APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Saat perayaan hari keluarga di TK, Gaius melarang Yuri dan putri mereka hadir dengan alasan pekerjaan. Khawatir akan kekecewaan sang anak, Yuri memutuskan tetap pergi. Di sana, ia justru menyaksikan Gaius berpura-pura menjadi sosok ayah bagi putra Sunlina, teman masa kecilnya. Meski Gaius berdalih hanya ingin membantu ibu tunggal itu memberikan kasih sayang ayah di hari ulang tahun anaknya, Yuri yang telanjur kecewa langsung meminta putrinya untuk memanggil suaminya sendiri dengan sebutan om.
Bab
Bagikan

Bab 3

Di ujung koridor, tepat di depan pintu kamar mandi, Liana terduduk di lantai sambil terisak-isak menangis.

Di depannya, Leo berdiri dengan wajah garang dan berkata dengan nada mengancam,

"Berani-beraninya kamu ngaku-ngaku ayahku itu ayahmu! Lihat saja, hari ini aku akan menghajarmu!"

Setelah itu, Leo menendang perut Liana dengan keras. Liana menjerit kesakitan, mencoba melarikan diri, tapi seorang anak laki-laki lain yang berdiri di belakangnya mencoba menangkapnya.

"Anak dari perempuan jalang pantas dipukuli!"

"Ibuku bilang, anak haram sepertimu seharusnya dibunuh sejak lahir!"

Liana berusaha melawan dengan tangan kecilnya sambil menangis tersedu-sedu,

"Kamu bohong! Dia memang ayahku! Ayah, ibu, tolong aku!"

"Aku sangat sakit!"

"Ayah, ibu, di mana kalian?!"

Saat melihat kejadian itu, kepalaku seperti dihantam keras. Suara mendenging memenuhi telingaku, darahku berdesir dan seluruh tubuhku terasa hendak meledak.

Anak-anak itu saling memandang, lalu lari terbirit-birit ketika melihat wajahku yang penuh amarah.

Aku segera menggendong Liana dan mendekapnya erat. Tubuh kecilnya gemetar hebat, aku pun segera menelepon ambulans.

"Sayang, jangan takut, ibu di sini, ibu akan selalu di sini!"

Saat ambulans tiba, para orang tua di taman kanak-kanak mulai penasaran dengan apa yang terjadi.

Aku menggendong Liana dan berlari menuju ambulans tanpa memedulikan mereka.

Di tengah jalan, aku melewati Gaius yang sedang asik menyusun balok bersama Leo, sementara Sunlina dengan penuh perhatian menyeka keringat di dahinya.

Mendengar suara keributan, Gaius menoleh. Dengan ekspresi bingung, dia berjalan mendekat dan bertanya, "Apa yang terjadi? Apa yang terjadi pada Liana?"

Tapi, belum sempat aku menjawab, Sunlina langsung menarik tangannya.

"Kak Gaius, bukankah kamu sudah berjanji akan menemani Leo hari ini? Kamu nggak tahu betapa senangnya Leo semalam saat aku bilang kalau kamu akan menghabiskan waktu seharian dengannya!"

Langkah Gaius pun terhenti. Sementara itu, aku sudah membawa Liana masuk ke ambulans.

Di dalam ambulans, Liana mulai kehilangan kesadaran. Dokter segera melakukan pemeriksaan dan tindakan darurat.

Saat seorang dokter perempuan membuka baju Liana untuk memeriksa, dia pun terkejut dan berkata,

"Astaga! Bagaimana bisa anak sekecil ini diperlakukan sekejam ini?!"

Aku benar-benar panik dan tak bisa menahan tangis.

Kulit Liana yang putih mulus, kini penuh memar biru dan ungu. Di pinggangnya ada bekas lebam sebesar kepalan tangan.

Tubuh kecilnya terus gemetar tanpa henti. Dokter segera memberikan instruksi dengan tegas,

"Cepat, pasang alatnya!"

Setelah dua jam berlalu, akhirnya Liana berhasil diselamatkan. Dua jam itu terasa seperti dua abad bagiku.

Rasa penyesalan dan kebencian berkecamuk di dalam hatiku, tumbuh liar dan menghancurkan semua akal sehatku.

Ibuku yang datang ke rumah sakit hanya bisa menangis sambil memarahiku,

"Bagaimana kamu menjaganya? Lihatlah, dia menderita separah ini!"

Di tempat tidur rumah sakit, Liana sedang diinfus membuka matanya dengan lemah. Dia menatapku dengan bingung dan bertanya,

"Ibu, kenapa mereka bilang aku ini anak yang nggak diinginkan ayah?"

