APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Menghamili Adikku

Suamiku Menghamili Adikku

Malam pertama pernikahan Alina yang semestinya penuh kebahagiaan hancur seketika menjadi tragedi kelam. Baru satu hari menyandang status sebagai istri, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa sang suami telah meniduri adik kandungnya sendiri hingga hamil. Kini, Alina terjebak dalam dilema besar untuk menentukan masa depan rumah tangganya. Haruskah ia memilih bercerai atau tetap bertahan saat suaminya dituntut bertanggung jawab atas perbuatan tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 1

Suara desahan terdengar didalam sebuah kamar hotel. Dua insan yang sedang melakukan ritual malam pertama yang dilakukan oleh sepasang suami istri. Namun, siapa disangka jika malam pertama itu tak seharusnya terjadi.

Kamar yang seharusnya Ilham masuki adalah kamar sang istri tapi ia malah masuk kekamar adik iparnya. Yang saat itu juga melaksanakan pernikahannya dengan sang suami.

"Kenapa mas Ilham lama banget ya?" Gumam Alina yang menunggu Ilham dikamar pengantin mereka.

Kasian si Alina, menunggu suami yang lagi main kuda-kudaan sama sang adik.

Didalam sebuah lift terdengar suara siulan seorang pria yang menggambarkan hatinya yang begitu bahagia karena akan menghabiskan malam pertamanya bersama sang istri. Ia adalah Dante, suami dari adik Alina. Yang sudah tak sabar ingin menemui sang istri yang menunggu dirinya didalam kamar.

Sementara didalam kamar sang istri sudah melakukan malam pertama bersama kakak iparnya.

Dante bukan hanya suami dari adik Alina . Tapi ia juga sahabat Ilham. Dante menikahi Alisa dan Ilham menikahi Alina.

"Makasih sayang!" Ucap Ilham dengan napas yang masih terengah-engah. Ia pun turun dari tubuh wanita yang ia pikir itu adalah istrinya.

Tak terdengar suara sang istri yang membalas ucapannya. Ia pun menoleh kearah sang istri dan ternyata sang istri sudah tertidur karena kelelahan. Ilham membelai wajah sang istri yang hanya terlihat samar-samar karena kamar itu hanya diterangi cahaya lilin.

"Dalam gelap pun, kau terlihat sangat cantik, sayang!" Puji Ilham walaupun ia tak bisa melihat wajah sang wanita dengan jelas.

Selama ini Alina dan Alisa menggunakan cadar untuk menutupi wajah mereka. Baik Ilham maupun Dante tidak pernah melihat wajah istri-istri mereka masing-masing. Itulah yang membuat mala petaka ini terjadi.

Dante yang sudah berada didepan pintu sudah tak tahan ingin segera menggagahi sang istri. Ia pun langsung membuka pintu kamar.

"Loh, kok lampunya mati?" Ucap Dante. Yang melihat kamar itu hanya diterangi cahaya lilin. Dante pun menyalakan lampu kamar itu dan membuat ia terkejut. Melihat pakaian berserakan dimana-mana. Ia pun melihat kearah ranjang pengantinnya.

"Lampunya sudah menyala, sayang!" Ucap Ilham yang menyadari jika wanita yang ia anggap istri itu terbangun karena cahaya lampu. Wanita yang tidur membelakanginya itu pun

semakin menarik selimut yang tadinya hanya menutupi tubuhnya tapi kini menutupi wajahnya juga.

"Ilham!" Seru Dante kaget.

"Te!" Seru Ilham

"Mas Dante!" Seru Alisa yang baru duduk dari tidurnya yang tak kalah kagetnya dengan Dante.

"Mas Ilham! Kenapa Kamu disini?" Tanya Alisa yang blo'on ntah memang belaga blo'on

"Hah?" Seru Ilham dengan wajah bingung.

"Kalian berdua benar-benar keterlaluan!" Ucap Dante dengan wajah memerah. Bariton langkah kaki Dante secepat kilat mendekati Ilham yang masih bingung dengan apa yang terjadi.

"Brengsek kau Ilham!" Ucap Dante dengan penuh amarah.

