APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tabir Misteri di Sekolah

Tabir Misteri di Sekolah

Setahun pascatragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang siswi di SMA Permadani Putih, kasus pemerkosaan serta pembunuhan kejam itu masih mandek tanpa titik terang. Di tengah kemerosotan disiplin sekolah dan sikap masa bodoh pihak berwenang yang sengaja bungkam, Gara tak tinggal diam. Demi menuntut keadilan bagi mendiang adiknya, ia bertekad membongkar misteri kelam ini. Sanggupkah Gara menguak konspirasi besar tersebut dan menyeret pelaku ke pengadilan?
Bab
Bagikan

Bab 1

Jarum jam tepat berada di angka 11.00 saat seorang pemuda berusia 17 tahunan itu masih tetap berdiri dalam posisi hormat di bawah tiang bendera merah putih serta dinaungi oleh panas matahari yang terasa kian menyengat.

Sesekali dia mengusap peluh yang menetes di dahi menggunakan tangan kiri, lalu kembali hormat hingga pukul 11.30 nanti. Di sampingnya, tiga remaja berseragam putih abu-abu pun ikut serta melakukan kegiatan yang sama seperti apa yang dilakukannya karena kesalahan yang sama pula.

Dikelilingi oleh gedung berlantai dua bercat abu-abu kusam, serta genting-genting yang telah berubah menghitam, lelaki yang bertubuh cungkring serta berkulit cukup gelap, tiba-tiba menurunkan tangannya. Namun, dia masih terdiam di sana. Kemudian dalam hitungan detik, tubuhnya berbalik.

“Gara! Apa yang kau lakukan? Masih setengah jam lagi, lanjut sikap hormat!” Lelaki bertubuh gempal serta berseragam cokelat muda dilengkapi pantofel hitam, berteriak dari tepi lapangan.

Remaja bernama Gara Imana Dani itu tak langsung menjawab. Dia memperhatikan banyak siswa berlalu-lalang di koridor kelas, dan satu dua dari mereka terlihat berdiri di lantai dua memperhatikan dia dan teman-temannya yang tengah menjalankan hukuman di bawah. Mungkin segerombolan remaja nakal itu bukan lagi suatu pemandangan menarik, sehingga anak-anak di sekolah tak menjadikan mereka pusat perhatian kala dihukum.

“Bapak sibuk banget menghukum kami cuma karena saya telat tiga menit dan kawan-kawan saya ketahuan main kartu di kelas. Tapi bapak lepasin pelaku kekerasan seksual.” Gara berteriak.

Refleks, teman-teman yang tadi masih hormat menurunkan tangannya dan menatap terkejut pada Gara. Bahkan beberapa siswa yang tengah berjalan di sekitar pun langsung menoleh, karena baru saja pulang dari kantin atau hendak mengembalikan buku ke perpus. Mereka dengan cepat memelankan langkah karena pekikan Gara yang terdengar seantero lapangan dan sekitarnya. 

Bapak Nawawi selaku guru BP, kemudian mendekat ke arah Gara. Kedua matanya melotot dan memukul pelan pundak Gara. “Siapa yang kamu maksud?” tanya Pak Nawawi.

“Nah itu yang saya maksud, Pak. Bapak terlalu sibuk memburu tikus-tikus di sekolah tapi bapak nggak tahu kalau sekolah udah dimasuki anjing liar,” jawab Gara dengan  suara yang terdengar begitu lantang.

“Sudah, cepat sana kamu masuk ke dalam kelas! Kerjaanmu cuma bikin gaduh saja di sekolah!” cetus Pak Nawawi yang kemudian pergi meninggalkan Gara dan kawan-kawan.

Remaja setinggi 168 sentimeter itu kemudian pergi meninggalkan lapangan, menyeret langkah menuju kelas yang sebentar lagi akan masuk pelajaran ketiga, yaitu pelajaran sejarah Indonesia.

“Gara!” Suara lelaki terdengar berteriak ketika Gara hendak menaiki anak tangga dan menuju kelasnya yang berada di lantai dua. Mendengar suara seseorang memanggil namanya, Gara pun membalikkan badannya.

“Lo udah gila? Apa lo nggak salah ngomong tadi? Lo nggak takut, Gar?” Javas Nakahta, remaja kelas XII IPA 1 selaku teman Gara, mengingatkan.

“Kalau lo dipanggil guru BP buat diwawancarai karena blow up kasus ini gimana? Tindakan lo ini udah kelewat batas, Gara,” lanjut Javas.

