APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Menghamili Adikku

Suamiku Menghamili Adikku

Malam pertama pernikahan Alina yang semestinya penuh kebahagiaan hancur seketika menjadi tragedi kelam. Baru satu hari menyandang status sebagai istri, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa sang suami telah meniduri adik kandungnya sendiri hingga hamil. Kini, Alina terjebak dalam dilema besar untuk menentukan masa depan rumah tangganya. Haruskah ia memilih bercerai atau tetap bertahan saat suaminya dituntut bertanggung jawab atas perbuatan tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 2

Nafas Bu Henny pun terlihat tak beraturan dengan degup jantung seperti genderang yang ingin memulai perang. Bu Henny kesal melihat ulah Ilham dan juga Dante yang seperti anak kecil yang justru membuat suami dan besannya seperti sedang mengikuti perayaan tujuh belasan.

"Apakah kalian berdua tidak bisa menyelesaikan masalah kalian layaknya orang dewasa?" Tanya Bu Henny dengan wajah ketatnya.

"Ilhamsyah Bramasta! Apakah seperti ini kelakuan seorang pria berpendidikan sepertimu?" Sentak sang mama yang sudah terlanjur kesal karena anaknya tak menggunakan kepintaran untuk menyelesaikan masalah.

"Tapi, Ma! Bukan aku yang mulai semua ini. Tapi dia tuh!" Sangkal Ilham sembari menuju Dante dengan sudut bibirnya.

"Lo yang salah. Kok malah Lo yang melempar kesalahan ke gue," sangkal Dante yang membuat Ilham semakin heran. Ia belum juga menyadari dosa apa yang baru saja ia lakukan.

"Dari tadi, Lo terus nyalahin gue. Sebenarnya gue salah apa sama, Lo?" Tanya Ilham yang masih setia dengan boxernya. Ia benar-benar tak mengerti dengan ucapan Dante yang sejak tadi bicara gak jelas.

"Dante! Bicaralah yang jelas. Jangan membuat masalah ini makin panjang. Inikan malam pertama kalian. Mengapa kalian merusaknya dengan perkelahian seperti ini?" Sentak Bu Henny.

"Malam pertama apa, Tante? Malam pertama putra Tante dengan istriku?" Ucap Dante dengan tatapan penuh amarah.

Deg

Semua orang yang mendengar ucapan Dante tercengang. Semua terpaku seakan tak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Dante.

Alisa pun semakin histeris mendengar kata-kata Dante. Ia pun turun dari ranjang dengan selimut yang membalut tubuh dan wajahnya, berlari masuk kekamar mandi.

"Apa? Is-istrimu?" Ucap Ilham dengan suara bergetar dan terbata-bata.

"Ya brengsek! Yang kau tiduri itu adalah istriku." Jelas Dante mengulangi ucapannya.

Bak petir disiang hari. Seperti banjir bandang yang menyeret Alina hingga ke dasar sungai. Rasa tak percaya tapi ini nyata adanya. Inilah yang dirasakan dua kakak beradik itu.

Siapa pun tak akan pernah menduga semua akan jadi begini. Karena cadar yang menutupi wajah mereka, malah membuat suami-suami mereka tak mengenali wajah sang istri.

"Tunggu dulu! Kita kan sama-sama gak tahu wajah mereka. Terus gimana Lo, bisa tahu kalau yang gue tiduri itu adalah istri Lo?" Tanya Ilham.

"Karena mata gue masih bisa bedain angka 3 dan 2. Gak kayak Lo. Mata Lo udah ditutup sama nafsu. Hingga Lo gak bisa bedain angka 3 dan 2" jelas Dante yang tetap berusaha meredam emosinya.

"Kamar Lo, 133. Dan kamar gue, 132." Sambung Dante.

Kedua pria itu terus berdebat tanpa ada yang memikirkan bagaimana perasaan Alina setelah mendengar kenyataan bahwa sang suami tidur dengan sang Adik walaupun semua itu bukan kesengajaan.

Alina tak kuasa menahan air matanya. Sekarang ia tahu, apa yang menyebabkan sang Adik menangis histeris seperti tadi. Ia bisa merasakan rasa sakit yang Alisa rasakan.

