APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suara Hati Sang CEO

Suara Hati Sang CEO

Raihana Calistya Zianisa dikaruniai kemampuan membaca pikiran melalui tatapan mata, sebuah bakat yang justru membuatnya sulit menemukan cinta sejati karena banyak pria hanya memanfaatkan kariernya. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang lelaki sederhana berhati tulus. Siapa sangka, pria tersebut sebenarnya adalah CEO di perusahaannya yang sedang menyamar demi mencari ketulusan. Akankah pertemuan dua insan yang jenuh dengan kepalsuan ini mampu melahirkan cinta yang tulus?
Bab
Bagikan

Bab 1

Arsenio Buana. Dia tampan dan mapan, dia adalah pria yang sulit ditaklukan oleh para wanita. bahkan Arsen dari masa sekolahnya Dia tidak pernah lagi berpacaran setelah ibunya meninggal. arsenio mempunyai kehidupan kelam sehingga membuatnya menjadi dingin dan pendiam. banyak pelajaran yang didapati di dalam hidup ini tapi dia juga renungkan di dalam hidup ini.

Arsenio berumur 24 tahun. Walaupun umurnya masih terbilang muda. tapi dia sudah memegang kendali di buana Crop walaupun masih dirahasiakan, Dia adalah anak tunggal dari pasangan aditya Buana dan Chika Buana. Seperti yang tadi bilang arsenio memiliki masa kelam yaitu masa di mana Dia kehilangan dunianya sendiri.

Kehilangan seorang ibu di umur arsenio 17tahun. Sejak kecil arsenio terbiasa dari bimbingan sang Ibu. Bahkan dia menjadi anak terberuntung karena mempunyai seorang ibu yang hebat dan sangat baik. Tapi dibalik itu semua Tuhan berkata lain dia kehilangan seorang ibu di masa dia sedang membutuhkan bimbingan seorang ibu. kehilangan ibu di umur 17 tahun dan di hari dia ulang tahun bukanlah hal yang mudah untuk dilupakan. butuh berlama-lama untuk melupakan semuanya.

Begitu juga dengan Aditya Buana, cinta terakhirnya jika Buana. dia tidak pernah berniat mencari wanita lain atau Mencari Pengganti ibu untuk arsenio. karena baginya jika adalah cinta terakhirnya Apapun yang terjadi karena dia sudah mengucapkan janji suci maka dia juga harus menepati itu semua. atau juga jika Aditya menikah pasti arsenio tidak akan setuju akan hal itu.

Kini hidup arsenio dan Aditya yang semula berwarna sekarang menjadi kehilangan warna. seperti rumah yang tidak ada tiang Itulah kehidupan mereka sekarang. tapi ya Namanya juga hidup mereka pasti paham dan pasti memahami itu semua untuk terus berjalan Walaupun dia sedih tapi dunia tidak ikut sedih.

Sedari kecil arsenio terbiasa hidup penuh kekayaan dan di lingkungan penuh kekuasaan. Dia sama sekali tidak pernah merasakan hidup susah tanpa uang sepeserpun atau belajar susah. karena Sedari Dulu mama dan Papanya tidak pernah sama sekali mengajarkannya untuk hidup sederhana, mereka hanya mengajari arsenio untuk hidup rendah hati.

Ya tentu saja karena arsenio adalah putra semata wayang dari keduanya Pasti akan sangat disayang dan dimanja.

Sekarang tepat dimana hari kelulusan arsenio. Aditya Buana tentu saja dengan bangga datang ke acara kelulusan Sang putra karena telah memenangkan nilai terbaik di kampusnya. umur yang masih cukup terbilang muda tapi begitu arsenio sudah meluluskan kuliah S3.

"Selamat atas kelulusanmu dan selamat atas nilai terbaik yang kau capai selama ini. Papa begitu bangga kepadamu di usia muda seperti ini kau berhasil meluluskan pendidikanmu di jenjang tertinggi. Papah Arab ilmu yang kau cari dan Kau Dapatkan tidak akan sia-sia begitu saja dan akan terpakai untuk orang lain dan sangat berguna." ujar Aditya dengan bangga sambil menepuk-nepuk bahu Sang putra.

