APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Konglomerat Bangkrut

Suamiku Konglomerat Bangkrut

Setahun berumah tangga, Ayu harus menerima kenyataan pahit bahwa keluarga suaminya, Wicaksono, jatuh miskin. Kemewahan yang dulu ia pamerkan kini berubah menjadi rasa malu di depan lingkungan sosialnya. Di tengah krisis keuangan dan keengganan Jovan untuk mencari nafkah, Ayu juga terus direndahkan oleh sang mertua karena hanya bekerja sebagai guru honorer. Saat pernikahan mereka di ambang kehancuran dan uang kian habis, seorang pria hadir menawarkan posisi sebagai selingkuhan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tengah malam, lekas setelah dia dan Ayu bertengkar hebat. Jovan pergi mengendarai mobilnya, membelah cuaca dingin dan menuju dengan cepat ke suatu tempat. Dia tahu betul pasti lelaki yang dia incar ada di sana.

Bar IU, sebuah Bar Fancy yang dikelola oleh Marcel.

Turun dari mobilnya, Jovan dengan napasnya yang memburu melangkah tanpa ragu memasuki Bar itu. Dia melihat Marcel yang tengah tertawa sembari berbincang dengan para pembeli. “Sialan itu, masih bisa ketawa ya lo!”

“Jovan? Ada apa nih, tengah malem begini. Ada masalah a-“ kata-kata Marcel tercekat ketika Jovan dengan segera menarik kerah kemejanya.

Lelaki itu terkejut melihat tindakan Jovan, dilihat oleh banyak orang rasanya akan memicu keributan. Marcel harus berkepala dingin di saat seperti ini.

“Wih, santai ... santai. Lo kenapa, Bro?” tanya Marcel.

“Ada hubungan apa lo sama istri gue?!” tanya Jovan, nadanya pelan tetapi langsung menusuk pada sasarannya.

Mengerti pada arah pembicaraannya, Marcel melepaskan tangan Jovan dan merangkulnya menuju ruangan privat dirinya.

“Kita bicarain di ruangan gue.”

Jovan menurut dan ikut melangkahkan kaki menuju ruang privat Marcel.

“Lepasin!” ucap Jovan kasar.

Marcel bingung, ada apa dengan kawannya ini. Tidak biasanya melihat Jovan semarah ini, selain ketika dia sedang mabuk.

“Lo nggak mabuk kan?” tanya Marcel ragu-ragu.

“Dengan kesadaran penuh, sekali lagi gue tanya. Ada hubungan apa lo sama Ayu?” tanya Jovan dengan mata yang memerah.

Marcel terdiam sejenak. Ah, rupanya masalah Ayu. Senyum tipis tercetak di bibir Marcel, entah merasa senang karena apa.

“Teman? Dia kan istri lo, lo temen gue. Berarti teman, kan?” jawab Marcel.

Jovan berdecak, sebenarnya ada hubungan apa antara Marcel dan Ayu di belakangnya?

“Gue cium bau parfum lo di badan Ayu.” Jovan terang-terangan dan Marcel nampak tidak terkejut mendengarnya.

“Ah, itu? Gue sama Ayu nggak sengaja tabrakan pas Ayu keluar dari rumah Tante Jessica. Mungkin pas itu parfum gue jadi nempel?” kata Marcel apa adanya.

Jovan mendelikkan alisnya merasa aneh. “Bukannya lo nggak bisa dateng ke rumah gue, kenapa lo ada di sekitar situ?” tanya Jovan selidik.

“Iya, gue udah sampe di sekitar rumah Tante Jessica tapi abis itu dapet telepon dari client gue. Biasa orang sibuk, karena buru-buru gue langsung cabut nggak sempet mampir.” Marcel menjelaskannya dengan wajah tenang tanpa keraguan.

Penjelasan dari Marcel membuat Jovan berpikir dia sepertinya terlalu berlebihan. Lagi pula, Ayu tidak pernah bertemu dengan Marcel setelah mereka menikah. Bagaimana mereka bisa ada hubungan?

Melihat Jovan yang terdiam, Marcel berteriak dalam hati merasa menang. “Gimana? Masih nggak percaya sama gue? Perlu gue telepon client gue buat mastiin hari ini gue sama dia?” tawar Marcel.

