirnya bisa melihat lagi, Laura kemudian memeluk Siddarth dengan sangat erat di temani senyum bahagia dari wajahnya. 

"Alhamdulillah, akhirnya aku bisa melihat kembali dan ini semua karena kamu, aku sangat beruntung bisa mengenal kamu Sidd, terimakasih ya karena kamu sudah selalu ada di sisiku dalam kondisi apa pun!" ucap Laura tersenyum pada Siddarth

"Dengar, aku akan melakukan apa pun untukmu Karena aku mencintaimu dan aku ingin kamu menjadi milikku selamanya, jadi, maukah kamu menjadi seseorang yang selalu aku cintai, maukah kamu jadi kekasihku?" tanya Siddarth tersenyum pada Laura. 

Laura menggangguk tersenyum, yang bertanda jika dia menerima Siddarth menjadi kekasihnya. 

Siddarth berteriak histeris saking bahagianya dia bisa menjadi kekasih Laura, bahkan dia sampai lupa jika sekarang dia sedang berada di rumah sakit, yang tidak boleh ada keributan. 

"Aduh, aku lupa kalau sekarang kita ada di rumah sakit, maafkan aku yang terlalu bersemangat dan bahagia bisa memiliki gadis secantik dan sebaik kamu menjadi kekasihku!" gumam Siddarth tersenyum pada Laura. 

***

Sorenya Laura sudah di perbolehkan pulang oleh dokter dan di saat dia dan Siddarth akan keluar dari rumah sakit, tanpa sengaja dia bertabrakan dengan Maira yang saat itu akan masuk ke dalam rumah sakit bersama Yoerlitta ibunya. 

"Maira, apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Laura pada Maira

Maira ingin menjawab pertanyaan Laura akan tetapi Yoerlitta ibunya sudah menjawab dulu pertanyaan Laura

"Apa urusan kamu bertanya apa yang anak saya lakukan di sini, sedangkan anak saya bertambah sakit karena kamu!, kamu yang sudah membuat Romeo tidak bisa mencintai Maira!" jawab Yoerlitta ketus pada Laura 

Laura hanya bisa diam dimarahi oleh mama Maira, akan tetapi Siddarth kesal dan di saat Siddarth akan membela Laura, Laura malah meminta Siddarth untuk diam agar tidak memancing keributan 

Maira menarik tangan mamanya, lalu membawanya masuk ke rumah sakit.

Sesampainya di dalam rumah sakit, Maira memarahi mamanya atas sikapnya pada Laura tadi. 

Yoerlitta merasa jika omongannya pada Laura tadi, tidak ada yang salah. Baginya Laura memang pantas mendapatkan omongan itu. 

***

Di mobil, Siddarth bertanya pada Laura, mengapa dia melarangnya untuk melawan omongan Yoerlitta yang sangat tidak pantas padanya tadi.

"Sayang, dengar ya, bukannya aku tidak sakit hati atas omongan tante yoerlitta tadi, tapi kamu harus ingat jika kita tidak boleh dan tidak pantas untuk melawan orang yang lebih tua dari kita dan makasih ya karena kamu sudah mau membelaku tadi, ya, meskipun aku larang," jawab Laura tersenyum sembari bersandar di bahu Siddarth 

Siddarth sudah larut dalam cintanya pada Laura, hingga dia lupa rencana awalnya untuk menghancurkan kehidupan Cruz melalui Laura.

Tetapi hati tidak bisa berbohong jika dia sangat bahagia bisa mendapatkan cinta yang selama ini tak sampai .

***

Pagi itu, Cruz baru saja bangun tidur, bukannya mandi atau makan, dia malah sedang video call dengan Maira dan Yoerlitta. 

Yoerlitta sengaja mendekatkan Maira dengan Cruz, agar Maira bisa bahagia. Bukannya dengan Romeo yang hanya bisa membuat Maira menangis. 