"Jelas-jelas aku punya ayah!"

"Kenapa ayah nggak melindungiku?"

Aku menunduk dan mengecup lembut dahinya, berkata,

"Ibu akan selalu melindungi Liana, akan selamanya bersama Liana. Karena Liana adalah harta paling berharga bagi ibu."

"Kita nggak butuh ayah lagi."

Saat kembali ke taman kanak-kanak, acara hari keluarga sedang memasuki kegiatan terakhir.

Yaitu melukis gambar keluarga bersama.

Gaius terlihat sabar mewarnai lukisan mereka. Leo duduk manis di pangkuannya, sementara Sunlina sibuk memotret mereka dengan raut wajah penuh kepuasan.

Sungguh sebuah pemandangan keluarga yang harmonis.

Tapi kenapa anakku harus terbaring di rumah sakit, sementara pelaku kekerasan malah menikmati kebahagiaan seperti ini?!

Tanpa pikir panjang, aku berjalan cepat menghampiri banyak. Tanpa banyak bicara, aku melayangkan tamparan keras ke wajah Sunlina.

Tamparan itu begitu keras hingga membuatnya terhuyung dan membentur sudut meja di belakang.

Suara tamparan itu mengejutkan semua orang.

Gaius berteriak marah,

"Yuri, apa yang kamu lakukan?!"

Dia segera memeluk Sunlina, menatapnya denganh penuh perhatian dan bertanya, "Sunlina, sakit nggak?"

Sunlina menangis, air matanya mengalir deras. Dia menggelengkan kepala dan dengan suara pelan berkata,

"Yuri, kalau ada salah paham, aku minta maaf padamu."

Aku tertawa dingin, "Hanya minta maaf dengan kata-kiata? Menurutmu itu cukup?"

Usai bicara, aku mengangkat tanganku lagi untuk menamparnya, tapi kali ini Gaius langsung menahanku.

Namun, aku mengubah arah tamparanku dan menampar wajah Gaius dengan keras. Bekas lima jariku langsung terlihat jelas di pipinya.

Gaius memegang pipinya yang memerah. Dia terdiam sejenak, lalu berteriak penuh amarah,

"Kamu sudah gila, Yuri?! Aku sudah cukup bersabar denganmu!"

Tiba-tiba, guru taman kanak-kanak segera datang untuk melerai kami dan bertanya apa yang sebenarnya terjadi.

Dengan menahan amarah, aku menunjuk ke arah Leo dan berkata,

"Saat aku melakukan hal lain, anak ini mengajak beberapa anak laki-laki untuk mengeroyok putriku!"

Baru saja aku selesai bicara, SUnlina langsung berkata,

"Nggak mungkin! Leo anak yang sangat baik. Kak Gaius, kamu harus percaya padaku!"

Aku melangkah maju dan berkata dengan dingin, "Nggak mungkin? Lalu menurutmu, kenapa ambulans baru saja datang ke sini?"

Namun, Gaius malah berdiri di depan Sunlina dan Leo, seolah menjadi pelindung mereka.

"Anak-anak nggak mungkin punya niat buruk! Memang sudah hal biasa bermain bercanda seperti itu, kamu saja yang terlalu membesar-besarkan masalah! Malah datang dan langsung memukul orang seperti itu, dasar perempuan murahan"

Melihatku masih marah, Gaius mendorongku hingga terjatuh ke lantai.

Telapak tanganku tergores di lantai dan mulai berdarah.

Orang-orang yang ingin menjilat Gaius ikut mengejekku dengan kata-kata merendahkan,

"Dia pasti sengaja cari masalah. Dia tahu Pak Gaius itu kaya, jadi mau cari keuntungan darinya!"

"Coba lihat wajahnya, benar-benar memalukan! Tunggu saja surat pengacara dari Grup Miramar!"

"Menurutmu, mungkinkah dia mantan simpanan yang gagal, lalu sekarang malah bikin keributan di sini? Lihat saja, jauh sekali dibandingkan dengan istri Pak Gaius yang elegan!"

"Memang simpanan murahan!"

Tiba-tiba, suara deru mobil terdengar dari kejauhan. Tak lama, tiga mobil mewah berhenti di depan taman kanak-kanak.

Seseorang yang peka langsung berteriak,

"Itu mobil resmi dari Grup Miramar! Mobil para eksekutif!"

Yang lain langsung menimpali,

"Gaius memang luar biasa. Lihat, dia langsung memanggil tim legalnya!"