"Ya Allah! Mengapa semua ini bisa terjadi pada kami berdua?" Batin Alina.

"Kenapa kamu bisa seceroboh ini, ham?" Tanya Bu Henny sembari menghentakkan kakinya kelantai. Ia merasa kecewa karena Ilham melakukan kesalahan yang fatal.

"Aku gak tahu, Ma! Aku pikir ini kamar aku dan Alina." Ucap Ilham mencari pembenaran.

"Waktu Lo ngenjot Alisa, Lo mikir gak?" Tanya Dante sembari menyunggingkan senyuman.

"Ya... Ya, gue...!" Ucap Ilham terbata.

"Iya Lo mikir. Tapi cuma mikir enaknya doang kan? Hah, brengsek!" Tebak Dante

Ilham tak bisa membantah ucapan Dante yang memang benar adanya. Bahkan saat memasuki kamar ia tak benar-benar melihat berapa angka yang ada didepan pintu kamar. Ia hanya melihat angka urutan paling depan yang bertuliskan angka 2. Namun, ia tak melihat dua angka lagi yang ada dibelakang angka dua itu. Karena pikirannya yang sudah dipenuhi oleh nafsu.

"Sudah. Tidak ada gunanya, kita berdebat seperti ini! Lebih baik sekarang kita cari jalan keluarnya!" Ucap pak Sugi.

Walaupun anaknya telah disakiti. Namun, tak ada sedikitpun amarah dimata pak Sugi. Ia berusaha tetap tenang dan bersikap bijak dalam menyikapi masalah ini.

"Alina! Kamu baik-baik saja, sayang?" Tanya Bu Henny sembari merangkul bahu menantunya itu.

Alina tak bergeming. Ia hanya mencoba tersenyum, Walaupun senyuman itu tak mungkin terlihat karena tertutup oleh cadarnya. Terlihat jelas air mata Alina terus mengalir membasahi pipinya. Walaupun tak sedikit pun terdengar suara tangisan dari bibirnya.

"Satu-satunya jalan adalah Ilham harus menikahi Alisa karena dia telah menidurinya," ucap Dante yang membuat semua orang terkejut mendengarnya.

"Apa? Tapi dia istrimu. Bagaimana mungkin, Ilham akan menikahinya?" Tanya Bu Henny yang menurutnya ucapan Dante tak masuk akal.

"Mulai detik ini juga, aku berikan talak satu pada Alisa!" Ucap Dante dengan lantangnya tanpa sedikit pun mengalihkan pandangannya dari Ilham.

Deg

Nafas Alina seperti tercekat dileher. Ia tak bisa bernafas. Seakan dunia ini sudah tak memiliki oksigen lagi.

"Apa kau sudah tidak waras? Walaupun kau menceraikan Alisa. Aku juga tidak akan bisa menikahinya karena dalam Islam tak bisa menikahi kakak beradik kandung." Jelas Ilham yang sok tahu.

"Iya. Itu memang benar!" Timpal sang mertua.

Ilham pun merasa senang mendengar ucapan sang mertua menyetujui ucapannya. Namun, siapa disangka bahwa ucapan sang mertua ternyata ada sambungannya.

Ya ampun udah kayak sinetron aja, bersambung!

"Tapi semua itu berlaku kalau Alina masih jadi istrimu!" Sambung pak Sugi yang membuat Ilham tak mengerti dengan ucapannya.

"Maksud om?" Tanya Ilham dengan jantung yang mulai berdegup kencang. Ia sebenarnya paham dengan apa yang dikatakan mertuanya itu. Namun, ia berusaha menepis semua asumsi yang kini ada dibenaknya.

"Kau harus menceraikan Alina dan menikahi Alisa karena kau harus bertanggung jawab atas apa yang telah kau perbuat." Jelas pak Sugi dengan penuh penekanan.

"Nggak. Aku tidak akan menceraikan Alina. Dan Lo, bro! Gue mohon jangan ceraikan Alisa. Bukannya kita sudah terbiasa berbagai segala hal. Baju, sepatu, dan e e e ....