“Nggak, sorry gue kayaknya berlebihan.” Jovan menundukkan kepalanya merasa malu, api cemburu membakar dirinya hingga tidak bisa berpikir logis.

“Santai, santai, gimana kalo duduk dulu? Kayaknya lo lagi banyak pikiran.”

Mereka duduk, lalu Marcel memanggil pelayan untuk membawakan mereka minuman.

Jovan meraup wajahnya kusut, kini suasana di rumah pasti akan kacau setelah pertengkaran tak berarti yang mereka buat karena kesalahpahaman.

“Gue abis berantem sama Ayu,” kata Jovan membuka suara.

Marcel mendengarkan dengan wajah pura-pura simpatinya, “Berantem gara-gara parfum gue?”

“Ya, itu salah satunya. Ayu marah karena gue nggak nurutin dia pas dia minta pulang. Lo kalo jadi gue pasti bakal sama kan? Itu acara keluarga dan kita baru sampe berapa menit, masa minta pulang? Harusnya kan Ayu gunain waktu itu buat berbaur sama keluarga gue.” Jovan mengeluarkan keluh kesahnya, merasa bingung harus memihak siapa.

Satu gelas minuman keras diminum Jovan, dipastikan malam ini Jovan akan mabuk. Marcel menghela napas berat, malam ini dia akan pulang larut untuk mengantar Jovan pulang. Tapi tidak apa-apa, setelahnya dia bisa bertemu Ayu lagi.

“Mungkin ada alesan kenapa Ayu kayak gitu. Lo udah coba nanya ke dia?” tanya Marcel menimpali curhatan sobatnya itu.

“Dia bilang nggak enak badan, tapi gue yakin itu cuman alesan dia doang. Tapi ... malem ini, gue ngerasa asing sama Ayu. Gue nggak pernah liat dia semarah itu sama gue.”

Jovan sudah mabuk, dan mulai sekarang semua perkataan yang keluar dari bibirnya adalah kejujuran.

“Ayu semarah itu ke Jovan? Jadi penasaran ...,” ucap Marcel dalam hati.

“Padahal kan gue cuman emosi, kata-kata yang gue bilang itu bukan yang sebenarnya. Gue nikahin dia karena gue cinta sama dia. Mulut bodoh ini malah bilang istri sendiri wanita murahan,” racau Jovan sembari menepuk-nepuk bibirnya kesal.

Marcel meraih tangan Jovan agar tidak memukuli bibirya sendiri. Namun, ada tekanan amarah di sana. Degup jantung Marcel berpacu cepat, tersembunyi dari wajahnya yang tenang. Dia marah. Marah, wanitanya dikatai wanita murahan oleh suaminya sendiri.

“Iya, harusnya lo nggak bilang gitu mau seemosi apa pun. Gimana kalo Ayu pergi ninggalin lo?” tanya Marcel dengan mata yang menyala-nyala.

“Nggak!” bentak Jovan.

Lelaki itu ikut menatap mata Marcel dengan matanya yang sayu. “Nggak boleh, Ayu punya gue! Tujuan gue nikah di usia muda karena gue tahu banyak yang ngincar Ayu. Walaupun dia mau sama gue karena liat harta gue, gue nggak masalah. Dia tulus sayang sama gue, Ayu ... nggak mungkin ninggalin gue.”

Marcel tertegun mendengarnya. Tidak menyangka seorang Jovan yang terkenal suka bermain-main justru dengan serius mencintai wanitanya.

“Hmm, gitu. Suatu saat ada yang akan buat itu jadi hal yang mungkin,” bisik Marcel. Setelahnya dia bangkit dengan Jovan dirangkulannya.

-

Larut malam, Marcel berdiri di depan pintu rumah Jovan bersama lelaki yang kini sudah tepar. Bel dibunyikan dan 5 menit kemudian seorang wanita cantik dengan pakaian tidurnya keluar dengan wajah polos.

Marcel terpaku. Pertama kali ini dia melihat Ayu tanpa riasan, dan lekuk tubuh yang diumbar. Cobaan apa ini di larut malam, Tuhan?

“Marcel? Loh, Jovan kenapa?” tanya Ayu. Dengan segera dia mendekat ke arah Jovan dan menepuk-nepuk pipi suaminya itu dengan lembut, seakan lupa beberapa jam lalu mereka telah bertengkar hebat.