"Terima kasih atas kehadiran Papa di masa padat pekerjaan Papa. Mungkin ini memang caraku untuk membanggakan Papa dan Mama di atas tanah.

tapi ini belum selesai Masih ada banyak yang harus aku banggakan tapi aku hanya ingin istirahat untuk sementara waktu dulu mungkin kebanggaanku ini sudah cukup dari lebih." ujar arsenio. tentu saja Aditya setuju karena menurutnya putranya ini sangat membanggakan dan pantas untuk dibanggakan kepada rekan-rekan kerjanya.

Kehilangan seorang ibu bagi arsenio tidak terpengaruh ke dalam hidupnya untuk berbuat. malah dari kehilangan Ibu dia semakin belajar bahwa dunia tidak akan berhenti dan rapuh begitu saja karena dia kehilangan seorang ibu. sedih? tentu ia kecewa? Tentu juga Iya. tapi yang namanya takdir tidak bisa diubah begitu saja.

Dia tidak akan runtuh dan tidak akan rapuh di mata orang lain walaupun di hatinya dia rapuh dan runtuh tapi dia harus melewati hari hari demi hari detik dia terus berjuang menjadi anak teladan dan anak pintar dia terus membanggakan sayang papa dan tidak mau berusaha mengecewakan sampah yang sudah bekerja keras. dia tahu yang kehilangannya bukan hanya dia tetapi papanya juga mereka sama-sama kehilangan tapi Mereka mencoba baik-baik saja di atas keduniaan ini.

"ya kau memang benar. Papa sangat bangga kepadamu, papa pikir kamu akan menjadi seperti anak lain yang kehilangan seorang ibu pasti akan hidup tidak benar ataupun malah ugal-ugalan dan tidak mau melanjutkan pendidikan. tapi ternyata kamu berbeda berbeda karena kamu masih mau melanjutkan pendidikan ke jenjang tertinggi dan kamu juga menjadi anak teladan yang tidak pernah mengecewakan papa sama sekali Aku bangga memilikimu sebagai anak." ujar Aditya. banyak para Ayah yang gengsi untuk mengatakan bangga tetapi berbeda dengan Aditya. hal ini tidak ada kata gengsi dan hanya ada kata kebanggaan untuk sang Putra.

"aku juga bangga kepada Papah. tidak perlu aku Gambarkan dan aku jelaskan karena dari kecil aku selalu menjadikanmu panutanku dan impianku. Kau adalah superhero pudan sekarang hanya kaulah yang aku punya. dan tentu saja mama hanya saja dia tidak terasa olehku." ujar arsenio. sebenarnya Aditya merasa bersedih karena harus kehilangan istri dan ibu untuk anaknya. tapi di sisi lain ini adalah takdir yang Tuhan berikan harus dia garap sebaik mungkin

Sedari Dulu memang selalu diperlakukan baik oleh kedua orang tuanya. kekerasan tidak pernah dia dapatkan yang dia dapatkan hanyalah pelajaran dan makna dibalik sebuah kesalahan yang telah dilakukan. entah itu kesalahan besar atau kesalahan kecil kedua orang tuanya tidak pernah marah-marah kedua orang tuanya selalu menasihatinya. Tapi jauh berbeda ketika dia kehilangan seorang ibu benar-benar jauh berbeda. yang membuatnya sakit hati dan daun sebenarnya itu, terkadang jika arsenio benar-benar lelah di malam harinya dia selalu menangis meraung-raung rindu ibunya.

"Bagaimana kalau sebagai perayaan kelulusan, kita makan siang di restoran favorit kita Sedari Dulu? "ujar Aditya. yang dimaksud restoran terfavorit dari dulu itu adalah Restoran kesukaan sang Mama.

yaitu jika. karena jika memang Sedari Dulu benar-benar menyukai sushi.

"Tentu saja aku mau. Baiklah kalau begitu ayo kita berangkat." kerjar arsenio.