" Ucap Ilham sembari mengingat kembali apa-apa saja yang biasa ia lakukan dengan Dante dalam urusan berbagi. Namun, belum sempat ia mengatakan barang-barang apa lagi yang biasa mereka bagikan. Satu bogeman mendarat diwajahnya. Membuat ia tersungkur dipangkuan sang istri yang duduk diatas ranjang.

Bugh

"Gue bener-bener gak nyangka, kalau sahabat gue ternyata sebrengsek ini!" Ucap Dante sembari mengusap tangannya yang terasa sedikit sakit karena bogeman yang ia berikan pada Ilham.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Disisa Serpihan Hati
8.4
Niat baik Dania menyelamatkan Ilham dari kejaran orang asing berujung salah paham warga yang memaksa mereka menikah siri. Di tengah perjalanan menjelajahi berbagai daerah, benih cinta perlahan tumbuh di antara keduanya. Namun, nyawa Ilham terancam oleh konspirasi jahat ibu dan saudara tirinya yang mengincar warisan bisnis hotel sang ayah. Kini, Dania harus terus mendampingi sang pewaris dalam pelarian penuh bahaya untuk melindungi nyawa dan cinta mereka.
Sampul Novel HARMONI BULAN DAN MATAHARI
8.0
Pertemuan dengan Gideon Bastian, pemuda blasteran rupawan sekaligus ahli waris tunggal dinasti kaya raya, membawa kegelisahan baru dalam hidup Arlyna Aira. Gideon telah terpikat pada Arlyna sejak awal berjumpa. Namun, jalinan asmara mereka harus menghadapi berbagai rintangan pelik yang menguji kesetiaan. Di bawah tekanan keadaan yang mendesak mereka untuk berpisah, mampukah Arlyna dan Gideon menjaga ketulusan cinta mereka agar tetap bertahan?
Sampul Novel Hasrat Liar Darah Muda
8.1
Firhan Ardana, pemuda berusia 24 tahun, memulai magang di kampung halamannya. Momen reuni SMP yang ia hadiri justru menyeretnya ke dalam konflik asmara yang membingungkan. Firhan kini terjebak di antara tiga wanita: Puspita yang penuh teka-teki, Meilani yang berani, dan Azaliya sang primadona sekolah yang memikat. Di tengah gelora masa mudanya, ia harus berjuang menghadapi pergulatan batin demi memilih antara cinta sejati atau sekadar nafsu belaka.
Sampul Novel Istri Mudaku Meresahkan!
8.6
Demi menyelamatkan bisnis keluarganya yang diambang kehancuran, Yasmin, gadis berusia 20 tahun, terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan duda kaya bernama Galih. Situasi memanas ketika Galih memberikan pilihan sulit antara Anggara atau anak sambungnya, Vira. Keraguan Yasmin yang sangat menyayangi Vira memicu kemarahan Galih. Akhirnya, Galih menjatuhkan talak dan melarang Yasmin menemui Vira selamanya, menghancurkan seluruh harapan pernikahan mereka.
Sampul Novel Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia
9.0
Charlie, pria sangat berkuasa, tidak sengaja bertemu Helena yang tampak polos. Di balik keluguannya, Helena sebenarnya adalah sosok jenius luar biasa yang ditakuti kalangan elite. Merasa wanita itu rapuh, Charlie bertekad melindunginya. Namun, situasi berubah kacau saat Helena tiba-tiba kabur. Charlie pun panik mencari sang gadis ke berbagai belahan dunia, karena ia tahu Helena adalah kunci utama yang akan membawanya menuju puncak kejayaan.
Sampul Novel RUSSIA WITH LOVE,
7.9
Kepercayaan Adiba hancur saat mengetahui Adit berkhianat di Indonesia. Padahal Adiba setia di Rusia, sementara Adit gemar bermain wanita dan berbohong. Adiba juga menolak nikah siri demi kehormatan orang tuanya di Pakistan. Di tengah luka, Syden datang membawa cinta lama dari masa kuliah untuk menghapus air matanya. Didampingi sahabatnya, Rowena dan Morgan, Adiba bangkit menata hidup dan menemukan ketulusan sejati yang tak pernah ia dapatkan dari Adit.