"Iya, ni. Maira terlalu bucin sama Romeo hingga dia sebodoh itu, mau menikah dengan Romeo yang jelas-jelas sangat mencintai Laura," sambung Yoerlitta tersenyum ke arah kamera 

Mendengar Yoerlitta menyebutkan nama Laura, Cruz langsung terdiam dan terlihat sangat sedih.

"Bagaimana ya, keadaan Laura, aku harap dia baik-baik saja dan semoga mimpiku semalam tidak terjadi, karena aku tidak mau sesuatu yang buruk menimpa Laura gadis yang sangat aku cintai bahkan sampai saat ini!" ucap Cruz dalam hatinya 

Cruz tiba-tiba saja keceplosan mengatakan macan pada Maira yang sedang video call bersamanya. 

Maira langsung teringat masa sma nya besama cruz, yang mana, dulu cruz memanggilnya dengan sebutan macan yang berarti Maira cantik 

"Cruz, kamu masih ingat dengan panggilan itu?" tanya Maira tersipu malu pada cruz 

Cruz tersenyum sembari mengatakan jika dia tidak mungkin melupakan panggilan gemesnya pada Maira.

Pipi Maira langsung merah merona mendengar ucapan Cruz padanya 

***

Malamnya, Siddarth baru saja pulang kerumah setelah seharian sibuk menemani Laura dan mengantarkan Laura pulang ke rumahnya. 

Siddarth yang letih langsung masuk menuju ke kamarnya, sesampainya di kamar.

Siddarth langsung menghidupkan lampu kamarnya. Tetapi alangkah kagetnya Siddarth melihat Tiara yang tiba-tiba saja sedang duduk di atas kasurnya. 

Siddarth kemudian bergegas mengunci pintu kamarnya, lalu berlari menghampiri Tiara dengan penuh emosi. 

"Lo udah gila ya, beraninya lo, tanpa izin gue masuk ke dalam kamar gue, apa lo nggak takut jika nanti Bang Arif melihat lo di sini!" ancam Siddarth pada Tiara sembari memelintir tangan Tiara dengan sangat keras. 

Tiara merintih kesakitan, lalu Tiara menendang masa depannya Siddarth. Sehingga Siddarth melepaskan tangannya yang memilintir tangan Tiara. 

"Kamu pikir aku wanita bodoh yang habis manisnya langsung kamu buang begitu saja, oh, tentu saja tidak! Ingat ya, aku tahu semua rahasia kamu, jadi kamu jangan macam-macam padaku, dan jika Bang Arif sampai tahu aku ngancam kamu, awas saja semua rencana kamu akan gagal! " ancam balik Tiara pada Siddarth

Siddarth sudah semakin emosi, hampir saja Siddarth mencelakai Tiara, tapi untungnya Ratu mamanya memanggil sehingga Tiara bisa memanfaatkan kondisi itu, untuk kabur dari Siddarth.

"Sialan! Awas saja lo Tiara, gue gak akan biarin lo hidup tenang! Gue akan menyingkirkan lo, agar gue bisa mendapatkan apa yang gue mau!" gumam Siddarth dengan penuh emosi.

***

Paginya, Nunu mendatangi rumah Maira untuk mempertanyakan perihal hubungan Romeo dan Maira. Sayangnya Yoerlitta langsung mengusir Nunu, dia sudah memutuskan untuk membatalkan pernikahan Romeo dan Maira. 

Nunu tidak terima jika Yoerlitta memutuskan pernikahan itu, secara sepihak, tanpa adanya persetujuan dari dia ataupun Romeo

"Cukup! Tidak ada lagi yang harus kamu lakukan di sini, sekarang saya minta kamu pergi dari rumah saya, karena sekarang kita sudah tidak ada hubungan apapun lagi, anak saya Maira tidak akan pernah menikah dengan Romeo!" ucap Yoerlitte ketus pada Nunu

Maira yang kebetulan akan keluar dari rumah, tiba-tiba saja terhenti langkahnya saat mendengar ucapan ibunya itu. 

Air mata Maira langsung jatuh membasahi pipinya, Maira berbalik badan dan berlari masuk kamar.

