APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tak Dianggap Oleh Suami dan Anakku

Tak Dianggap Oleh Suami dan Anakku

Pernikahan lima tahun Chloe yang tampak sempurna ternyata menyimpan kepedihan. Di balik sosok suami penyayang dan putra menggemaskan, suaminya tak pernah melupakan cinta pertamanya. Saat malam tahun baru, sang suami justru membawa putra mereka menemani wanita itu menonton kembang api. Menyadari anaknya yang dilahirkan dengan taruhan nyawa kini ingin mengganti ibu, Chloe memutuskan untuk melepaskan mereka dan memilih bercerai.
Bab
Bagikan

Bab 1

Malam tahun baru, saat suaminya membawa anak mereka menemani sang cinta pertama menonton kembang api, Chloe akhirnya memutuskan untuk bercerai.

Lima tahun pernikahan, semua orang selalu iri padanya. Punya suami yang terlihat begitu menyayanginya dan seorang anak laki-laki yang pintar dan menggemaskan. Namun, hanya dia yang tahu, suaminya tak pernah bisa melupakan cinta pertamanya.

Bahkan anak yang dia lahirkan dengan taruhan nyawa, kini tak sabar ingin mengganti ibu.

Chloe memilih merelakan mereka. Suami yang hatinya tak pernah bisa dia hangatkan dan anak yang tak lagi menganggapnya penting, semua itu akan dia lepaskan!

Prok ... prok ... prok ....

Suara kembang api dari luar jendela membuat Chloe tersadar. Dia mengelus surat perjanjian cerai di tangannya, mengambil pena, dan perlahan menandatangani namanya. Hari ini adalah malam tahun baru, tetapi suami dan anaknya tidak pulang.

Saat ini, suaminya, Luther, mengirim pesan.

[ Aku sedang menemani klien di luar. Aku suruh sekretaris jaga Raiden. Setelah makan, aku bawa dia lihat kembang api. Kamu tidur duluan saja, jangan tunggu kami. ]

Chloe menarik sudut bibir, menampilkan senyuman mengejek. Klien seperti apa yang ditemani Luther? Siapa yang menemaninya melihat kembang api bersama Raiden? Tanpa perlu bertanya atau mencari tahu, dia sangat yakin ayah dan anak itu sedang bersama Monica.

Chloe menatap foto keluarga besar yang tergantung di ruang tamu. Dalam foto itu, Luther menggendong Raiden, merangkul pinggangnya. Satu mencium pipinya, satu lagi mencium keningnya.

Mereka penuh dengan kebahagiaan. Raiden tertawa lepas, bahkan Luther yang biasanya selalu serius pun tampak hangat. Siapa pun yang melihat akan mengira mereka adalah keluarga bahagia.

Namun, sejak Monica kembali, semuanya berubah.

Saat kembang api meledak di langit, ponselnya bergetar. Sebuah video masuk. Dalam video, Monica merekam sosok belakang Luther dan Raiden, satu besar satu kecil. Cincin berlian di tangan Monica berkilau menyilaukan.

Ketiganya serempak berseru, "Selamat tahun baru!"

Pria itu menoleh, matanya penuh kelembutan. Dengan suara rendah, dia berkata kepada Monica, "Mulai sekarang, aku nggak akan pernah melewatkan tahun baru bersamamu lagi."

Kelembutan seperti ini tak pernah Chloe dapatkan. Bahkan di masa dua tahun penuh cinta mereka, saat merayakan ulang tahun pernikahan atau tahun baru, Luther hanya menempelkan kecupan hambar di keningnya disertai ucapan seadanya. "Terima kasih."

Chloe selalu merasa Luther seperti es yang tak pernah bisa dihangatkan. Baru setelah melihat Monica, dia tahu pria itu hanya menampilkan sisi hangatnya kepada Monica.

Chloe menutup video. Bersamaan dengan kembang api terakhir meredup, dia mengirim pesan kepada Luther.

[ Cepat pulang. Besok kita harus ziarah. ]

Ini akan menjadi terakhir kalinya dia berbakti kepada orang tua Luther. Sebulan lagi, mereka akan menjadi orang asing. Pernikahan konyol dan sepihak ini harus berakhir.

Tak tahu berapa lama, pintu depan terbuka. Luther tampak terkejut melihat Chloe masih duduk di ruang tamu. Matanya melirik meja makan yang penuh hidangan, tetapi wajahnya tetap datar.

"Tahun baru pun nggak bisa tenang, sial sekali." Sebuah suara nyaring memaki dengan kesal. Raiden masuk, sengaja menendang sepatunya hingga berserakan, langkah kakinya pun terdengar keras.

Chloe mengingatkan, "Sudah malam, jangan berisik."

Anak itu semakin marah dan berteriak, "Jangan ikut campur! Dasar nenek sihir!"

Tatapannya menuruni tangan kanan Chloe, lalu menampilkan ekspresi jijik. "Nenek sihir yang cuma punya tiga jari!"

Chloe refleks menarik tangan kanannya. Tangan yang kehilangan jari manis dan kelingking itu tampak bergetar hebat. Meskipun sudah bertekad meninggalkan mereka, kata-kata kejam anak itu tetap menghantam dadanya. Untuk sesaat, dia sulit bernapas.

Adapun Luther, dari awal sampai akhir, dia tak menghentikan. Dia membiarkan anak yang dikandung Chloe selama sembilan bulan dan yang dilahirkan dengan taruhan nyawa itu, menyerang dan menghina ibunya.

