APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TAKDIR CINTA DARI ALLAH

TAKDIR CINTA DARI ALLAH

Syifa dan Devan harus menghadapi kenyataan pahit ketika dipaksa menikah dengan orang asing yang baru mereka kenal dalam hitungan jam. Pernikahan mendadak tanpa landasan cinta ini kian rumit karena Devan sebenarnya sudah punya kekasih dan siap bertunangan. Di tengah situasi pelik yang mengancam masa depannya, mampukah mereka menerima takdir pernikahan tanpa rasa ini, atau justru memilih untuk menentangnya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Sementara itu di rumah sakit.

“Pah, papa kenapa bisa pingsan dijalan ?” Tanya Devan putra dari Bagaskara Winata.

Devano Keanu Winata atau yang sering di sapa Devan, putra satu-satunya dari pasangan Bagaskara Winata dan Yuni Winata. Pemilik perusahaan terbesar nomor 1 di kota Jakarta. Yang kini telah dipimpin oleh sang putra kesayangannya itu yaitu Devan sebagai CEO.

“Tadi papa dapat telvon kalau ternyata ada yang berlaku curang di perusahaan kita Van itu membuat papa syok. “ Jelas pak Bagas.

“Urusan kantor biar nanti Devan yang urus Pa, Papa sekarang istirahat saja.” Ucap Devan menenangkan sang papa yang cemas memikirkan kondisi perusahaan.

“Van kamu sudah bilang ke suster kan untuk menghubungi gadis yang tadi menolong Papa ?” Tanya pak Bagas pada Devan.

“Sudah Pa, sekarang Papa istirahat dulu.” Jawab Devan.

Sementara itu Syifa dan orang tuanya sudah sampai dirumah sakit. Syifa langsung menghampiri meja resepsionis untuk menanyakan dimana kamar bapak tadi.

“Assalamualaikum, maaf sus selamat sore.” Ucap Syifa.

“Waalaikum salam, mbak Syifa ya ?” Tanya suster memastikan.

“Iya sus, saya Syifa.” Jawab Syifa.

“Maaf, dimana ya sus kamar bapak tadi ?” Tanya Syifa.

“Oh Pak Bagaskara berada di kamar VVIP ruangan melati ya Mbak ada di lantai tiga.” Tunjuk suster tersebut.

“Baik, terimakasih ya sus, Assalamualaikum.” Pamit Syifa.

“Sama-sama Mbak, waalaikuksalam.” Jawab suster.

Syifa dan kedua orangtuanya pun naik ke lantai tiga dan mencari ruangan melati.

Saat sudah ketemu mereka pun mengetuk pintu kamar tersebut.

Terlihat ada seorang laki-laki yang sedang tertidur di samping ranjang pasien. Syifa yakin dia pasti Devan anak dari Pak Bagaskara yang tadi dia hubungi.

“Syif ini kamarnya ?” Tanya umi yang melihat Syifa hanya melihat dari kaca pintu kamr tersebut.

“Em iya umi.” Jawab Syifa.

“Yaudah ayo masuk.” Ajak Umi.

Kemudian Syifa mengetuk pintu kamar tersebut.

“Assalamualaikum, permisi.” Syifa mengucapkan salam.

Merasa ada yang datang Devan pun terbangun dan berjalan menuju pintu untuk melihat siapa yang datang.

“Waalaikum salam, iya ?” Jawab Devan kebingungan.

“Benar ini kamar pak Bagaskara ? Saya Syifa.” Ucap Syifa.

“Oh iya, silahkan masuk.” Ucap Devan mempersilahkan untuk Syifa dan orang tuanya masuk.

Syifa memberikan bingkisan yang ia beli tadi saat menuju kerumah sakit.

“Kenapa repot-repot ?” Ucap Devan ramah.

“Enggak repot kok, bagaimana keadaan Pak Bagas ?” Tanya Syifa pada Devan.

