APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Saat perayaan hari keluarga di TK, Gaius melarang Yuri dan putri mereka hadir dengan alasan pekerjaan. Khawatir akan kekecewaan sang anak, Yuri memutuskan tetap pergi. Di sana, ia justru menyaksikan Gaius berpura-pura menjadi sosok ayah bagi putra Sunlina, teman masa kecilnya. Meski Gaius berdalih hanya ingin membantu ibu tunggal itu memberikan kasih sayang ayah di hari ulang tahun anaknya, Yuri yang telanjur kecewa langsung meminta putrinya untuk memanggil suaminya sendiri dengan sebutan om.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tak lama kemudian, acara hari keluarga di taman kanak-kanak pun resmi dimulai.

Setiap keluarga duduk di meja yang telah disiapkan. Liana, putri kecilku memandang ke arah Gaius yang duduk di barisan depan, lalu bertanya dengan kecewa,

"Ibu, kenapa ayah nggak duduk dengan kita?"

Aku mencubit pipinya yang lembut. Dia masih begitu kecil, tidak seharusnya terlibat dalam kekacauan ini.

"Karena ibu adalah superhero, jadi supaya adil, ayah pergi membantu anak-anak lain."

Tiba-tiba, guru taman kanak-kanak mengumumkan kegiatan pertama, yaitu lomba menyusun balok. Dia tersenyum dan berkata, "Pemenangnya akan mendapatkan hadiah satu set lego berbentuk pesawat luar angkasa."

Tiba-tiba, Liana bersorak kegirangan sambil menunjuk hadiah tersebut, "Ibu, aku mau itu!"

"Iya, ayo kita sama-sama melakukan yang terbaik!"

Ketika pasir di jam pasir hampir habis, Liana dengan penuh semangat mengangkat tangannya dan berteriak,

"Bu guru, kami sudah mau selesai!"

Guru datang memeriksa dan mengangguk, tapi belum sempat mengumumkan pemenangnya, seorang anak laki-laki berlari dari barisan depan.

Itu Leo.

Dengan seenaknya, dia mendorong susunan balok kami hingga runtuh, lalu berkata dengan sombong,

"Sekarang pemenangnya aku!"

Liana menatap susunan balok yang roboh dengan mata berkaca-kaca. Dia sangat marah, mengambil balok kayu besar dan melemparkannya ke arah Leo.

Tiba-tiba, Gaius datang dan kalimat pertamanya adalah,

"Liana, kenapa kamu memukul orang?! Cepat minta maaf pada Kak Leo!"

Liana membantah dengan keras,

"Nggak mau! Dia yang duluan merobohkan balokku! Dia jahat!"

Aku berdiri tegak di belakang putriku dan berkata tegas,

"Gaius, orang yang punya mata jelas tahu siapa yang memulai masalah. Seharusnya Leo yang minta maaf pada Liana."

Sunlina ikut mendekat, menarik lengan Gaius sambil berkata lembut,

"Sudahlah Kak Gaius, jangan permasalahkan lagi. Kita yang mengalah saja."

Guru taman kanak-kanak mencoba menengahi. Tapi, Liana tiba-tiba menangis keras sambil berkata dengan penuh kesedihan,

"Ayah, kenapa ayah nggak melindungiku? Malah marahi aku?"

Panggilan ayah itu langsung membuat semua orang terdiam. Tatapan mereka bergantian berpindah antara aku, Gaius dan Sunlina.

Seketika, wajah Gaius langsung memucat, sementara Sunlina terlihat ingin berbicara tetapi menahan diri.

Leo yang berdiri di depan Liana, memasang kedua tangannya di pinggang sambil berbicara dengan galak,

"Kamu panggil siapa ayah? Jangan asal panggil! Dia itu ayahku!"

Liana tersedak saat menangis, matanya yang berkaca-kaca menatap Gaius, samil berkata manja,

"Ayah, jawab aku!"

Hatiku terasa sangat sakit melihat itu. Aku menatap Gaius dengan tajam, suaraku terdengar dingin dan penuh tekanan,

"Gaius, kamu masih nggak mau menjelaskan? Kamu mau biarkan aku dan anak kita disalahpahami seperti ini?"

Gaius membelalak marah, lalu menggendong Leo sambil berkata,

"Apa yang perlu dijelaskan? Hari ini aku memang ayahnya Leo!" usai bicara, dia bahkan mengusap lembut kepala Leo.

Seketika, para orang tua lain mulai berbisik sambil menujuk ke arah diriku dan putriku.

"Bisa-bisanya anak ini asal panggil ayah?!"

"Selama ini keluarga Liana sepertinya nggak pernah datang ke acara hari keluarga. Baru kali ini ibunya muncul, jangan-jangan dia ini istri simpanan?!"

"Dengar-dengar Gaius itu manajer grup besar, dia itu orang kaya! Mungkin saja ibunya Liana mau menggodanya, lalu anaknya jadi salah paham, 'kan?"

Saat aku dan putriku diserang oleh desas-desus, Gaius tidak mengucapkan satu kata pun, hanya sibuk menenangkan Leo. Sementara itu, Sunlina melirikku dengan senyuman mengejek yang tersembunyi.

Aku menggendong Liana yang menangis tak terkendali, menepuk-nepuk punggungnya dengan lembut.

