APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Saat perayaan hari keluarga di TK, Gaius melarang Yuri dan putri mereka hadir dengan alasan pekerjaan. Khawatir akan kekecewaan sang anak, Yuri memutuskan tetap pergi. Di sana, ia justru menyaksikan Gaius berpura-pura menjadi sosok ayah bagi putra Sunlina, teman masa kecilnya. Meski Gaius berdalih hanya ingin membantu ibu tunggal itu memberikan kasih sayang ayah di hari ulang tahun anaknya, Yuri yang telanjur kecewa langsung meminta putrinya untuk memanggil suaminya sendiri dengan sebutan om.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di acara perayaan hari keluarga taman kanak-kanak, suamiku Gaius beralasan ada urusan kantor dan bahkan menyuruhku dan putri kami untuk tidak ikut menghadirinya.

Melihat wajah kecewa putriku, hatiku terasa sakit. Akhirnya, aku memutuskan untuk pergi sendiri bersamanya.

Saat baru sampai di taman kanak-kanak, aku melihat Gaius sedang menggendong seorang anak laki-laki di satu tangan, sementara tangan lainnya menggandeng Sunlina, teman masa kecilnya.

Mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia, berbincang dan tertawa bersama dengan akrab.

Saat melihat diriku dan putri kami, Gaius mengerutkan dahi, lalu buru-buru melepaskan tangan Sunlina.

"Jangan salah paham, Yuri. Sunlina itu ibu tunggal dan membesarkan anaknya sendirian. Hari ini ulang tahun anaknya yang kelima, jadi dia hanya ingin anaknya merasakan kasih sayang seorang ayah."

Aku menatapnya dengan tatapan penuh arti, lalu berjongkok dan menggenggam tangan putriku, berkata,

"Sayang, ayo panggil om."

Melihat itu, Sunlina buru-buru menarik anaknya dari pelukan Gaius sambil memasang wajah penuh rasa bersalah.

"Yuri, jangan marah. Kak Gaius hanya berniat baik, anak ini nggak punya ayah sejak kecil dan hari ini ulang tahunnya yang kelima. Kak Gaius hanya membantu memenuhi impiannya untuk merasakan kasih sayang seorang ayah."

Aku menatapnya dengan senyuman yang tidak benar-benar tulus.

Lalu menjawab, "Kalau begitu, aku dan Liana sudah datang sekarang, bukankah seharusnya kamu kembalikan Gaius kepada kami? Bagaimanapun, kami adalah keluarga yang sebenarnya."

Sunlina tampak tertegun, tetapi anak di gendongannya langsung membantah,

"Ayah, kamu bilang akan menemani aku dan ibu hari ini!"

Seru anak berusia lima tahun itu dengan kesal, sambil melirikku tajam.

Aku mengangkat alisku, dia memanggilnya ayah?

Belum sempat aku bicara, Gaius sudah berdiri di depan mereka berdua, melindungi mereka seperti seorang pahlawan.

Dengan sedikit kesal, Gaius berkata,

"Yuri, kamu juga seorang ibu, kamu nggak punya sedikit pun rasa empati?"

"Sunlina itu teman masa kecilku, aku hanya menemani mereka sehari, hanya sehari ini saja! Untuk apa kamu mempermasalahkannya?"

Aku tertawa, jadi kesialan yang dialami Sunlina itu salahku?

Tiba-tiba, para orang tua lain mulai berdatangan dengan anak-anak mereka. Salah satu dari mereka menyapa,

"Halo, ibu dan ayah Leo! Kalian sekeluarga selalu datang di acara hari keluarga sekolah. Beda sekali dengan suamiku. Alasannya selalu sibuk kerja, nggak pernah peduli dengan tumbuh kembang anak."

Sunlina menanggapinya dengan senyuman canggung, sementara Gaius menunjukkan sedikit kekhawatiran di matanya.

Aku tak tahan dan bertanya, "Gaius, ini yang kamu maksud hanya sehari?!"

Gaius terlihat malu dan marah. Dia pun menarik lenganku dengan kasar dan berkata,

"Yuri, jangan ribut di sini, jangan permalukan diriku di depan banyak orang!"

Lalu dia melirik putri kami dan menurunkan nada suaranya,

"Kalau masalah ini jadi heboh, bukankah akan berdampak buruk untuk Liana juga?"

Mendengar namanya disebut, Liana memandang sekeliling dengan bingung.

Tampaknya dia tidak mengerti apa yang sedang terjadi, hanya memeluk kakiku erat-erat, tangan kecilnya yang berkeringat menggenggam tanganku dengan kuat.

Aku bisa merasakan kecemasannya. Aku pun jongkok, mengelus rambutnya yang diikat tinggi dan berkata lembut,

"Sayang, jangan takut, ada ibu di sini."

Aku melihat Gaius yang pergi bersama Sunlina dan anaknya, Leo.

Tak lama kemudian, mereka dikelilingi oleh kerumunan orang.

Beberapa orang terlihat berbicara dengan penuh hormat pada Gaius.