“Papa masih drop, terimakasih karena kamu sudah menolong Papa saya, saya nggak tau gimana jadinya jika Papa saya telat ditanangi.” Ucap Devan berterimakasih pada Syifa.

“Jangan seperti itu, semua sudah diatur sama Allah, yang penting sekarang Pak Bagas sudah tidak apa-apa.” Ucap Syifa.

Saat Syifa dan kedua orang tuanya juga Devan sedang berbincang bincang tiba-tiba terdengar suara lemah yang memanggil Abi Syifa.

“Rahmad!!” Ucapnya dengan lemah.

“Iya,Bapak kenal dengan saya ?” Tanya Abi Syifa yang terkejut, namun melihat wajah pak Bagas yang tertutup alat oksigen sedikit susah untuk mengenalinya, namun wajah dan suaranya tidak asing bagi Abi Syifa.

“Rahmad, ini saya Bagas.” Ucap pak Bagas terbata-bata.

“Masya Allah Bagaskara Winata? Ini benar-benar kamu bagas sahabat lama saya?.” Ucap Abi Syifa tak percaya.

Pasalnya dirinya sudah hampir dua puluh tahun tidak bertemu dengan sahabatnya ini. Dan kini dipertemukan dengan keadaan sahabatnya yang seperti ini membuatnya sedih dan tidak percaya.

“Iya ini saya Bagas sahabat lama kamu Rahmad.” Jawab Pak Bagas dengan melepas alat pembantu nafasnya itu.

“Ya Allah kamu kemana aja Bagas, saya mencarimu kemana-mana dan kenapa kamu jadi seperti ini sekarang astagfirullah Bagas.” Ucap Abi Syifa dan memeluk pak Bagas dengan haru.

Semua yang ada diruangan itu terkejut tapi tidak dengan Umi Syifa karena dia sudah tahu persahabatan antara suaminya dan pak Bagas.

“Kamu kenapa Gas?” Tanya Abi yang sedih melihat kondisi sahabatnya begitu lemah.

“Ceritanya panjang Rahmad.” Jawab pak Bagas tersenyum.

“Jadi pria gagah dan tampan ini adalah Devan putramu Gas?” Tanya Abi Syifa dengan melihat Devan.

“Iya om, ini saya Devan.” Jawab Devan kemudian mencium tangan Abi Syifa.

“Kamu sudah besar dan tampan Van, Paman sampai pangling sama kamu, dulu kamu masih sangat kecil saat Paman gendong kamu. Sekarang kamu sudah sebesar ini, tumbuh menjadi pria yang tampan dan gagah.” Ucap Abi Syifa.

“Jadi, gadis yang menolongku tadi adalah putrimu Rahmad ?” Tanya pak Bagas pada Abi Syifa.

“Iya benar Bagas, dia adalah putri pertamaku Syifa.” Jawab pak Rahmad kemudian Syifa menundukkan kepalanya.

“Syiff, ini sahabat Abi waktu dulu Abi masih menjadi guru honorer, dia yang bantu Abi sama Umi dulu Syif, kita berhutang budi pada pak Bagas.” Jelas Abi Syifa pada Syifa.

“Tidak ada hutang budi itu Rahmad, lihatlah kini aku yang ditolong oleh putrimu. Ucap pak Bagas.

Sampaii akhirnya terdengar suara dari kamar tersebut berbunyi nyaring, yang menandakan jika keadaan pak Bagas kembali drop.

“Pah ... Papa … Papa kenapa Pa?....” teriak Devan yang panik.

“Biar Syifa panggil dokter.” Ucap Syifa yang berlari keluar untuk memanggil dokter.

Beberapa saat kemudian dokter datang dan memeriksa keadaan pak Bagas.

Setelah keadaan pak Bagas kembali stabil dokterpun pamit.

“Rahmad!!” Panggil Pak Bagas pada Abi Syifa.

“Iya bagas, saya disini.” Jawab Abi dan menghampiri ranjang pak Bagas.