Meski rasanya ingin sekali menampar pasangan tak tahu malu itu, ini bukanlah waktu yang tepat. Aku tidak ingin putriku terluka lebih jauh.

Di antara kerumunan, seseorang yang mencoba menjilat Gaius berkata,

"Wah, anak ini mirip sekali dengan Pak Gaius! Jelas-jelas anak kandungnya!"

Aku melirik Gaius, terlihat kilatan rasa bersalah di tatapan matanya, tetapi dia segera mengalihkan perhatian dengan tertawa canggung. Sedangkan, Sunlina tersenyum lebar penuh kemenangan.

Dulu, aku pernah bertemu dengan sepasang ibu dan anak itu. Kenapa aku baru sadar kalau Leo memang terlihat sedikit mirip dengan Gaius?

Liana masih terus menangis tanpa henti.

Aku meminta guru untuk mengantarkan kami ke ruang istirahat agar aku bisa menenangkan putriku.

Setibanya di ruang istirahat, aku pun menghibur Liana hingga dia perlahan tertidur.

Melihat kelopak matanya yang bengkak karena menangis, hatiku terasa seperti diremas-remas.

Aku melangkah keluar dengan hati-hati, lalu berhenti di sudut lorong untuk menelepon HR dan legal perusahaan.

"Silvia, Agus, bawakan surat nikahku dengan Gaius, surat perjanjian cerai dan surat pemberhentian dari perusahaan ke TK Theodore sekarang juga, segera!"

Ketika aku sedang membahas detailnya dengan mereka, tiba-tiba terdengar teriakan melengking. Itu suara putriku!

Hatiku langsung terasa jatuh ke dasar jurang.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dia Yang Merebut Suami dan Anakku
9.4
Setelah delapan tahun pernikahan, sang suami nekat membawa selingkuhannya, Maudy, yang mengaku sakit kanker ke rumah. Sang istri dituntut menerima Maudy, bahkan putranya sendiri mengancam akan memutus hubungan jika ia menolak. Merasa dikhianati, ia memilih bercerai dan kembali merintis karier di industri desain hingga sukses. Ketika kebohongan penyakit Maudy terbongkar, mantan suami dan anaknya datang memohon dimaafkan, namun ia mengabaikan mereka demi prestasinya.
Sampul Novel Dok! Oh Dokter!
8.2
Terbaring tak berdaya di atas ranjang medis UKS, pandangan seorang gadis terhalang sepenuhnya oleh tirai pembatas. Di tengah pemeriksaan yang menegangkan, ia harus menahan rasa tidak nyaman saat alat medis mulai digerakkan lebih dalam. Meski ia sempat berteriak menolak, sang dokter yang dingin tetap membisu, terus mengoperasikan mesin medis tersebut, dan mengangkat kakinya lebih tinggi. Kisah romantis remaja modern dalam novel "Dok! Oh Dokter!" ini menghadirkan ketegangan yang tak terduga.
Sampul Novel Gairah Bad Boy Salah Sasaran
8.6
Elang, mahasiswa nakal di kampusnya, berniat memikat Syahreni yang jelita dalam acara malam keakraban di alam terbuka. Namun, akibat pengaruh alkohol, rencananya berantakan. Ia salah masuk tenda dan malah terlibat dalam momen intim bersama Nindya, dosen pembimbingnya sendiri. Alih-alih mendapatkan gadis impiannya, Elang kini harus menghadapi konsekuensi besar dan kemarahan sang dosen akibat gairah malam itu yang salah sasaran.
Sampul Novel Mengejar Dosen Duren
9.4
Jelita terbangun dengan tragis setelah tubuhnya dipinjam oleh Elizabeth, hantu istri dosennya, Daniel Danuarja. Elizabeth ternyata memanfaatkan raga Jelita untuk bercinta dengan Daniel hingga merenggut kesuciannya. Saat sadar, Jelita mendapati arwah Elizabeth mulai memudar dan hampir musnah. Di tengah amarah besar akibat dikhianati, kini Jelita harus terjebak dalam pusaran skandal yang rumit bersama dosennya tersebut.
Sampul Novel Menikah dengannya
8.8
Setiap jam lima pagi, Hasna sudah terjaga untuk beribadah dan membantu sang ibu di dapur. Meski kerap menghadapi penolakan kerja hingga belum juga mendapat pekerjaan baru, ia tetap tegar. Namun, ketenangan setelah sarapan mendadak sirna saat ayah dan ibunya mengajak berbicara serius. Hasna pun sangat terkejut ketika orang tuanya menyatakan rencana untuk menjodohkannya dengan seorang pria pilihan mereka.
Sampul Novel Sangat Salah Jatuh Cinta dengan Saudara Asuhku
9.5
Selama tujuh tahun, Rosalyn Wright mengorbankan hubungannya dengan keluarga demi mengejar cinta Saul, saudara asuhnya. Namun, amarah besar Saul hanya karena sebuah barang rusak akhirnya menyadarkan Rosalyn bahwa perasaannya tak terbalas. Menolak bertahan dalam ilusi, sang pewaris kaya ini memilih menyerah dan menggugat cerai. Ia memutuskan menghubungi ayahnya untuk pulang dan memimpin bisnis keluarga, meninggalkan pernikahan yang semu.