APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Vincent Gredi dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus pemimpin mafia kejam yang memperlakukan istrinya, Abella, sebagai pion politik. Puncak kekejaman terjadi saat selingkuhan Vincent mencelakai Abella dan bayinya hingga sang anak tewas, disusul kematian ibunya. Setelah terbangun dari koma, Abella menuntut kebebasan dari keluarga Gredi. Ketika Vincent akhirnya berlutut memohonnya kembali, Abella telah berubah menjadi sosok tegas yang tidak akan pernah menoleh lagi pada masa lalunya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah kembali ke tempat tidur, dokter menyuruhku beristirahat.

Sementara itu, aku akhirnya mengetahui mengapa Vincent kehilangan kendali.

Kematian anak kami membuat Reyhan sangat bersedih. Dia segera mengerahkan semua kekuatan keluarga untuk membunuh Syafana.

Syafana keliru mengira kalau aku sedang balas dendam kepadanya, jadi dia sengaja membesar-besarkan kecurigaannya kepada Vincent.

Vincent yang marah pun kembali mendatangiku di kamar rawat dan menyerangku.

Untuk menenangkan Syafana, Vincent dengan marah mencabut statusku sebagai pemegang saham di Keluarga Gredi dan mentransfer kepemilikan sahamku kepada Syafana.

Vincent juga menghabiskan miliaran untuk membeli hak penamaan sebidang bintang dari sebuah lembaga astronomi.

Ada 20 bintang yang dia beli dan dia namakan semuanya "Syafana".

Vincent juga menulis sebuah keterangan di media sosial: [Aku membeli langit berbintang ini supaya hanya dia seorang yang bersinar.]

Keterangan itu menyertai sebuah foto yang menunjukkan Vincent dan Syafana sedang berciuman di sebuah observatorium pribadi.

Dalam wawancara yang diadakan, Syafana memamerkan cincin berlian di tangannya dan berkata dengan bangga.

"Aku nggak pernah menganggap diriku sebagai simpanan. Kalau seorang wanita nggak mampu menaklukkan hati suaminya, wanita itu pantas jadi janda."

"Abella menikahi Vincent semata-mata demi uang Keluarga Gredi, tapi aku berbeda. Aku benar-benar tulus mencintai Vincent."

Syafana mengunggah ulang video wawancara itu media sosialnya.

Sekelompok penggemar fanatiknya yang tidak berotak itu pun mulai menghinaku di kolom komentar, mereka juga memaksaku untuk menyerah kepada Syafana.

Setelah sekian tahun berlalu, ternyata trik Vincent untuk merayu kekasihnya tetap sama.

Aku ingat Vincent juga menggunakan metode seperti ini untuk membujukku saat itu.

Dia tahu bahwa aku berasal dari keluarga miskin dan tidak pernah merayakan ulang tahun dengan pantas sejak aku masih kecil.

Saat aku berusia 20 tahun, Vincent memberiku 20 hadiah.

Dari kalung emas yang kudapatkan semenjak berusia satu tahun, hingga vila dan mobil sport.

Waktu itu, Vincent mengatakan bahwa semua hadiah ini adalah kompensasi atas penderitaanku selama 20 tahun hidupku.

Aku masih ingat malam itu, di bawah langit berbintang, Vincent menggenggam tanganku dan berkata penuh kasih sayang.

"Abella, aku kehilangan orang tuaku sejak kecil. Mulai sekarang, aku akan memperlakukan ibumu seperti ibuku sendiri dan membangun keluarga yang paling bahagia bersamamu."

Aku pun luluh oleh kehangatan Vincent, aku secara naif mengira bahwa aku telah menemukan seseorang yang tepat untuk menghabiskan hidup bersamaku.

Setelah keseruan mendapatkan hal baru memudar, Vincent segera jatuh cinta pada orang lain.

Kami pernah sepakat akan pergi kencan ke pantai untuk menyaksikan matahari terbit.

Tiba-tiba, Vincent tidak bisa dihubungi selama perjalanan. Beberapa jam kemudian, aku baru tahu bahwa Vincent sengaja mengambil jalan memutar untuk mengantarkan bunga kepada perempuan lain.