“Hmm ... istri aku? Cantik banget, hehehhe.” Jovan meracau sembari meraup wajah Ayu dan mencium pipi chubby istrinya.

Marcel panas dingin melihatnya, ingin dia tendang lelaki tak berguna ini dan mengurung Ayu untuk terjaga sampai subuh.

“Ah, sial! Gue harus tenangin diri,” ucap Marcel dalam hati ketika hasratnya kian menjadi.

Sementara Ayu menatap malu sekaligus canggung karena tingkah manis Jovan ketika mabuk. “U-udah, kamu mabuk Jovan. Ayo masuk,” kata Ayu sembari menuntun suaminya itu.

“Hmm, Marcel ... bisa bantu aku baringin Jovan di kasur?” tanya Ayu merasa cukup kesulitan dengan suaminya.

“Baringin kamu sekalian boleh?” jawab Marcel

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Duda kesayangan Gladis
9.3
Setelah dua kali bercerai, Awan memutuskan menutup diri dan mengabdikan hidup demi anak perempuan tunggalnya. Namun, prinsip tersebut goyah sejak Gladis yang menyimpan masa lalu kelam hadir. Walau Gladis sangat percaya pernikahan mereka bisa bertahan selamanya, Awan justru terus dibayangi sosok pria dari masa lalu wanita itu. Kini, Gladis harus berjuang keras membuktikan ketulusannya agar Awan tidak menyerah dan tidak mengalami kegagalan rumah tangga untuk ketiga kalinya.
Sampul Novel Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu
8.1
Sebuah insiden tak terduga terjadi ketika aliran listrik mendadak padam saat tokoh utama sedang mandi. Dalam kondisi gelap gulita, ia bergegas memakai jubah tidur dan berniat kembali ke kamarnya sendiri untuk beristirahat. Namun, kesalahan fatal terjadi di tengah kegelapan malam yang pekat. Bukannya masuk ke kamarnya sendiri, ia justru salah melangkah masuk ke dalam kamar keponakannya. Di sana, sepasang tangan besar tiba-tiba merengkuh tubuhnya dengan sangat erat dari arah belakang.
Sampul Novel Godaan Desah Majikan
8.1
Mengusung romansa modern yang provokatif, kisah dewasa ini sangat cocok bagi mereka yang pernah dikhianati dalam cinta. Alur emosionalnya menyoroti hubungan gelap antara majikan dan bawahan, di mana godaan terlarang menjadi konflik utama. Cerita ini mengeksplorasi konsekuensi perselingkuhan serta dinamika hasrat yang sulit diredam di tengah komitmen yang seharusnya dijaga erat.
Sampul Novel Istri yang Lari di Hari Pernikahannya
9.3
Siti Maemunah terpaksa menikah karena perjodohan yang diatur pamannya. Tepat setelah akad nikah selesai, ia memutuskan melarikan diri dan meninggalkan sang suami dengan keyakinan mereka tak akan pernah bertemu lagi. Namun takdir berkata lain. Setahun kemudian, Maemunah justru kembali dipertemukan dengan Alga. Kini, ia tidak punya pilihan selain menghadapi kenyataan pahit dari masa lalu yang sempat dihindarinya.
Sampul Novel Kutemukan Cinta-Nya dan Dia di Tokyo
8.7
Dapatkah pernikahan impian menjadi nyata di Tokyo? Seorang wanita menaruh harapan besar pada perjalanannya ke Jepang demi menemukan lelaki idaman yang siap memimpin hidupnya. Di tengah romansa kota metropolitan ini, ia tidak sekadar mencari kekasih hati, melainkan sosok imam yang mampu membimbingnya menuju rida Sang Pencipta. Inilah kisah penuh makna tentang pencarian cinta sejati dan spiritualitas di tengah modernitas.
Sampul Novel Lima Tahun Usai Berpisah
8.0
Tiga tahun membina rumah tangga tanpa anak memaksa Lisa memilih antara dipoligami atau berpisah. Janji setia Farhan sirna setelah pertunangan rahasianya terbongkar, membuat Lisa murka dan memutuskan pergi. Lima tahun berselang, takdir mempertemukan mereka lagi saat Farhan menjadi bos baru Lisa. Keadaan kian pelik ketika Farhan bersua Davin, putra Lisa, dan menyadari bahwa mantan istrinya itu sedang mengandung saat mereka bercerai dahulu.