APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

Delapan tahun membina rumah tangga bersama Rangga hanya menyisakan luka bagi diriku. Suamiku telah membawa pulang sembilan puluh sembilan wanita lain, dan kini gadis keseratus datang untuk menghinaku di hadapannya tanpa pembelaan sedikit pun. Setelah semalaman dipaksa mendengar kemesraan mereka dari ruang tamu, batas kesabaranku akhirnya habis. Saat Rangga kembali menuntut pelayananku di pagi hari, aku memilih untuk menolak. Dia tampaknya lupa bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah kesepakatan kontrak, yang akan resmi berakhir dalam waktu tiga hari lagi.
Bab
Bagikan

Bab 2

Rangga mencibir pelan. "Yang seperti kamu ini ... paling cocok kerja di Grup Baskara jadi petugas kebersihan. Kamu bahkan masih kalah dari Coco yang baru lulus itu."

Saat aku hendak membuka mulut, Coco keluar dari kamar tidur. "Kak Rangga, aku cantik nggak pakai baju ini?"

Yang dia kenakan adalah pakaian yang setiap tahun dibelikan Rangga untuk cinta pertamanya. Waktu itu aku pernah tidak sengaja menyentuh baju itu saat bersih-bersih, lalu Rangga langsung menamparku. Namun sekarang, dia malah menatap Coco dengan puas.

"Bagus. Kalau mau, semua baju di dalam bisa kamu pakai sesuka hati."

Coco tersenyum bangga, lalu sengaja menoleh padaku dan berkata, "Kak Rinoa, menurutmu aku cantik nggak?"

Aku mengangguk tulus padanya, lalu memuji, "Cantik! Cocok sekali untukmu."

Ucapanku membuat dia sempat terpaku sejenak. Sebelum dia sempat merespons, aku sudah berbalik masuk ke kamar.

Tiga hari lagi aku bisa pergi dari sini. Aku harus mulai membereskan barang-barangku.

....

Baru saja aku berbaring di atas tempat tidur, ponselku berdering. Ternyata panggilan dari Rangga. "Coco mau balik ke kampus. Kamu antar dia."

Aku mengerutkan kening dan menjawab, "Bukannya ada sopir di rumah?"

Rangga sudah dua kali ditolak hari ini, nada bicaranya mulai terdengar agak marah. "Susah sekali ya sekarang kamu disuruh bantu-batu?"

Sebelum dia semakin marah, aku langsung menyetujuinya. Barulah dia terdengar puas, "Bukannya bagus kalau dari awal kamu setuju ...."

Aku berganti pakaian, lalu keluar kamar. Di halaman, Rangga sedang berdiri bersama Coco menungguku. "Cepat! Coco mau ujian, jangan tunda-tunda waktunya!"

Coco tersenyum manis padaku, "Makasih ya, Kak Rinoa."

Sebelum berpisah, Coco dan Rangga berciuman panas di halaman depan. Setelah masuk ke dalam mobil, Coco melirik ke arahku dengan tatapan penuh tantangan. "Maaf ya, Kak Rinoa. Kak Rangga terlalu panas. Dia begitu juga nggak sama kamu?"

Melihat aku tidak menjawab, Coco tertawa puas. "Laki-laki seperti Kak Rangga mana mungkin tertarik sama kamu. Wanita tua yang membosankan."

Mungkin karena sejak tadi aku tidak menanggapi, Coco pun merasa ucapannya tidak seru lagi. Tak lama kemudian, dia jadi diam.

Saat kami hampir tiba di kampusnya, tiba-tiba sebuah mobil kecil dari arah berlawanan kehilangan kendali dan menabrak ke arah kami. Aku buru-buru membanting setir untuk menghindar.

Meski aku sudah bereaksi secepat mungkin, tetap saja mobil itu menabrak kami. Mobil berhenti total dan seketika rasa nyeri yang luar biasa menjalar di kakiku.

Terdengar suara rintihan Coco dari belakang. Saat aku menoleh, kulihat hanya ada luka gores kecil di tangannya. Waktu itu aku sempat berpikir, mungkin dia mengalami luka dalam yang tidak terlihat.

Tak lama kemudian, petugas medis tiba di lokasi dan segera mengevakuasi kami.

Hasilnya, tulang kering di kaki kiriku patah. Sementara Coco ternyata benar-benar hanya mengalami sedikit luka gores di lengan.

Setelah lukanya selesai dibalut, Rangga datang ke lokasi. Dia langsung berlari menghampiri Coco dan bertanya dengan panik apakah dia baik-baik saja.