Bugh

Bugh

Arhkkkhh

Dua pukulan mendarat di pipi kiri dan kanan ilham

"Apa-apaan sih, Lo?" Tanya Ilham yang masih juga belom mengerti mengapa sahabatnya itu memukulnya.

"Jadi. Tadi aku melakukan itu dengan mas Ilham bukan dengan suamiku!" Batin Alisa. Ia pun menangis histeris.

Sementara dikamar sebelah, Alina masih kebingungan karena suaminya tak juga datang kekamarnya.

"Mas Ilham kemana sih? Aku cari keluar aja kali ya!" Ucap Alina. Ia pun kembali memasang cadarnya yang tadi sempat ia lepas.

Alina pun berjalan kearah pintu dan membukanya. Setelah pintu terbuka ia mendengar suara keributan dari kamar sang adik dan suaminya.

"Suara apa itu?" Gumam Alina. Ia pun berjalan mendekati kamar itu untuk mencari tahu apa yang terjadi dikamar sang Adik.

Saat didepan pintu kamar. Alangkah terkejutnya ia, saat melihat adik iparnya sedang memukuli suaminya.

"Astaghfirullah! Ada apa ini, Mas?" Tanya Alina yang gelagapan melihat kedua pria itu sedang adu otot.

Ditengah pergulatan itu. Alina samar-samar mendengar suara tangisan. Yang ternyata itu adalah tangisan Alisa.

Hiks.....hiks......hiks ....

"Alisa! Kamu kenapa? Dan kenapa mereka berkelahi?" Tanya Alina dengan suara dan tubuh bergetar.

Alisa tak bergeming. Ia terus menangis histeris membuat Alina tak tahu harus bertanya kepada siapa lagi.

Alina pun menelpon orang tuanya untuk meminta bantuan untuk melerai perkelahian antara suami dan adik iparnya itu.

"[Halo, yah! Cepetan segera kemari! Mas Ilham dan Dante berkelahi! Alina gak tau, yah. Pokoknya ayah cepetan kemari!]" Pinta Alina pada sang Ayah lewat ponselnya.

"Mas! Udah mas. Hentikan perkelahian kalian!" Pinta Alina. Namun, tak ada satu pun diantara kedua sahabat itu berniat menghentikan pukulan mereka.

Hiks hiks hiks

"Alisa! Tolong katakan pada kakak, apa sebenarnya yang terjadi disini?" Tanya Alina lagi. Namun, lagi-lagi sang Adik tak bergeming. Ia masih fokus dengan tangisannya.

"Bagaimana aku akan mengatakannya pada kakak. Kalau aku sudah tidur dengan suaminya!" Batin Alisa. Ia pun semakin frustasi dan semakin menangis sejadi-jadinya.

Alina pun semakin panik melihat Alisa semakin mengeras tangisannya. Saking paniknya, hingga ia tak menyadari jika suaminya itu berkelahi hanya mengenakan boxer saja.

"Astaghfirullah! Ada apa ini?" Tanya pak Sugi yang baru tiba dikamar itu.

Pak Sugi tak datang sendirian. Ia datang bersama pak sunar dan Bu Henny orang tua dari Ilham. Mereka pun melerai pertikaian antara kedua pria itu.

"Sudah hentikan! Apa yang kalian lakukan?" Sentak pak Sunar. Ia pun berjalan mendekati Ilham untuk melerainya. Namun, ia tak kuat menarik Ilham.

"Pak Sugi, tolong bantu saya!" Pinta pak Sunar.

Sang besan pun membantu pak Sugi untuk melerai perkelahian itu dengan menarik Dante dan pak Sunar menarik Ilham. Sementara Bu Henny menghampiri Alina dan juga Alisa yang menangis histeris.

"Alina! Ada apa ini? Kenapa mereka sampai berkelahi seperti ini?" Tanya sang mertua yang bingung dengan kelakuan anak dan sahabat anaknya itu. Mereka seperti sedang berada di area tinju.

"Dan...adik kamu kenapa menangis?" Sambung sang mertua yang melihat Alisa menangis histeris.

"Alina juga gak tahu, Ma! Saat Alina masuk kekamar ini. Sudah seperti ini keadaannya." Jelas Alina yang sama bingungnya dengan sang mertua.

