APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Kepulangan Hendra tidak membawa kebahagiaan bagi Caroline. Pertemuan mereka justru diselimuti ketegangan dingin saat Caroline membaca sebuah jajak pendapat internet tentang penyesalan pria yang berselingkuh. Ketika mayoritas suara meyakini bahwa rasa bersalah lebih besar ditujukan kepada sang kekasih gelap, Caroline pun mempertanyakan isi hati suaminya sendiri. Namun, respons Hendra yang acuh tak acuh dan tampak lelah justru menunjukkan jurang pemisah yang semakin lebar di antara pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah Hendra kembali, aku melihat kolom voting di internet: [Setelah seorang pria berselingkuh, biasanya lebih merasa bersalah pada istrinya atau kekasihnya?]

Yang memilih kekasih mencapai 99% suara.

Aku berbalik dan bertanya pada Hendra, "Apa kamu juga merasa gitu?"

Hendra meletakkan bukunya dan menatapku dengan ekspresi acuh tak acuh bercampur lelah.

"Caroline, aku sudah kembali."

"Kamu mau apa lagi?"

Hendra Prananta mengerutkan keningnya, berdiri dan pergi ke balkon untuk merokok.

Aku menatapnya.

Punggungnya yang disinari cahaya, sosoknya yang tinggi dan kurus menyatu dengan asap tipis, tampak kesepian.

Setengah jam kemudian, dia masuk dengan senyum paksa.

“Ayo ikut aku ke acara Hari Keluarga perusahaan kali ini. Kebetulan minggu ini aku nggak kerja, jadi bisa temani kamu beli beberapa baju.”

Perusahaan Hendra sering adakan acara Hari Keluarga. Dulu dia tidak pernah mengajakku pergi. Kadang-kadang, ketika aku bertanya padanya karena penasaran, dia akan mengerutkan kening dan tampak tak sabar.

“Itu kegiatan kesejahteraan yang diadakan untuk karyawan biasa, undangannya terbatas. Sebagai eksekutif senior, aku harus mengalah, nggak usah berebut sama mereka.”

Saat ini aku ingin sekali tanya padanya.

‘Jadi kali ini kita nggak perlu mengalah lagi?’

Tapi aku urungkan niatku.

Sejak Hendra pindah kembali, ada perasaan berat dan tidak nyaman yang sulit diungkapkan di antara kami.

Ya, perasaan tidak nyaman.

Rasanya seperti ada yang tersangkut di tenggorokan, tidak bisa naik atau turun, tapi terus mengingatkanmu akan keberadaannya.

“Oke,” kataku.

Dia tersenyum, seakan dia bahagia.

Tapi ketika dia berbalik, senyumnya memudar, dia menghela napas diam-diam.

Malam hari, aku matikan lampu dan bersiap tidur, tapi pintu tiba-tiba terbuka, Hendra masuk.

“Apa kamu sudah tidur?”

Sekarang kami tidur di kamar terpisah, dia tidur di ruang kerja.

Pada hari dia memilih untuk kembali, dia berdiri di samping pintu, membawa kopernya dan berkata kepadaku, “Caroline Harsono, kita berdua butuh waktu dan ruang untuk tenangkan diri. Jadi kita pisah kamar untuk sementara ya.”

Saat itu diriku langsung dipenuhi dengan berbagai macam emosi yang ekstrem.

Rasa sakit karena dikhianati orang terdekat, rasa tidak terima atas tindakannya yang terang-terangan jadi musuhku, rasa merendahkan yang dalam...

Semua perasaan ini menjadi terdistorsi dan membesar.

Aku angkat daguku dan mencibir, “Hendra, apa maksudmu itu? Kamu pikir aku minta kamu pulang hanya untuk lakukan hal itu? Kamu pikir pikiran orang lain sekotor pikiranmu?”

“Oke, kalau itu maumu.”

Dia tidak membantah, tapi berkata santai sambil bawa koper dan berjalan ke ruang kerja.

Pada saat ini, dia berdiri di samping tempat tidur, dan menatap dalam diam selama beberapa saat.

Kemudian dia berbaring dengan tenang, tangannya perlahan masuk ke dalam pakaianku dari pinggangku.

“Caroline, kita tetaplah suami istri.”

Suaranya agak rendah.

Anehnya, walau itu hanya kalimat sederhana, walau aku tak bisa melihat ekspresinya, tapi aku bisa merasakan perasaan terpaksa darinya.