“Kamu mau memenuhi permintaan terakhir saya ?” Tanya pak bagas tiba-tiba.

“Pahh, Papa jangan ngomong begitu, Papa akan sembuh.” Ucap Devan sendu.

“Rahmad, dulu kita pernah berencana menjodohkan putra putri kita, apakah kamu masih bersedia?” Ucap pak Bagas tiba-tiba yang membuat semua yang berada diruangan tersebut terkejut.

“Pah, Papa apa-apaan sih? Papa lupa kalau Devan punya Azell Pah?.” Tolak Devan langsung.

“Papa tidak mau mendengar penolakan darimu apapun itu alasannya Van.” Ucap pak Bagas yang membuat Devan begitu frustasi.

Sedangkan Syifa begitu terkejut hingga tidak bisa berkata apa-apa lagi.

“Tapi Pa ... Papa lupa kalau aku sebentar lagi juga akan bertunangan, mana bisa kau menikah dengan wanita lain pa.!!” Ucap Devan marah.

“Itu kalau kamu bisa mendapatkan restu dari Papa, tapi sampai sekarang kamu masih belum bisa mendapatkannya kan ?” Jawab pak Bagas yang mematahkan harapan harapan Devan.

Entah mengapa sang papa sampai saat ini masih tidak merestui hubungan Devan dengan kekasihnya, padahal hubungan itu sudah berjalan hampir 3 tahun, dan sampai saat ini belum mendapatkan lampu hijau juga dari sang papa.

Padahal kekasihnya terbilang istri idaman bagi semua orang. Bagaimana tidak, selain cantik dia juga seorang model terkenal, baik dan ramah dengan siapapun. Tapi hal itu tidak bisa membuka hati sang papa sama sekali, bahkan terang-terangan sang papa menentang hubungan Devan dengan sang kekasih.

Devan pun tidak habis pikir dengan sang papa, apa kurangnya kekasihnya itu, dan kini malah akan menjodohkannya dengan wanita lain yang bahkan Devan sendiri belum mengenalnya sangat GILA menurutnya.

Syifa yang terkejut dengan ucapan pak Bagas begitu tertegun, menjodohkan anakanya dengan putri Abinya, memang putri Abi tidak hanya dirinya tapi adiknya masih menempuh pendidikan di Mesir tidak mungkin jika akan dinikahkan saat ini.

Dan hanya dirinya satu-satunya putri Abi yang sudah selesai dengan pendidikannya jadi tidaklah tidak mungkin jika dirinya yang akan dijodohkan.

Sedangkan dirinya belum terpikirkan untuk menjalin rumah tangga dengan siapapun. Bukan apa-apa tapi dirinya masih ingin menggapai semua impiannya.

“Abi ? Gimana maksudnya? Tanya Syifa pada sang Abi.

“Nanti Abi jelaskan ya Neng.” Ucap Abi menenangkan Syifa. Ia tahu jika saat ini putrinya begitu terkejut dan cemas.

“Rahmad ... kau mau kan memenuhi permintaan terakhirku ini?” Ucap pak bagas lagi dengan begitu lemah.

“Jangan bilang seperti itu Bagas, kamu pasti bisa sembuh.” Ucap Abi syifa menenangkan pak Bagas .

“Aku tidak yakin untuk hal itu, dan aku tidak banyak berharap untuk itu. Saat ini aku hanya ingin melihat putraku satu-satunya menikah dengan wanita baik-baik.” Ucap pak Bagas senduh.

“Iya Pa, Papa sembuh dulu nanti Papa bisa lihat aku menikah dengan kekasihku Pa.” Ucap Devan.

“Tidak, lebih baik Papa mati sekarang jika harus melihat kamu menikah dengan wanita itu.” Ucap pak Bagas dengan lantang.

“Astaghfirullah,, istighfar Bagas kamu jangan ngomong seperti itu.” Ucap Abi Syifa mengingatkan.