Remaja berseragam lusuh itu justru tertawa mendengar Javas berbicara. Dia lantas menepuk bahu Javas. “Kalau hanya dengan memperhatikan batas-batas cuma bisa nutup-nutupi kasus, mending gue nggak pernah memperhatikan batas yang lo maksud itu, Av. Gue tau gue bodoh, Av, tapi kalau lo diam karena kalau blow up takut reputasi lo hancur, ya udah biar gue yang blow up.” Gara tertawa lagi, lalu dia melanjutkan langkah menaiki satu per satu anak tangga menuju kelasnya XII IPS 8 di ujung koridor yang berada di ujung lantai dua.

🍁🍁🍁

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Lama yang Membawa Duka
9.7
Demi menemui cinta pertamanya tanpa dicurigai, seorang suami tega memanfaatkan putra kandungnya yang berusia enam tahun sebagai kedok. Namun, keputusan egois itu berujung petaka saat sang anak disuruh membeli salep luka bakar dan tewas ditikam orang asing di jalan. Di tengah kedukaan mendalam Susi yang menangisi kematian putranya, sang suami justru menelepon dengan penuh amarah. Dia menuduh sang anak telah melukai selingkuhannya dan menuntut bocah yang telah tiada itu segera pulang untuk meminta maaf.
Sampul Novel Keunikan Panti Pijat
9.1
Pernikahan yang hampa tanpa kehadiran buah hati membuat sepasang suami istri frustrasi setelah berbagai usaha kehamilan menemui kegagalan. Atas saran seseorang, sang suami membawa istrinya ke sebuah panti pijat tidak biasa yang dikenal memiliki keajaiban. Namun, ketika sang istri mulai berbaring untuk menjalani terapi, situasi berubah drastis saat terapis pria di sana justru melakukan tindakan nekat dan menerkamnya. Keunikan Panti Pijat menyajikan kisah misteri modern yang penuh ketegangan.
Sampul Novel Pemuas Birahi Setengah Baya
9.5
Anisa terhanyut dalam pesona misterius dunia pria matang yang penuh gairah tak terduga. Di balik usia mereka, terdapat pengalaman dan maskulinitas liar yang membangkitkan sensasi mendalam bagi dirinya. Setiap sentuhan dan godaan penuh rahasia menuntun Anisa menemukan sisi lain dari nafsu yang membara. Terpikat oleh stamina serta daya tarik pria setengah baya, ia akhirnya menyerahkan diri sepenuhnya untuk menjadi pemuas birahi dalam hubungan yang begitu panas ini.
Sampul Novel Pramugari Seksi dan Klinik Misterius
8.4
Berada di bawah sorotan lampu yang terang benderang, seorang wanita diminta berbaring di atas ranjang oleh seorang pria misterius. Pria tersebut mulai memegang pinggangnya dari arah belakang dan memberikan tekanan perlahan demi mencari titik sensitif. Merasa ada yang tidak beres dengan situasi ganjil tersebut, sang wanita berteriak meminta agar tindakan itu segera dihentikan. Namun, bukannya menyudahi perbuatannya, pria itu justru menarik ikat pinggangnya dengan kasar tanpa memedulikan penolakannya.
Sampul Novel Setiap Rahasiamu Akan Kubongkar
7.9
Selina memberi Dina pilihan sulit: menjadi istri kedua atau menjauhi Rafael selamanya. Alih-alih mundur, Dina justru kian gencar merebut posisi Selina. Ketika putri mereka, Alya, mulai mengendus perselingkuhan tersebut, Selina memutuskan untuk bertindak. Dibantu dua saudara Rafael, ia merancang strategi matang guna menghadapi teror emosional Dina. Kini, di tengah badai pengkhianatan, Selina dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan atas nama cinta atau bangkit demi harga dirinya.
Sampul Novel Tumbal Mahasiswa KKN
7.8
Kegiatan KKN Laras dan teman-temannya berubah menjadi mimpi buruk saat mereka terjebak di sebuah desa misterius. Kepala desa setempat rupanya memimpin sekte pemuja iblis demi mempertahankan kecantikan abadi, dengan mengincar mahasiswi perawan sebagai tumbal ritual. Di tengah ancaman maut menjelang bulan purnama, hadir sosok misterius bernama Arjanta yang berusaha melindungi Laras. Namun, aksi penyelamatan ini memicu konflik dengan Fabian, kekasih Laras. Demi menyelamatkan nyawa Laras, Arjanta nekat mengambil keputusan ekstrem.