Memujinya sebagai pria sukses yang masih berusia tiga puluhan tetapi sudah menjadi manajer umum perusahaan dengan aset triliunan.

Gaius tampak sangat bangga.

Sementara itu, Sunlina menatapnya dengan tatapan penuh kekaguman, seolah dia juga bangga atas kesuksesannya.

Leo yang ada dalam pelukan Gaius, tiba-tiba menoleh ke arahku dan membuat wajah mengejek.

Aku hanya bisa tertawa dingin dalam hati, sepertinya Gaius sudah terlalu besar kepala.

Memang benar, sejak aku hamil dan melahirkan, waktu kerjaku di perusahaan jadi berkurang. Tapi jangan lupa, 75% saham Grup Miramar ada di tanganku. Aku adalah pemilik sebenarnya perusahaan itu.

Sedangkan Gaius hanya naik jabatan sebagai manajer karena statusnya sebagai suamiku.

Aku pun membuka ponsel dan mengirim pesan ke bagian HR perusahaan.

"Silvia, segera pindahkan Gaius dari posisi manajer. Umumkan secara internal minggu depan!"

Lalu, aku pun menghubungi bagian legal perusahaan.

"Agus, tolong siapkan surat perjanjian cerai antara aku dan Gaius."

Gaius oh Gaius, kamu ingin hidup nyaman dengan mengandalkanku? Tentu saja aku tidak akan mengizinkannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dia Yang Merebut Suami dan Anakku
9.4
Setelah delapan tahun pernikahan, sang suami nekat membawa selingkuhannya, Maudy, yang mengaku sakit kanker ke rumah. Sang istri dituntut menerima Maudy, bahkan putranya sendiri mengancam akan memutus hubungan jika ia menolak. Merasa dikhianati, ia memilih bercerai dan kembali merintis karier di industri desain hingga sukses. Ketika kebohongan penyakit Maudy terbongkar, mantan suami dan anaknya datang memohon dimaafkan, namun ia mengabaikan mereka demi prestasinya.
Sampul Novel Dok! Oh Dokter!
8.2
Terbaring tak berdaya di atas ranjang medis UKS, pandangan seorang gadis terhalang sepenuhnya oleh tirai pembatas. Di tengah pemeriksaan yang menegangkan, ia harus menahan rasa tidak nyaman saat alat medis mulai digerakkan lebih dalam. Meski ia sempat berteriak menolak, sang dokter yang dingin tetap membisu, terus mengoperasikan mesin medis tersebut, dan mengangkat kakinya lebih tinggi. Kisah romantis remaja modern dalam novel "Dok! Oh Dokter!" ini menghadirkan ketegangan yang tak terduga.
Sampul Novel Gairah Bad Boy Salah Sasaran
8.6
Elang, mahasiswa nakal di kampusnya, berniat memikat Syahreni yang jelita dalam acara malam keakraban di alam terbuka. Namun, akibat pengaruh alkohol, rencananya berantakan. Ia salah masuk tenda dan malah terlibat dalam momen intim bersama Nindya, dosen pembimbingnya sendiri. Alih-alih mendapatkan gadis impiannya, Elang kini harus menghadapi konsekuensi besar dan kemarahan sang dosen akibat gairah malam itu yang salah sasaran.
Sampul Novel Mengejar Dosen Duren
9.4
Jelita terbangun dengan tragis setelah tubuhnya dipinjam oleh Elizabeth, hantu istri dosennya, Daniel Danuarja. Elizabeth ternyata memanfaatkan raga Jelita untuk bercinta dengan Daniel hingga merenggut kesuciannya. Saat sadar, Jelita mendapati arwah Elizabeth mulai memudar dan hampir musnah. Di tengah amarah besar akibat dikhianati, kini Jelita harus terjebak dalam pusaran skandal yang rumit bersama dosennya tersebut.
Sampul Novel Menikah dengannya
8.8
Setiap jam lima pagi, Hasna sudah terjaga untuk beribadah dan membantu sang ibu di dapur. Meski kerap menghadapi penolakan kerja hingga belum juga mendapat pekerjaan baru, ia tetap tegar. Namun, ketenangan setelah sarapan mendadak sirna saat ayah dan ibunya mengajak berbicara serius. Hasna pun sangat terkejut ketika orang tuanya menyatakan rencana untuk menjodohkannya dengan seorang pria pilihan mereka.
Sampul Novel Sangat Salah Jatuh Cinta dengan Saudara Asuhku
9.5
Selama tujuh tahun, Rosalyn Wright mengorbankan hubungannya dengan keluarga demi mengejar cinta Saul, saudara asuhnya. Namun, amarah besar Saul hanya karena sebuah barang rusak akhirnya menyadarkan Rosalyn bahwa perasaannya tak terbalas. Menolak bertahan dalam ilusi, sang pewaris kaya ini memilih menyerah dan menggugat cerai. Ia memutuskan menghubungi ayahnya untuk pulang dan memimpin bisnis keluarga, meninggalkan pernikahan yang semu.