Alina dan Heni hanya bisa melihat pemandangan yang tidak biasa yang ada dihadapan mereka. Tarik menarik antara pak Sugi dan juga pak sunar seperti orang yang sedang main tarik tambang. Sebentar kesana, sebentar kesini. Bikin puyeng yang melihatnya.

Melihat suami dan besannya itu seperti tak mampu untuk melerai perkelahian itu. Bu Henny pun tak tinggal diam. Ia maju ke depan mendekati para pria yang sedang main tarik tambang itu.

"Ber...hen...tiiiiiiiiii!" Teriak Bu Henny yang justru mampu membuat keempat pria itu terdiam terpaku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Meninggalkan Suamiku Karena Mantan Kekasihnya
7.8
Kebahagiaanku di hari ulang tahun ke-60 sirna seketika. Suami dan anak-anakku justru mengabaikanku demi menyambut Nina Sanders, sang mantan kekasih yang baru kembali dalam kondisi menderita Alzheimer. Pengorbananku selama empat puluh tahun seolah sia-sia saat mereka memperlakukanku bagai musuh di depan wanita itu. Menyadari posisiku telah digantikan, aku pun memilih mundur. Dengan hati hancur, aku menyebut diriku orang asing lalu pergi meninggalkan mereka selamanya.
Sampul Novel Dijual Suami Demi Pekerjaan
8.6
Dikhianati oleh suaminya sendiri yang kejam, seorang wanita dijadikan barang barter dan dikirim ke kediaman asing untuk menjadi ibu susu. Namun, situasi berubah drastis saat ia justru memikat perhatian sang tuan rumah—seorang pria berkuasa dengan fisik atletis dan aura maskulin yang kuat. Di balik kemewahan dan ketertarikan intens pria tersebut, tersimpan sebuah misteri besar yang siap mengguncang dunia. Akankah ia menemukan pelarian atau justru terjerat lebih dalam?
Sampul Novel Foreman I Love You
8.3
Dikhianati di tempat kerja membuat Ghina terluka. Namun, musibah itu justru mempertemukannya dengan Arie, seorang foreman. Demi membalas dendam kepada sang mantan kekasih, Ghina mengambil langkah nekat dengan menikahi Arie secara sembunyi-sembunyi. Kini, demi mematuhi regulasi perusahaan, mereka terpaksa merahasiakan pernikahan tersebut. Saat kebenaran mulai terancam terbongkar, Ghina harus memilih: mempertahankan pekerjaannya atau mengalah demi karier sang suami.
Sampul Novel Kei's Three Children
8.8
Keina diusir akibat tuduhan palsu mengkhianati kekasih saudara tirinya. Di tengah kemalangan, ia hamil dan harus membesarkan tiga anak jenius—Anna, Alice, dan Andre—dalam keterbatasan ekonomi. Nasibnya berubah saat Andre mulai berakting. Keina dipertemukan dengan Jeremy, seorang CEO industri perfilman yang ternyata adalah ayah kandung anak-anaknya. Pertemuan tak terduga ini membalikkan jalan hidup Keina sepenuhnya.
Sampul Novel Kekasih Bayaran
8.1
Demi melunasi utang sang ibu, Tiara terpaksa menjadi kekasih bayaran Adrian Wiratama. Namun, Adrian justru mencampakkannya demi menikahi tunangan pilihannya. Terluka karena hanya dianggap wanita simpanan, Tiara pergi dalam keadaan mengandung. Ia lalu menikahi pria lain demi ketenangan, tetapi hidupnya tetap sengsara karena suami barunya membenci anak tersebut. Penderitaan Tiara memuncak saat Adrian kembali dan merebut paksa putranya hingga ia nyaris gila.
Sampul Novel Love for Haphephobia
8.5
Demi membatalkan pernikahan ketiga sang ibu, Arkania Lintang Jagat berpura-pura mencintai calon saudara tirinya, Bintang. Ibunya yang sangsi akibat haphephobia yang diidap Lintang menuntut pembuktian. Di depan mantan kekasihnya, Ishan, Lintang nekat mencium Bintang. Tindakan nekat tersebut memicu obsesi Ishan untuk mendapatkan Lintang kembali, sementara hubungan Lintang dengan sepupu angkat Ishan itu justru menjadi kian rumit.