Maira mengunci pintu kamarnya sembari terduduk dengan bersandar di pintu kamarnya dan menangis. 

"haa, aku nggak mau rencana pernikahanku dengan Romeo gagal, aku sangat mencintai Romeo!" tangis Maira terisak 

"BERSAMBUNG "

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Rahasia Sang Kepala Mafia
8.8
Lima tahun mengabdi sebagai istri tak dianggap bagi pewaris dinasti mafia Dario Mahardika, wanita ini akhirnya memilih pergi. Meninggalkan mimpi senimannya demi pria yang selalu mengutamakan Arisa, ia melangkah pergi membawa surat cerai bertandatangan dan janin berusia tiga bulan. Kini, setelah sang mantan suami menyadari kehilangan besar ini dan mengerahkan seluruh kekuasaannya untuk mencari keberadaannya, ia telah bertransformasi menjadi ibu sekaligus pejuang tangguh yang tidak akan mudah menyerahkan kembali kehidupannya yang sempat hancur.
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika, ibunya yang butuh biaya medis besar dan donor organ langka, Alya terpaksa mengambil keputusan nekat. Ia menerima tawaran Niko, seorang miliarder yang sangat mendambakan anak, untuk menjadi ibu pengganti. Meski awalnya didasari keputusasaan, kedekatan mereka justru menumbuhkan perasaan cinta yang tak terduga. Hubungan ini pun diuji saat sebuah rahasia besar terkuak, memaksa keduanya memaknai ulang arti cinta serta keluarga.
Sampul Novel Dendam Seorang Adik
8.6
Kematian tragis Danisa meninggalkan luka batin yang mendalam bagi Amara. Mengetahui sang kakak mengakhiri hidup akibat dikhianati keluarga Pramudya, Amara bersumpah menuntut balas. Berbekal pesona memikat, ia menyusup ke lingkaran mereka untuk menghancurkan reputasi serta kekayaan mantan suami, mertua, hingga ipar kakaknya. Namun, saat rencana penghancuran ini berjalan, muncul perasaan tak terduga yang mengancam misi utamanya. Mampukah Amara tetap menjaga hatinya agar tetap dingin?
Sampul Novel DI JODOHKAN DENGAN PAK GURU
9.6
Alvino Rakha Satyawidjaya, pewaris tunggal raksasa properti Asia, lebih memilih mengabdi sebagai guru sederhana. Sementara itu, Rachelia Amora Dirgantara, siswi populer di SMA Cakrawala, tengah bahagia berpacaran dengan Leonel Grestavio. Namun, asmara Rachel hancur berantakan begitu mengetahui dirinya akan dijodohkan. Kejutan besar menanti saat ia menyadari calon suaminya adalah gurunya sendiri di sekolah. Kini, ia terjebak dalam dilema antara cinta dan takdir.
Sampul Novel Hasrat Istri Ketiga
8.6
Masa depan Kiara hancur setelah lulus sekolah karena terpaksa menjadi istri ketiga bagi CEO bernama Andra. Meski awalnya hanya mendambakan keturunan, kini Andra menuntut pengabdian penuh dari Kiara. Di tengah gairah yang menyiksa, posisi Mimi sebagai istri pertama merasa terancam. Mimi pun berupaya memisahkan mereka dengan memanfaatkan teman masa lalu Kiara untuk menghasutnya, tepat ketika Andra mengabaikan kebutuhan batin sang istri. Akankah cinta mereka mampu bertahan?
Sampul Novel Lyana
8.4
Demi menghidupi keluarganya di desa, Lyana rela bekerja keras sebagai wanita sederhana. Malangnya, takdir mempertemukannya dengan Justin, seorang miliarder sombong yang kemudian menghancurkan masa depannya. Di bawah pengaruh alkohol hingga kehilangan kesadaran, Justin tega melakukan perbuatan keji yang meninggalkan penderitaan mendalam bagi Lyana. Di tengah keputusasaan ini, akankah pria kaya tersebut bersedia mempertanggungjawabkan tindakannya, atau justru memilih kabur?