Vincent meninggalkanku sendirian di pinggiran kota, bahkan tanpa sinyal telepon.

Hari itu, aku berjalan kaki puluhan kilometer sendirian. Aku tiba di rumah dengan kaki yang berdarah.

Seharusnya, aku langsung menyadarinya saat itu.

Bahwa Vincent adalah tipe orang yang egois dan seenaknya, dia tidak akan pernah memberikan hatinya kepada siapa pun.

Aku pun meninggalkan komentar di bawah unggahan video Syafana.

[Semoga kalian berbahagia dan segera dikaruniai keturunan.]

Tidak lama kemudian, Syafana menghapus unggahan video tersebut.

Lalu, Vincent menelepon untuk menanyaiku.

Aku tidak mengangkat telepon dari Vincent. Aku malah memblokir nomornya dengan tenang sebagaimana dia selama ini memperlakukanku.

Hari ini adalah hari jasad ibuku dikremasi.

Aku mengurus prosedur keluar dari rumah sakit lebih cepat.

Meskipun dokter yang merawatku merasa khawatir, dia tidak dapat membujukku dan malah berinisiatif untuk menemaniku.

Aku pun menerima guci abu itu dari pegawai.

Tidak seperti dugaanku, aku justru tidak merasa sedih.

Yang kurasakan hanyalah belenggu yang mengingatku selama sepuluh tahun ini ….

Akhirnya benar-benar terputus pada saat ini.

Ibu dan anakku telah tiada, aku hanya seorang diri.

Setibanya di rumah dan membuka pintu ruang tamu, aku melihat Vincent dan Syafana sedang duduk di sofa.

Begitu melihatku pulang, Vincent segera menutup ritsleting celananya.

Namun, bekas ciuman yang ada di sekujur tubuh dengan jelas memperlihatkan betapa hebohnya sesi mereka tadi.

Aku tidak merasa sedih ataupun marah.

Aku berjalan ke kamar tidur seolah-olah tidak melihat apa pun.

Saat keluar lagi, Syafana telah pergi. Hanya tinggal Vincent yang sedang duduk dan minum.

Begitu aku keluar, Vincent mendongak.

"Abella, katanya kamu sudah keluar dari rumah sakit. Kamu pergi ke mana siang ini?"

"Nggak ada hubungannya denganmu," sahutku. Aku tidak ingin terlalu banyak menjelaskan.

Ekspresi Vincent mendadak menjadi suram. Dia mengeluarkan ponselnya dari dalam saku dan melemparkannya ke hadapanku.

"Apa ini?"

Layar ponsel Vincent menunjukkan hasil tangkapan layar dari rekaman kamera pengawas saat aku dan si dokter yang merawatku berdiri di pintu garasi.

Dokter itu mengantarku turun dari mobil dan sedang menyerahkan sebotol air, kepalanya tertunduk saat dia mengatakan sesuatu kepadaku.

Sebenarnya, dokter itu sedang mengingatkanku agar jangan lupa datang di jadwal kontrol berikutnya.

"Kenapa kamu berpura-pura polos dan murni?" cibir Vincent sambil selangkah demi selangkah mendekat.

"Aku melihatmu lagi bermesraan dengan dokter itu."

Vincent membanting gelas anggurnya, lalu berjalan ke arahku dengan marah.

"Abella, apa kamu nggak tahan sendirian? Kamu pasti lagi menyalahkanku karena mengabaikanmu, 'kan? Kalau begitu, aku akan mengabulkan permintaanmu!"

Vincent pun merobek pakaianku dengan kasar dan menarikku ke arah tempat tidur.

Aku sontak mati-matian meronta dengan takut. "Vincent! Kamu gila, ya! Aku ini baru keluar dari rumah sakit!"

Namun, Vincent yang sudah kehilangan akal sehatnya mengabaikanku dan menggigit bahuku.

Aku langsung mendorong pria itu menjauh dan menamparnya.

Vincent sontak menjadi murka, tetapi dia menolak untuk menyerah dan menarikku lagi. Dia berusaha meniduriku, tetapi pada akhirnya malah membenturkan kepalaku ke sudut meja.