Usai bicara, seorang pria penjilat meludahiku dan mengejek,

"Mampuslah kamu, dasar perempuan murahan! Semua orang tahu tim legal Grup Miramar itu nggak pernah kalah. Siap-siap denda dan masuk penjara saja kamu!"

Di sisi lain, seorang ibu yang bekerja sebagai influencer dengan antusias mengangkat ponselnya untuk merekam.

"Wah, ada berita besar hari ini! Jangan lupa ikuti akunku ya, semuanya. Aku bakal kasih kalian siaran langsung tentang akhir dari wanita jalang ini!"

Sunlina yang menyadari situasi langsung menatap Gaius dengan penuh harapan, sementara Leo berdiri di sampingnya dengan wah sombong.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B85424" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B85424
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh
9.5
Niat awal berpura-pura amnesia setelah kecelakaan demi menggoda suami dan anaknya justru berujung pada kenyataan pahit bagi wanita ini. Saat ia melontarkan pertanyaan tentang identitas mereka, sang putra justru tampak gembira. Bocah itu segera membawa masuk seorang wanita asing yang menunggu di luar ruang perawatan, lalu memperkenalkannya sebagai bagian dari keluarga yang datang menjenguk. Sang suami hanya berdiri membisu, membiarkan kebohongan kejam itu terjadi di depan matanya.
Sampul Novel Cinta 10 Tahun, Dibalas Dusta
8.6
Dalam novel modern Cinta 10 Tahun, Dibalas Dusta, sebuah gladi resik pernikahan mewah berubah menjadi kekacauan total saat Quincy, rekan kerja tunangan sang protagonis, datang merusak dekorasi dan mengklaim Jared sebagai miliknya. Dengan penuh percaya diri, wanita itu bahkan merobek gaun pengantin bernilai puluhan miliar karena memaksakan tubuhnya yang tidak muat. Quincy merasa di atas angin, yakin bahwa Jared sangat mencintainya dan akan mengganti gaun tersebut. Namun, saat hari pernikahan tiba, kebenaran mengejutkan terungkap. Pengantin pria yang datang bukanlah Jared, melainkan bos besar mereka. Sejak awal, pernikahan ini ternyata bukanlah milik orang yang Quincy duga.
Sampul Novel Crazy Marriage (Pernikahan Paksaan)
9.2
Di usia 19 tahun, Vintari terpaksa mengubur mimpinya demi pernikahan kontrak akibat perjodohan orang tua. Bersanding dengan Zeus Ducan yang jauh lebih dewasa terasa bagai siksaan, sementara Zeus hanya menganggapnya gadis ceroboh yang merepotkan. Namun, ketika rasa nyaman mulai hadir, sebuah kenyataan pahit terbongkar. Zayn, lelaki yang selama ini dicintai Vintari, rupanya adik tiri dari suaminya sendiri. Kini, ia terjebak dilema rumit antara Zeus dan cinta masa lalunya.
Sampul Novel Gairah Liar dan terpendam Sang CEO
9.3
Nindy terperangkap dalam situasi menegangkan bersama Devien. CEO yang terobsesi dengannya itu bertekad menguasai Nindy secara paksa. Teriakan histeris Nindy mencari bantuan berakhir sia-sia, karena ruangan kedap suara mengunci semua jeritannya dari dunia luar. Hasrat liar yang telah lama dipendam Devien kini meledak sepenuhnya. Ia bertindak tanpa kendali untuk memuaskan nafsunya, mengabaikan setiap penolakan keras yang disuarakan oleh Nindy.
Sampul Novel Nafsu Liar Putra Mafia
9.3
Melanjutkan kisah Wanita Pemuas di Ranjang, narasi ini menyoroti generasi penerus dinasti mafia besar, Hansen dan Maxwell. Mereka harus mengelola takhta bisnis ilegal warisan orang tua sambil menghadapi lika-liku romansa yang rumit. Pembaca akan diajak mengikuti perjalanan emosional putra-putra mafia ini dalam menentukan pilihan hati dan mencari pasangan hidup yang tepat di tengah dunia mereka yang keras.
Sampul Novel Sahabat Istriku, Untukku
7.9
Dalam novel modern Sahabat Istriku, Untukku, dinamika rumah tangga seorang pria berubah drastis setelah ia menjadi miliarder. Dulu, ia selalu dihina dan dianggap tidak berguna oleh istrinya. Namun kini, kekayaan melimpah membuatnya berbalik memegang kendali. Demi menjaga hatinya agar tidak berpaling, sang istri bahkan nekat mengirimkan sahabat karibnya yang berparas cantik ke kamarnya. Terjebak di antara dua wanita menawan, sang suami kini harus menghadapi godaan yang menguras seluruh tenaganya.