Arsenio dan Aditya segera berjalan menuju parkiran lalu mereka masuk ke dalam mobil dan berjalan menuju restoran tersebut. dengan segera arsenio memesan makanan setelah sampai di restoran, mereka memesan makanan sesuai pesanan mereka terlebih dulu saat mereka bersama ke sini bersama chika.

Setelah kedua Insan itu memesan makanan dengan segera Aditya memilih tempat yang cocok dan nyaman untuk membicarakan sesuatu dan mereka duduk di situ.

"Ada yang ingin Papa bicarakan." ujar Aditya setelah mereka duduk bersama.

"silakan, Papa ingin berbicara apa?" ujar arsenio mempersilakan sang Papa untuk mengatakan sesuatu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder
8.0
Demi membiayai pengobatan sang adik, Aluna rela membanting tulang di Hotel Aurelia. Malang, nasib buruk menimpanya ketika ia dituduh menyebarkan video rahasia milik Davin Elvard Renata, seorang miliarder yang menginap di Presidential Suite. Walau sebenarnya dijebak oleh rekan kerjanya sendiri, Davin yang telanjur murka tidak mau tahu. Aluna pun dipaksa menjadi tawanan pribadinya. Kini, ia terjebak dalam pusaran konspirasi besar dan ancaman Davin yang mengerikan.
Sampul Novel Gairah Masa Remaja
9.2
Dalam suasana yang kian intens, Billy perlahan melepas rok yang kupakai. Aku membantunya dengan sedikit menggerakkan kaki hingga pakaian itu terlepas, menyisakan celana pendek di dalamnya. Saat Billy menyingkirkan celana tersebut, ia terpesona menatap kakiku yang begitu mulus. Sentuhan jemarinya yang mulai menelusuri kulitku dengan lembut membuatku hanyut dalam sensasi yang ia ciptakan. Aku pun hanya bisa terdiam, menikmati setiap usapan mesra dari dirinya.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika mengurus ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali bersama mentornya, Charli. Di sana, ia terpikat oleh kemandirian Andini Wijaya, seorang pemilik sekolah. Namun, hubungan mereka menghadapi ujian berat saat mantan kekasih Andini, Junot, tiba-tiba muncul kembali. Masalah kian rumit karena Lily, adik Andini, bertekad merebut Randika demi membuktikan diri kepada ayah mereka, Sigit Wijaya. Akankah cinta Randika dan Andini bertahan di tengah bayang masa lalu dan ambisi keluarga?
Sampul Novel Kembar Yang Tak Sengaja Disentuh
9.2
Lamaran romantis Jeremy kepada Dara di restoran mewah di depan sang kembaran, Dira, berujung pada pernikahan. Namun, kebahagiaan itu terancam hancur seketika akibat sebuah kekeliruan fatal di malam pertama mereka. Sebelum istrinya tiba di rumah, Jeremy justru tidak sengaja melakukan kontak fisik yang intim dengan Dira. Rahasia kelam ini kini menjadi bom waktu. Akankah rumah tangga Jeremy dan Dara hancur jika pengkhianatan ini terungkap?
Sampul Novel Love And Mystery
7.8
Harry Borison, CEO Rank Group yang dingin, terikat takdir dengan karyawannya, Han Yura. Di balik kesehariannya, Yura memendam trauma masa lalu dan PTSD. Demi keselamatan dari ancaman wanita psikopat yang terobsesi pada Harry, mereka berdua terpaksa menyembunyikan pernikahan mereka. Kini, Yura harus berjuang meluluhkan hati keras Harry sekaligus bertahan hidup dari kejaran sang penguntit yang mengincar nyawanya.
Sampul Novel Terpaksa Menikah Lagi
9.8
Dunia Dokter Ardian runtuh ketika Nadia, sang istri tercinta, meninggal dunia saat melahirkan putra pertama mereka, Nizam. Kehilangan ini kian rumit saat sang ayah menuntut Ardian untuk menikahi adik iparnya, Widia. Ardian menolak mentah-mentah rencana itu karena tahu Widia adalah sosok yang manipulatif dan tidak tulus. Di tengah duka, mampukah sang dokter spesialis kandungan menemukan ibu pengganti yang tepat dan tulus menyayangi bayinya?