Seolah-olah dia rela berhubungan seks denganku, karena terpaksa tunduk pada takdir.

Karena dia sadar akan hubungan suami istri yang memang ada.

Seakan ini adalah anugerah yang diberi padaku, istrinya selama 10 tahun ini.

Bulan terang di luar jendela seolah menatap bumi dengan lelah dan dingin.

Akhirnya aku tidak tahan, dan menyebut nama yang tak pernah kusebut selama tiga bulan terakhir ini.

“Gimana dengan Vianie Iwanto?”

“Bukannya dia satu-satunya istri di hatimu?”

Suasana tiba-tiba membeku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aroma Godaan dan Perselingkuhan
9.6
Sebuah sentuhan tak terduga mampu mengubah segalanya. Dalam novel modern Aroma Godaan dan Perselingkuhan, momen relaksasi di atas sofa berubah total saat pijatan lembut dari seorang terapis mulai mengalirkan sensasi panas ke seluruh tubuh. Kehangatan yang menjalar membuat pertahanan fisik runtuh seketika dalam kondisi lemas tak berdaya. Ketegangan semakin memuncak ketika embusan napas hangat menerpa telinga, memicu getaran hebat yang membangkitkan hasrat tersembunyi.
Sampul Novel Before After: Marriage
7.8
Crystal Winter Oberoi selalu bingung dengan sikap dingin dan kasar Austin, kakak laki-lakinya. Padahal, kekejaman Austin hanyalah topeng untuk meredam rasa cinta terlarang yang kian tumbuh. Austin bahkan nekat bertunangan demi mengubur perasaannya, tetapi cinta itu tetap bersemi kuat. Kini, kakak beradik tersebut terjebak dalam pusaran dosa dan dilema batin yang rumit, mengancam hubungan darah serta komitmen yang telah mereka bangun.
Sampul Novel Dikhianati Tunangan dan Sepupu Tercinta
8.8
Pengkhianatan Fredi dengan sepupuku, Lydia, saat berlibur di Bali menghancurkan segalanya. Hubungan kami diputus sepihak, lalu dia dan ibunya terus merendahkanku hingga karierku runtuh. Di masa sulit ini, Hendra yang merupakan kakak sepupu Fredi datang menyelamatkanku. Ketika Fredi kembali mencoba menjatuhkanku dalam sebuah pesta, aku tidak lagi gentar karena ada Hendra di sisiku. Dengan perasaan yang telah mati, aku nyatakan padanya bahwa rasa cintaku sudah sirna.
Sampul Novel Hanya Suami di Atas Kertas
8.0
Agnes Permatasari harus merelakan rumah tangganya hancur. Pernikahannya dengan Rama Pratama kandas akibat tekanan dari ibu mertua serta ipar yang toksik. Setelah perceraian itu, Rama langsung menikahi perempuan kaya pilihan ibunya. Di tengah status barunya sebagai janda, Agnes menjadi sasaran hinaan dan cemoohan orang-orang sekitar. Kini, ia harus berjuang keras menentukan arah hidupnya. Mampukah Agnes bangkit dan bersinar, atau justru semakin terpuruk dalam kehancuran?
Sampul Novel Mantan Tapi Menikah
8.8
Pertemuan dengan King di reuni tahunan membuka kembali luka lama Emily. King, sang mantan kekasih yang selalu ia hindari, tiba-tiba datang membawa lamaran pernikahan yang tak terduga. Walau Emily pernah bersumpah enggan kembali padanya, sebuah kejadian besar mengubah segalanya. Kini, ia terpaksa menerima tawaran tersebut dan harus bertahan menjalani rumitnya bahtera rumah tangga bersama pria yang sempat sangat dibencinya.
Sampul Novel Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan
9.3
Gara menyembunyikan identitas aslinya sebagai orang kaya raya di balik penampilan lusuh saat menikahi Mia. Ia tidak pernah peduli saat dirinya dihina, namun kemarahannya meledak ketika sang istri yang direndahkan. Bertekad melindungi Mia, Gara membawa istrinya keluar dari rumah itu dan membongkar rahasianya kepada semua orang. Pada akhirnya, adik ipar yang sempat meremehkannya berlutut memohon ampun, sementara ibu mertuanya menangis menyesali segala kesalahan masa lalu mereka.