Coco mengatakan bahwa tangannya sakit dengan nada manja. Rangga pun segera menyuruh sopir mengantar Coco ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut.

Dua kali dia berjalan melewatiku, dan dua kali itu pula matanya tidak pernah sekali pun berhenti menatap ke arahku.

Aku tersenyum tipis tanpa bersuara. Rasa sakit di kakiku seolah tertutupi oleh nyeri di tempat lain yang lebih dalam. Saat aku dibawa ke rumah sakit, aku mendengar dua perawat berbicara, "Pak Rangga baik sekali sama pacarnya ya. Tangannya cuma luka gores sedikit, tapi dia sampai heboh minta dokter spesialis untuk periksa."

"Mau cari ke mana pria yang segitu sayangnya sama pacar dan kaya pula. Kalau nikah sama dia, pasti bahagia sekali, 'kan?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Andai Cinta Datang Lebih Awal
8.6
Setelah dikhianati oleh sepupunya dan ditinggalkan membeku selama tujuh hari di bawah salju oleh kekasihnya, Billy Juman, Siena memutuskan untuk menyerah. Alih-alih memohon saat Billy membatalkan pernikahan mereka, Siena justru menyetujuinya dengan tenang. Billy tidak pernah tahu bahwa Siena telah membuat kesepakatan mistis dengan Dewa Bulan. Dalam enam hari, Siena akan menukarkan seluruh ingatan dan rasa cintanya pada Billy demi memulai lembaran baru. Siena yang tulus mencintainya telah sirna di gunung es tersebut.
Sampul Novel Cewek lugu perlahan jadi liar
9.7
Kisah asmara Laura dan Ardhy diwarnai dinamika yang tidak biasa. Di balik hubungan mereka, ada fantasi seksual menyimpang yang kuat. Ardhy terus menekan Laura, memaksanya berhubungan intim dengan orang lain demi memuaskan hasrat ekstremnya sendiri. Laura yang semula lugu kini terjebak dalam kenyataan pahit, di mana ia harus tunduk pada ambisi liar sang kekasih.
Sampul Novel Kisahku dalam Pelukan Gigolo dan Brondong
8.4
Kehidupan pernikahan yang menjemukan mendorong Amanda, seorang wanita paruh baya, mencari pelarian pada jasa gigolo. Walau menemukan sensasi baru, kehampaan hatinya baru terusik setelah bertemu Alex, pemuda cerdas yang memikat. Hubungan intim mereka memicu konflik keluarga dan benturan ambisi. Di bawah tekanan sosial, Amanda akhirnya menyadari bahwa kebahagiaan sejati bukan dari lelaki lain, melainkan kedamaian batin serta kendali atas hidupnya sendiri.
Sampul Novel Love for Haphephobia
8.5
Demi membatalkan pernikahan ketiga sang ibu, Arkania Lintang Jagat berpura-pura mencintai calon saudara tirinya, Bintang. Ibunya yang sangsi akibat haphephobia yang diidap Lintang menuntut pembuktian. Di depan mantan kekasihnya, Ishan, Lintang nekat mencium Bintang. Tindakan nekat tersebut memicu obsesi Ishan untuk mendapatkan Lintang kembali, sementara hubungan Lintang dengan sepupu angkat Ishan itu justru menjadi kian rumit.
Sampul Novel Pelayan Dinikahi Tuan Muda
9.4
Demi membiayai pengobatan orang tuanya, Attaya terpaksa setuju menikahi Leon. Pernikahan ini dirahasiakan oleh Leon, yang kemudian memicu rasa cemburu saat ia melihat Attaya melayani lelaki lain. Keadaan kian pelik ketika Attaya tahu bahwa adik Leon adalah masa lalunya. Walau ditentang keluarga karena perbedaan kasta, Leon rela melepas kekayaannya demi sang istri. Saat adiknya terbukti mandul, keluarga pun memohon Leon kembali, yang ia setujui asal Attaya diakui.
Sampul Novel SANG PEMUAS BIRAHI
8.7
Antologi fiksi dewasa 21+ ini menghadirkan rangkaian kisah romansa yang berfokus pada eksplorasi hasrat terdalam manusia. Menampilkan beragam latar belakang karakter menarik, mulai dari sosok CEO karismatik, prajurit militer, hingga konflik hubungan mertua dan menantu. Setiap cerita pendek dikemas secara eksplisit untuk membawa pembaca menyelami fantasi intens yang penuh godaan. Kumpulan narasi panas ini dirancang khusus demi memuaskan imajinasi melalui dinamika cinta yang menggairahkan.