Darah pun perlahan menetes dari dahiku.

Vincent sontak tertegun dan refleks memapahku.

"Kenapa kamu nggak menghindar ...."

Aku terhuyung mundur beberapa langkah dan mencoba berbicara, tetapi tubuhku tidak sanggup menopangku.

Pandanganku pun menggelap dan tubuhku terjatuh ke atas lantai.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Falling for him
9.1
Masa lalu yang kelam membuat Theo yakin bahwa perasaan manusia akan selalu berubah-ubah. Namun, keyakinan tersebut goyah ketika ia berhadapan dengan Jaane Kim. Jaane adalah sosok perempuan berpendirian kokoh yang telah mengunci rapat hatinya dari asmara. Keteguhan sikap Jaane justru menjadi tantangan baru yang memikat bagi Theo. Akankah pesona sang 'Pied Piper' ini berhasil meluluhkan hati Jaane? Simak kisah cinta musim semi yang siap menghadirkan keajaiban dan debaran manis.
Sampul Novel KIRANI SI WANITA MALAM
8.5
Kirani, seorang istri muda, terpaksa menempuh jalan kelam sebagai wanita malam demi menopang kondisi finansial dan menghidupi keluarga suaminya. Kisah ini mengupas tuntas pergolakan batin serta perjuangan beratnya dalam menjalani profesi rahasia tersebut di tengah ikatan pernikahan. Sebuah drama modern yang menyoroti pengorbanan, impitan ekonomi, serta rahasia gelap yang menyelimuti kehidupan rumah tangganya.
Sampul Novel MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMIKU
7.9
Kehidupan pernikahan Amira hancur seketika saat perselingkuhan suaminya, Bagas, terungkap. Selama ini, wanita berusia 26 tahun tersebut selalu patuh dan setia mendampingi sang suami tanpa pernah mengeluh. Meski dikhianati dan terluka sangat dalam, Amira menolak untuk menjadi korban yang lemah. Ia mulai merancang strategi matang untuk membalas rasa sakit hatinya. Mampukah Amira melewati rintangan berat ini? Ikuti kisah perjuangannya menuntut keadilan atas pengkhianatan Bagas.
Sampul Novel Perceraian, Kelahiran Kembali, dan Kesuksesan Manis
9.3
Terbangun kembali di masa lalu setelah meninggal akibat aneurisma, Carissa bertekad mengubah nasibnya. Ia kembali ke masa saat suaminya, Senator Baskara, lebih mementingkan Helena, sang selingkuhan. Bahkan, Kevin, putra kandungnya, tega menghina Carissa demi perempuan itu. Sadar pengorbanannya sia-sia dan dirinya hanya dijadikan alat politik, Carissa menolak menjadi istri penurut. Ia pun mantap menandatangani surat perceraian demi memulai lembaran hidup baru.
Sampul Novel Saat Cinta Menjadi Racun
9.2
Demi mempertahankan pernikahan lima tahun mereka, Stella nekat mengusir wanita simpanan Joshua Catra ke luar negeri. Namun, tindakan bodoh ini memicu murka sang suami. Tanpa banyak bicara, Joshua menghancurkan keluarga Stella hingga bangkrut seketika, membuat ayahnya berlutut, dan ibunya menderita. Kini, sang miliarder berdiri di hadapan Stella dengan kemarahan besar, siap membalas dendam dan menyeret hidup istrinya ke dalam penderitaan yang lebih buruk daripada kematian.
Sampul Novel Satu-PD176
9.5
Sinta dan putrinya terdesak oleh serangan musuh Leo, suaminya. Di tengah bahaya, pengawal dari Leo justru melarikan diri. Sinta mencoba menghubungi suaminya berkali-kali tanpa hasil, hingga Yosan sang kakak datang menyelamatkan. Ketika panggilan ke-99 akhirnya dijawab, Leo malah mengampuni si pengawal walau putri mereka telah tewas. Kecewa berat atas pengkhianatan ini, Sinta yang merupakan pengusaha senjata terbesar memilih bercerai dan memutus seluruh pasokan senjata untuk Leo.