“Paa, sebenarnya apa alasan Papa selalu menentang hubunganku Pa, padahal Azell wanita baik-baik tapi kenapa papa selalu menentang hubungan kita?” Ucap Devan frustasi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benihku Bukan Cintamu
9.4
Aluna Callysta, pengusaha sukses yang kaya raya, tak lagi memercayai cinta setelah dikhianati oleh Elian Dharma. Mantan kekasihnya itu justru memilih menikahi kakak tirinya. Enggan menjalin hubungan emosional namun mendambakan seorang pewaris, Aluna memanfaatkan kekayaannya untuk menggelar sayembara mencari donor pria terbaik. Lewat cara ini, ia berhasil melahirkan dan membesarkan tiga anak tanpa harus membuka hatinya kembali pada pria mana pun.
Sampul Novel Dituduh Mandul
9.5
Hidup Amel hancur setelah memergoki Yuda berselingkuh dengan Rania. Malang baginya, ia malah difitnah tidak setia, dituduh mandul, lalu diceraikan dan diusir begitu saja. Demi bertahan hidup, Amel terpaksa bekerja sebagai pelayan pribadi Zack Lee, pengusaha muda sukses yang sangat eksentrik. Kini, ia harus tunduk pada kebiasaan aneh majikan barunya tersebut yang gemar menyusu dan menuntut kehadiran Amel untuk menemaninya tidur setiap malam.
Sampul Novel Getaran Hasrat Cinta
8.8
Clara terpaksa menjadi madam demi menggantikan sang ibu. Kehidupan kelam ini ia jalani sejak James merebut kesuciannya lewat transaksi mahal. Dipenuhi rasa benci, Clara bersumpah akan menghancurkan hidup lelaki itu sebagai balas dendam atas takdir buruknya. Namun, rencana tersebut diuji saat James kembali hadir sebagai pelanggannya. Di tengah gemerlap dunia malam, pertarungan sengit antara harga diri, dendam, dan hasrat yang membara pun tidak lagi terhindarkan.
Sampul Novel Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
8.6
Pasca dikhianati Roy hingga kehilangan rahim dan hak asuh anak, Shanty bertekad membalas dendam pada mantan suami serta mertuanya. Ia pun nekat bersekutu dan menyerahkan diri kepada pewaris Halim Group yang dingin. Namun, kehidupan baru sebagai istri konglomerat menyeretnya ke dalam intrik mematikan. Di tengah misteri gelap sang suami baru, mampukah Shanty merebut kembali kebahagiaannya, atau ia justru akan hancur dalam pusaran kekuasaan?
Sampul Novel Kisahku dalam Pelukan Gigolo dan Brondong
8.4
Kehidupan pernikahan yang menjemukan mendorong Amanda, seorang wanita paruh baya, mencari pelarian pada jasa gigolo. Walau menemukan sensasi baru, kehampaan hatinya baru terusik setelah bertemu Alex, pemuda cerdas yang memikat. Hubungan intim mereka memicu konflik keluarga dan benturan ambisi. Di bawah tekanan sosial, Amanda akhirnya menyadari bahwa kebahagiaan sejati bukan dari lelaki lain, melainkan kedamaian batin serta kendali atas hidupnya sendiri.
Sampul Novel Kontrak Cinta: Rahasia dan Janji
9.7
Clara Martins terancam kehilangan toko roti peninggalan neneknya di São Paulo akibat lilitan utang dan pengkhianatan. Di tengah keputusasaan, Enzo Albuquerque hadir menawarkan solusi. Mantan kekasihnya yang kini menjadi pengusaha dingin itu mengajukan pernikahan kontrak setahun demi melindungi posisinya dari intrik keluarga. Namun, hidup bersama justru membangkitkan kembali rasa yang dulu ada. Kini, Clara harus menyembunyikan kehamilannya, sementara Enzo menyimpan rahasia besar yang dapat menghancurkan hubungan mereka.