Brak! Raiden membanting pintu kamar dengan keras.

Baru saat itu, Luther berjalan masuk perlahan dan menegur, "Hari ini semua orang merayakan tahun baru dan bersenang-senang, siapa peduli soal suara? Kamu ini lebai. Pantas saja Raiden nggak suka kamu."

Chloe menampilkan senyuman dingin. "Gimana kalau ada orang di bawah sini yang sendirian di rumah dan ingin tidur lebih awal?"

Ucapannya mengingatkan Luther. Dia melirik sekilas meja penuh makanan, rasa bersalah sempat melintas di wajahnya.

Chloe melanjutkan dengan nada datar, "Soal Raiden, bukankah karena ada yang selalu menjelekkanku di depannya, mengajarinya untuk membenciku?"

Gerakan pria itu mendadak berhenti. Rasa bersalah seketika hilang, alisnya berkerut, suaranya tajam. "Maksudmu Monica? Aku sudah berniat baik pulang menemanimu, tapi begini balasanmu?"

Chloe memandang wajah marahnya, hanya merasa semua ini konyol. Tanpa berkata, dia berbalik, mengambil surat perjanjian cerai yang sudah ditandatanganinya, lalu masuk ke ruang baju yang menjadi kamar tidurnya.

Raiden melarangnya tinggal di kamar mana pun dan Luther membiarkannya begitu saja. Ruang kecil ini, tempat dia menyimpan pakaian, menjadi satu-satunya tempat yang aman baginya.

Saat pintu tertutup, terdengar suara piring pecah di luar. Chloe mengunci pintu dengan wajah datar, berpura-pura tak mendengar. Dia tidak akan memanjakan mereka lagi. Bagaimanapun, dia tak punya alasan untuk terus menoleransi orang asing.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Buy One Get You
8.4
Niat Audia untuk mengundurkan diri sirna setelah ayahnya, Pak Sapto, menjadi korban penipuan bisnis. Demi melunasi utang, rumah keluarga beserta isinya dijual ke Ibu Sosro senilai 1,5 miliar. Sial bagi Audia, ia yang tertidur di dalam ikut terjual sebagai aset. Sang bos, Affangga, yang membencinya karena mirip sang mantan tunangan, terpaksa menghadapi situasi ini. Ibu Sosro pun memanfaatkan keadaan dengan menjodohkan dan memaksa mereka berdua segera menikah.
Sampul Novel Gadis Nakal Miliarder
8.4
Serafhine Ariana menjalani pekerjaan unik di ranah digital dengan menyediakan layanan khusus bagi pria tanpa melanggar batas kesuciannya. Walau jasanya sangat diminati hingga para pelanggan rela membayar tinggi, ia memegang aturan kerja yang amat ketat. Serafhine hanya bersedia menemani satu klien untuk satu kali pertemuan saja. Ia selalu menolak keras permintaan pesanan berulang dari siapa pun, terlepas dari seberapa besar tawaran uang yang diajukan kepadanya.
Sampul Novel Hukum Sang Pewaris Cacat
8.7
Pasca kematian istrinya, Don mafia Damon Valenti frustrasi karena Enzo, bayinya, terus menolak susu formula. Di tengah situasi kritis ini, ia bertemu Isabella Moreno yang baru saja kehilangan anaknya. Damon pun menawarkan sebuah kontrak kerja dingin agar Isabella bersedia menjadi ibu susuan bagi Enzo. Namun, kelembutan Isabella justru memicu obsesi gelap dalam diri Damon. Sang penguasa mafia kini terjerat gairah berbahaya pada wanita yang seharusnya hanya menjadi pekerja.
Sampul Novel Malam Panas, Hati yang Membeku
9.8
Saat penglihatannya kembali, Mia justru menemukan bukti perselingkuhan Morin berupa pakaian dalam asing di kamar mandi. Memilih bungkam, ia menyaksikan langsung pengkhianatan kejam Morin yang bercumbu dengan wanita lain di hadapannya, memanfaatkan kebutaan Mia yang ia kira masih ada di bawah kebisingan musik. Terluka namun bertekad, Mia berpura-pura meraba jalan ke lantai atas untuk menghubungi Yuvan. Ia bersedia menjadi pengganti cinta pertama pria itu, asalkan Yuvan membantunya membalas dendam.
Sampul Novel Nekat Mencintaimu Secara Ugal-ugalan
8.6
Alvida, desainer perfeksionis yang menutup diri dari cinta, mendadak bimbang. Kakeknya menjodohkannya dengan Hadyan yang mapan. Di sisi lain, ada Leandra, pemuda yang jauh lebih muda dan berbeda status sosial, yang mengejarnya secara agresif. Saat Leandra nekat memperjuangkan perasaannya, sebuah rahasia besar muncul dan mengancam hubungan mereka bahkan sebelum dimulai. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Alvida di tengah konflik ini?
Sampul Novel Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!
9.6
Tiga tahun menikah, Shanaya menyadari Adrian hanya mencintai kakak iparnya. Sadar hanya dianggap istri penurut, ia diam-diam menyiapkan perceraian tanpa mengusik suaminya. Saat Shanaya sukses menciptakan obat kanker legendaris dan dipuja dunia, Adrian berlutut penuh penyesalan memohonnya kembali. Namun, segalanya terlambat ketika sosok pria paling berkuasa yang dingin dan tak tersentuh merengkuh pinggang Shanaya, menegaskan bahwa wanita itu kini siap melangkah ke pelaminan bersamanya.